Iniloh 8 Cara Pemindahan Bibit Tanaman Agar Tak Stres, Mau Tau?

Cara Memindah Bibit Ke Polybag

Dalam perawatan tanaman muda memang membutuhkan ketelatenan yang lebih, contohnya seperti bibit cabai, bibit terong, bibit tomat, bibit semangka, bibit melon ataupun bibit tanaman buah tahunan sekalipun pasti mengalami stres sesudah dipindah tanam ke lahan, hal ini bisa diakibatkan karena bermacam-macam hal, contohnya media semai yang pecah ketika proses penanaman dilaksanakan, bibit tanaman yang tak sehat ataupun faktor cuaca.

Tanaman yang paling sering mengalami stres bibit yaitu tanaman sayuran buah semusim, apalagi bila proses pindah tanam dilaksanakan ketika tanaman belum cukup umur atau terlalu tua.

Pada bibit tanaman yang masih terlalu muda atau terlalu tua lebih besar kemungkinan mengalami stres sesudah pindah tanam, walaupun hal ini tak mengakibatkan kerugian total, namun bibit yang mengalami stres, pertumbuhan dan perkembangannya akan sedikit terhambat.

Umumnya bibit tanaman akan mengalami stres sesaat sesudah dipindah tanam ke lahan, yang diakibatkan oleh beberapa hal diantaranya adalah kondisi bibit, usia bibit, rentang waktu pemberian pupuk dasar dan juga penanaman, temperatur atau suhu, kondisi lahan, waktu tanam, pasokan air, pemupukan dan juga over dosis dari pestisida. Berikut ini penjelasan selengkapnya.

1. Memperhatikan Waktu Penanaman
Hindarilah menanam bibit pada pagi dan siang hari, terutama bila penanaman dilaksanakan pada musim kemarau. Untuk menghindari stres penanaman lebih baik dilaksanakan pada sore hari, segera kerjakan penyiraman sesudah penanaman bibit selesai. Penanaman pada sore hari akan memberikan kesempatan tanaman untuk beradaptasi dengan lingkungan barunya, yaitu dalam waktu satu malam cukup bagi tanaman untuk menyesuaikan diri.

2. Umur Bibit Tanaman
Di dalam umur tanaman ada 2 hal yang harus diperhatikan yaitu :

Pertama, jangan kerjakan pemindahan bibit semaian yang masih terlalu muda, sebab dahan masih rapuh dan akar juga masih sedikit dan mudah terputus bila tak hati-hati dalam melakukannya.

Kedua, pemindahan tanaman jangan menunggu sampai bibit tanaman terlalu tua, sebab sesudah dipindah tanam bibit tanaman yang terlalu tua akan kerdil dan tak optimal dalam pertumbuhannya. Untuk itu pemindahan tanaman sebaiknya dilaksanakan ketika pangkal tanaman sudah tampak kokoh dan minimal sudah mempunyai 3 helai daun.

BACA JUGA:
Ingin Panen Buah Sendiri, Coba Tanam 7 Tanaman Ini Deh!
Cara Ampuh Usir Nyamuk di Musim Hujan dengan Bahan Alami, Tertarik Coba?
Yuk Kepoin Cara Pengawetan Cabai Agar Tak Mudah Busuk

3. Perhatikan Kondisi Bibit Tanaman
Bibit tanaman yang kurang sehat akan gampang stres dan cenderung mengalami stres yang lebih lama sesudah pindah tanam, bahkan bisa saja mati. Oleh sebab itu pilihlah bibit yang sehat, mempunyai vigor yang kuat, mempunyai akar yang baik, tak lemas sebab kekurangan sinar matahari ketika di persemaian. Dengan demikian, hendaknya biarkan bibit di persemaian untuk terpapar sinar matahari secara penuh setidaknya 15 hari sebelum bibit dipindah tanam ke lahan. Ini dikerjakan supaya bibit tanaman mempunyai batang yang kuat dan cepat beradaptasi ketika dipindah tanam ke lahan.

4. Lahan yang Tidak Bersahabat
Lahan yang terlalu kering adalah suatu kondisi lahan yang tak bersahabat bagi tanaman baru, maka dari itu siram lahan sampai benar-benar basah sebelum mengerjakan pindah tanam bibit. Apabila pindah tanam dilaksanakan pada musim kemarau dengan kondisi tanah yang benar-benar kering, penyiraman hendaknya dikerjakan 2 kali sebelum bibit ditanam.

5. Cara Pengambilan Bibit Tanaman dari Persemaian
Cara ini juga sangat mempengaruhi pertumbuhan dan kematian tanaman. Ketika pengambilan bibit tanaman dari media semai lebih baik bibit dicongkel bersama dengan sedikit media tanamnya kemudian kepalkan dan padatkan. Jangan sekali-kali menarik pangkal batangnya karena akarnya bisa putus.

6. Penyiraman Rutin
Laksanakan penyiraman rutin setiap pagi dan sore sampai bibit tanaman benar-benar kuat, umumnya dalam waktu 4-5 hari sejak pindah tanam, bibit sudah beradaptasi dengan baik. Ciri-ciri tanaman yang sudah beradaptasi dengan baik ditandai dengan munculnya tunas-tunas baru hal ini juga menandakan bahwa akar baru sudah tumbuh dan mampu menyerap air serta nutrisi yang ada di dalam tanah.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

7. Pemberian Pupuk yang Tepat
Pemberian pupuk dan pupuk susulan yang tak tepat bisa menyebabkan tanaman stres, layu, menguning bahkan mati keracunan. Pemberian pupuk susulan sebaiknya dikerjakan setelah tanaman benar-benar beradaptasi dengan lingkungan lahan yang baru.

8. Membaca Petunjuk Penggunaan Pestisida
Dalam pemakaian pestisida, biasakan selalu membaca petunjuk penggunaannya yang umumnya tertera pada label kemasan. Pakailah dosis sesuai anjuran, sebab penyemprotan pestisida dengan dosis berlebihan bisa berakibat fatal bagi tanaman, terlebih pada tanaman usia muda. Over dosis pestisida pada tanaman bisa mengakibatkan stres dan juga keracunan.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Iniloh 8 Cara Pemindahan Bibit Tanaman Agar Tak Stres, Mau Tau? dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Polybag untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Keunggulan Bertanam Menggunakan Polybag

plastik-polybag-1a

Berkebun, salah satu hoby yang begitu mengasyikkan. Terlebih bila tanaman yang dibudidayakan tumbuh subur serta mulai memperlihatkan hasilnya, baik dalam bentuk sayuran segar semisal kangkung, bayam, pokcoy, sawi, bermacam bumbu dapur, cabai, terong, tomat, maupun buah yang bisa segera dikonsumsi tanpa cemas terserang bekas residu serta kemungkinan menelan lilin yang dipakai untuk melapisi buah agar tidak cepat busuk.

Masalahnya, bagaimana para penggiat berkebun yang mempunyai tempat terbatas mensiasati hal semacam ini? Telah banyak langkah berkebun diperkenalkan, dari mulai langkah hidroponik, langkah aquaponik sampai berkebun organik. Satu diantara langkah berkebun organik untuk yang memiliki tempat terbatas dengan memakai wadah pot, botol sisa atau polybag.

Polybag yaitu wadah plastik (umumnya berwarna hitam, meskipun ada pula yang berwarna biru atau putih), yang mempunyai sebagian lubang kecil untuk aliran air supaya tanaman tak membusuk serta akhirnya mati. Terdapat banyak ukuran polybag, sesuai dengan keperluan. Umumnya polybag dipakai sebagai wadah pengganti pot.

Polybag diambil sebagai wadah untuk budidaya buah serta sayur di tempat terbatas dengan argumen seperti berikut :

1. Biaya lebih murah dibandingkan jika memakai pot
2. Perawatan lebih mudah
3. Tahan lama
4. Ringan
5. Bentuk seragam
6. Tidak cepat kotor
7. Bisa digunakan berkali-kali sesudah ditreatment terlebih dahulu
8. Gampang didapat di toko/peralatan pertanian, atau toko plastik.
9. Polybag begitu baik untuk drainase
10. Aerasi tanaman bisa berjalan baik, hingga tanaman bisa tumbuh maksimal
11. Polybag bisa meningkatkan produktivitas serta efisiensi pemakaian media tanam bersama nutrisi yang dibutuhkan
12. Mempermudah pengontrolan/pengawasan per individu tanaman apabila ada masalah, misalnya serangan hama/penyakit, atau kekurangan unsur hara tertentu.
13. Gampang dalam menambahkan bahan organik/pupuk kandang, tinggal sesuai dengan takaran
14. Menghemat ruangan dan tempat penanaman
15. Komposisi media tanam bisa diatur
16. Nutrisi yang didapatkan, bisa segera diserap akar, tidak hanyut oleh hujan
17. Tanaman bisa dibudidayakan setiap saat, tanpa mengetahui musim
18. Tanaman gampang dipindah-pindahkan letaknya, sesuai dengan keadaan yang diperlukan.
19. Tanaman juga gampang dipindahkan ke area tanam yang sebenarnya (untuk perkebunan tanaman keras)
20. Hampir semuanya tipe tanaman hortikultur dan berumur pendek seperti cabai, tomat, terong, kacang-kacangan, stroberi, melon dan sebagainya, bisa ditanam dalam polybag. Demikian juga bermacam jenis sayuran, seperti kangkung, bayam, pokcoy, sawi, seledri, daun bawang, bawang merah dan sebagainya.
21. Produktivitas atau hasil panen buah/sayuran yang didapat sama jauh dengan tanaman yang ditanam di tempat terbuka, demikian juga dengan mutu produk. Justru, bertanam memakai polybag, adalah salah salah alternatif pemecahan permasalahan apabila kita butuh konsumsi buah/sayuran segar.

banner wodpress polybag 2

Polybag juga dipakai di beberapa perkebunan tanaman keras, sebagai wadah penyemaian benih hingga waktunya dipindahkan ke area perkebunan yang sesungguhnya. Polybag yang dipakai di perkebunan tanaman keras terdiri dari dua ukuran, yakni ukuran kecil lebar 10-14 cm (baby bag) yang dipakai di fase pembenihan awal (umur bibit 3-6 bln.) serta polybag ukuran besar 15 cm ke atas (big bag), dipakai sejak pemindahan benih awal sampai bibit siap dipindahkan ke tempat yang sebenarnya (umur bibit lebih dari 12 bln.).
Perkebunan besar yang memakai polybag sebagai wadah pembibitannya, diantaranya : perkebunan kelapa sawit, perkebunan jati, perkebunan jabon, perkebunan karet, perkebunan akasia, perkebunan sengon, dan sebagainya.

Nah bagaimana? Masih adakah argumen tidak untuk berkebun meskipun memiliki tempat terbatas? Pakai polybag sebagai alternatif wadah media tanam yang murah serta mempunyai banyak kelebihan dibanding berkebun memakai pot.
Baca Juga Produsen Polybag, Jual Polybag (koker) Untuk Pembenihan Tanaman

Produsen Polybag, Jual Polybag (koker) Untuk Pembenihan Tanaman

Pabrik plastik polybag untuk pembibitan (pembenihan) tanaman, baik untuk pertanian ataupun perkebunan. Kami siap melayani pesanan polybag untuk kuantiti besar 10 ton ke atas, dapat pula partai kecil minimum 300 kg per ukuran.

Untuk pembibitan awal umum memakai polybag kw BIASA ukuran kecil (baby bag), sedang untuk pembibitan kelanjutan memakai polybag kw SUPER, lantaran jangka penggunaan agak lama bisa sampai 12 bln..

lim-corporation-1

Polybag umumnya dipakai untuk pembibitan/pembenihan untuk tanaman sawit, karet, jabon, akasia, teh, gaharu, tanaman buah, jahe, dan lain-lain. Mohon maaf kami tidak menjual polybag eceran, juga tidak menjual polybag ready stock. Namun kami cuma melayani berdasarkan pemesanan.Perlu di ketahui, kami memberi 2 pilihan kualitas untuk plastik polybag :
a. Plastik Polybag Kw BIASA
Mempunyai ketahanan hingga 6 bln.. Umumnya untuk pembibitan awal.
b. Polybag Kw SUPER
Bisa untuk penggunaan hingga 12 bln., untuk pmbibitan step lanjutan.

Dari demikian beberapa orang yang jual polybag, kami satu diantara yang mengutaman kualitas, dengan harga tetaplah berkompetisi. Kami tidak menawarkan harga polybag murah namun kualitas yang kurang baik.
Untuk info harga polybag silakan hubungi kami :
♦ SMS/Call/WA : 0877. 0282. 1277 – 08123. 258. 4950 – 0852. 3392. 5564
♦ Email : limcorporation2009@gmail. com
#Info harga polybag terupdate silahkan klik DISINI.