Teknik Mudah Pembibitan Tanaman Kelapa Sawit Dengan Polybag

Bibit Sawit Indonesia

Produsen Plastik Polybag di Surabaya – Lim Corporation

Tanaman ini termasuk jenis komoditas kebun yang nilai ekonomisnya cukup tinggi di pasaran. Pembibitan kelapa sawit tak bisa dipisahkan karena secara signifikan bisa mempengaruhi kualitas dan kuantitas pada hasil produksi tanaman kelapa sawit tersebut. Kelapa sawit dengan nama latin Elaeis Guineensis Jacq ini tak hanya berorientasi di pasar lokal tetapi juga pasar global jadi para pengusaha kelapa sawit dituntut untuk bisa menghasilkan kualitas produk yang tinggi tanpa mengganggu kelestarian lingkungan.

Cara Pembibitan Kelapa Sawit dan Syarat Tumbuhnya

Sebelum pembibitan kelapa sawit, wajib mengetahui syarat tumbuh dan media tanam yang diperlukan tanaman kelapa sawit yaitu faktor yang paling penting. Sebab meskipun pembibitan dilaksanakan dengan cara yang benar, akan tetapi lahan yang dipakai tak sesuai dengan syarat tumbuhnya maka tanaman kelapa sawit tak bisa tumbuh secara optimal dan hasil buah tak akan berkualitas. Tanaman kelapa sawit memerlukan lama penyinaran sekitar 5-7 jam sehari.

Tanaman akan tumbuh dengan optimal pada daerah dengan curah hujan rata-rata sekitar 1.500-4.000mm per tahun dengan temperatur optimal sekitar 24-280 derajat celsius. Tempat yang ideal untuk kelapa sawit yaitu yang mempunyai ketinggian 1-500mdpl dan kecepatan angin rata-rata sekitar 5-6 km/jam.

Media tanam yang baik untuk kelapa sawit yaitu tanah yang mempunyai sistem drainase baik dan permukaan air tanah yang dalam. Kelapa sawit bisa tumbuh dengan sangat baik pada tanah yang mengandung lempung banyak, aerasi yang baik serta subur. Kedalaman solum untuk tanaman kelapa sawit juga cukup dalam yaitu 80cm.

Sebaiknya tanah yang dipakai tak berbatu dan mempunyai pH sekitar 4-6. Lahan yang bisa dijadikan untuk perkebunan kelapa sawit yaitu yang mempunyai tanah Aluvial, Ultisol, Latosol, dataran pantai, muara sungai serta tanah gambut.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Cara Pembibitan Kelapa Sawit yang Perlu Anda Ketahui Yaitu :

Umumnya perkebunan kelapa sawit menyiapkan proses pembibitannya sendiri. Hal ini dilaksanakan untuk menekan biaya produksi. Dalam proses pembibitan, ada beberapa cara pembibitan kelapa sawit yang harus dikerjakan. Berikut ini penjelasan proses pembibitan kelapa sawit.

Baca Juga :

1. Tahap Persiapan

Tahapan paling awal yang harus dikerjakan yaitu pemilihan lokasi pembibitan. Untuk pertama pilihlah lokasi yang datar atau mempunyai kemiringan maksimal 30. Dengan itu pembuatan bedengan prenursery berikutnya akan rata. Di bagian atas bedengan dianjurkan untuk mempunyai naungan berupa pohon atau atap buatan seperti pemberian jaring paranet. Dan jangan lupa buatlah pagar prenursery yang fungsinya untuk melindungi tanaman dari hama pengganggu yang bisa merusak bibit kelapa sawit. Sebaiknya untuk lokasi pembibitan tak terlalu jauh dari sumber air.

Pemilihan kecambah pada proses persiapan yaitu suatu hal yang cukup penting juga. Karena benih yang kualitasnya bagus akan menghasilkan buah yang berkualitas bagus juga tentunya. Pada pembibitan kelapa sawit pemakaian benih juga harus bisa mencukupi keperluan tanah dan lahan yang tersedia. Contohnya saja untuk 1 hektar lahan, maka kepadatan tanaman kelapa sawit yaitu sekitar 143 pohon, maka memerlukan kecambah sekitar 220 biji.

Untuk benih yang mati sekitar 25% sedangkan 10% benih yang lainnya dipakai untuk keperluan menyulam nantinya. Sebaiknya benih yang dipakai asalnya dari indukan yang bagus dan berkualitas baik. Sekarang ini ada banyak perusahaan yang menjual benih kelapa sawit sesuai dengan keperluan Anda.

2. Tahap Pengecambahan

Tahapan yang berikutnya yaitu proses pengecambahan. Pada tahap ini ada banyak sekali metode yang bisa dipakai yaitu seperti melepaskan tangkai kelapa sawit dari bagian spikeletnya. Waktu ideal yang tepat ketika proses pengeraman tandan buah kelapa sawit yaitu selama 3 hari. Dalam jangka waktu tersebut, tandan buah disiram sesekali supaya kelembabannya tetap terjaga. Berikutnya buah kelapa sawit kembali dipisahkan dari tandannya untuk kemudian diperam lagi dengan jangka waktu sekitar 3 hari.

Dalam tahap pengecambahan ini pemisahan biji kelapa sawit dari dagingnya supaya lebih efektif bisa dikerjakan dengan memakai mesin khusus. Sesudah itu biji yang sudah dipisahkan dicuci bersih kemudian direndam pada larutan Dithane M-45 dengan dosis 0,2% sekitar 3 menit. Cara pembibitan kelapa sawit berikutnya yaitu keringkan biji kelapa sawit dan laksanakan proses penyeleksian dalam memilih biji yang akan ditanam. Pilihlah biji yang mempunyai bentuk seragam.

Simpanlah biji yang sudah dipilih dalam ruangan tertutup dengan suhu 27 derajat celcius dan kelembaban antara 60%-70%. Proses ini dilaksanakan dengan memasukkan biji ke dalam kaleng khusus untuk pengecambahan. Kemudian letakkan pada ruangan dengan sekitar 39 derajat celcius, untuk proses ini umumnya berlangsung sekitar 60 hari. Angin-anginkan biji setiap 7 hari sekali selama 3 menit. Kemudian rendamlah benih di dalam air supaya biji terdapat kandungan air sekitar 20%-30% kemudian angin-anginkan kembali.

Cara pembibitan kelapa sawit berikutnya yaitu biji direndam kembali memakai larutan Dithane M-45 dengan dosis 0,2% sekitar 2 menit dan letakkan biji pada ruangan dengan suhu 27 derajat celcius. Biji mulai berkecambah sekitar 10 hari sesudah tanam dan bisa dipakai untuk menjadi benih kelapa sawit.

3. Pembibitan

Teknik pembibitan kelapa sawit pada dasarnya bisa dikerjakan dengan dua cara yaitu langsung dan dederan. Jika memakai teknik pendederan sebaiknya lahan untuk pembibitan dibersihkan dahulu kemudian aturlah perataannya supaya bisa dipasangkan sistem instalasi penyiraman pada tanaman. Jarak pembibitan benih tanaman kelapa sawit yang ideal yaitu 50cm x 50 cm sampai 100cm x 100cm. Jarak ini tergantung dengan kondisi lahan dan jenis benih. Keperluan benih untuk perkebunan kelapa sawit sekitar 12.500-25.000 benih setiap hektar. Benih kelapa sawit dimasukkan ke dalam polybag dengan ukuran 15cm x 23cm atau 12cm x 23cm.

Isikan polybag dengan tanah top soil sebanyak 1,5kg-2kg yang sudah diayak sebelum benih dimasukkan. Sesudah itu kecambah ditanam dalam polybag dengan kedalaman 2cm. Kemudian polybag disimpan di dalam bedengan dengan diameter sekitar 120cm. Hal ini dilaksanakan supaya tingkat kelembaban kecambah tetap terjaga. Apabila usianya sudah sekitar 3-4 bulan dan terdapat 4-5 helai daun, maka benih sudah bisa dipindahkan untuk proses pembibitan berikutnya.

Teknik berikutnya dalam pembibitan kelapa sawit yaitu benih tanaman dipindahkan ke dalam polybag dengan ukuran yang lebih besar sekitar 45cm x 60cm atau sekitar 40cm x 50cm yang didalamnya sudah terisi tanah top soil sekitar 15kg-30kg. Sebelum penanaman siram tanah terlebih dulu supaya polybag menjadi basah dan bibit kelapa sawit bisa beradaptasi dengan baik dengan lingkungan barunya. Sesudah itu susunlah polybag pada lahan tanam yang sudah disediakan dengan pola segitiga supaya bisa dipantau secara gampang.

4. Pemeliharaan

Tahap akhir dari pembibitan yaitu pemeliharaan bibit tanaman kelapa sawit. Pemeliharaan yang dimaksud yaitu seperti pembersihan lahan, penyiraman, pengendalian hama dan penyakit serta pemupukan.

Banner Plastik Polybag

* Info selengkapnya mengenai harga Polybag silakan klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Advertisements

Ingin Budidaya Jahe Gajah? Berikut Trik Suksesnya Budidaya Jahe Gajah Dengan Polybag

jahe gajah

Jual Plastik Polybag Murah – Lim Corporation

Jahe dengan nama ilmiahnya Zingiber Officinale yaitu salah satu tanaman rimpang yang bentuknya yang menggelembung pada bagian tengah ruasnya. Ada beberapa macam jenis jahe, yaiut seperti jahe merah, jahe emprit serta jahe gajah. Rasa yang dominan pada jahe yaitu pedas, rasa pedas tersebut dihasilkan oleh sebuah senyawa keton yang disebut zingeron. Tak hanya dipakai untuk bahan bumbu dapur, ternyata jahe memiliki banyak khasiat serta manfaat, seperti bisa mengobati migrain serta sakit kepala, bisa menurunkan kadar kolesterol, bisa menyembuhkan perut kembung atau gangguan pencernaan serta lain sebagainya.

Dengan khasiatnya yang begitu banyak, membuat banyak orang yang mulai membudidayakan tanaman ini. Budidaya tanaman jahe ini bisa menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan.

Ada Beberapa Cara Budidaya Jahe Gajah Dalam Karung Atau Polybag, Yaitu :

Pemilihan dan Penyemaian Bibit Jahe Gajah

Pilihlah bibit jahe gajah yang memiliki kualitas baik karena bibit nantinya akan memengaruhi hasil yang diperoleh. Pilihlah bibit jahe yang asalnya dari tanaman induk yang tua ataupun minimal berumur sekitar 10 bulan. Ambillah rimpang jahe gajah paling tidak yang sudah mempunyai 2 mata tunas, segar, tak lecet dan tak berpenyakit.

Proses penyemaian bisa dikerjakan dengan 2 cara yaitu dengan memakai peti atau dengan bedengan. Dengan memakai peti kayu. Kemudian rimpang jahe yang akan dibuat bibit dijemur tetapi jangan terlalu kering, kemudian disimpan dalam peti kayu sekitar 1-1,5 bulan sampai mempunyai mata tunas. Sesudah itu, potonglah rimpang menjadi beberapa bagian dengan setiap bagian memiliki 3-5 mata tunas kemudian jemur ulang sekitar 1 hari.

Potongan rimpang calon bibity terbebut kemudian dimasukkan ke dalam karung beranyaman jarang, kemudian dicelupkan dalam larutan fungisida dan zat pengatur tumbuh sekitar 1 menit. Jika sudah letakkan rimpang bibit tersebut pada bagian dasar peti kayu dengan mata tunas berada di atas, kemudian berikan abu gosok atau sekam padi pada bagian atasnya, dan juga seterusnya. Jika umurnya sudah sekitar 2-4 minggu, rimpang bibit jahe tersebut sudah bisa ditanam.

Jika memakai bedengan, maka perlu dibuatkan rumah semai dengan ukuran sekitar 10m x 8m untuk menyemai sekitar 1 ton bibit. Dalam rumah semai buatlah bedengan dari jerami, kemudian susun rimpang bibit di bagian atasnya kemudian tutup kembali dengan jerami dan juga seterusnya sampai bagian paling atas yaitu jerami. Jangan lupa laksanakan poses perawatan yaitu penyiraman setiap harinya dan sesekali disemprot dengan fungisida, sesudah penyemaian selama 2 minggu rimpang bibit mulai bertunas kemudian potonglah menjadi beberapa bagian dengan setiap bagian mempunyai sekitar 3-5 mata tunas. Sebelum ditanam bibit tersebut diletakan dalam karung kemudian direndam dalam larutan fungisida selama 8 jam kemudian dijemur sekitar 2-4 jam. Barulah bibit bisa ditanam.

Baca Juga :

Persiapan Tempat Tanam Dan Media Tanam Jahe Gajah

Sediakan tempat tanam berupa karung bekas ataupun plastik polybag berukuran besar dengan ukuran minimal 40cm x 50cm. Siapkan juga media tanam yaitu campuran tanah gembur, pasir dan pupuk kandang atau pupuk kompos. Berikutnya, masukkan media tanam ke dalam polybag/pot atau karung bekas yang akan dipakai untuk tempat tanam.

Penanaman Jahe Gajah Dalam Karung atau Polybag

Jika semuanya sudah siap, segera laksanakan proses penanaman. Tanam bibit dalam karung atau polybag/pot. Kemudian siramlah tanaman jika sudah selesai menanamnya.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Pemeliharaan Tanaman Jahe Gajah Dalam Karung

Proses penggantian rimpang yang mati atau rusak dengan tanaman atau rimpang baru ketika 2-3 minggu sesudah penanaman. Dan jangan lupa laksanakan proses penyiangan pada gulma atau tanaman pengganggu yang tumbuh pada sekitar tanaman jahe gajah.

Supaya nutrisi yang diperlukan tanaman tersebut terpenuhi, laksanakan pemberian pupuk. Pemberian pupuk tersebut bisa dikerjakan dengan memakai pupuk organik atau konvensional, pemupukan ini bisa dikerjakan 2 bulan 1 kali. Untuk penyiraman, tanaman Jahe tak memerlukan air yang terlalu banyak untuk pertumbuhannya.

Pemanenan Jahe Gajah

Pemanenan jahe bisa dikerjakan tergantung pada pemakaian, apabila jahe dipakai untuk kebutuhan bumbu penyedap masakan, maka ketika umur kurang lebih sekitar 4 bulan jahe sudah bisa dipanen. Tetapi umumnya jahe dipanen pada umur sekitar 10-12 bulan, dengan ciri-ciri yang siap panen yaitu daun berubah warna dari hijau menjadi kuning dan batangnya semua sudah mengering.

poly bag
Info selengkapnya mengenai Harga Polybag silakan klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Polybag untuk membudidayakan tanaman di lahan yang kecil atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

5 Teknik Jitu Budidaya Kacang Panjang Dengan Polybag, Ternayata Menguntungkan

kacang-panjang

Distributor Polybag Murah di Sidoarjo – Lim Corporation

Tanaman kacang panjang yaitu suatu jenis tanaman sayur yang paling banyak di cari serta di minati oleh orang banyak. Untuk jenis tanaman sayur kacang panjang ini juga tak terlalu sulit dijumpai di tempat mana pun. Karena jenis tanaman sayur kacang ini sangat gampang untuk di tanam di tempat lokasi apa pun.

Untuk melaksanakan penanaman budidaya kacang panjang ini juga tak terlalu sulit, asalkan tempat lokasi penanaman tersebut mempunyai tingkat kesuburan yang tinggi, maka pertumbuhan tanaman sayur kacang panjang akan berjalan dengan baik dan optimal.

Sayuran kacang panjang ini mempunyai nilai gizi yang sangat tinggi, maka untuk itu tak perlu diragukan lagi tentang manfaat dari mengkonsumsi sayuran kacang panjang ini.

Tetapi umumnya untuk jenis sayuran kacang panjang ini hanya bisa di panen 4 kali ketika penanaman, sesudah 4 kali sayuran kacang panjang ini tak bisa lagi mengeluarkan buahnya kembali.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Adapun Beberapa Cara Mudah Budidaya Kacang Panjang Di Polybag :

1. Pemilihan Bibit

Tak hanya menentukan media tanam yang tepat, pemilihan bibit juga penting dilaksanakan. Karena bibit akan mempengaruhi hasil panen nantinya. Ciri bibit kacang panjang yang baik yaitu tingkat berkecambahnya diatas 90% dan penampilan kacang bernas tak kusam, bibit tak rusak dan tak mengandung hama serta penyakit. Berbeda dengan budidaya tanaman lainnya. Kacang panjang ini tak memerlukan penyemaian bibit. Bibit yang sudah dipilih bisa langsung Anda tanam pada media tanam yang sudah disiapkan.

Baca Juga :

2. Persiapan Media Tanam

Tahap awal yang harus anda laksanakan yaitu siapkan tanah yang subur serta gembur. Kemudian ayak tanah menjadi butiran tanah yang halus dan pastikan tak ada tanah yang menggumpal. Sesudah itu siapkan kompos dan arang sekam. Jika semua bahan sudah siap kemudian campurkan semua bahan dengan perbandingan 2:1:1 dan Anda bisa memasukkannya ke dalam polybag.

3. Proses Penanaman Kacang Panjang

Waktu yang tepat untuk proses penanaman kacang panjang yaitu pada awal musim hujan. Tujuannya supaya tanaman kacang panjang anda memperoleh pengairan yang cukup. Sebaiknya untuk penanaman lebih baik 1 polybag di isi dengan 2 biji bibit kacang panjang supaya nantinya kacang panjang bisa tumbuh lebih baik. Masukan bibit kacang di dalam lubang, untuk lubang tanam tak perlu terlalu dalam, jika sudah tutup kembali dengan tanah.

4. Perawatan Kacang Panjang

Untuk menghasilkan kacang panjang yang berkualitas dan bermutu maka anda juga harus melaksanakan perawatan. Apabila tanaman yang anda tanam terkena hama penyakit maka segeralah mengganti tanaman tersebut dengan tanaman yang baru supaya tanaman yang lain tak tertular hama dan tanaman bisa tumbuh secara bersamaan. Ini dilaksanakan ketika tanaman menginjak umur sekitar 5-7 hari. Dan jangan lupa untuk melaksanakan penyiangan tanaman. Bersihkan juga gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh di sekitar polybag tanaman kacang panjang anda.

5. Proses Panen

Ketika ukuran polong kacang panjang sudah optimal maka ini yaitu ciri apabila tanaman kacang panjang siap untuk dipanen. Apabila dihitung dari masa tanam yaitu sekitar 3-4 bulan. Waktu yang pas untuk memanen yaitu ketika pagi hari sebelum matahari terlalu panas. Karena waktu ini lah kacang masih dalam kondisi masih sangat segar. Cara memanen kacang panjang sangat lah gampang, cukup potong bagian ujung pangkal kacang panjang. 1 tanaman kacang panjang bisa menghasilkan beberapa buah kacang panjang.

* Info selengkapnya mengenai harga Polybag klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Ini Dia Trik Jitu Budidaya Lemon Dengan Pot/Polybag, Ladang Rupiah Yang Menggiurkan

lemon

Plastik Polybag Murah Harga Grosir – Lim Corporation

Jeruk lemon atau bisa disebut dengan sitrun ini termasuk salah satu jenis jeruk yang banyak tumbuh dan tumbuhnya bisa optimal pada daerah yang mempunyai iklim tropis dan sub-tropis, tanaman lemon ini tak tahan dengan cuaca yang dingin, pohonnya mempunyai ukuran sedang dengan ketinggian bisa sekitar 6m. Buah ini sering dipakai untuk penyedap dan penyegar dalam seni tata boga, untuk dibuat minuman dan masih banyak lagi yang lainnya. Lemon mempunyai banyak kandungan seperti vit C yang tinggi, kalium, natrium dan lain-lainnya.

Karena kandungan serta manfaat yang ada dalam jeruk lemon membuat banyak orang yang mulai menanam atau membudidayakan jeruk lemon tersebut, tak hanya di lahan jeruk lemon juga ditanam di pot atau polybag. Berikut ini cara menanam jeruk lemon dalam pot atau polybag :

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

1. Persiapan Bibit Jeruk Lemon
Tanaman lemon bisa dibudidayakan dengan cara generatif ataupun dengan cara vegetatif. Tetap sebaiknya memakai cara yang vegetatif karena bibit akan mewarisi sifat unggul dari indukannya dan waktu panen pun lebih singkat.

2. Persiapan Media Tanam Jeruk Lemon
Beberapa hari sebelum menanam bibit tanaman lemon, pot atau polybag tanam yang sudah disiapkan diisi dengan media tanam berupa campuran tanah top soil dengan pupuk kandang atau pupuk kompos. Media tanam tersebut dimasukan dalam pot atau polybag kemudian diletakkan pada tempat terbuka.

3. Penanaman Jeruk Lemon
Sesudah semuanya siap dan bibit sudah mempunyai umur sekitar 4-5 bulan, laksanakan proses penanaman. Lepaskan polybag bibit dengan hati-hati kemudian letakkan bibit tepat di bagian tengah pot atau polybag yang lebih besar, timbun kembali dengan media tanam dan kemudian padatkan. Sesudah itu laksanakan penyiraman secukupnya.

Baca Juga :

4. Perawatan Tanaman Lemon

– Penyiraman
Proses penyiraman dikerjakan sebanyak 2 kali dalam 1 hari secara rutin sampai tanaman berumur 1-2 bulan karena pada umur tersebut adalah fase kritis untuk pertumbuhan.

– Penyiangan dan Pembubunan
Jangan lupa untuk melaksanakan penyiangan pada gulma dan tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh pada sekitar tanaman di pot atau polybag, bukan itu saja laksanakan juga proses pembubunan yang tujuannya untuk mengemburkan tanah serta menaikan tanah ke arah batang tanaman jeruk.

5. Pemupukan Tanaman Jeruk Lemon
Berikan pupuk sebanyak 3 kali yaitu ketika tanaman berumur sekitar 1 bulan, 6 bulan dan 1 tahun dengan memakai pupuk NPK. Dosis yang diberikan yaitu sekitar 5gr-10gr per tanaman untuk tanaman yang berumur 1 bulan dan untuk tanaman yang berumur6-12 bulan berikan pupuk dengan dosis 15gr-20gr per tanaman.

f. Pemanenan Jeruk Lemon
Tanaman jeruk lemon yang berasal dari bibit vegetatif bisa dipanen sesudah mempunyai umur sekitar 2-3 tahun dan untuk tanaman jeruk yang berasal dari bibit generatif bisa dipanen sesudah mencapai umur sekitar 5-6 tahun. Ciri-ciri jeruk lemon yang sudah siap untuk dipanen yaitu buahnya sudah berubah warna menjadi kuning cerah. Proses pemanenan buah jeruk lemon bisa dilaksanakan dengan tangan ataupun memakai gunting.

* Info selengkapnya mengenai harga Polybag klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Polybag untuk membudidayakan tanaman di lahan yang kecil atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

CATATAN:
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Budidaya Buncis Di Polybag, Bisa Jadi Peluang Usaha Tanpa Modal Banyak

menanam-buncis-di-pot-atau-polybag

Jual Polybag Tanaman di Sidoarjo – Lim Corporation

Kacang Buncis atau nama ilmiahnya Phaseolus Vulgaris L. yaitu jenis tanaman sayuran yang asalnya dari Meksiko Selatan, Amerika Selatan dan juga daratan Cina. Tetapi pembudidayaan tanaman sayuran ini meluas ke Indonesia, Malaysia, Karibia, Afrika Barat dan juga Afrika Timur. Tanaman buncis ini tergolong dalam famili Leguminoceae atau kacang-kacangan dan merupakan tanaman semusim berbentuk perdu.

Ada 2 tipe pertumbuhan tanaman buncis yaitu tipe merambat dan tipe tegak. Banyak orang yang mulai menanam buncis di kebun, pekarangan, sawah atau ladang mereka untuk memenuhi kebutuhan sayuran mereka atau dijual. Apabila tak mempunyai lahan yang luas, Anda bisa menanamnya dalam polybag. Berikut ini adalah cara menanam buncis di polybag tanam.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Persiapan Bibit Buncis

Pilihlah bibit buncis yang mempunyai kualitas baik, genjah dan sesuai selara. Bibit bincis bisa diperoleh dari buah buncis yang sudah tua kemudian dijemur selama 3 hari dan kemudian disemaikan atau bila tak ingin repot Anda bisa membeli bibit buncis di toko pertanian.

Baca Juga :

Persiapan Polybag Tanam

Siapkan polibag tanam berukuran sedang dengan diameter sekitar 25cm dan tinggi sekitar 30cm. Tak hanya itu, Anda juga bisa memakai ember bekas ataupun yang lainnya.

Persiapan Media Tanam

Media tanam yang dipakai untuk menanam buncis di polybag yaitu campuran tanah dengan bokashi atau pupuk kompos, kemudian beri tambahan furadan sebanyak 4-5 sdm atau sesuaikan dengan ukuran polybag yang dipakai. Selanjutnya aduk dengan memakai sekop sampai semua bahan media tanam tercampur merata. Tahap selanjutnya, masukkan media tanam tersebut ke dalam polybag kemudian siram dengan air sampai merata.

Penanaman

Sesudah semua siap segera laksanakan penanaman. Benamkan benih buncis sebanyak 3-4 biji dalam 1
polybag dengan kedalaman sekitar 3cm kemudian tutup kembali dengan tanah tipis saja.

Penyiraman

Laksanakan proses penyiraman setiap hari secara rutin yaitu pada pagi hari dan sore hari pada awal tanam dan apabila sudah tumbuh maka penyiraman dilaksanakan sebanyak 1 kali 1 hari.

Pemupukan

Laksanakan tahap pemupukan pertama pada tanaman buncis sesudah tanaman berumur 2 minggu dengan memakai pupuk NPK dengan dosis sekitar 2 sdm dan juga pupuk bokashi. Apabila sudah tumbuh tambahkan sampai 3 sdm.

Apabila tanaman sudah berbunga dan berbuah maka pemupukan bisa dikerjakan 1 mingggu 1 kali. Cara pemberian pupuk yaitu dengan membuat parit melingkar kemudian sebarkan pupuk dan tutup kembali dengan tanah kemudian siram sampai basah merata.

Penyiangan

Kerjakan proses penyiangan atau pembersihan gulma setiap 2 minggu 1 kali atau disesuaikan dengan frekuensi pertumbuhan gulma supaya tanaman buncis tak terganggu.

Pemasangan Ajir

Tujuan dari pemasangan ajir atau tajuk ini untuk merambatkan batang atau golor tanaman supaya tanaman tumbuh keatas dan pakailah tajuk atau pasangkan tali kawat.

Pemanenan Buncis

Buncis yang siap untuk dipanen yaitu ketika berumur 45 hari sesudah tanam, tergantung varietas dan perawatan tanamannya. Buncis yang siap panen mempunyai ciri-ciri ukuran buah maksimal dan padat, warnanya berubah bila dibandingkan dengan buncis muda. Proses pemanenan bisa dikerjakan dengan interval 3-4 hari dan pemanenan tersebut bisa dikerjakan dalam jangka waktu yang lama.

* Info selengkapnya mengenai harga Polybag klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

5 Cara Mudah dan Sukses Pembibitan Pohon Kurma Dengan Polybag Di Rumah

kurma 3

Plastik Polybag Untuk Pembibitan Kurma – Lim Corporation

Kurma yaitu jenis buah yang mempunyai habitat di tanah Timur Tengah yang iklimnya sangat panas. Karena tumbuhnya di daerah padang pasir membuat orang berpikir pohon kurma tak begitu cocok ditanam di Indonesia. Buktinya di Indonesia sudah ada pohon kurma yang tumbuh, bahkan ada juga menghasilkan buah yang melimpah.

Pohon kurma yaitu tergolong jenis pohon palem-paleman, yang mempunyai nama latin yaitu Phoenix Dactylifera. Pembudidayaan untuk pohon kurma bisa dikerjakan dengan mengecambahkan bijinya. Karena setiap butir kurma mengandung biji yang berpotensi baik untuk tumbuh menjadi pohon kurma tentunya. Asalkan mengerti caranya, Anda sebetulnya bisa menanam kurma dari biji di rumah sendiri.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Sekilas Tentang Pohon Kurma

Apabila sudah tumbuh, pohon kurma tergolong pohon yang hidupnya bisa sampai puluhan tahun. Pohon kurma tergolong pohon yang terbagi menjadi jantan dan betina. Pohon yang menghasilkan buah kurma yaitu pohon betina. Tak perlu heran jika ternyata ada yang berhasil membudidayakan kurma tetapi tak bisa berbuah, artinya pohon kurma tersebut termasuk jenis pohon kurma jantan.

Memang dari keseluruhan biji kurma yang dikonsumsi manusia, lebih banyak porsinya untuk tumbuh menjadi pohon kurma jantan. Biji yang akan tumbuh untuk calon pohon kurma jantan dan pohon betina yaitu sekitar 60%-80%. Apabila Anda ingin menanamnya sebaiknya mengecambahkan biji yang banyak supaya kemungkinan memperoleh pohon kurma betina lebih tinggi. Tak perlu khawatir apabila pohon kurma yang tumbuh kemudian digolongkan sebagai pohon jantan, karena pohon kurma juga tergolong jenis pohon yang bisa dijadikan hiasan dengan harga yang cukup mahal tentunya.

Cara Menanam Pohon Kurma

Untuk menanam pohon kurma Anda memerlukan sekitar 5 tahapan, yaitu persiapan biji kurma, proses pembersihan biji kurma, perendaman, pengecambahan, dan pemindahan bibit yang sudah berkecambah. Berikut ini penjelasan tentang menanam pohon kurma.

Baca Juga :

1. Persiapan Biji Kurma

Kurma bisa ditanam dengan memanfaatkan biji yang ada di dalam buahnya. Biji kurma bisa Anda peroleh dari sisa memakan kurma atau membeli bibit unggul yang dijual di toko yang terpercaya. Perlu juga Anda mengerti, untuk kurma sendiri ada beberapa jenis varian yang termasuk bibit unggul serta mempunyai nilai jual tinggi, seperti kurma Ajwa, Zahidi, Khalas, Khenaizi, Khadrawi, Medjool, serta Deglet Nour. Tak hanya itu, beberapa jenis kurma yang umum dikonsumsi di Indonesia antara lain kurma Sekki, Barhi, Silaj, serta Sokari.

Setiap jenis kurma mempunyai penampilan fisik yang berbeda. Contohnya untuk kurma Ajwa, warnanya cenderung hitam gelap, dengan tekstur lembut yang tak terlalu manis dan rasanya sama seperti kismis. Kurma ajwa ini banyak tumbuh di Madinah dan dinamakan kurma nabi karena kurma ini yaitu jenis kurma yang sering dikonsumsi Nabi Muhammad SAW.

Tak sama dengan kurma Medjool atau Majol karena mempunyai bentuk buah yang lebih lonjong dibandingkan dengan kurma ajwa, mempunyai warna kecokelatan dan mempunyai rasa yang sangat manis dengan tekstur yang cukup kenyal. Berbeda juga dengan kurma Deglet Noor karena memang kurma ini mempunyai warna kuning cerah sampai dengan cokelat muda, lebih cerah dibandingkan warna kurma Medjool atau kurma Ajwa, dengan rasa yang manis dan tekstur yang tak terlalu kenyal dan tak juga terlalu keras.

Langkah awal yaitu siapkan biji kurma dalam jumlah yang banyak. Apabila Anda membeli sekotak kurma untuk dikonsumsi, pakai saja semua bijinya untuk calon bibit pohon kurma. Dan ingat, semakin banyak biji yang Anda tanam, semakin besar kemungkinan tumbuhnya pohon kurma betina yang rajin berbuah.

2. Pembersihan Biji dari Sisa Daging Kurma

Untuk Anda yang sering dan suka memakan kurma tentu sudah hafal bahwa biji kurma umumnya akan mengandung sedikit sisa daging kurma. Apabila Anda memperoleh biji kurma dari sisa memakan kurma, maka terlebih dulu biji kurma dibersihkan sampai bebas dari daging kurma.

Kebersihan dari biji kurma mampu meningkatkan kemungkinan berkecambahnya biji lebih tinggi. Tahap pembersihan biji kurma juga bertujuan untuk menghindarkan biji dari binatang seperti semut ataupun kutu putih untuk hinggap pada permukaan biji kurma yang bisa membuat biji kurma rusak sebelum dikecambahkan karena tumbuhnya jamur.

Ketika membersihkan biji kurma Anda bisa memakai air yang diberi campuran pasir halus, kemudian gosoklah dengan pasir halus di rendaman air tersebut. Sesudah itu, pisahkan biji yang sudah kering pada suatu wadah untuk proes selanjutnya.

3. Proses Perendaman Biji Kurma

Tahap perendaman dilaksanakan untuk membuat biji kurma lebih cepat berkecambah. Untuk proses perendaman, diperlukan waktu sekitar 5 hari untuk memperoleh biji yang lebih gampang berkecambah. Proses perendaman dilaksanakan memakai air mineral (lebih baik memakai air mineral dalam kemasan) dan setiap 24 jam, air diganti dengan air yang baru.

Jumlah air tak perlu terlalu banyak, yang terpenting biji kurma bisa terendam seluruhnya. Apabila sudah sampai pada hari ke-4 perendaman, beri tambahan larutan ZPT untuk membuat biji lebih gampang lagi berkecambah.

4. Pengecambahan Biji Kurma

Cara pengecambahan ini dikerjakan dengan media yaitu campuran antara sabut kelapa dengan pasir ataupun bisa juga memakai tisu basah yang disimpan pada tempat gelap. Berikan jarak setiap biji sekitar 5cm pada media pengecambahan.

Anda harus menunggu sekitar 2-4 minggu sampai biji kurma akhirnya berhasil berkecambah dan tumbuh dengan tinggi sekitar 5cm-10cm. Umumnya akan muncul 1 helai daun pada masa awal perkecambahan. Ketika sudah mencapai tinggi 10cm, barulah bibit kurma bisa dipindahkan ke dalam polibag untuk ditumbuhkan sendiri-sendiri.

5. Pemindahan Bibit yang Sudah Berkecambah

Langkah selanjutnya yaitu ketika berhasil dikecambahkan, dengan hati-hati pindahkanlah bibit kurma ke dalam polibag yang sudah diisikan dengan media tanam. Media tanam terbaik untuk pohon kurma yaitu campuran antara pasir, kompos, serta arang sekam dengan perbandingan 2:1:1. Perhatikan bahwa pasir menjadi media yang cukup dominan untuk pohon kurma, mengikuti habitatnya yang memang dari tanah padang pasir. Kompos dan arang sekam ditambahkan jadi media tanam mempunyai prositas yang baik juga.

Apabila pohon kurma tumbuh semakin besar maka Anda harus memindahkan juga ke polibag yang lebih besar, atau bahkan Anda harus memindahkan pohon pada lahan terbuka apabila sudah tak lagi cocok untuk ukuran polibag. Harus selalu diperhatikan untuk kebutuhan unsur hara pohon kurma yang diperoleh dari kompos sebagai media tanam. Pohon kurma memang tak perlu sering disiram, tetapi kebutuhan nutrisinya harus selalu dijaga supaya bisa tumbuh sampai berbuah.

* Info selengkapnya mengenai harga Polybag klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Polybag untuk membudidayakan tanaman di lahan yang kecil atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Cara Baru Budidaya Tanaman Kumis Kucing, Berkhasiat & Bermanfaat

daun-kumis-kucing

Polybag Untuk Bertanam di Lahan Sempit – Lim Corporation

Masyarakat Indonesia mengetahui tanaman kumis kucing sebagai tanaman obat yang sangat ampuh untuk menanggulangi penyakit kencing manis. Di daerah pedesaan, kita akan dengan gampang menemukan herbal ini. Akan tetapi, cukup sulit bila mencarinya di daerah perkotaan. Selain tumbuh liar, kumis kucing dapat ditanam di pot. Untuk itu, sebaiknya Anda mencari tahu cara menanam kumis kucing dalam pot.

Kumis kucing (Orthosiphon aristatus) merupakan salah satu jenis tanaman obat asli Indonesia yang tergolong dalam famili Lamiaceae/Labiatae. Nama lain dari kumis kucing, yaitu java tea, giri-giri marah, songot koceng, dan remujung. Berikut ini cara menanam kumis kucing dalam pot yang dapat Anda coba.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Persiapan Bibit Tanaman Kumis Kucing

Perbanyakan bibit tanaman kumis kucing dapat dilaksanakan dengan cara vegetative, yaitu stek batang. Pilihlah tanaman induk yang normal, subur, serta telah berkayu. Pilihlah batang yang tak terlalu tua atau muda dan sudah berkayu. Potong batang yang telah dipilih dengan pisau kemudian potong menjadi ukuran sekitar 15—20cm dan berbuku sekitar 2—3.

Bibit stek tanaman kumis kucing dapat langsung ditanam ataupun disemai terlebih dulu. Apabila bibit ditanam pada persemaian, gunakan jarak tanam 10cm×10cm dengan kedalaman 20cm.

Laksanakan perawatan pada bibit dengan mengerjakan penyiraman sebanyak 1—2 kali 1 hari. Bibit diberi sedikit naungan berupa plastik paranet, jerami, atau dedaunan kering. Sesudah bertunas, bibit dapat dipindahkan ke tempat tanam yang sudah disiapkan baik itu pot, polibag, ataupun yang lainnya.

Baca Juga :

Yuk!! Intip Budidaya Kentang Dengan Metode Hidroponik
Yuk Intip!! 5 Tanaman Yang Sangat Cocok Pada Musim Kemarau
Ini Dia Tips & Trik Budidaya Ikan Supaya Hasil Melimpah

Menanam Kumis Kucing Dalam Pot

Tahapan selanjutnya, siapkan pot tanam dan ukurannya disamakan dengan bibit yang akan ditanam. Siapkan media tanam berupa tanah dan pupuk kandang atau bisa juga pupuk kandang diganti dengan arang sekam.

Sesudah siap semua, masukkan media tanah yang sudah dicampur pupuk kandang atau arang sekam ke pot sekitar 1/3 dari tinggi pot. Selanjutnya, tanam bibit dengan posisi tegak lurus sedalam 5cm atau 1/3 bagian dari pangkal batang stek, kemudian padatkan tanah di sekitar bibit. Sesudah itu, kerjakan penyiraman sampai tanah cukup basah. Hal itu bertujuan untuk memadatkan celah bagian tanah.

Pemeliharaan Tanaman Kumis Kucing

Supaya nutrisi yang diperlukan tanaman kumis kucing terpenuhi, laksanakan pemupukan dengan memakai pupuk organik yang diberikan setiap 2—3 minggu 1 kali. Kerjakan pula penyiangan terhadap gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh di sekitar tanaman.

Penyiraman dapat dilaksanakan secara rutin, yaitu 1 atau 2 kali 1 hari. Apabila tanaman telah rimbun, frekuensi penyiraman dikurangi. Kerjakan pergantian media tanam setiap 3 bulan 1 kali supaya media tanam atau tanah tak padat. Biasanya, pada umur 3 bulan tanaman kumis kucing telah tumbuh besar, jadi sebaiknya pot tanamnya juga diganti.

* Info selengkapnya mengenai harga Polybag klik DISINI

Jika Anda membutuhkan atau ingin memesan Polybag untuk budidaya tanaman atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp : 031-8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Inilah Cara Budidaya Tanaman Hias Yang Tepat Dan Benar

Apa itu budidaya tanaman? Sederhananya, budidaya tanaman itu merupakan usaha pengembangan/perbanyakan tanaman. Nah, diartikel ini akan membahas tentang berbudidaya tanaman hias.

Tanaman hias merupakan semua tanaman yang memiliki bentuk dan kesan indah yang sengaja di tanam dengan maksud dan tujuan tertentu. Seluruh bagian tanaman yang memiliki unsur nilai hias dapat dijadikan hiasan. Bukan hanya menambah keindahan, tapi serta dapat menjadi peluang usaha yang meyakinkan.

aktusss

Untuk mendapat keuntungan yang lumayan, tidak dapat dalam waktu yang singkat, diperlukan proses yang cukup lama. Yang perlu dilakukan adalah mempelajari bagaimana cara budidaya tanaman hias agar tidak salah dalam penerapannya.

Apa saja sih hal-hal yang perlu di perhatikan dalam budidaya tanaman hias?

1 Media Tanam

Media tanam ini terdiri dari wadah atau pot tanaman dan serta tanah yang merupakan unsur pokok dalam penanaman. Jenis tanah sangat berpengaruh terhadap tanaman, jadi sebaiknya perhatikan kesesuaian antara media tanam dengan jenis tanaman yang yang akan di tanam.

2 Pemilihan Tanaman

Nah, guna spesifikasi tanaman yang akan ditanam, dapat memilih tanaman yang cukup mudah dalam perawatannya agar memudahkan pekerjaan . Setiap tanaman memiliki karakterisik yang berbeda dalam perawatan dan serta dapat sangat sensitive.

*Baca Juga : Menanam Mengkudu Di Dalam Pot

3 Perawatan

Perawatan tanaman hias terdiri dari penyiraman dan pemupukan tanaman. Menyirami tanaman hanya secukupnya agar tanaman terhindar dari pembusukan pada akar. Dan jangan lupa untuk menggunakan pupuk kompos untuk pemupukan.

Tapi, jika sulit mendapatkan pupuk, dapat juga menggunakan pupuk buatan pabrik ataupun pupuk dari kulit telur

4 Pemilihan Tempat

Untuk pemilihan tempat, dianjurkan untuk memilih tempat dengan sinar matahari yang cukup, atau kata lain tidak terlalu sering terpapar tapi tidak juga kekurangan sinar matahari.

5 Perairan

Air berguna untuk mengontrol suhu saat udara panas, inilah yang membuat air begitu penting. Oleh karena itu penyiraman sangat pengaruh terhadap kehidupan tanaman, Kekurangan air dapat memberi dampak layu pada daun.

Layu pada daun disebabkan oleh penguapan dalam sel tanaman akibat kekurangan kadar air dan serta suhu udara yang panas. Tapi, penyiraman yang terlalu banyak berdampak buruk terhadap tanaman. Apalagi tanaman dalam pot. Ini akan membuat media tanam menjadi seperti lumpur, jika dibiarkan lebih lama sehingga membuat akar tanaman menjadi membusuk.

6 Hama Tanaman

Hama pasti akan mengganggu pertumbuhan tanaman hias. Hama-hama tersebut meliputi ulat, serangga, lalat dan serta jamur. Untuk itu, diperlu melakukan penyemprotan anti hama terhadap Berbagai jenis tanaman hias yang sangat mudah terkena hama jika hama mulai menyerang tumbuhan.

7 Penataan dan Pemangkasan

Untuk menambah unsur estetika dari tanaman hias, tumbuh rapi dan teratur, perlu dilakukan penataan terhadap ranting dan tangkai. Pemangkasan tanaman sangat penting agar memicu tunas dan daun baru sehingga dapat tumbuh lebih banyak.

8 Penggantian Media Tanaman

Penuhnya akar dapat menghambat pertumbuhan tanaman yang berada dalam pot, maka dari itu diperlukan penggantian media tanaman. Penggantian media tanaman tergantung pada jenis tanaman.

Memang, tidak begitu mudah untuk melakukannya, tapi jika ditekuni dan terus menambah wawasan tentang cara budidaya tanaman maka tidak ada yang tidak mungkin.

Selamat mencoba, semoga berhasil!

Harus Tahu!! Begini Cara Menanam Mengkudu Di Dalam Pot

Tanaman mengkudu dikenal juga dengan nama lain buah noni atau buah pace termasuk tanaman obat yang banyak digunakan. Produk olahan dari tanaman dengan buah matang yang beraroma menyengat ini telah banyak beredar dalam bentuk obat herbal. Kandungan yang ada pada buah yang permukaan kulitnya bertotol-totol bentuk lingkaran kecil ini dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Selain untuk keperluan obat herbal pada manusia, banyak juga peternak ikan yang mengaplikasikan herbal ini pada kolamnya.

Perkecambahan Yang Lama

Jika anda mencoba untuk menyemai biji tanaman ini, setelah beberapa hari kemungkinan akan segera mengira biji-biji yang disemai tidak tumbuh alias gagal berkecambah. Harap sabar dulu. Biji-biji mengkudu yang bertekstur kulit keras ini meskipun berasal dari buah yang telah masak sekalipun memang agak lama berkecambah. Tanpa perlakuan khusus, dari sampel biji yang disemai tumbuh dalam waktu 30 hari hingga 40 hari sebagian biji malah tumbuh lebih lama lagi.

Berikut ini penampilan bibit tanaman mengkudu yang disemai dalam polibag. Sebagai alternatif perkembangbiakan tanaman ini dapat juga anda coba untuk melakukan dengan cara setek batang.

Daun bibit mengkudu berwarna hijau tua dengan bentuk memanjang dan lancip di ujungnya dengan jari-jari yang hampir rata kiri-kanan. Seiring waktu ukuran daun akan bertambah lebar dan panjang. Tidak seperti lamanya saat perkecambahan, bibit mengkudu yang mulai tumbuh terlihat cukup cepat pertumbuhannya.

benih-mengkudu

Tabulampot Mengkudu

Di media tanah pekarangan atau kebun pokok tanaman mengkudu dapat tumbuh cukup besar. Batang tanaman dapat tumbuh besar dan cukup tinggi hingga 3-4 meteran. Untuk itu ukuran pot yang digunakan perlu disesuaikan. Dapat digunakan pot dengan ukuran 40 cm atau 50 cm minimal.

Sediakan media tanam yang subur dan cukup gembur. Campuran tanah pekarangan rumah dan pupuk kandang atau kompos dapat menjadi pilihan. Tanaman ini tidak termasuk susah dalam media tanam. Terbukti banyak ditemukan pohon-pohon mengkudu liar di pinggir-pinggir sungai atau menempel di pagar bata dengan tanah yang miskin dan terbatas unsur haranya.

bibit mengkudu

Dari pengamatan pada beberapa tanaman mengkudu liar, buah mulai terlihat saat ketinggian pohon sekitar 1,5 meter dengan batang pohon yang terlihat masih muda dan ukuran yang tidak terlalu besar.

mengkudu tabulampot

Seperti ditulis di atas, buah mengkudu yang telah masak dapat juga diberikan sebagai herbal tambahan pada kolam ikan khususnya ikan lele. Pengalaman setiap kali membeli bibit ikan lele pada pembenih langganan, selalu saja diberi tambahan beberapa buah mengkudu matang untuk dibawa serta. Buah mengkudu yang telah masak pohon ini dianjurkan untuk diberikan dengan cara diremas-remas terlebih dahulu kemudian ikut dimasukkan ke air kolam saat tebar bibit ikan.

Beberapa literatur memang menyebut buah mengkudu ini memiliki kandungan zat antibakteri yang dapat mematikan bakteri-bakteri patogen dan juga terdapat kandungan vitamin C di dalamnya.

Selain dengan harapan dapat meningkatkan vitalitas ikan, daging buah mengkudu yang berwarna putih dengan tekstur lunak ini dapat dimakan oleh ikan. Dari pengamatan pemberian daging buah mengkudu ini pada kolam ikan lele, sedikit demi sedikit daging buah akan habis dan tinggal biji-biji buah saja yang terlihat terapung di permukaan air.

Cepat Berbunga

Dalam waktu kurang dari satu bulan sejak dipindahkan ke dalam pot, tanaman mengkudu sudah mulai belajar berbunga . 3 titik bunga mulai muncul saat daun paling bawah berubah warna menjadi kuning dan mengering. Tinggi pohon baru 1 meteran. Termasuk cepat berbunga karena bibit yang ditanam telah berukuran cukup besar.

mengkudu panen

Meski tumbuh pada media yang terbatas tabulampot mengkudu ini mampu berbuah juga. Seiring besarnya tanaman, kebutuhan air menjadi lebih tinggi sehingga frekuensi penyiraman menjadi lebih tinggi. Pagi dan sore dapat dilakukan penyiraman rutin agar tanaman tidak sampai menjadi layu.

Tren!! Budidaya Stek Batang Daun Mint Di Dalam Rumah

Mint adalah salah satu anggota keluarga herbal yang paling populer. Penggunaannya tidak terbatas bisa juga dikonsumsi di kuekue atau minuman. sendiri paling suka mengonsumsi mint dengan green tea.

Ada banyak sekali spesies mint. Spearmint, peppermint, orange mint, pineapple mint, apple mint, chocolate mint, dan lain-lain lagi. Di Indonesia sendiri, yang paling sering dijumpai di pasaran adalah jenis spearmint. Mungkin karena pertumbuhannya sesuai di iklim sini.

Di luar Indonesia, termasuk di negara-negara 4 musim, mint ditanam outdoor dan indoor. Ketika musim panas biasanya ditanam di luar rumah, kalau sedang winter, dimasukkan ke dalam rumah untuk melindunginya dari salju dan untuk menyegarkan aroma ruangan yang lembab. Di sana,, menanam mint sudah menjadi tren, tapi kalo di Indonesia, sepertinya belum mencapai titik maksimumnya.

Untuk Anda yang ingin mencoba menanam mint, tidak terlalu sulit. yang terpenting untuk mint adalah lingkungan yang lembab, dan teduh. Kamu bisa menciptakan kondisi ini dengan menaruh mint di bawah shading net (peneduh/tudung), kemudian menyiramnya 2 kali sehari, sampai becek juga boleh, biar lembab. Begitu aja mint sudah senang.

Nah, kali ini saya ingin berbagi mengenai cara membudidayakan mint.

Hal pertama yang di lakukan adalah menyiapkan pot. Pot yang di gunakan adalah pot plastik diameter 10 cm. Untuk kamu yang punya pot terracotta (tanah liat) atau pot keramik, bisa menggunakan pot jenis ini, karena pot macam begini sifatnya dingin sehingga mint akan lebih bahagia.

artikel
Pot Yang Telah Di Isi Campuran Tanah, Pupuk Dan Sekam

Selanjutnya siapkan media. Media yang di gunakan adalah tanah:sekam:pupuk organik dengan perbandingan 1:1:1. Isi pot sampai penuh dan sedikit dipadatkan supaya tidak ada kehampaan dalam pot ketika tanahnya melempem akibat penyiraman. Lalu, siram tanahnya sampai basah.

*Baca Juga : Cara Budidaya Semangka Tanpa Biji Dengan Baik & Benar

Kemudian memilih batang-batang mint yang tegar-tegar untuk distek. Ciri batang mint yang siap distek adalah batangnya keras (tidak loyo) dan tebal (tidak kurus), ciri mudahnya, dia tidak akan patah atau meletot ketika ditancapkan ke media tanam.

IMG_20150315_173444
Batang Mint Yang Siap Untuk Di Stek

Untuk pemotongan batang, sebaiknya dilakukan dengan menyerong, supaya batang lebih runcing, dan lebih mudah ditancapkan ke media. Laku buang juga daun-daun di dekat bagian yang runcing agar tidak menghambat ketika penancapan batang ke media.

Spearmint yang kali ini di tanam ada 2 jenis. Yang pertama adalah jenis mint yang langu sekali baunya (batang berwarna merah), satunya lagi mint yang baunya tidak terlalu langu, tapi mint nya lebih kuat (batang berwarna merah muda, paling kiri). Selanjutnya tancapkan batang-batang mint tadi ke dalam media yang sudah disiram. Siram lagi sedikit, kemudian taruh di tempat yang terlindung dari cahaya matahari. Penancapan masing-masing 2 batang mint untuk setiap pot. Dan mereka sudah punya rumah sendiri-sendiri.

mint siap tanam
Bibit Mint Yang Siap Di Tanam

Penyetekan mint sebaiknya dilakukan sore hari agar tidak mengganggu aktivitas dapur (fotosintesis) -nya. Tapi kalau kamu hanya bisa melakukannya di siang hari, tidak apa-apa, hanya saja mint nya membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama untuk proses recovery. Jika penyetekan dilakukan siang hari, mint akan terlihat memprihatinkan setelah 5 menit ditancapkan di media baru.

penanaman mint

Waktu pertama kali melakukannya, jangan berkecil hati karena sepertinya daun mint gaga tumbuhl, dan mint-nya mati. Tapi jangan khawatir, ini hanya berlangsung paling lama 3 hari. Di hari ketiga, dia sudah mulai segar. Tetap disimpan di tempat teduh dan disiram dua kali sehari.

mint yang hampir layu
Keadaan Mint Selama 3 Hari

Kemudian setelah 1,5 minggu

tanamn mint yang segar
Mint Yang Sehat