Budidaya Tanaman Kopi

Langkah memperbanyak tanaman kopi bisa dikerjakan dengan dua langkah, yakni dengan cara generatif serta vegetatif. Dengan cara teknis perbanyakan dengan cara generatif lebih gampang di banding perbanyakan dengan cara vegetatif. Walau demikian perbanyakan dengan cara vegetatif membuahkan bahan tanaman yang dengan cara genetis sama juga dengan tanaman induknya.
Ke-2 cara perbanyakan tanaman kopi itu membutuhkan pengelolaan yang tidak sama. Gagasan penanaman kopi dengan memakai bahan tanam yang tidak sama bakal membutuhkan bahan tanaman, bahan pembantu, serta jumlah dan kwalifikasi tenaga kerja yang tidak sama.
Dengan cara manajerial, satu hal yang perlu di perhatikan untuk perbanyakan dengan cara vegetatif ini yaitu ketersediaan sumber bahan tanamnya.
Untuk perbanyakan dengan cara generatif, bahan tanam bisa disiapkan oleh sumber benih resmi.
Untuk perbanyakan dengan cara vegetatif, bahan tanam mesti disiapkan sendiri oleh kebun sesuai sama keperluannya (umpamanya dengan bangun kebun entres untuk menghasilkan tunas orthotrop untuk kepentingan penyetekan, atau bangun kebun entres untuk penyedia entres akar untuk kepentingan sambung akar, lakukan pemesanan dengan cara spesial untuk sediakan bahan tanam hasil kultur jaringan pada instansi yang mumpuni, seperti Pusat Riset Kopi).

Kami (CV. LIM CORPORATION) melayani pemesanan plastik polybag untuk pembibitan atau pembenihan tanaman Karet, Sengon, Jabon, Kopi, Sawit, dan lain-lain. Harga polybag ditanggung murah segera dari pabrik. Kami siap melayani pemesanan plastik polybag dengan beragam ukuran bergantung keperluan, minimum lebar 10cm. Untuk info lebih lanjut dan pemesanan silahkan hubungi: Phone/Fax: (031) 8830487 | Call/Sms: 0877.0282.1277 – 0852.3392.5564 – 0812.3258.4950 Atau klik saja disini!

Baca Juga Artikel Berikut:

Advertisements

Hindari Penyakit Layu Bakteri, Tanam Jahe Dalam Polybag

jahe

Jahe yaitu tanaman rimpang yang populer serta dipakai di semua penjuru dunia. Rimpangnya bisa di proses jadi bumbu masakan, minuman, permen, serta obat-obatan (misalnya sebagai obat anti morning-sickness untuk ibu hamil). Hal semacam ini juga mendorong banyak keinginan pasar pada temu yang bisa berikan rasa hangat ketika dikonsumsi ini. Tetapi, jumlah yang ada di pasaran belum sepadan dengan keinginan itu. Pemicunya, terkecuali rendahnya produksi jahe juga ada permasalahan penyakit serta hama yang menghalangi laju produksi tanaman temu-temuan ini. Satu diantara penyakit sebagai momok tidak berhasilnya panen jahe yakni penyakit layu bakteri yang dikarenakan oleh bakteri Ralstonia Solanacearum (R. Solanacearum).

Penyakit Layu Bakteri

jahe2
Satu diantara organisme pengganggu tanaman (OPT) budidaya tanaman jahe yaitu penyakit layu bakteri (Ralstonia solanacearum). Serangan bakteri ini bakal mengakibatkan penurunan produksi rimpang jahe sampai 90%. Indonesia yaitu lokasi favorite perubahan bakteri ini lantaran iklim tropisnya yang lembab. Ditambah untuk budidaya jahe dibutuhkan juga kelembapan tanah yang tinggi sampai 80%.

Tanda-tanda Penyakit
Gelaja penyakit ini nampak waktu tanaman berusia 3 atau 4 bln., seperti masalah yang pernah menerpa petani jahe di daerah Cianjur. Tanda-tanda penyakit ini, umumnya dengan diawali menguningnya serta menggulungnya daun jahe. Biasanya daun jahe menguning serta menggulung dari mulai ujung daun sampai pada akhirnya ke semua helaian daun. Daun jadi kuning, layu, serta kering, tanaman pada akhirnya mati. Sesaat di bagian pangkal batang tampak gelaja kebusukan dibarengi batang yang terlihat basah (water soaked). Dibagian batang nampak garis-garis hitam atau abu-abu yang mengisyaratkan jaringan yang rusak. Waktu ditekan, bakal keluar cairan putih dari penampang melintang batang jahe, baunya khas serta menyengat. Tanaman jahe yang sakit ini juga gampang sekali dicabut serta dilepaskan dari sisi rimpangnya.

Apabila anda sedang membutuhkan polybag silahkan hubungi kami. Phone/Fax: (031)8830487 | Call/Sms: 085233925564 – 087702821277 – 081232584950. Untuk info lebih lengkap klik saja disini!

Penyebabnya Muncul Penyakit
Penyakit Layu Bakteri pada tanaman jahe ini dikarenakan oleh bakteri R. Solanacearum. Bakteri ini dibagi jadi biotipe spesies (biovar) 1, 3, serta 4. Di Indonesia biovar 3 serta 4 yang seringkali menyerang tanaman jahe. Solanacearum biovar 4 lah yang mengakibatkan rusaknya tanaman jahe yang begitu kronis, sesaat biovar 3 memiliki daya rusak yang lebih enteng.

Diagnosis serta Mengetahui Ciri-Ciri Penyakit Layu Bakteri
Untuk tahu serangan bakteri dengan gampang, Anda bisa memotong batang tanaman jahe dengan cara melintang lantas menekannya. Tanaman yang terkena penyakit bakal keluarkan eksudat berwarna putih susu serta berbau khas. Langkah lain yang bisa dikerjakan yakni bila batang tanaman jahe dimasukkan di air, tedapat aliran cairan berwarna putih susu yang keluar dari penampang batang.
Untuk hasil yang lebih akurat, Anda bisa membawa sampel tanaman jahe ke laboratorium untuk dicek.

Epidemiologi Penyakit
Pertama kalinya bakteri R. Solanacearum dilaporkan th. 1953 di Mauritania. Di Indonesia sendiri penyakit ini pertama kalinya dilaporkan th. 1971 di daerah Kuningan, Jawa Barat. Bakteri ini adalah patogen tular tanah yang tahan dalam periode waktu lama didalam tanah. Penyebaran penyakit dalam kebun bisa berlangsung lewat tanah, akar, air, alat-alat pertanian, hewan, serta pekerja di lapangan.

Penanggulangan Penyakit Layu Bakteri
Beragam penelitian untuk mengatur laju penularan penyakit ini sudah dikerjakan ilmuwan dari beragam negara. Tetapi, belum jua diketemukan langkah efisien untuk mengaturnya. Karenanya, tambah baik menghindar tanaman Jahe dari serangan penyakit ini. Alih-alih untung, sekali petani memperoleh tanaman jahenya diserang peluangnya petani bakal tidak berhasil panen. Lantas bagaimana langkahnya?
Mengingat karakter bakteri R. solanacearum yang tahan lama hidup di tanah. Hal paling utama yang perlu di perhatikan petani sebelumnya lakukan budidaya jahe yaitu lahannya mesti bebas patogen. Tempat yang sangat baik dipakai misalnya yaitu tempat sisa sawah lantaran karakter tanahnya yang anaerob sesaat bakteri ini berbentuk aerob.

Pemakaian polybag sebagai media tanam yaitu alternatif paling gampang dalam ingindalian tempat yang bebas patogen. Petani bisa pilih media tanam tanaman jahe yang bebas bakteri. Bila juga ada serangan penyakit ini, bakteri tidak bisa menular lewat tanah lantaran setiap tanaman jahe tertanam terpisah dalam semasing polybagnya. Hingga, langkah tersebut begitu efisien menghimpit laju penularan bakteri itu.

Apabila anda sedang membutuhkan polybag silahkan hubungi kami. Phone/Fax: (031)8830487 | Call/Sms: 085233925564 – 087702821277 – 081232584950. Untuk info lebih lengkap klik saja disini!

Pengawasan pada kesehatan tanaman juga relatif lebih gampang dikerjakan. Waktu petani temukan tanda-tanda tanaman jahenya terkena penyakit layu bakteri, petani bisa segera mengambil aksi dengan memindahkan polybag tanaman jahe itu. Sekali diserang, tanaman jahe mesti segera dibakar. Tanah sisa tanaman itu harus juga disiram antibiotik atau ditaburi kapur.

Harga polybag juga relatif murah sebagai langkah pertama untuk menghindar serangan penyakit ini. Bagaimana? Siap mengaplikasikan cara menanam jahe dalam polybag untuk menghindar penyakit layu bakteri?

Kami, CV. Lim Corporation, distributor serta pabrik polybag siap melayani keperluan polybag tanaman Anda. Ada beragam ukuran polybag. Peroleh polybag murah dengan pembelian partai besar. Serta anda bisa menanam jahe dengan gampang memakai polybag.

Baca Juga Artikel Berikut:

Budidaya Padi Menggunakan Polybag

Sekarang ini menanam padi dlm polybag masihlah belum diperkembang dengan cara optimal, namun untuk saat yg akan tiba menanam padi dlm polybag bakal jadi kewajiban. Hal semacam ini lantaran ketersediaan tempat yg semakin terbatas akibat pembangunan perumahan, pabrik, gedung perkantoran dan lain-lain.

Diluar itu bertanam padi lewat cara seperti ini juga bagus untuk sebatas menyalurkan hoby serta isi waktu senggang, bahkan juga anda bakal rasakan sensasi serta kebanggan yang mengagumkan saat padi yang anda tanam dengan tangan anda sendiri tumbuh subur, buah menguning serta diisi.

Bahan yang dibutuhkan :
– Tanah
– Polybag/ember plastik dengan diameter 30 – 40 cm (Apabila anda sedang membutuhkan polybag silahkan hubungi kami. Phone/Fax: (031)8830487 | Call/Sms: 085233925564 – 087702821277 – 081232584950. Untuk info lebih lengkap klik saja disini!)
– Pupuk organik/kompos
– Benih padi

CARA MENANAM
* Masukan benih ke air, benih yang mengapung/mengambang dibuang, yang terbenam biarlah rendam 24 jam.
* Benih diperam/bungkus daun/kain/kertas koran 24 jam.
* Buatlan persemaian : 1 sisi tanah kering subur halus : 1 sisi Pupuk Organik Padat, aduk rata, diayak. Wadah persemaian dilapis plastik. Tinggi tempat semai 5 – 7cm. Semaikan benih. Tutup benih dengan media semai tadi, tidak tebal saja sekira 1 – 2mm.
* Pertahankan kelembapan benih lewat cara menyemprotnya dengan air umum, setiap 4-6 jam. Taruh ditempat yg tidak terserang matahari segera/ditempat yang teduh.

MENYIAPKAN MEDIA TANAM
Sediakan media tanam pada H-1, satu hari sebelumnya menanam padi. Buat media tanam : 60% tanah : 40% Pupuk Organik/kompos. Aduk rata. Masukan kedalam ember atau polybag tak berlubang minimum 20 ltr, volume 30 ltr tambah baik. Media tanam agak “dibukitkan” untuk menanam benih ditengahnya, serta pengairan di pinggirannya.

Hari H Penanaman
Tanamkan benih pada umur 5-7 hari.
Tarik pangkal benih memakai tangan kanan, jagalah supaya butir padi (gabah) yang masihlah melekat tak rusak (butir padi berperan sebagai ari-ari nutrisi akar & daun benih muda).
Dorong pangkal benih dengan cara horizontal dari tepi sampai pangkal benih tenggelam 1cm dengan butir padi menancap kedalam tanah dengan cara horizontal (tepi), biarlah akar tergerai di permukaan tanah (janganlah ditekan).
Cuma 1 batang benih, daun tak dipotong.
Taruh ditempat terbuka-matahari penuh.
Pengairan/Penyiraman Keseharian

Usia Padi serta Pengairan
– Usia 0 hari – Berbunga rata : Macak-macak
– Berbunga rata – Padi Menguning : Rendam 2-3cm
– Padi menguning – Panen : Keringkan

Panen
Kerjakan panen seperti biasanya.
Jerami bisa dipakai untuk bahan baku Pupuk Organik Padat.
Tanah/media tanam bisa dipakai untuk musim tanam selanjutnya. Langkahnya : airi media tanam sampai lembek, lalu balikkan/telungkupkan bekas bonggol padi – Campur serta adukkan Pupuk Organik Padat – biarlah 1 minggu – tanami kembali benih dari persemaian seperti di atas.

Seperti yang sudah kita kenali berbarengan kalau tiap-tiap tahunnya kita kehilangan beberapa ribu hektar tempat pertanian yang dialih manfaatkan jadi fasilitas perumahan, pertokoan, dan sebagainya. Hal semacam ini pasti sedikit besarnya bakal punya pengaruh pada berkurangnya hasil produksi pertanian terlebih makanan pokok seperti padi/beras. Menanam padi dengan media polybag atau ember plastik yang bakal saya paparkan kelak meskipun tak jadi jalan keluar untuk menambahkan tempat pertanian serta penambahan hasil pertanian namun diinginkan jadi satu diantara alternatif bila selalu diperdalam serta diperkembang.

Baca Juga Artikel Berikut:

Peluang Usaha Yang Menjajikan Dengan Tanaman Cengkeh

 

Cengkeh merupakan salah satu diantara komoditas unggulan di Indonesia. Karena itu cengkeh disebut tanaman asli negeri ini, cengkeh telah banyak dibudidayakan di beberapa pelosok-pelosok Indonesia. Terutama dikepulauan Banda dan sekitarnya. Cengkeh sangat bermanfaat untuk beberapa hal, seperti sebagai bahan campuran bumbu makanan, sebagai bahan baku minya cengkeh, dan campuran rokok kretek.

Sekarang ini cengkeh sudah menyebar secara rata, dapat dibuktikan. Karena sudah banyak daerah telah mulai membudidayakannya. Karena keuntungan usaha dikomoditi kali ini telah benar-benar sangat terbuka. Jadi, kesempatan usaha/berbisnis pembibitan cengkeh mempunyai prospek yang cerah, karena tingginya keinginan yang ada.

Tanaman cengkeh yang dibudidayakan di Indonesia sendiri pada umumnya hanya 3 tipe cengkeh, yaitu Zanzibar, Sikotok, dan Cengekeh Siputih. Ketiga cengkeh trsbt tentu saja memiliki perbedaan dan memiliki kelebihan sendiri-sendiri.

Kesempatan Berbisnis Pembibitan Cengkeh

Sekarang ini, yang paling banyak dibudidayakan yaitu jenis cengkeh Zamzibar dan Siputih. Karena cengkeh jenis trsbt mrupakan cengkeh asli dan sudah dibudidayakan secara turun temurun antar generasi. Bahkan pada panen pertama, pohon cengkeh memiliki perawatan yang baik, supaya dapat membawa hasil panen yang bagus, berkisaran 1/2 kilo cengkeh basah perpohon.

Apakah anda sudah tertarik dengan prospek kedepannya yang akan anda dapatkan bila bertanam tanaman cengkeh? Jika sudah maka yang perlu anda lakukan yaitu segeralah melakukan beberapa langkah atau prosedur yang perlu anda perhatikan berikut ini:

1. Prasyarat Perubahan Tanaman Cengkeh
Tanaman cengkeh dapat tumbuh melalui langkah maksimal pada ketinggian 300-600m. Dengan suhu berkisar 22°-30°C, dan curah hujan yang berkisar pada 1500-4500 mm/th. Keadaan tanahnya yaitu tanah gembur dengan kedalaman solum min. 2m. Tidak berpadas dengan pH maks. 5,5 – 6,5. Tanah jenis latosol, andosol dan podsolik merah sangat baik untuk dijadikan perkebunan cengkeh.

2. Sistem Pembibitan Tanaman Cengkeh
Silahkan perhatikan langkah-langkah berikut:
a. Buatlah bedengan untuk naungannya dengan lebar 1 – 1,2 m dan panjang sama dengan kebutuhan dengan arah membujur ke utara selatan. Kanan kiri bendengan dibuat parit sedalam 20 cm dan lebar 50 cm. Diatas bedengan dibuat naungan setinggi 1,8 m dibagian timur dan 1,2m dibagian selatan. Intensitas sinar 75%

b. Benih ditanam pada polybag dengan ukuran 15 cm x 20 cm (untuk bibit yang akan dipindahkan pada umur 1 th) atau ukuran 20cm x 25cm (untuk bibit yang akan dipindahkan umur 2 th) bagian bawah yang sudah dilubangi 2,5mm dengan jarak 2x2cm. Media yang dipakai pasir halus, tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1, dan berikanlah alami glio per 20-25kg pupuk kandang yang telah jadi dan diperam sepanjang kurang lebih 2 minggu. Serta lebih dahulu bibit ditanam siram tanah dengan poc nasa 5 ml/lt air atau 0,5 tutup perliter air. Lantas susun plastik polybag pada persemaian yang telah disediakan.

*Untuk kebutuhan polybag atau info lebih lanjut silahkan hubungi nomer berikut: 087702821277 atau klik disini!

c. Penyiraman dilakukan 2x dalam sehari. Penyiangan dilakukan 2-3 kali dalam satu bulan sesuai dengan pergantian gulma. Intensitas naungan perlahan dikurangi melalui langkah bertahap hingga tinggal 40%. Waktu pembibitan dipindahkan ke lega.

d. Pemupukan dengan NPK dilakukan dengan dosis 10 gr/pohon/th. Atau mungkin saja dengan urea, SP-36 dan KCI dengan dosis semasing 3,5gr/bibit/th. Pupuk itu diberikan masing-masing 3 bln. Sekali tengah untuk yang didalam polybag diberikan sebagian 1,5 bln sekali. Demikian artikel yang saya buat semoga bermanfaat

Baca Juga Artikel Berikut:

Budidaya Jahe Dan Keuntungannya

Bagaimana caranya budidaya tanaman jahe dalam polybag? Banyak hal yang butuh disiapkan sebelumnya mengawali penanaman jahe.

Media Untuk Tanaman Jahe
Media tanam yang bakal kita gunakan yaitu polybag atau karung sisa. Bila anda memakai karung, dapat pakai karung sisa beras maupun pakan ternak. Makin besar ukuran karung, media pengisi yang kita perlukan juga makin banyak, diluar itu produktifitas jahe akan makin besar. Tetapi dianjurkan untuk memakai polybag dengan ukuran minimum 40×50 cm.
Media yang kita perlukan untuk isi polybag diantaranya : Tanah, pupuk organik serta pasir dengan perbandingan 2 : 1 : 1 atau dapat pula 3 : 2 : 1.

Baca Juga Distributor Plastik Polybag Untuk Pembibitan Tanaman

a. Tanah

Tanah Yang Baik Untuk Tanaman

Tanah yang baik utuk dipakai yaitu tanah yang gembur serta subur. Gembur ini berarti tanah yang remah dengan komposisi pada tanah liat, pasir serta debunya seimbang. Subur bermakna, tanah yang banyak terkandung unsur hara. Bila tanah yang kita pakai yaitu tanah yang gembur serta subur kita tak memerlukan banyak penambahan bahan lain seperti pasir serta pupuk.

 

b. Pasir

Pasir

Media pasir begitu diperlukan bila tanah yang kita pakai mempunyai kandungan fraksi simak yang lumayan tinggi. Pasir yang dipakai juga harus juga pasir ladu atau pasir yang memiliki kandungan lumpur. Terkecuali harga nya yang murah, pasir type ini dapat memiliki kandungan banyak bahan mineral endapan yang begitu diperlukan oleh tanaman.

 

c. Pupuk Organik

Pupuk Organik

Pupuk organik dapat kita pakai pupuk kandang, kompos atau bokashi (pupuk hasil fermentasi dari mikroorganisme). Bila kita bakal memakai pupuk kandang, tambah baik pakai pupuk kandang yang telah dihancurkan serta difermentasi. Hal itu mempunyai tujuan supaya lebih gampang untuk diserap oleh tanaman.

 

Sebagian media itu semua digabung dengan cara rata sembari bersihkan dari benda-benda yang kurang lebih bakal mengganggu, seperti plastik, batu serta lain sebagainya. lalu masukan kedalam karung atau polybag yang telah kita sediakan tadi. Pengisian karung/polybag cukup 15-20 cm sisi saja, lantaran diwaktu masa perkembangan tanaman kelak bakal dikerjakan menambahkan pupuk organik yang pastinya bakal memberi volume dari polybag. Untuk Keperluan Polybag silahkan hubungi kami sms/call : 087702821277 | 081232584950 | 085233925564

Baca Juga Distributor Plastik Polybag Untuk Pembibitan Tanaman

Step Pembibitan Jahe

Sebagian prasyarat dalam pilih bibit jahe yang baik diantaranya :
– Datang dari tanaman jahe yang telah tua, umumnya hal itu ditandai dengan judul yang telah kering, kurang lebih berusia 9-10 bln..
– Rimpang jahe telah melalui saat dormansi (1-1, 5 bln.), jahe masihlah fresh dengan tak ada tanda bibit penyakit dan pembusukan.
– Kulit rimpang tak lecet atau memar lantaran sisa galian, tentukan rimpang subur serta subur.
– Bibit yang berkwalitas yaitu bibit yang baik (tdk disimpan terlalu lama).
– Memenuhi ketentuan dapat mutu genetik, mutu fisiologis (persentase tumbuh tinggi) dan mutu fisik yang bagus serta tahan pada hama penyakit.
– Rimpang yang bakal jadikan sebagai bibit, baiknya dipotong-potong dengan cutter yang steril atau dapat pula dipotong segera dengan tersisa 2-3 akan mata tunas dengan bobot seputar 25-60 gr untuk jahe putih besar, 20-40 jahe putih kecil serta jahe merah.

 

Baca Juga Langkah Pembibitan Tanaman Teh Memakai Polybag

Perkiraan keperluan benih untuk tempat per hektar untuk jahe putih besar (panen tua) memerlukan benih seputar 2-3 ton serta 5 ton untuk jahe putih besar (panen muda). Sedang jahe merah serta jahe emprit seputar 1-1, 5 ton.

Step Pengecambahan
Jika cemas dengan bakal ada serangan jamur, bibit dapat kita rendam lebih dahulu dalam larutan fungisida (umpamanya Dithane M-45) sepanjang lebih kurang 15 menit (untuk budidaya konvensional). Bila tak, benih cukup di rendam atau dibasahi dengan air, lalu tempatkan ditempat yang lembab supaya dapat berkecambah dengan baik. Diluar itu, kita harus juga mengontrolnya sehari-hari lewat cara membasahinya bila bibit telah mulai jadi kering. Bibit bakal mulai berkecambah kurang lebih seputar 2 minggu.

Step Penyemaian
Satu diantara langkah untuk menyemaikan jahe yaitu dengan memakai peti kayu dengan urutan kerja seperti berikut.
1. Pada bagian dasar peti tempatkan bakal bibit selapis
2. Berikan sekam padi atau abu gosok, lalu bibit jahe itu berikan abu gosok lagi. Selalu demikian hingga yang teratas yaitu sekam padi atau abu gosok (berlapis, bibit, abu gosok, bibit, abu gosok).
3. Benih itu bakal mulai bertumbuh dalam kurun saat 2-4 minggu. Bila telah tumbuh dengan ketinggian seputar 10 cm (3-5 daun). Bila telah demikian dapat kita ambillah bibit itu dari rimpangnya lantas lalu kita tanam dalam karung atau polybag.
4. Rimpang yang tersisa dapat kita tanam kembali ditempat penyemaian supaya tumbuh bibit yang lain. (satu buah rimpang dapat membuahkan seputar 2-4 bibit).
5. Sesudah bibit kita tanam, tanaman jahe itu janganlah segera kita letakkan pada ruangan yang terbuka dengan paparan cahaya matahari dengan cara segera. Tetapi mesti kita adaptasikan lebih dahulu ditempat yang mempunyai naungan (dapat memakai paranet) sampai berusia seputar 1, 5-2 bln..

Step Menanam
Penanaman bibit jahe dalam polybag atau karung sebaiknya begitu hati-hati. Buat lubang pada polybag, kurang lebih sebesar ukuran bibit, lalu masukan medianya (tanah, pasir serta pupuk) beserta bibitnya kedalam polybag. Kemudian tutup tutup dengan media di sekelilingnya serta padatkan ala kandungannya saja. Sesudah sistem penanaman usai, media serta bibit mesti kerap dengan air seperlunya supaya kebutuhannya untuk bertumbuh terpenuhi dengan baik.

Step Pemeliharaan
Pemeliharaan tanaman jahe dalam polybag atau karung sangat gampang, pemeliharaan itu umumnya mencakup : penyiangan, penyiraman penggemburan media, pemupukan dan ingindalian hama serta penyakit.

Step Pemanenan
Tanaman jahe yang telah kita bududayakan itu dapat kita panen sesudah berusia lebih kurang seputar 10 bln.. Tanaman yang telah tua serta siap panen yaitu tanaman yang telah melalui saat jadi kering, dimana daun serta batangnya beralih jadi kuning serta telah jadi kering. Sistem panen jahe yang kita tanam di polybag sangat gampang, lantaran kita tak perlu sulit payah untuk menggali. Kita cuma butuh memakai cetok atau merobek kantung polybag yang telah mulai lapuk.
Angkat rimpang jahe dengan hati-hati agar tak rusak, kemudaion bersihkan dari tanah serta kotoran yang melekat (bila perlu bersihkan dengan air bersih). Satu rumpun tanaman jahe yang ada pada satu media tanam karung ukuran 50 kg dapat membuahkan rimpang jahe seputar 2-5 kg.

Keuntungan Budidaya Jahe Memakai Polybag
Apa sajakah keuntungan dari budidaya jahe memakai polybag?
Di bawah ini sebagian keuntungan yang dapat kita peroleh dari budidaya jahe dalam polybag, diantaranya :
– dapat menghemat tempat lantaran kita dapat mengerjakannya walau kita cuma miliki tempat yang kurang luas. Lantaran kita dapat memakai system susun.
– gampang dalam sistem perawatan serta pemanenan.
Sekian artikel mengenai langkah budidaya tanaman jahe dalam polybag. Apabila anda membutuhkan polybag silahkan hubungi kami fax/phone: (031) 8830487. Sms/call: 085233925564 | 087702821277 | 081232584950. E-Mail: limcorporation2009@gmail.com

Baca Juga Jenis Sayuran Organik Yang Mudah Ditanam DiTempat Tinggal

Distributor Plastik Polybag Untuk Pembibitan Tanaman

Distributor plastik polybag untuk pembibitan (pembenihan) tanaman, baik untuk pertanian ataupun perkebunan. Kami siap melayani pesanan polybag untuk kuantiti besar 10 ton ke atas, dapat pula partai kecil minimum 300 kg per ukuran.

Untuk pembibitan awal umum memakai polybag kw BIASA ukuran kecil (baby bag), sedang untuk pembibitan kelanjutan memakai polybag kw SUPER, lantaran periode penggunaan agak lama dapat hingga 12 bln..

Polybag umumnya dipakai untuk pembibitan/pembenihan untuk tanaman sawit, karet, jabon, akasia, teh, gaharu, tanaman buah, jahe, dan lain-lain. Minta maaf kami tak jual polybag eceran, juga tak jual polybag ready stok. Namun kami cuma melayani berdasar pada pemesanan.

Butuh di ketahui, kami memberi 2 pilihan kwalitas untuk plastik polybag :
a. Plastik Polybag Kw BIASA
Mempunyai ketahanan hingga 6 bln.. Umumnya untuk pembibitan awal.
b. Polybag Kw SUPER
Dapat untuk penggunaan hingga 12 bln., untuk pmbibitan step kelanjutan.
Untuk info harga polybag silakan hubungi kami di 0877. 0282. 1277/08123. 258. 4950.

Baca Juga Langkah Membuat Media Tanam Untuk Tanaman Sayuran Dalam Polybag

Langkah Membuat Media Tanam Untuk Tanaman Sayuran Dalam Polybag

Perlu diketahui, sarana tanam yaitu salah satu aspek mutlak yang amat sangat menentukan dalam aktivitas bercocok tanam. Alat tanam bakal menentukan baik buruknya pertumbuhan tanaman yang pada akhirnya mempengaruhi hasil produksi. Jenis-jenis sarana tanam teramat banyak dan bermacam. Apalagi dengan berkembangnya bermacam metode bercocok tanam, seperti hidroponik dan aeroponik.

Setiap tipe tanaman membutuhkan sifat dan karakteristik fasilitas tanam yang tidak sama. Misalnya, tanaman buah membutuhkan karakter media tanam yang tidak sama bersama tanaman sayuran. Tanaman buah memerlukan alat tanam yang solid biar dapat menopang pertumbuhan tanaman yang relatif lebih gede, sementara kategori tanaman sayuran daun lebih memerlukan fasilitas tanam yang gembur dan gampang ditembus akar.

Nah, kali ini kami dapat membahas fasilitas tanam yang biasa diperlukan utk budidaya sayuran organik dalam polybag ataupun pot. Bahan-bahan yang dimanfaatkan yakni bahan yang tak sedikit tersedia di alam dan akan dikerjakan sendiri. Cara yang bakal kami uraikan pas difungsikan buat budidaya tanaman organik karena tidak memanfaatkan tambahan pupuk kimia, pestisida, herbisida, dan obat-obatan yg lain. Untuk kebutuhan polybag silahkan hubungi kami. Phone/Fax: (031) 8830487, Sms/Call: 085233925564 | 087702821277 | 081232584950, E-Mail: limcorporation2009@gmail.com

Baca Juga Distributor Plastik Polybag Untuk Pembibitan Tanaman

Syarat Fasilitas Tanam Yg Baik
Alat tanam memiliki fungsi utk menopang tanaman, memberikan nutrisi dan menyediakan tempat bagi akar tanaman buat tumbuh dan berkembang. Lewat sarana tanam tumbuh-tumbuhan mendapatkan sebagian besar nutrisinya. Untuk budidaya tanaman dalam wadah pot atau polybag, alat tanam dibuat yang merupakan pengganti tanah. Oleh sebab itu, harus dapat menggantikan fungsi tanah bagi tanaman & sarana tanam yang baik harus memiliki sifat-sifat fisik, kimia dan biologi yang sesuai dengan kebutuhan tanaman.
Dgn kata lain, fasilitas yang baik harus memiliki syarat-syarat pun juga sebagai berikut :
1. Akan menyediakan ruangan tumbuh bagi akar tanaman, sekaligus serta bakal menopang tanaman. Artinya, fasilitas tanam harus gembur sehingga akar tanaman bisa tumbuh baik dan sempurna, tapi masihlah cukup solid memegang akar dan meringankan batang supaya tidak roboh. Bila sarana terlalu gembur, pertumbuhan akar bakal leluasa namun tanaman bakal terlalu mudah tercerabut. Sebaliknya kalau terlalu padat, akar dapat kesulitan untuk tumbuh.

2. Memiliki porositas yang baik, artinya mampu menyimpan air sekaligus serta mempunyai drainase (kebolehan mengalirkan air) dan aerasi (kemampuan mengalirkan oksigen) yang baik. Media tanam harus sanggup mempertahankan kelembaban tanah tetapi harus mampu membuang kelebihan air. Sarana tanam yang porous mempunyai rongga kosong antar materialnya. Sarana tersebut tersebut sanggup ditembus air, sehingga air tidak tergenang dalam pot atau polybag. Namun disisi lain ronga-rongga tersebut harus bakal menyerap air (higroskopis) buat disimpan yg adalah cadangan dan mempertahankan kelembaban.

Menyediakan unsur hara yang cukup baik makro maupun mikro. Unsur hara teramat amat utama bagi pertumbuhan tanaman. Unsur hara ini bisa disediakan dari pupuk atau kegiatan mikroorganisme yang terdapat dalam fasilitas tanam.
Tidak mengandung bibit penyakit, alat tanam harus bersih dari hama dan penyakit. Hama dan penyakit yang terkandung dalam media tanam akan menyerang tanaman dan menyebabkan kematian terhadap tanaman. Media tanam tidak harus steril karena tak sedikit mikrooganisme tanah yang sebenarnya teramat amat sangat bermanfaat bagi tanaman, namun harus higienis dari bibit penyakit.

Menyiapkan Alat Tanam Buat Tanaman Sayuran Dalam Polybag
Bahan-bahan :
ada banyak ragam material yang bisa dipakai utk membuat fasilitas tanam sejak sejak mulai dari yang alami hingga yang sintetis. Namun dalam kesempatan kali ini kami hanya sanggup membatasi pada sekian tidak sedikit bahan organik yang banyak tersedia di alam, murah dan gampang pembuatannya. #Bila membutuhkan polybag, silahkan hubungi kami. Phone/Fax: (031) 8830487, Sms/Call: 085233925564 | 087702821277 | 081232584950. E-Mail: limcorporation2009@gmail.com

Baca Juga Distributor Plastik Polybag Untuk Pembibitan Tanaman

1. Tanah (bahan utama)
Tanah yang baik untuk sarana tanam sebaiknya diambil dari lapisan bidang(top soil). Dgn Trick umum terdapat dua kategori tanah merupakan yang harus diperhatikan adalah tanah pasir dan tanah lempung. Tanah yang berpasir memiliki kekuatan drainase yang baik, cepat mengalirkan air tetapi kelemahannya tanah tersebut buruk dalam menyimpan air yg yaitu cadangan. Sedangkan tanah lempung lebih sulit ditembus oleh air sehingga akan membuat air tergenang dalam sarana tanam. Tanah yang baik buat alat tanaman tidak terlalu berpasir dan tidak terlalu lempung, melainkan harus gembur.

2. Kompos atau humus
Kompos adalah bahan organik yang berfungsi juga sebagai penyedia unsur hara bagi tanaman. Kompos yang difungsikan utk fasilitas tanam ialah kompos padat, mari baca kategori dan karakteristik pupuk kompos. Hampir seluruhnya type kompos padat dapat digunakan sebagai bahan baku alat tanam.

Penambahan bahan-bahan organik seperti kompos atau humus pada alat tanam dapat memperbaiki struktur fisik tanah dan meningkatkan kapasitas merubah kation. Kompos yang ditambahkan sebaiknya berupa kompos yang telah matang. Kompos yang belum matang berpotensi mendatangkan hama dan penyakit. Tak Cuma itu unsur haranya sulit diserap tanaman lantaran belum terurai secara penuh.

Tidak Cuma kompos, juga dapat menggunakan humus yang didapatkan dari hutan. Tanah humus memiliki kandungan unsur hara yang tinggi. Bila ruang anda dekat dgn hutan, tanah humus mampu dicari bersama mudah. Tempat-tempat paling baik yaitu disekitar tanaman pakis-pakisan.

Unsur bahan organik lain serta sanggup difungsikan juga sebagai pengganti kompos atau humus seperti pupuk kandang atau pupuk hijau. Hanya saja perlu digarisbawahi, sebaiknya gunakan pupuk kandang atau hijau yang telah matang benar dan teksturnya sudah berbentuk granul seperti tanah. Penggunaan pupuk kandang yang belum matang beresiko membawa hama dan panyakit pada tanaman.

3. Arang sekam atau sabut kelapa
Arang sekam adalah hasil pembakaran tak sempurna dari sekam padi. Arang sekam berguna untuk meningkatkan kapasitas porositas tanah. Penambahan arang sekam terhadap alat tanam bisa memperbaiki struktur media tanam dikarenakan mempunyai partikel-partikel yang berpengaruh kepada pergerakan air, udara dan menjaga kelembaban.

Manfaat arang sekam ialah mampu menetralisir keasaman tanah, menetralisir racun, meningkatkan daya ikat tanah pada air, merangsang pertumbuhan mikroba yang menguntungkan bagi tanaman, menjadikan tanah gembur sehingga memperbaiki drainase dan aerasi tanah. Arang sekam tambah baik dibanding sekam padi, karena arang sekam sudah mengalami pembakaran yang bisa menghilangkan bibit penyakit atau hama yang dapat saja terikut.

Tak hanya arang sekam, bakal juga dimanfaatkan sisa-sisa sabut kelapa (coco peat). Sabut kelapa mempunyai sifat seperti arang sekam. Sarana tanam sabut kelapa serasi digunakan di daerah yang kering dengan curah hujan rendah. Sabut diambil dari bagian kulit kelapa yang sudah lanjut usia.

Bagaimanakah Kiat Membuat Alat Tanam Organik?
Berikut ini cara-cara membuat fasilitas tanam polybag atau pot bersama memanfaatkan bahan baku yang telah diterangkan di atas. Untuk membuat media tanam yang baik dimanfaatkan unsur tanah, bahan pengikat atau penyimpan air dan penyedia unsur hara. Bahan baku yang akan digunakan dalam pedoman berikut merupakan tanah top soil, kompos dan arang sekam.

Berikut langkah-langkah menciptakan alat tanam :
1. Siapkan tanah yang terlihat gembur dan subur, lebih baik diambil dari bidang paling atas. Selanjutnya ayak tanah tersebut hingga menjadi butiran-butiran halus. Usahakan tanah dalam keadaan kering sehingga tidak menggumpal. Tanah yang menggumpal akan menyebabkan bahan-bahan tidak tercampur dengan merata.

2. Siapkan kompos yang telah matang, dapat dari jenis kompos biasa, bokashi atau kompos takakura. Ayak kompos atau humus tersebut sehingga menjadi butiran halus.

3. Siapkan arang sekam, silahkan baca trick membuat arang sekam.
Campurkan tanah, kompos, dan arang sekam dalam satu buah wadah. Komposisi campuran merupakan 2 bagian tanah, 1 sektor kompos dan 1 sektor arang sekam (2 : 1 : 1). Aduk hingga merata.
4. Siapkan pot atau polybag, masukkan campuran tersebut kedalamnya. Sarana tanam sudah siap dimanfaatkan.
5. Sekadar catatan, ketiga bahan baku tersebut sanggup pun dicampur dengan komposisi 1 : 1 : 1 atau 2 : 1 : 1.
Mana yang terbaik bagi Anda, tentunya tergantung dari kategori tanaman dan ketersediaan sumber daya. Berkaitan hasil, sekian tidak sedikit penelitian menunjukkan aspek yang tak mirip.

Media tanam amat sangat berguna jika kita ingin menanam sayuran dalam polybag atau pot. Metode seperti ini pas diter
apkan di lahan yang terbatas atau lahan sempit. Berikut ini sampel penerapan budidaya sayuran dalam polybag. Apabila anda membutuhkan polybag silahkan hubungi kami. Phone/Fax: (031) 8830487, Call/Sms: 085233925564 | 087702821277 | 081232584950, E-Mail: limcorporation2009@gmail.com

Baca Juga Distributor Plastik Polybag Untuk Pembibitan Tanaman

Mengintip Gurihnya Usaha Budidaya Tanaman Gaharu

Butuh di ketahui pohon penghasil gaharu (Aquilaria, Sp) yaitu spesies asli Indonesia yang pas ditanam di daerah Sumatera, dataran tinggi Jawa, Kalimantan serta Irian Jaya. Dari demikian banyak type gaharu, sebagian spesies gaharu komersial yang telah mulai dibudidayakan yaitu : Aqualaria Malaccensis, A. Microcarpa, A. Beccariana, A. Hirata, A. Filaria serta Grynops Verteggi dan A. Cresna asal Kamboja. Gaharu Cianjur.

Gaharu adalah type kayu yang mempunyai beragam jenis warna serta bentuk yang khas. Type kayu gaharu mempunyai kandungan damar wangi hingga kayu ini dijadikan sebagai bahan pewangi alami. Butuh di ketahui juga kalau type kayu gaharu adalah bahan aromatik yang paling mahal didunia. Indonesia yaitu negara pengekspor kayu gaharu nomer satu didunia. Oleh karena itu, budidaya pohon gaharu adalah kesempatan usaha yang begitu mengundang selera. Sebatas info, harga kayu gaharu dengan kwalitas yang terbaik dapat bernilai pada Rp 5 juta per kg sampai Rp 20 juta per kg. Pernah di beritakan bahwasannya harga kayu gaharu pernah meraih Rp 100 juta per kg. Tidakkah ini begitu menjanjikan?

Harga Bergantung Kwalitas Gaharu
Walau kayu yang kita hasilkan tak sebaik yang diinginkan, namun tak perlu bimbang. Sebab harga kayu gaharu selalu termasuk tinggi walau mutunya rendah. Dari kelas yg terendah saja, harga kayu gaharu masihlah dapat meraih Rp 50 ribu per kg. Kita tetaplah bisa untung walau mutu hasil panen kurang baik.

Sesungguhnya kayu gaharu digunakan untuk apa hingga harga nya dapat meraih begitu tinggi? Type kayu ini diimpor oleh negara-negara lain dari Indonesia utk dijadikan bahan baku obat-obatan, minyak wangi, kosmetik, hingga digunakan buat acara-acara ritual keagamaan. Hingga budidaya gaharu adalah satu diantara peluang usaha yg begitu baik prospeknya sekarang ini.

Cara Budidaya Gaharu
Ada demikian banyak panduan sehubungan dengan budidaya gaharu. Yang paling dikerjakan yaitu mempersiapkan tempat. Lalu, kita mencari bibit pohon gaharu yang berkwalitas baik. langkah selanjutnya kita harus mencari tahu juga di mana kita bisa menyetorkan hasil panen kita ini nanti. Setelah semua info kita peroleh, langkah selanjutnya adalah belajar dengan cara mendalam mengenai budidaya gaharu.

Step – Step Dalam Penanaman Gaharu, yaitu:

1. Pastikan tempat yang cocok, tempat yg tidak terendam air (seperti sawah ataupun rawa-rawa) yg ada di ketinggian pada 0 hingga 750 mdpl.
2. Mempersiapkan bibit gaharu. Dalam saat pembibitan, gaharu bisa ditanam dahulu didalam polybag.
3. Sambil menanti bibit siap dipindahkan, kita memproses tempat agar tanahnya lebih subur. Kita bikin lubang-lubang untuk penanaman, memberikannya pupuk kandang, & biarkan hingga seputar 1 bln..
4. Sesudah bibit siap ditanam, baru kita pindahkan ke tempat yg telah kita sediakan tadi. Waktu penanaman, jarak tanam yangg ideal adalah kurang lebih 2 x 2, 25 m. Sedang sewaktu terbaik buat menanam yakni dimuka musim hujan waktu pagi atau sore hari.
5. Setelah itu, pohon berkelanjutan dirawat dengan pemberian pupuk & pengairan dengan cara teratur. Hingga meraih usia 18 bln, pohon baiknya diberikan naungan agar teduh. Untuk naungan (peneduh) dapat menggunakan paranet/shading net. Untuk keperluan paranet dapat hubungi kami di 08123. 258. 4950 – 0877. 0282. 1277 – 0852. 3392. 5564. Informasi lebih detil mengenai paranet silakan hubungi kami.

Baca Juga Distributor Plastik Polybag Untuk Pembibitan Tanaman

Pembersihan rumput dapat dikerjakan 3 bln sekali atau lihat kondisi keadaan tanaman. Pemangkasan cabang/ranting pohon dapat dikerjakan pada saat tanaman berumur 3 – 5 thn, berbarengan memotong cabang bagian bawah & tersisa 4 – 10 cabang atas. Pucuk tanaman dipangkas & dipelihara lumayan kurang lebih 5 Meter jadi mempermudah pekerjaan inokulasi gaharu. Apakah itu Inokulasi?

Inokulasi (Penyuntikan)
Inokulasi adalah satu diantara aspek yg sangat paling utama dalam usaha gaharu, karena resin gaharu sangat begitu tidak gampang terbentuk lewat cara alami. Oleh karenanya diperlukan campur tangan manusia seperti pelaksanaan pelukaan & memberi bahan penyebab produksi resin gaharu seperti cendawan & bahan yang lain.

Cendawan yang umum diinokulasikan seperti kelompok fusarium sp, phiolphora parasitica, torula sp, Aspergilus sp, Penicilium sp, Cladosporium sp, Opicoccum Granulatum sp, Clymndrocladium sp, sphaeropsis sp, Botryodlipodhia theobromae, Tricodarma sp, phomopsis sp, Chunninghamella echinulata.

Tingkat keberhasilan inokulasi pada satu pohon sangat begitu beragam. Rumus yg teramat pesimis hasil budidaya pada thn ke tujuh adalah 1 kg gubal, 10 kg kemendangan & 15 kg abu. Namun Berdasar pada pengalaman optimis dari Thailand pada akhirnya meraih 5 – 10 kg gubal.

Saat Panen Gaharu
Ada dua jenis cara memanen gaharu.
a. Pemanenan Dengan cara Berkala
Pemanenan ini dikerjakan lewat cara mengeruk, mengerok, mengupas bagian pohon yg telah terinfeksi & menghasilkan damar wangi (gaharu) & pada akhirnya rata-rata berupa serpihan-serpihan mungil. Setelah dikerjakan pemanenan hingga dikerjakan sistem inokulasi lagi.

b. Pemanenan Keseluruhan
Pemanenan ini dikerjakan dengan cara menebang habis tanaman penghasil gaharu yg sudah diinokulasi & membuktikan pohon itu telah terbentuk gubal gaharu diantaranya :
1. Daun pada tajuk menguning & rontok.
2. Ranting-ranting telah mulai jadi kering.
3. Di lihat dengan cara fisik perkembangan telah selesai (berhenti).
4. Kulit batang telah mulai jadi kering.
5. Kulit kupasan bila dibakar dapat mengeluarkan aroma harum khas.
Sekian artikel mengenai cara budidaya pohon gaharu, mudah-mudahan bermanfaat.

Baca Juga Distributor Plastik Polybag Untuk Pembibitan Tanaman dan Proses Pembibitan Tanaman Jabon

Kami Menjual Plastik Polybag Untuk Pembibitan Tanaman

Polybag Pembibitan Tanaman
Polybag Pembibitan Tanaman

Pabrik dan distributor plastik polybag, jual polybag, plastik polybag pembibitan, polibek untuk pembenihan tanaman. Harga polybag dijamin makin MURAH sebab pribadi dari pabrik. Tersedia cukup banyak pilihan kualitas polybag:

– Polybag Kw Super (daya tahan sampai-sampai 12 bulan),
– Polybag Kw lazim (daya tahan sampai 6 bulan)
– Polybag Original (daya tahan hingga 24 bulan).

Kami sudah sangat berpengalaman melayani pemesanan polybag dari segenap wilayah Indonesia baik partai besar di atas 10 ton maupun partai kecil 300 kg. Kami bisa mengerjakan pemesanan polybag ukuran kecil (baby bag) maupun polybag kapasitas besar.

Berapa Jumlah Lembar Polybag Per Kg?
Banyaknya (jumlah)lembar polybag, plastik polybag, polibag, polibek per kg dari berbagai patokan:
(lebar x tinggi x ketebalan)
Polybag patokan 10/5 x 15 x 0,05 : 740 lembar
Polybag kapasitas 12per6 x 20 x 0,05 : 462 lembar
Polybag skala 12/6 x 25 x 0,04 : 462 lembar
Polybag kapasitas 12/6 x 16 x 0,08 : 361 lembar
Polybag ukuran 12per6 x 18 x 0,07 : 367 lembar
Polybag patokan 14/7 x 23 x 0,06 : 287 lembar
Polybag ukuran 15per7,5 x 35 x 0,06 : 176 lembar
Polybag patokan 15/7,5 x 35 x 0,08 : 132 lembar
Polybag skala 15/7,5 x 20 x 0,06 : 308 lembar
Polybag skala 20per10 x 25 x 0,08 : 139 lembar
Polybag patokan 18/9 x 22 x 0,06 : 234 lembar
Polybag patokan 20/10 x 50 x 0,15 : 37 lembar
Polybag skala 25/12,5 x 23 x 0,03 : 327 lembar
Polybag kapasitas 25/12,5 x 50 x 0,08 : 55 lembar
Polybag patokan 25per12,5 x 50 x 0,09 : 49 lembar
Polybag patokan 25/12,5 x 50 x 0,10 : 44 lembar
Polybag kapasitas 30/15 x 25 x 0,08 : 92 lembar
Polybag skala 30/15 x 30 x 0,05 : 123 lembar
Polybag ukuran 30/15 x 35 x 0,10 : 52 lembar
Polybag kapasitas 35/17,5 x 35 x 0,10 : 44 lembar
Polybag ukuran 30per15 x 40 x 0,10 : 46 lembar
Polybag ukuran 30per15 x 40 x 0,11 : 42 lembar
Polybag patokan 30/15 x 40 x 0,12 : 38 lembar
Polybag skala 35per17,5 x 35 x 0,05 : 90 lembar
Polybag patokan 35/17,5 x 35 x 0,10 : 45 lembar
Polybag skala 40/20 x 40 x 0,2 : 17 lembar
Polybag skala 40per20 x 40 x 0,10 : 34 lembar
Polybag kapasitas 40per20 x 40 x 0,12 : 28 lembar
Polybag ukuran 40per20 x 50 x 0,12 : 23 lembar
Polybag kapasitas 40per20 x 50 x 0,15 : 18 lembar
Polybag ukuran 40per20 x 60 x 0,15 : 15 lembar
Polybag ukuran 50per25 x 50 x 0,12 : 23 lembar
Polybag skala 60per30 x 60 x 0,08 : 19 lembar
Polybag patokan 60per30 x 60 x 0,12 : 12 lembar
Polybag skala 60/30 x 70 x 0,12 : 11 lembar
Polybag skala 60/30 x 90 x 0,10 : 10 lembar
Polybag ukuran 60per30 x 100 x 0,20 : 4-5 lembar

Berapa Harga Polybag Per Kg?
Harga polybag dibedakan berdasarkan patokan dan mutunya:
– harga polybag buat KW SUPER
– harga polybag buat KW biasa
– harga polybag untuk ukuran lebar/tinggi antara 10 cm sperd 60 cm (lebih murah)
– harga polybag buat kapasitas lebar/tinggi 60 cm makin dari 60 cm (makin mahal)
buat harga polybag silahkan menghubungi kami:
– Phone/Fax: 031-8830487
– SMSperCall: 0877.0282.1277 – 08123.258.4950, E-mail: limcorporation2009@gmail.com