Terong Hidroponik? Kenapa Tidak! Simak Kelanjutannya

             Termasuk dalam keluarga Solanaceae, tanaman terung merupakan salah satu jenis tanaman sayur yang biasa dimanfaatkan sebagai kuliner masakan. Penanaman terung pada dasarnya membutuhkan lahan yang luas demi mendapatkan hasil yang melimpah.

Terong ditanam dengan sistem drip/ irigasi tetes

         Seiring dengan perkembangan teknologi pertanian yang semakin canggih, menanam terung sistem hidroponik bisa dijadikan sebagai pilihan yang cocok untuk anda yang gemar berkebun namun tidak memiliki lahan yang luas. Dengan menanam terung sistem hidroponik serta melakukan perawatan yang benar, maka anda akan mendapatkan hasil yang memuaskan.

Terong ditanam dengan PVC

            Untuk menanam terung sistem hidroponik, anda bisa menerapkan langkah berikut ini.
Bahan
· Ember bekas
· Pot dengan ukuran yang lebih kecil dari ember
· Selang fertigasi serta nepple
· Pompa
· Bak nutrisi
· Media tanam berupa arang sekam dan cocopeat
· Benih terung
· Campuran nutrisi AB

Cara Pembuatan
1. Lakukan penyemaian bibit terong pada media tanam yang berupa arang sekam dan biarkan selama 25 – 30 hari hingga benih tersebut tumbuh.
2. Pastikan anda juga melakukan perawatan dengan menyemprot air secara berkala dan tutup dengan plastik hitam agar tidak terkena sinar matahari
3. Campurkan sekam arang dan cocopeat dengan perbandingan 1 : 1 dan tekan sedikit jangan sampai terlalu padat
4. Setelah bibit terong berumur 25 – 30 hari, anda bisa mencabut benih dari media tanam dan memindahkannya pada pot yang berisi sekam dengan menjaga agar akar tidak rusak
5. Lakukan penyiraman pada pot dengan air nutrisi yang memiliki ppm rendah
6. Tempatkan tanaman pada tempat yang teduh selama 3 – 4 hari agar tanaman beradaptasi

Baca Juga :

Inilah Keuntungan dan Kerugian Dalam Penggunaan Polybag
Menggunaan Pestisida Secara Bijaksana Dengan Residu Minimum

Inilah Tipe Manfaat Yang Terdapat Pada Daun Kucai
Ternyata Inilah Jenis-Jenis Pestisida

Pemenuhan Nutrisi Terung Hidroponik
Untuk menunjang pertumbuhan dalam menanam terung sistem hidroponik, anda harus memenuhi kebutuhan nutrisi dari tanaman tersebut. Untuk itu, kebutuhan nutrisi bisa anda lakukan dengan cara berikut ini.
a. Pada masa tanam 0 – 3 minggu setelah pemindahan dari media tanam, maka tanaman terung harus mendapatkan nutrisi sebesar ppm 1000.
b. Setelah tanaman berusia 3 minggu hingga mencapai masa generative, anda harus menaikkan kebutuhan nutrisi tanaman menjadi ppm 1500
c. Ketika tanaman telah masuk masa generative, maka kebutuhan nutrisi dinaikkan menjadi 1.750. Lakukan hal ini secara rutin hingga terung memasuki masa berbuah

        Jadwal Pemberian Nutrisi Pada Tanaman Terung Sistem Hidroponik. Dalam menanam terung sistem hidroponik, maka kebutuhan nutrisi juga harus dilakukan pada waktu-waktu tertentu, sehingga tanaman akan tumbuh dengan baik. Untuk itu, nutrisi pada teknik tanam ini bisa disalurkan pada setiap tanaman dengan melalui pipa inlet serta selang fertigas yang bekerja dengan bantuan pompa. Pada proses menanam terung sistem hidroponik, waktu yang tepat dalam pemberian nutrisi bisa anda lakukan pada pukul 07.00 – 17.00.

         Sistem tanam hidroponik merupakan teknik tanam yang sangat cocok untuk dikembangkan di tempat yang memiliki area yang sempit. Cara menanam terung sistem hidroponik semacam ini sangatlah mudah dan tidak membutuhkan perawatan yang rumit. Bahkan, dengan menanam terung sistem hidroponik semacam ini bisa juga memberikan hasil yang maksimal ketika dilakukan perawatan yang baik.

 

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

@khlm

Advertisements

Jenis Sayuran Organik Yang Mudah Ditanam di Tempat Tinggal

Beberapa hal yang dapat dikerjakan untuk tetaplah melindungi kesehatan semua anggota keluarga, tanpa ada keluar banyak biaya. Salah nya yaitu dengan budidaya tanaman organik berbentuk sayuran. Keunggulan sayuran organik sudah pasti telah tak perlu diragukan lagi. Nah, carilah tanaman yang begitu gampang ditanam di polybag atau di pekarangan tempat tinggal. Dengan menanam sayuran organik di halaman tempat tinggal sendiri, kesehatan semua anggota keluarga lebih terjamin. Apa sajakah sayuran organik yang gampang ditanam?

Baca Juga Distributor Plastik Polybag Untuk Pembibitan Tanaman

1. Caisim (Sawi)

SAMSUNG DIGITAL CAMERA

Sayuran organik yang satu ini di jamin tdk menyebabkan rasa pahit serta gampang di cerna oleh anak-anak. Caisim atau sawi manis bisa dikonsumsi sebagai gabungan banyak makanan seperti mi goreng, nasi goreng, atau makanan lain yang dapat membangkitkan selera makan anak. Caisim kaya serat, vitamin A, C serta E.

2. Bayam

Bayambayam2

Tidak cuma Popeye yang butuh kandungan zat besi tinggi dari bayam, namun juga anak-anak kita. Kandungan utama dari bayam yaitu zat folat, vitamin A, serta flavonoid, zat pencegah kanker. Bayam organik begitu baik untuk bayi yang baru mengetahui makanan semi lunak.

3. Kangkung

Banyaknya gosip lintah pada kangkung tak pernah dapat dibuktikan dengan cara medis. Bila masihlah cemas karenanya ada lintah pada kangkung air, kenapa tak menanam di halaman sendiri?

Sama seperti dengan bayam, tanaman ini telah bisa di nikmati tak kian lebih 6 minggu sesudah ditanam. Fungsi kangkung organik beraneka dimana sayur ini memiliki kandungan vitamin A, C serta B kompleks, hingga ketiganya berperan menyumbang daya untuk badan. Jadi, jangan sampai yakin bila konsumsi kangkung bikin Anda jadi mengantuk.
4. Kailan

 

kailan kailan2

 

 

Siapa saja yang mempunyai sayuran organik yang satu ini, mereka dapat membuat menu ala Canton yang begitu lezat. Tidak hanya kaya vitamin A, kailan begitu berguna untuk mencegah kanker dikarenakan kandungan isotiosianatnya yang tinggi. Bila mau anak kita turut menikmatinya, cobalah tanam baby kailan dikarenakan mereka akan tidak menampik. Terlebih bila dihidangkan dengan tepat.

5. Cabai

Nah, kalau yang satu ini semestinya telah dimulai dari dulu. Cabai merah atau cabai rawit yaitu komoditas paling utama yang dikonsumsi sebagian besar rumah tangga di Indonesia. Harga cabai senantiasa mengalami fluktuasi serta tidak bisa diperkirakan. Mengapa tak ditanam sendiri saja dirumah? Tidak hanya bebas pestisida, beberapa ibu juga tak perlu ribet waktu harga cabai melampaui harga daging sapi per kilonya.

6. Pak choy (Sawi Daging)

Dari semua keluarga sawi-sawian, sawi daging memiliki kandungan serat serta vitamin C yang tertinggi. Tentu tidak perlu dijelaskan lagi fungsi dari dua kandungan itu. Ibu hamil juga bakal rasakan fungsi kandungan folat tinggi yang ada pada sawi daging ini.

Tidak hanya dimasak, banyak wanita memakai rasa asli pak coy organik sebagai juice. Untuk memberi kelezatan alami serta sumber kekuatan dan vitamin, pisang ambon, nenas atau limun dapat jadikan campurannya.

7. Tomat

Siapa yg tidak senang dengan juice tomat? Tomat organik begitu aman untuk dikonsumsi lantaran tomat non organik rawan terkontaminasi pestisida, terlebih di musim hujan.

Menanam tomat sendiri memanglah lebih rumit dari pada sayuran hijau itu diatas. Tetapi, beberapa ibu dapat nikmati hasilnya dengan optimal, lantaran tomat organik begitu awet serta tdk gampang busuk walau disimpan dalam periode waktu yang lama.

Jadi parents, mudah-mudahan penjelasan diatas berguna. Ajaklah anak-anak menanam sayuran organik dirumah. Apabila anda membutuhkan polybag silahkan hubungi kami. Phone/Fax: (031) 8830487, Cal/Sms: 085233925564 | 087702821277 | 081232584950.

Baca Juga Distributor Plastik Polybag Untuk Pembibitan Tanaman