Teknik Jitu Modern Tanam Tomat Sitem Dutch Bucket, Mau Coba? Berikut Ulasan Selengkapnya

tomat DB

Jual Plastik Pertanian dan Perkebunan Harga Murah – Lim Corporation

Tanaman tomat merupakan salah satu tanaman yang sangat menarik untuk ditanam di halaman rumah. Apalagi bagi mereka yang hobi berkebun dirumah, cara menanam tomat pun juga cukup beragam. Adapun yang menanamnya hanya sekedar ditanam di tanah, ada juga yang perawatannya dengan menanam secara organik. Nah, adapun cara lain yang bisa anda laksanakan yaitu dengan menanam tomat dengan sistem hidroponik dutch bukcet paralel. Hidroponik memanglah merupakan salah satu sistem tanam yang sudah mulai dikembangkan oleh mereka yang hobi. Hobi hidroponik di indonesia pun sebetulnya sudah banyak terbukti dengan banyaknya ditemui berita baik di media cetak ataupun di media massa tentang orang yang mulai menanam hidroponik di halaman rumah meskipun hanya sekedar hobi saja.

Tahap menanam tomat dengan sistem dutch bucket ini pun sebetulnya tak sulit untuk dikerjakan. Kita tahu bahwa sistem dutch bucket adalah salah satu cabang dari cara penanaman hidroponik yang sangat banyak dikembangkan. Sistem ini dikembangkan oleh para praktisi hidroponik dan kini sistem tersebut dinilai sangat cocok untuk tanam sayuran buah secara hidroponik termasuk menanam tanaman sayuran buah tomat tersebut. Sebab sistem dutch bucket ini merupakan salah satu proses pengembangan dari sistem tanam secara hidroponik, untuk Anda yang sudah pernah belajar hidroponik sebelumnya pastinya akan lebih gampang dalam praktek bertanam tomat ini sebab sudah cukup terkenal. Meski seperti itu bagi anda yang masih pemula pun tak perlu khawatir karena prinsip penanaman tomat dengan sistem dutch bucket ini kurang lebih sama dengan sistem tanam pada umumnya. Berikut ini merupakan langkah demi langkah cara menanam tomat dengan sistem dutch bucket paralel.

promosi fp 3

1. Langkah Penyemaian
Sama halnya yang dijelaskan sebelumnya bahwa cara menanam tomat dengan sistem hidroponik dutch bucket ini pada dasarnya sama dengan penanaman pada umumnya, jadi langkah pertama yang harus dikerjakan yaitu penyemaian benih. Pada sistem hidroponik ini, penyemaian benih dilaksanakan memakai rockwool. Caranya, pertama yaitu membasahi rockwool dengan air kemudian tiriskan sampai rockwool dalam keadaan lembab. Kemudian buat lubang tanam pada rockwool tersebut dan letakkan benih pada lubang tanam yang sudah dibuat. Kemudian, tunggu 3-4 hari sampai benih yang disemai tersebut pecah benih. Apabila sudah pecah benih, sesegera mungkin kenakan benih dengan sinar matahari supaya tanaman tak kutilang.

ARTIKEL TERKAIT:
Yuk Mengenal Lebih Jauh Proses Tanam Hidroponik Modern Dengan Dutch Bucket System
Tidak Hanya Arabika dan Robusta, Kopi Liberika Juga Cocok Dibudidayakan
Memanen Cabai Pada Musim Hujan?, Siapa Takut

2. Langkah Pindah Tanam
Sesudah benih tumbuh dan muncul daun sejati, itu tandanya tanaman siap di pindah tanam. Pada kesempatan kali ini kita akan pindah tanam pada sistem dutch bucket paralel 6 hole. Langkah yang pertama tentu yaitu dengan menyiapkan sistem dutch bucket tersebut, kemudian rangkai sistem dengan benar. Setelah itu buat larutan nutrisi yang akan dipakai oleh sistem. Karena kita akan pakai larutan nutrisi tersebut untuk menanam sayuran buah tomat, kita pakai larutan nutrisi dengan kadar kepekatan sesuai dengan aturan yang berlaku yaitu sekitar 1400-3500 ppm. Sesudah sistem dan larutan nutrisi siap, kita bisa langsung pindahkan tanaman bersama dengan rockwool yang tadi dipakai untuk menyemai.

3. Langkah Perawatan dan Panen
Dalam Proses perawatan sayuran buah tomat pada sistem dutch bucket paralel 6 hole ini bisa dibilang gampang. Kita hanya cukup mengecek stok larutan nutrisi yang berada pada sistem yang dipakai tersebut. Adapun penambahan larutan nutrisi bisa dilaksanakan jika sudah berkurang lebih dari sepertiga dari volume sebelumnya, terutama jika sudah berbuah umumnya konsumsi larutan nutrisi akan semakin banyak seiring dengan bertambahnya umur tanaman. Baru sesudah tomat berwarna merah, anda bisa langsung memanennya.

Lim Corporation 8
Plastik Pertanian & Perkebunan

Mungkin jika Anda membutuhkan Plastik Pertanian & Perkebunan untuk membantu proses penanaman silakan hubungi kami melalui SMS/CALL/WA pda hari dan jam kerja (Minggu dan Hari Besar TUTUP)

Customer Service:
Telp : 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Advertisements

Budidaya Tanaman Tomat Dengan Polybag

 

tomattt

Jual Polybag Harga Murah – Lim Corporation

Tomat dikategorikan sebagai sayuran, meskipun memiliki struktur buah. Tanaman ini dapat tumbuh baik didataran rendah maupun tinggi mulai dari 0 sampai 1500 meter dpl, tergantung dari varietasnya. Tanaman tomat mencapai tanah yang subur dan gembur, dengan pH sekitar 5,5-7.

Baca juga artikel ini:

Di alam bebas pohon tomat berbentuk seperti perdu, ketinggiannya dapat mencapai tinggi 3 meter. Namun setelah dibudidaya tinggi tanaman ini tak lebih dari 2 meter dan dapat ditopang oleh ajir atau tali untuk menahan supaya tidak roboh. Tanaman tomat dapat tumbuh baik di berbagai media seperti lahan terbuka, hidroponik, taman vertikultur dan media pot atau polybag. Pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan tentang cara menanam tomat dalam polybag.

Pemilihan jenis tanaman
Secara umum, banyak orang membedakan tomat dari bentuk buahnya. Terdapat empat golongan tomat yang banyak beredar di pasaran yakni, (1) Tomat buah atau tomat granola, bentuknya bulat dengan pangkal mendatar (2) Tomat gondol, bentuknya lonjong biasa dipakai sebagai bahan baku saus, (3) Tomat sayur, teskturnya sangat keras dan rasanya sedikit kecut, (4) Tomat cherry, berbentuk kecil dan rasanya manis kecut.

Cara menanam tomat dalam polybag tidaklah sulit. Cara pertama pilihlah jenis tomat dan varietas yang akan ditanam. Sesuaikan dengan lokasi tempat budidaya dengan varietas tomat yang sudah dipilih, terutama untuk kondisi iklim dan ketinggian tempat. Untuk hasil yang lebih baik, pakailah benih unggul dari sumber yang terpercaya. Benih tomat dari berbagai varietas dapat diperoleh di toko pertanian. Keterangan yang mengenai sifat-sifat tanaman dapat dibaca pada label yang tertera dalam kemasan benih.

Cara menanam tomat dalam polybag

Penyemaian benih tomat
Cara menanam tomat dalam polybag sebaiknya melalui tahap persemaian terlebih dulu. Benih yang berupa biji harus disemaikan agar menjadi bibit tanaman. Langkah ini diperlukan karena benih yang baru tumbuh perlu perlakuan yang berbeda dengan tanaman yang telah tumbuh besar. Siapkan tempat dan media persemaian terlebih dulu. Memilihlah tempat persemaian yang terlindung dari hujan dan sinar matahari secara langsung. Media persemaian banyak bermacam-macam, silahkan baca cara membuat media persemaian untuk hortikuktura.

iklan fp (6) (1)

Bentuk persemaian dapat berupa bedengan, rak semai, atau polybag semai. Untuk persemaian dengan bedengan, buatlah larikan diatas bedengan dengan kedalaman 1 cm dan jarak antar larik 5 cm. Selanjutnya tanamlah benih tomat pada tiap larik dengan jarak 3 cm, tutuplah permukaannya dan siram secukupnya.

Untuk persemaian yang menggunakan ploybag, isilah polybag dengan media persemaian. Apabila tidak ada polybag dapat menggunakan daun pisang. Setelah itu benamkan benih tomat sedalam 1 cm kedalam media tersebut. Selanjutnya tutuplah permukaannya dan siram secukupnya. Setiap polybag cukup diisi satu benih.

Setelah itu benih disemaikan, lakukanlah penyiraman setiap 2 kali sehari dengan gembor yang halus. Berhati-hatilah jika menyiram, jangan sampai merusak permukaan persemaian. Pupuk tambahan dapat diberikan setelah dua minggu dengan pupuk cair organik, pupuk kompos atau NPK. Perawatan lain yang harus digunakan adalah penyiangan. Jangan sampai tumbuh gulma dalam area persemaian. Bibit tanaman tomat siap dipindah dari tempat persemaian ke dalam polybag setelah 30 hari atau sudah mempunyai setidaknya 5 helai daun.

Pemindahan bibit tomat
Sebelum bibit dipindah, siapkanlah media tanam dan polybag. Isilah polybag tersebut dengan tanah, arang sekam, dan kompos dengan perbandingan 2:1:1. Untuk lebih jelasnya lihat cara membuat media tanam menggunkan polybag.

Ada dua cara menanam tomat dari tempat persemaian ke dalam polybag. Pertama, memindahkan bibit dengan dicabut. Dengan cara siram persemaian dengan air supaya media tanam menjadi lunak. Selanjutnya cabutlah tanaman dengan hati-hati jangan sampai akar tanaman putus atau rusak. Selanjutnya masukkan tanaman tersebut secara tegak lurus pada lubang tanam yang terdapat dalam polybag. Posisi akar hanya tegak lurus jangan sampai bengkok atau terlipat. Aturlah kedalaman lubang tanaman sesuai dengan panjang akar. Kedua, memindahkan bibit dengan diputar. Dengan cara tanaman tomat diangkat dengan media yang ada disekitarnya. Untuk bibit dari bedengan, cungkil tanaman sedalam 10 cm dengan sekop atau tangan. Selanjutnya angkat dan pindahkan tanaman berikut dengan tanahnya. Untuk bibit dalam polybag semai, sobeklah atau tarik plastik polybag semai selanjutnya dipindahkan beserta tanahnya kedalam polybag yang lebih besar. Polybag semai dari plastik dapat digunakan berulang-ulang.

Pemeliharaan dan perawatan
Pemeliharaan tanaman tomat dalam polybag atau pot sangat mudah. Kesehatan tanaman lebih banyak dikontrol agar terhindar dari penularan penyakit lewat akar. Rawatlah supaya media tanam tidak terlalu kering. Siramlah setidaknya 2 kali sehari, tetapi jangan terlalu basah untuk menghindari busuk akar. Siangi gulma yang terdapat dalam polybag dengan teratur. Apabila ada tanaman yang layu atau mati, cabutlah segera dan buanglah media tanamnya supaya tidak menulari tanaman lain. Perawatan lain yang dibutuhkan adalah pemangkasan tunas dan pemberian ajir untuk penopang tanaman. Pupuk tanaman setelah satu minggu dengan kompos sebanyak satu genggam untuk setiap polybag. Gunakan penambahan pupuk kompos setiap bulan, apabila terlihat tanaman kurang subur. Apabila tanaman akan berbuah dapat ditambahkan pupuk buah atau pupuk organik cair.

 

banner polybag 18

Hama dan peyakit tanaman tomat sangat banyak. Apabila terlihat ada serangan hama, ambil hama tersebut secara manual. Buanglah daun atau batang yang rusak terkena hama. Penyemprotan hanya dilakukan bila sangat diperlukan. Supaya lebih aman untuk kesehatan dan lingkungan pakailah pestisida organik yang lebih alami. Silahkan baca cara membuat pestisida organik.

Pemanenan
Tanaman tomat dalam polybag dapat dipanen setelah 3 bulan, tergantung dari varietasnya. Kriteria buah tomat yang siap dipanen yaitu yang berubah warna dari hijau ke kuning-kuningan atau tepi daun terlihat kering dan batang menguning. Pemetikan dilakukan pada buah yang telah matang saja.

Buah tomat tidak matang secara serentak. Lakukan pemetikan setiap 2 sampai 3 hari sekali, jangan terlalu rapat untuk menghindari kerusakan tanaman. Waktu pemetikan yang paling baik pagi dan sore hari, ketika sinar matahari tidak terlalu terik. Bila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

CATATAN :
– Barang TIDAK READY STOCK, kami hanya melayani pemesanan, ukuran tergantung permintaan
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Ingin Budidaya Jahe Gajah? Berikut Trik Suksesnya Budidaya Jahe Gajah Dengan Polybag

jahe gajah

Jual Plastik Polybag Murah – Lim Corporation

Jahe dengan nama ilmiahnya Zingiber Officinale yaitu salah satu tanaman rimpang yang bentuknya yang menggelembung pada bagian tengah ruasnya. Ada beberapa macam jenis jahe, yaiut seperti jahe merah, jahe emprit serta jahe gajah. Rasa yang dominan pada jahe yaitu pedas, rasa pedas tersebut dihasilkan oleh sebuah senyawa keton yang disebut zingeron. Tak hanya dipakai untuk bahan bumbu dapur, ternyata jahe memiliki banyak khasiat serta manfaat, seperti bisa mengobati migrain serta sakit kepala, bisa menurunkan kadar kolesterol, bisa menyembuhkan perut kembung atau gangguan pencernaan serta lain sebagainya.

Dengan khasiatnya yang begitu banyak, membuat banyak orang yang mulai membudidayakan tanaman ini. Budidaya tanaman jahe ini bisa menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan.

Ada Beberapa Cara Budidaya Jahe Gajah Dalam Karung Atau Polybag, Yaitu :

Pemilihan dan Penyemaian Bibit Jahe Gajah

Pilihlah bibit jahe gajah yang memiliki kualitas baik karena bibit nantinya akan memengaruhi hasil yang diperoleh. Pilihlah bibit jahe yang asalnya dari tanaman induk yang tua ataupun minimal berumur sekitar 10 bulan. Ambillah rimpang jahe gajah paling tidak yang sudah mempunyai 2 mata tunas, segar, tak lecet dan tak berpenyakit.

Proses penyemaian bisa dikerjakan dengan 2 cara yaitu dengan memakai peti atau dengan bedengan. Dengan memakai peti kayu. Kemudian rimpang jahe yang akan dibuat bibit dijemur tetapi jangan terlalu kering, kemudian disimpan dalam peti kayu sekitar 1-1,5 bulan sampai mempunyai mata tunas. Sesudah itu, potonglah rimpang menjadi beberapa bagian dengan setiap bagian memiliki 3-5 mata tunas kemudian jemur ulang sekitar 1 hari.

Potongan rimpang calon bibity terbebut kemudian dimasukkan ke dalam karung beranyaman jarang, kemudian dicelupkan dalam larutan fungisida dan zat pengatur tumbuh sekitar 1 menit. Jika sudah letakkan rimpang bibit tersebut pada bagian dasar peti kayu dengan mata tunas berada di atas, kemudian berikan abu gosok atau sekam padi pada bagian atasnya, dan juga seterusnya. Jika umurnya sudah sekitar 2-4 minggu, rimpang bibit jahe tersebut sudah bisa ditanam.

Jika memakai bedengan, maka perlu dibuatkan rumah semai dengan ukuran sekitar 10m x 8m untuk menyemai sekitar 1 ton bibit. Dalam rumah semai buatlah bedengan dari jerami, kemudian susun rimpang bibit di bagian atasnya kemudian tutup kembali dengan jerami dan juga seterusnya sampai bagian paling atas yaitu jerami. Jangan lupa laksanakan poses perawatan yaitu penyiraman setiap harinya dan sesekali disemprot dengan fungisida, sesudah penyemaian selama 2 minggu rimpang bibit mulai bertunas kemudian potonglah menjadi beberapa bagian dengan setiap bagian mempunyai sekitar 3-5 mata tunas. Sebelum ditanam bibit tersebut diletakan dalam karung kemudian direndam dalam larutan fungisida selama 8 jam kemudian dijemur sekitar 2-4 jam. Barulah bibit bisa ditanam.

Baca Juga :

Persiapan Tempat Tanam Dan Media Tanam Jahe Gajah

Sediakan tempat tanam berupa karung bekas ataupun plastik polybag berukuran besar dengan ukuran minimal 40cm x 50cm. Siapkan juga media tanam yaitu campuran tanah gembur, pasir dan pupuk kandang atau pupuk kompos. Berikutnya, masukkan media tanam ke dalam polybag/pot atau karung bekas yang akan dipakai untuk tempat tanam.

Penanaman Jahe Gajah Dalam Karung atau Polybag

Jika semuanya sudah siap, segera laksanakan proses penanaman. Tanam bibit dalam karung atau polybag/pot. Kemudian siramlah tanaman jika sudah selesai menanamnya.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Pemeliharaan Tanaman Jahe Gajah Dalam Karung

Proses penggantian rimpang yang mati atau rusak dengan tanaman atau rimpang baru ketika 2-3 minggu sesudah penanaman. Dan jangan lupa laksanakan proses penyiangan pada gulma atau tanaman pengganggu yang tumbuh pada sekitar tanaman jahe gajah.

Supaya nutrisi yang diperlukan tanaman tersebut terpenuhi, laksanakan pemberian pupuk. Pemberian pupuk tersebut bisa dikerjakan dengan memakai pupuk organik atau konvensional, pemupukan ini bisa dikerjakan 2 bulan 1 kali. Untuk penyiraman, tanaman Jahe tak memerlukan air yang terlalu banyak untuk pertumbuhannya.

Pemanenan Jahe Gajah

Pemanenan jahe bisa dikerjakan tergantung pada pemakaian, apabila jahe dipakai untuk kebutuhan bumbu penyedap masakan, maka ketika umur kurang lebih sekitar 4 bulan jahe sudah bisa dipanen. Tetapi umumnya jahe dipanen pada umur sekitar 10-12 bulan, dengan ciri-ciri yang siap panen yaitu daun berubah warna dari hijau menjadi kuning dan batangnya semua sudah mengering.

poly bag
Info selengkapnya mengenai Harga Polybag silakan klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Polybag untuk membudidayakan tanaman di lahan yang kecil atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

5 Teknik Jitu Budidaya Kacang Panjang Dengan Polybag, Ternayata Menguntungkan

kacang-panjang

Distributor Polybag Murah di Sidoarjo – Lim Corporation

Tanaman kacang panjang yaitu suatu jenis tanaman sayur yang paling banyak di cari serta di minati oleh orang banyak. Untuk jenis tanaman sayur kacang panjang ini juga tak terlalu sulit dijumpai di tempat mana pun. Karena jenis tanaman sayur kacang ini sangat gampang untuk di tanam di tempat lokasi apa pun.

Untuk melaksanakan penanaman budidaya kacang panjang ini juga tak terlalu sulit, asalkan tempat lokasi penanaman tersebut mempunyai tingkat kesuburan yang tinggi, maka pertumbuhan tanaman sayur kacang panjang akan berjalan dengan baik dan optimal.

Sayuran kacang panjang ini mempunyai nilai gizi yang sangat tinggi, maka untuk itu tak perlu diragukan lagi tentang manfaat dari mengkonsumsi sayuran kacang panjang ini.

Tetapi umumnya untuk jenis sayuran kacang panjang ini hanya bisa di panen 4 kali ketika penanaman, sesudah 4 kali sayuran kacang panjang ini tak bisa lagi mengeluarkan buahnya kembali.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Adapun Beberapa Cara Mudah Budidaya Kacang Panjang Di Polybag :

1. Pemilihan Bibit

Tak hanya menentukan media tanam yang tepat, pemilihan bibit juga penting dilaksanakan. Karena bibit akan mempengaruhi hasil panen nantinya. Ciri bibit kacang panjang yang baik yaitu tingkat berkecambahnya diatas 90% dan penampilan kacang bernas tak kusam, bibit tak rusak dan tak mengandung hama serta penyakit. Berbeda dengan budidaya tanaman lainnya. Kacang panjang ini tak memerlukan penyemaian bibit. Bibit yang sudah dipilih bisa langsung Anda tanam pada media tanam yang sudah disiapkan.

Baca Juga :

2. Persiapan Media Tanam

Tahap awal yang harus anda laksanakan yaitu siapkan tanah yang subur serta gembur. Kemudian ayak tanah menjadi butiran tanah yang halus dan pastikan tak ada tanah yang menggumpal. Sesudah itu siapkan kompos dan arang sekam. Jika semua bahan sudah siap kemudian campurkan semua bahan dengan perbandingan 2:1:1 dan Anda bisa memasukkannya ke dalam polybag.

3. Proses Penanaman Kacang Panjang

Waktu yang tepat untuk proses penanaman kacang panjang yaitu pada awal musim hujan. Tujuannya supaya tanaman kacang panjang anda memperoleh pengairan yang cukup. Sebaiknya untuk penanaman lebih baik 1 polybag di isi dengan 2 biji bibit kacang panjang supaya nantinya kacang panjang bisa tumbuh lebih baik. Masukan bibit kacang di dalam lubang, untuk lubang tanam tak perlu terlalu dalam, jika sudah tutup kembali dengan tanah.

4. Perawatan Kacang Panjang

Untuk menghasilkan kacang panjang yang berkualitas dan bermutu maka anda juga harus melaksanakan perawatan. Apabila tanaman yang anda tanam terkena hama penyakit maka segeralah mengganti tanaman tersebut dengan tanaman yang baru supaya tanaman yang lain tak tertular hama dan tanaman bisa tumbuh secara bersamaan. Ini dilaksanakan ketika tanaman menginjak umur sekitar 5-7 hari. Dan jangan lupa untuk melaksanakan penyiangan tanaman. Bersihkan juga gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh di sekitar polybag tanaman kacang panjang anda.

5. Proses Panen

Ketika ukuran polong kacang panjang sudah optimal maka ini yaitu ciri apabila tanaman kacang panjang siap untuk dipanen. Apabila dihitung dari masa tanam yaitu sekitar 3-4 bulan. Waktu yang pas untuk memanen yaitu ketika pagi hari sebelum matahari terlalu panas. Karena waktu ini lah kacang masih dalam kondisi masih sangat segar. Cara memanen kacang panjang sangat lah gampang, cukup potong bagian ujung pangkal kacang panjang. 1 tanaman kacang panjang bisa menghasilkan beberapa buah kacang panjang.

* Info selengkapnya mengenai harga Polybag klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Ini Dia Trik Jitu Budidaya Lemon Dengan Pot/Polybag, Ladang Rupiah Yang Menggiurkan

lemon

Plastik Polybag Murah Harga Grosir – Lim Corporation

Jeruk lemon atau bisa disebut dengan sitrun ini termasuk salah satu jenis jeruk yang banyak tumbuh dan tumbuhnya bisa optimal pada daerah yang mempunyai iklim tropis dan sub-tropis, tanaman lemon ini tak tahan dengan cuaca yang dingin, pohonnya mempunyai ukuran sedang dengan ketinggian bisa sekitar 6m. Buah ini sering dipakai untuk penyedap dan penyegar dalam seni tata boga, untuk dibuat minuman dan masih banyak lagi yang lainnya. Lemon mempunyai banyak kandungan seperti vit C yang tinggi, kalium, natrium dan lain-lainnya.

Karena kandungan serta manfaat yang ada dalam jeruk lemon membuat banyak orang yang mulai menanam atau membudidayakan jeruk lemon tersebut, tak hanya di lahan jeruk lemon juga ditanam di pot atau polybag. Berikut ini cara menanam jeruk lemon dalam pot atau polybag :

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

1. Persiapan Bibit Jeruk Lemon
Tanaman lemon bisa dibudidayakan dengan cara generatif ataupun dengan cara vegetatif. Tetap sebaiknya memakai cara yang vegetatif karena bibit akan mewarisi sifat unggul dari indukannya dan waktu panen pun lebih singkat.

2. Persiapan Media Tanam Jeruk Lemon
Beberapa hari sebelum menanam bibit tanaman lemon, pot atau polybag tanam yang sudah disiapkan diisi dengan media tanam berupa campuran tanah top soil dengan pupuk kandang atau pupuk kompos. Media tanam tersebut dimasukan dalam pot atau polybag kemudian diletakkan pada tempat terbuka.

3. Penanaman Jeruk Lemon
Sesudah semuanya siap dan bibit sudah mempunyai umur sekitar 4-5 bulan, laksanakan proses penanaman. Lepaskan polybag bibit dengan hati-hati kemudian letakkan bibit tepat di bagian tengah pot atau polybag yang lebih besar, timbun kembali dengan media tanam dan kemudian padatkan. Sesudah itu laksanakan penyiraman secukupnya.

Baca Juga :

4. Perawatan Tanaman Lemon

– Penyiraman
Proses penyiraman dikerjakan sebanyak 2 kali dalam 1 hari secara rutin sampai tanaman berumur 1-2 bulan karena pada umur tersebut adalah fase kritis untuk pertumbuhan.

– Penyiangan dan Pembubunan
Jangan lupa untuk melaksanakan penyiangan pada gulma dan tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh pada sekitar tanaman di pot atau polybag, bukan itu saja laksanakan juga proses pembubunan yang tujuannya untuk mengemburkan tanah serta menaikan tanah ke arah batang tanaman jeruk.

5. Pemupukan Tanaman Jeruk Lemon
Berikan pupuk sebanyak 3 kali yaitu ketika tanaman berumur sekitar 1 bulan, 6 bulan dan 1 tahun dengan memakai pupuk NPK. Dosis yang diberikan yaitu sekitar 5gr-10gr per tanaman untuk tanaman yang berumur 1 bulan dan untuk tanaman yang berumur6-12 bulan berikan pupuk dengan dosis 15gr-20gr per tanaman.

f. Pemanenan Jeruk Lemon
Tanaman jeruk lemon yang berasal dari bibit vegetatif bisa dipanen sesudah mempunyai umur sekitar 2-3 tahun dan untuk tanaman jeruk yang berasal dari bibit generatif bisa dipanen sesudah mencapai umur sekitar 5-6 tahun. Ciri-ciri jeruk lemon yang sudah siap untuk dipanen yaitu buahnya sudah berubah warna menjadi kuning cerah. Proses pemanenan buah jeruk lemon bisa dilaksanakan dengan tangan ataupun memakai gunting.

* Info selengkapnya mengenai harga Polybag klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Polybag untuk membudidayakan tanaman di lahan yang kecil atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

CATATAN:
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Budidaya Buncis Di Polybag, Bisa Jadi Peluang Usaha Tanpa Modal Banyak

menanam-buncis-di-pot-atau-polybag

Jual Polybag Tanaman di Sidoarjo – Lim Corporation

Kacang Buncis atau nama ilmiahnya Phaseolus Vulgaris L. yaitu jenis tanaman sayuran yang asalnya dari Meksiko Selatan, Amerika Selatan dan juga daratan Cina. Tetapi pembudidayaan tanaman sayuran ini meluas ke Indonesia, Malaysia, Karibia, Afrika Barat dan juga Afrika Timur. Tanaman buncis ini tergolong dalam famili Leguminoceae atau kacang-kacangan dan merupakan tanaman semusim berbentuk perdu.

Ada 2 tipe pertumbuhan tanaman buncis yaitu tipe merambat dan tipe tegak. Banyak orang yang mulai menanam buncis di kebun, pekarangan, sawah atau ladang mereka untuk memenuhi kebutuhan sayuran mereka atau dijual. Apabila tak mempunyai lahan yang luas, Anda bisa menanamnya dalam polybag. Berikut ini adalah cara menanam buncis di polybag tanam.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Persiapan Bibit Buncis

Pilihlah bibit buncis yang mempunyai kualitas baik, genjah dan sesuai selara. Bibit bincis bisa diperoleh dari buah buncis yang sudah tua kemudian dijemur selama 3 hari dan kemudian disemaikan atau bila tak ingin repot Anda bisa membeli bibit buncis di toko pertanian.

Baca Juga :

Persiapan Polybag Tanam

Siapkan polibag tanam berukuran sedang dengan diameter sekitar 25cm dan tinggi sekitar 30cm. Tak hanya itu, Anda juga bisa memakai ember bekas ataupun yang lainnya.

Persiapan Media Tanam

Media tanam yang dipakai untuk menanam buncis di polybag yaitu campuran tanah dengan bokashi atau pupuk kompos, kemudian beri tambahan furadan sebanyak 4-5 sdm atau sesuaikan dengan ukuran polybag yang dipakai. Selanjutnya aduk dengan memakai sekop sampai semua bahan media tanam tercampur merata. Tahap selanjutnya, masukkan media tanam tersebut ke dalam polybag kemudian siram dengan air sampai merata.

Penanaman

Sesudah semua siap segera laksanakan penanaman. Benamkan benih buncis sebanyak 3-4 biji dalam 1
polybag dengan kedalaman sekitar 3cm kemudian tutup kembali dengan tanah tipis saja.

Penyiraman

Laksanakan proses penyiraman setiap hari secara rutin yaitu pada pagi hari dan sore hari pada awal tanam dan apabila sudah tumbuh maka penyiraman dilaksanakan sebanyak 1 kali 1 hari.

Pemupukan

Laksanakan tahap pemupukan pertama pada tanaman buncis sesudah tanaman berumur 2 minggu dengan memakai pupuk NPK dengan dosis sekitar 2 sdm dan juga pupuk bokashi. Apabila sudah tumbuh tambahkan sampai 3 sdm.

Apabila tanaman sudah berbunga dan berbuah maka pemupukan bisa dikerjakan 1 mingggu 1 kali. Cara pemberian pupuk yaitu dengan membuat parit melingkar kemudian sebarkan pupuk dan tutup kembali dengan tanah kemudian siram sampai basah merata.

Penyiangan

Kerjakan proses penyiangan atau pembersihan gulma setiap 2 minggu 1 kali atau disesuaikan dengan frekuensi pertumbuhan gulma supaya tanaman buncis tak terganggu.

Pemasangan Ajir

Tujuan dari pemasangan ajir atau tajuk ini untuk merambatkan batang atau golor tanaman supaya tanaman tumbuh keatas dan pakailah tajuk atau pasangkan tali kawat.

Pemanenan Buncis

Buncis yang siap untuk dipanen yaitu ketika berumur 45 hari sesudah tanam, tergantung varietas dan perawatan tanamannya. Buncis yang siap panen mempunyai ciri-ciri ukuran buah maksimal dan padat, warnanya berubah bila dibandingkan dengan buncis muda. Proses pemanenan bisa dikerjakan dengan interval 3-4 hari dan pemanenan tersebut bisa dikerjakan dalam jangka waktu yang lama.

* Info selengkapnya mengenai harga Polybag klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

5 Cara Mudah dan Sukses Pembibitan Pohon Kurma Dengan Polybag Di Rumah

kurma 3

Plastik Polybag Untuk Pembibitan Kurma – Lim Corporation

Kurma yaitu jenis buah yang mempunyai habitat di tanah Timur Tengah yang iklimnya sangat panas. Karena tumbuhnya di daerah padang pasir membuat orang berpikir pohon kurma tak begitu cocok ditanam di Indonesia. Buktinya di Indonesia sudah ada pohon kurma yang tumbuh, bahkan ada juga menghasilkan buah yang melimpah.

Pohon kurma yaitu tergolong jenis pohon palem-paleman, yang mempunyai nama latin yaitu Phoenix Dactylifera. Pembudidayaan untuk pohon kurma bisa dikerjakan dengan mengecambahkan bijinya. Karena setiap butir kurma mengandung biji yang berpotensi baik untuk tumbuh menjadi pohon kurma tentunya. Asalkan mengerti caranya, Anda sebetulnya bisa menanam kurma dari biji di rumah sendiri.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Sekilas Tentang Pohon Kurma

Apabila sudah tumbuh, pohon kurma tergolong pohon yang hidupnya bisa sampai puluhan tahun. Pohon kurma tergolong pohon yang terbagi menjadi jantan dan betina. Pohon yang menghasilkan buah kurma yaitu pohon betina. Tak perlu heran jika ternyata ada yang berhasil membudidayakan kurma tetapi tak bisa berbuah, artinya pohon kurma tersebut termasuk jenis pohon kurma jantan.

Memang dari keseluruhan biji kurma yang dikonsumsi manusia, lebih banyak porsinya untuk tumbuh menjadi pohon kurma jantan. Biji yang akan tumbuh untuk calon pohon kurma jantan dan pohon betina yaitu sekitar 60%-80%. Apabila Anda ingin menanamnya sebaiknya mengecambahkan biji yang banyak supaya kemungkinan memperoleh pohon kurma betina lebih tinggi. Tak perlu khawatir apabila pohon kurma yang tumbuh kemudian digolongkan sebagai pohon jantan, karena pohon kurma juga tergolong jenis pohon yang bisa dijadikan hiasan dengan harga yang cukup mahal tentunya.

Cara Menanam Pohon Kurma

Untuk menanam pohon kurma Anda memerlukan sekitar 5 tahapan, yaitu persiapan biji kurma, proses pembersihan biji kurma, perendaman, pengecambahan, dan pemindahan bibit yang sudah berkecambah. Berikut ini penjelasan tentang menanam pohon kurma.

Baca Juga :

1. Persiapan Biji Kurma

Kurma bisa ditanam dengan memanfaatkan biji yang ada di dalam buahnya. Biji kurma bisa Anda peroleh dari sisa memakan kurma atau membeli bibit unggul yang dijual di toko yang terpercaya. Perlu juga Anda mengerti, untuk kurma sendiri ada beberapa jenis varian yang termasuk bibit unggul serta mempunyai nilai jual tinggi, seperti kurma Ajwa, Zahidi, Khalas, Khenaizi, Khadrawi, Medjool, serta Deglet Nour. Tak hanya itu, beberapa jenis kurma yang umum dikonsumsi di Indonesia antara lain kurma Sekki, Barhi, Silaj, serta Sokari.

Setiap jenis kurma mempunyai penampilan fisik yang berbeda. Contohnya untuk kurma Ajwa, warnanya cenderung hitam gelap, dengan tekstur lembut yang tak terlalu manis dan rasanya sama seperti kismis. Kurma ajwa ini banyak tumbuh di Madinah dan dinamakan kurma nabi karena kurma ini yaitu jenis kurma yang sering dikonsumsi Nabi Muhammad SAW.

Tak sama dengan kurma Medjool atau Majol karena mempunyai bentuk buah yang lebih lonjong dibandingkan dengan kurma ajwa, mempunyai warna kecokelatan dan mempunyai rasa yang sangat manis dengan tekstur yang cukup kenyal. Berbeda juga dengan kurma Deglet Noor karena memang kurma ini mempunyai warna kuning cerah sampai dengan cokelat muda, lebih cerah dibandingkan warna kurma Medjool atau kurma Ajwa, dengan rasa yang manis dan tekstur yang tak terlalu kenyal dan tak juga terlalu keras.

Langkah awal yaitu siapkan biji kurma dalam jumlah yang banyak. Apabila Anda membeli sekotak kurma untuk dikonsumsi, pakai saja semua bijinya untuk calon bibit pohon kurma. Dan ingat, semakin banyak biji yang Anda tanam, semakin besar kemungkinan tumbuhnya pohon kurma betina yang rajin berbuah.

2. Pembersihan Biji dari Sisa Daging Kurma

Untuk Anda yang sering dan suka memakan kurma tentu sudah hafal bahwa biji kurma umumnya akan mengandung sedikit sisa daging kurma. Apabila Anda memperoleh biji kurma dari sisa memakan kurma, maka terlebih dulu biji kurma dibersihkan sampai bebas dari daging kurma.

Kebersihan dari biji kurma mampu meningkatkan kemungkinan berkecambahnya biji lebih tinggi. Tahap pembersihan biji kurma juga bertujuan untuk menghindarkan biji dari binatang seperti semut ataupun kutu putih untuk hinggap pada permukaan biji kurma yang bisa membuat biji kurma rusak sebelum dikecambahkan karena tumbuhnya jamur.

Ketika membersihkan biji kurma Anda bisa memakai air yang diberi campuran pasir halus, kemudian gosoklah dengan pasir halus di rendaman air tersebut. Sesudah itu, pisahkan biji yang sudah kering pada suatu wadah untuk proes selanjutnya.

3. Proses Perendaman Biji Kurma

Tahap perendaman dilaksanakan untuk membuat biji kurma lebih cepat berkecambah. Untuk proses perendaman, diperlukan waktu sekitar 5 hari untuk memperoleh biji yang lebih gampang berkecambah. Proses perendaman dilaksanakan memakai air mineral (lebih baik memakai air mineral dalam kemasan) dan setiap 24 jam, air diganti dengan air yang baru.

Jumlah air tak perlu terlalu banyak, yang terpenting biji kurma bisa terendam seluruhnya. Apabila sudah sampai pada hari ke-4 perendaman, beri tambahan larutan ZPT untuk membuat biji lebih gampang lagi berkecambah.

4. Pengecambahan Biji Kurma

Cara pengecambahan ini dikerjakan dengan media yaitu campuran antara sabut kelapa dengan pasir ataupun bisa juga memakai tisu basah yang disimpan pada tempat gelap. Berikan jarak setiap biji sekitar 5cm pada media pengecambahan.

Anda harus menunggu sekitar 2-4 minggu sampai biji kurma akhirnya berhasil berkecambah dan tumbuh dengan tinggi sekitar 5cm-10cm. Umumnya akan muncul 1 helai daun pada masa awal perkecambahan. Ketika sudah mencapai tinggi 10cm, barulah bibit kurma bisa dipindahkan ke dalam polibag untuk ditumbuhkan sendiri-sendiri.

5. Pemindahan Bibit yang Sudah Berkecambah

Langkah selanjutnya yaitu ketika berhasil dikecambahkan, dengan hati-hati pindahkanlah bibit kurma ke dalam polibag yang sudah diisikan dengan media tanam. Media tanam terbaik untuk pohon kurma yaitu campuran antara pasir, kompos, serta arang sekam dengan perbandingan 2:1:1. Perhatikan bahwa pasir menjadi media yang cukup dominan untuk pohon kurma, mengikuti habitatnya yang memang dari tanah padang pasir. Kompos dan arang sekam ditambahkan jadi media tanam mempunyai prositas yang baik juga.

Apabila pohon kurma tumbuh semakin besar maka Anda harus memindahkan juga ke polibag yang lebih besar, atau bahkan Anda harus memindahkan pohon pada lahan terbuka apabila sudah tak lagi cocok untuk ukuran polibag. Harus selalu diperhatikan untuk kebutuhan unsur hara pohon kurma yang diperoleh dari kompos sebagai media tanam. Pohon kurma memang tak perlu sering disiram, tetapi kebutuhan nutrisinya harus selalu dijaga supaya bisa tumbuh sampai berbuah.

* Info selengkapnya mengenai harga Polybag klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Polybag untuk membudidayakan tanaman di lahan yang kecil atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Cara Mudah Budidaya Lidah Buaya Tanpa Akar, Agar Tumbuh Subur

lidah buaya

Polybag Untuk Budidaya Lidah Buaya – Lim Corporation

Membudidayakan lidah buaya tanpa akar bukanlah hal yang mustahil. Anda bahkan bisa melaksanakannya sendiri di rumah. Lidah buaya atau aloe vera terkenal dengan manfaatnya yang bisa membantu pertumbuhan rambut. Banyak orang yang ingin membudidayakan tanaman ini tetapi masih saja terkendala dengan pengetahuan yang kurang.

Maka untuk itu, berikut ini cara mudah menanam lidah buaya tanpa akar yang mungkin saja masih belum Anda ketahui.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Menyiapkan Polibag

Pastinya Anda memerlukan sebuah media tanam yang nanti akan dipakai untuk menanam lidah buaya dan salah satunya dengan memakai media polibag. Anda bisa pakai polibag berukuran kecil, sedang, ataupun besar.

Tetapi, sebaiknya Anda memilih polibag ukuran sedang sampai dengan besar yang mempunyai diameter sekitar 20cm. Dengan seperti itu, nantinya akan sangat bagus untuk pertumbuhan dari tanaman lidah buaya.

Menyiapkan Tanah (untuk media tanam)

Selanjutnya yang wajib Anda perhatikan, yaitu menyiapkan tanah yang nantinya akan Anda masukkan ke polibag. Tanah haruslah kering. Dengan kata lain, tanaman lidah buaya ini sedikit berbeda dengan tanaman jenis lain yang memerlukan tanah basah. Sementara, untuk lidah buaya, Anda harus menyiapkan tanah yang kering.

Baca Juga :

Selain itu, Anda juga bisa memakai tanah campuran. Tanah campuran di sini, yaitu bisa berupa tanah kering yang dicampurkan dengan pupuk kandang. Selain memakai campuran tanah dengan pupuk kandang, Anda juga bisa memakai campuran tanah dengan batu apung, perlit, atau yang lainnya.

Menanam Lidah Buaya Tanpa Akar

Anda wajib memilih tanaman lidah buaya anakan atau lidah buaya yang ukurannya masih kecil. Dalam memilih tanaman lidah buaya, Anda harus memilih tanaman lidah buaya anakan dengan kualitas unggul yang masih segar serta tanpa adanya bintik ataupun noda hitam.

Membudidayakan lidah buaya tanpa akar tersebut seperti halnya menanam tanaman lidah buaya biasa. Anda harus menancapkan lidah buaya ke media tanam yang sudah Anda siapkan. Tetapi dengan itu, Anda tak disarankan untuk menancapkannya terlalu dalam ataupun terlalu dangkal. Karena bisa mengakibatkan tanaman lidah buaya jadi busuk. Dan apabila Anda menanamnya terlalu dangkal, tanaman lidah buaya bisa saja roboh.

* Info selengkapnya mengenai harga Polybag klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk penyemaian atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Rasakan 10 Khasiat & Manfaat Setelah Mengkonsumsi Buah Alkesa

alkesa

Pabrik Polybag Tanaman Murah – Lim Corporation

Buah Alkesa atau Sawo Mentega adalah buah yang berbentuk hampir menyamai seperti alpukat tetapi bedanya yaitu di bagian warna. Buah ini biasanya anda temukan di jawa seperti bandung. Karena kota bandung sangat lah bagus untuk di tanami buah ini.

Buah ini memanglah buah yang termasuk tak musiman artinya buah ini bisa tumbuh sepanjang tahunnya. Dengan demikian buah ini sangat gampang anda makan kapan pun anda inginkan. kandungan dalam buah ini sangat besar sehingga bagus untuk kesehatan serta menjaga kesehatan anda bahkan bisa mengobati sebuah penyakit anda.

Manfaat Buah Alkesa Bagi Kesehatan

1. Berfungsi Untuk Antioksidan

Dengan mengkonsumsi sebuah buah alkesa bisa anda pakai secara langsung dengan cara memakannya. Sehingga anda tak perlu khawatirkan terserang penyakit dalam tubuh anda karena kandungan dalam buah ini cukup bagus untuk menjaga kesehatan.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

2. Menigkatkan Berat Badan

Dengan kandungan kalori yang bagus serta bermanfaat sebagai penambah nafsu makan. Karena dapat menjadi penambah nafsu makan hal tersebut dapat menambah berat badan. Hal ini sangat lah cocok yang menderita cacingan atau yang kurang nafsu makan.

3. Menambah Stamina

Akan kayanya kandungan karbohidrat yang bisa mengubah menjadi sebuah glukosa hal ini sangat bermanfaat untuk menambah energi baru sesudah melaksanakan sebuah aktivitas seharian yang melelahkan. Anda bisa menjadikan buah ini jus atau langsung memakannya, untuk mengembalikan energi dalam tubuh.

4. Melancarkan Pencernaan

Kandungan serat yang ada dalam buah alkesa cukup membantu proses pencernaan yang bagus dan juga bisa mempelancar pencernaan yang di akibatkan permasalaan pada sistem pencernaan. hal ini bisa di atasi dengan banyak mengonsumsi buah alkesa.

Baca Juga :

5. Mengobati Sembelit

Kandungan serat dalam buah alkesa cukup berguna untuk mengatasi sembelit atau susah BAB yang disebabkan faktor makanan. Hal ini bisa di atasi dengan cara banyak mengonsumsi buah alkesa secara rutin.

buah-alkesa

6. Mengatasi Radang Mulut

Dengan beberapa kandungan dari buah alkesa bisa di manfaatkan untuk mengatasi peradangan pada mulut yang disebabkan akibat kurangnya asupan Vitamin C dalam mulut sehingga hal ini terjadi.

7. Menjaga Kesehatan Mata

Dengan kayanya kandungan vitamin A dalam buah alkesa sangat berguna untuk menjaga kesehtan mata dan juga bisa mengontrol penyakit yang menyebabkan penyakit pada mata.

8. Megatasi Kanker Usus

Akan kayanya kandungan vitamin dalam buah alkesa hal ini sangat baik untuk mengatasi penyakit yang menyebabkan kanker usus. Dengan senyawa dalam buah ini sangat bagus untuk menetralisir kadar racun, bakteri dan virus yang menyebabkan kanker usus.

9. Memperkuat Tulang

Dengan adanya kandungan kalium dalam buah alkesa sangat bermanfat sekalai untuk memerkuat tulang apalagi pada tulang pertumbuhan seperti masa remaja atau masa kanak-kanak sangat bagus apabila mau mengonsumsi buah alkesa ini dengan baik.

10. Pencampur Bahan Makanan Bayi

Karena adanya kandungan seperti diatas sangat membantu juga untuk menjadi campuran makanan pada bayi dengan cara di haluskan terlebih dulu seperti bubur pada umumnya. Hal ini dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan pada dedek bayi.

* Info selengkapnya mengenai harga Polybag klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk penyemaian atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Cara Baru Budidaya Tanaman Kumis Kucing, Berkhasiat & Bermanfaat

daun-kumis-kucing

Polybag Untuk Bertanam di Lahan Sempit – Lim Corporation

Masyarakat Indonesia mengetahui tanaman kumis kucing sebagai tanaman obat yang sangat ampuh untuk menanggulangi penyakit kencing manis. Di daerah pedesaan, kita akan dengan gampang menemukan herbal ini. Akan tetapi, cukup sulit bila mencarinya di daerah perkotaan. Selain tumbuh liar, kumis kucing dapat ditanam di pot. Untuk itu, sebaiknya Anda mencari tahu cara menanam kumis kucing dalam pot.

Kumis kucing (Orthosiphon aristatus) merupakan salah satu jenis tanaman obat asli Indonesia yang tergolong dalam famili Lamiaceae/Labiatae. Nama lain dari kumis kucing, yaitu java tea, giri-giri marah, songot koceng, dan remujung. Berikut ini cara menanam kumis kucing dalam pot yang dapat Anda coba.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Persiapan Bibit Tanaman Kumis Kucing

Perbanyakan bibit tanaman kumis kucing dapat dilaksanakan dengan cara vegetative, yaitu stek batang. Pilihlah tanaman induk yang normal, subur, serta telah berkayu. Pilihlah batang yang tak terlalu tua atau muda dan sudah berkayu. Potong batang yang telah dipilih dengan pisau kemudian potong menjadi ukuran sekitar 15—20cm dan berbuku sekitar 2—3.

Bibit stek tanaman kumis kucing dapat langsung ditanam ataupun disemai terlebih dulu. Apabila bibit ditanam pada persemaian, gunakan jarak tanam 10cm×10cm dengan kedalaman 20cm.

Laksanakan perawatan pada bibit dengan mengerjakan penyiraman sebanyak 1—2 kali 1 hari. Bibit diberi sedikit naungan berupa plastik paranet, jerami, atau dedaunan kering. Sesudah bertunas, bibit dapat dipindahkan ke tempat tanam yang sudah disiapkan baik itu pot, polibag, ataupun yang lainnya.

Baca Juga :

Yuk!! Intip Budidaya Kentang Dengan Metode Hidroponik
Yuk Intip!! 5 Tanaman Yang Sangat Cocok Pada Musim Kemarau
Ini Dia Tips & Trik Budidaya Ikan Supaya Hasil Melimpah

Menanam Kumis Kucing Dalam Pot

Tahapan selanjutnya, siapkan pot tanam dan ukurannya disamakan dengan bibit yang akan ditanam. Siapkan media tanam berupa tanah dan pupuk kandang atau bisa juga pupuk kandang diganti dengan arang sekam.

Sesudah siap semua, masukkan media tanah yang sudah dicampur pupuk kandang atau arang sekam ke pot sekitar 1/3 dari tinggi pot. Selanjutnya, tanam bibit dengan posisi tegak lurus sedalam 5cm atau 1/3 bagian dari pangkal batang stek, kemudian padatkan tanah di sekitar bibit. Sesudah itu, kerjakan penyiraman sampai tanah cukup basah. Hal itu bertujuan untuk memadatkan celah bagian tanah.

Pemeliharaan Tanaman Kumis Kucing

Supaya nutrisi yang diperlukan tanaman kumis kucing terpenuhi, laksanakan pemupukan dengan memakai pupuk organik yang diberikan setiap 2—3 minggu 1 kali. Kerjakan pula penyiangan terhadap gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh di sekitar tanaman.

Penyiraman dapat dilaksanakan secara rutin, yaitu 1 atau 2 kali 1 hari. Apabila tanaman telah rimbun, frekuensi penyiraman dikurangi. Kerjakan pergantian media tanam setiap 3 bulan 1 kali supaya media tanam atau tanah tak padat. Biasanya, pada umur 3 bulan tanaman kumis kucing telah tumbuh besar, jadi sebaiknya pot tanamnya juga diganti.

* Info selengkapnya mengenai harga Polybag klik DISINI

Jika Anda membutuhkan atau ingin memesan Polybag untuk budidaya tanaman atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp : 031-8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)