Inilah Cara Budidaya Tanaman Hias Yang Tepat Dan Benar

Apa itu budidaya tanaman? Sederhananya, budidaya tanaman itu merupakan usaha pengembangan/perbanyakan tanaman. Nah, diartikel ini akan membahas tentang berbudidaya tanaman hias.

Tanaman hias merupakan semua tanaman yang memiliki bentuk dan kesan indah yang sengaja di tanam dengan maksud dan tujuan tertentu. Seluruh bagian tanaman yang memiliki unsur nilai hias dapat dijadikan hiasan. Bukan hanya menambah keindahan, tapi serta dapat menjadi peluang usaha yang meyakinkan.

aktusss

Untuk mendapat keuntungan yang lumayan, tidak dapat dalam waktu yang singkat, diperlukan proses yang cukup lama. Yang perlu dilakukan adalah mempelajari bagaimana cara budidaya tanaman hias agar tidak salah dalam penerapannya.

Apa saja sih hal-hal yang perlu di perhatikan dalam budidaya tanaman hias?

1 Media Tanam

Media tanam ini terdiri dari wadah atau pot tanaman dan serta tanah yang merupakan unsur pokok dalam penanaman. Jenis tanah sangat berpengaruh terhadap tanaman, jadi sebaiknya perhatikan kesesuaian antara media tanam dengan jenis tanaman yang yang akan di tanam.

2 Pemilihan Tanaman

Nah, guna spesifikasi tanaman yang akan ditanam, dapat memilih tanaman yang cukup mudah dalam perawatannya agar memudahkan pekerjaan . Setiap tanaman memiliki karakterisik yang berbeda dalam perawatan dan serta dapat sangat sensitive.

*Baca Juga : Menanam Mengkudu Di Dalam Pot

3 Perawatan

Perawatan tanaman hias terdiri dari penyiraman dan pemupukan tanaman. Menyirami tanaman hanya secukupnya agar tanaman terhindar dari pembusukan pada akar. Dan jangan lupa untuk menggunakan pupuk kompos untuk pemupukan.

Tapi, jika sulit mendapatkan pupuk, dapat juga menggunakan pupuk buatan pabrik ataupun pupuk dari kulit telur

4 Pemilihan Tempat

Untuk pemilihan tempat, dianjurkan untuk memilih tempat dengan sinar matahari yang cukup, atau kata lain tidak terlalu sering terpapar tapi tidak juga kekurangan sinar matahari.

5 Perairan

Air berguna untuk mengontrol suhu saat udara panas, inilah yang membuat air begitu penting. Oleh karena itu penyiraman sangat pengaruh terhadap kehidupan tanaman, Kekurangan air dapat memberi dampak layu pada daun.

Layu pada daun disebabkan oleh penguapan dalam sel tanaman akibat kekurangan kadar air dan serta suhu udara yang panas. Tapi, penyiraman yang terlalu banyak berdampak buruk terhadap tanaman. Apalagi tanaman dalam pot. Ini akan membuat media tanam menjadi seperti lumpur, jika dibiarkan lebih lama sehingga membuat akar tanaman menjadi membusuk.

6 Hama Tanaman

Hama pasti akan mengganggu pertumbuhan tanaman hias. Hama-hama tersebut meliputi ulat, serangga, lalat dan serta jamur. Untuk itu, diperlu melakukan penyemprotan anti hama terhadap Berbagai jenis tanaman hias yang sangat mudah terkena hama jika hama mulai menyerang tumbuhan.

7 Penataan dan Pemangkasan

Untuk menambah unsur estetika dari tanaman hias, tumbuh rapi dan teratur, perlu dilakukan penataan terhadap ranting dan tangkai. Pemangkasan tanaman sangat penting agar memicu tunas dan daun baru sehingga dapat tumbuh lebih banyak.

8 Penggantian Media Tanaman

Penuhnya akar dapat menghambat pertumbuhan tanaman yang berada dalam pot, maka dari itu diperlukan penggantian media tanaman. Penggantian media tanaman tergantung pada jenis tanaman.

Memang, tidak begitu mudah untuk melakukannya, tapi jika ditekuni dan terus menambah wawasan tentang cara budidaya tanaman maka tidak ada yang tidak mungkin.

Selamat mencoba, semoga berhasil!

Advertisements

Harus Tahu!! Begini Cara Menanam Mengkudu Di Dalam Pot

Tanaman mengkudu dikenal juga dengan nama lain buah noni atau buah pace termasuk tanaman obat yang banyak digunakan. Produk olahan dari tanaman dengan buah matang yang beraroma menyengat ini telah banyak beredar dalam bentuk obat herbal. Kandungan yang ada pada buah yang permukaan kulitnya bertotol-totol bentuk lingkaran kecil ini dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Selain untuk keperluan obat herbal pada manusia, banyak juga peternak ikan yang mengaplikasikan herbal ini pada kolamnya.

Perkecambahan Yang Lama

Jika anda mencoba untuk menyemai biji tanaman ini, setelah beberapa hari kemungkinan akan segera mengira biji-biji yang disemai tidak tumbuh alias gagal berkecambah. Harap sabar dulu. Biji-biji mengkudu yang bertekstur kulit keras ini meskipun berasal dari buah yang telah masak sekalipun memang agak lama berkecambah. Tanpa perlakuan khusus, dari sampel biji yang disemai tumbuh dalam waktu 30 hari hingga 40 hari sebagian biji malah tumbuh lebih lama lagi.

Berikut ini penampilan bibit tanaman mengkudu yang disemai dalam polibag. Sebagai alternatif perkembangbiakan tanaman ini dapat juga anda coba untuk melakukan dengan cara setek batang.

Daun bibit mengkudu berwarna hijau tua dengan bentuk memanjang dan lancip di ujungnya dengan jari-jari yang hampir rata kiri-kanan. Seiring waktu ukuran daun akan bertambah lebar dan panjang. Tidak seperti lamanya saat perkecambahan, bibit mengkudu yang mulai tumbuh terlihat cukup cepat pertumbuhannya.

benih-mengkudu

Tabulampot Mengkudu

Di media tanah pekarangan atau kebun pokok tanaman mengkudu dapat tumbuh cukup besar. Batang tanaman dapat tumbuh besar dan cukup tinggi hingga 3-4 meteran. Untuk itu ukuran pot yang digunakan perlu disesuaikan. Dapat digunakan pot dengan ukuran 40 cm atau 50 cm minimal.

Sediakan media tanam yang subur dan cukup gembur. Campuran tanah pekarangan rumah dan pupuk kandang atau kompos dapat menjadi pilihan. Tanaman ini tidak termasuk susah dalam media tanam. Terbukti banyak ditemukan pohon-pohon mengkudu liar di pinggir-pinggir sungai atau menempel di pagar bata dengan tanah yang miskin dan terbatas unsur haranya.

bibit mengkudu

Dari pengamatan pada beberapa tanaman mengkudu liar, buah mulai terlihat saat ketinggian pohon sekitar 1,5 meter dengan batang pohon yang terlihat masih muda dan ukuran yang tidak terlalu besar.

mengkudu tabulampot

Seperti ditulis di atas, buah mengkudu yang telah masak dapat juga diberikan sebagai herbal tambahan pada kolam ikan khususnya ikan lele. Pengalaman setiap kali membeli bibit ikan lele pada pembenih langganan, selalu saja diberi tambahan beberapa buah mengkudu matang untuk dibawa serta. Buah mengkudu yang telah masak pohon ini dianjurkan untuk diberikan dengan cara diremas-remas terlebih dahulu kemudian ikut dimasukkan ke air kolam saat tebar bibit ikan.

Beberapa literatur memang menyebut buah mengkudu ini memiliki kandungan zat antibakteri yang dapat mematikan bakteri-bakteri patogen dan juga terdapat kandungan vitamin C di dalamnya.

Selain dengan harapan dapat meningkatkan vitalitas ikan, daging buah mengkudu yang berwarna putih dengan tekstur lunak ini dapat dimakan oleh ikan. Dari pengamatan pemberian daging buah mengkudu ini pada kolam ikan lele, sedikit demi sedikit daging buah akan habis dan tinggal biji-biji buah saja yang terlihat terapung di permukaan air.

Cepat Berbunga

Dalam waktu kurang dari satu bulan sejak dipindahkan ke dalam pot, tanaman mengkudu sudah mulai belajar berbunga . 3 titik bunga mulai muncul saat daun paling bawah berubah warna menjadi kuning dan mengering. Tinggi pohon baru 1 meteran. Termasuk cepat berbunga karena bibit yang ditanam telah berukuran cukup besar.

mengkudu panen

Meski tumbuh pada media yang terbatas tabulampot mengkudu ini mampu berbuah juga. Seiring besarnya tanaman, kebutuhan air menjadi lebih tinggi sehingga frekuensi penyiraman menjadi lebih tinggi. Pagi dan sore dapat dilakukan penyiraman rutin agar tanaman tidak sampai menjadi layu.

Tren!! Budidaya Stek Batang Daun Mint Di Dalam Rumah

Mint adalah salah satu anggota keluarga herbal yang paling populer. Penggunaannya tidak terbatas bisa juga dikonsumsi di kuekue atau minuman. sendiri paling suka mengonsumsi mint dengan green tea.

Ada banyak sekali spesies mint. Spearmint, peppermint, orange mint, pineapple mint, apple mint, chocolate mint, dan lain-lain lagi. Di Indonesia sendiri, yang paling sering dijumpai di pasaran adalah jenis spearmint. Mungkin karena pertumbuhannya sesuai di iklim sini.

Di luar Indonesia, termasuk di negara-negara 4 musim, mint ditanam outdoor dan indoor. Ketika musim panas biasanya ditanam di luar rumah, kalau sedang winter, dimasukkan ke dalam rumah untuk melindunginya dari salju dan untuk menyegarkan aroma ruangan yang lembab. Di sana,, menanam mint sudah menjadi tren, tapi kalo di Indonesia, sepertinya belum mencapai titik maksimumnya.

Untuk Anda yang ingin mencoba menanam mint, tidak terlalu sulit. yang terpenting untuk mint adalah lingkungan yang lembab, dan teduh. Kamu bisa menciptakan kondisi ini dengan menaruh mint di bawah shading net (peneduh/tudung), kemudian menyiramnya 2 kali sehari, sampai becek juga boleh, biar lembab. Begitu aja mint sudah senang.

Nah, kali ini saya ingin berbagi mengenai cara membudidayakan mint.

Hal pertama yang di lakukan adalah menyiapkan pot. Pot yang di gunakan adalah pot plastik diameter 10 cm. Untuk kamu yang punya pot terracotta (tanah liat) atau pot keramik, bisa menggunakan pot jenis ini, karena pot macam begini sifatnya dingin sehingga mint akan lebih bahagia.

artikel
Pot Yang Telah Di Isi Campuran Tanah, Pupuk Dan Sekam

Selanjutnya siapkan media. Media yang di gunakan adalah tanah:sekam:pupuk organik dengan perbandingan 1:1:1. Isi pot sampai penuh dan sedikit dipadatkan supaya tidak ada kehampaan dalam pot ketika tanahnya melempem akibat penyiraman. Lalu, siram tanahnya sampai basah.

*Baca Juga : Cara Budidaya Semangka Tanpa Biji Dengan Baik & Benar

Kemudian memilih batang-batang mint yang tegar-tegar untuk distek. Ciri batang mint yang siap distek adalah batangnya keras (tidak loyo) dan tebal (tidak kurus), ciri mudahnya, dia tidak akan patah atau meletot ketika ditancapkan ke media tanam.

IMG_20150315_173444
Batang Mint Yang Siap Untuk Di Stek

Untuk pemotongan batang, sebaiknya dilakukan dengan menyerong, supaya batang lebih runcing, dan lebih mudah ditancapkan ke media. Laku buang juga daun-daun di dekat bagian yang runcing agar tidak menghambat ketika penancapan batang ke media.

Spearmint yang kali ini di tanam ada 2 jenis. Yang pertama adalah jenis mint yang langu sekali baunya (batang berwarna merah), satunya lagi mint yang baunya tidak terlalu langu, tapi mint nya lebih kuat (batang berwarna merah muda, paling kiri). Selanjutnya tancapkan batang-batang mint tadi ke dalam media yang sudah disiram. Siram lagi sedikit, kemudian taruh di tempat yang terlindung dari cahaya matahari. Penancapan masing-masing 2 batang mint untuk setiap pot. Dan mereka sudah punya rumah sendiri-sendiri.

mint siap tanam
Bibit Mint Yang Siap Di Tanam

Penyetekan mint sebaiknya dilakukan sore hari agar tidak mengganggu aktivitas dapur (fotosintesis) -nya. Tapi kalau kamu hanya bisa melakukannya di siang hari, tidak apa-apa, hanya saja mint nya membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama untuk proses recovery. Jika penyetekan dilakukan siang hari, mint akan terlihat memprihatinkan setelah 5 menit ditancapkan di media baru.

penanaman mint

Waktu pertama kali melakukannya, jangan berkecil hati karena sepertinya daun mint gaga tumbuhl, dan mint-nya mati. Tapi jangan khawatir, ini hanya berlangsung paling lama 3 hari. Di hari ketiga, dia sudah mulai segar. Tetap disimpan di tempat teduh dan disiram dua kali sehari.

mint yang hampir layu
Keadaan Mint Selama 3 Hari

Kemudian setelah 1,5 minggu

tanamn mint yang segar
Mint Yang Sehat