Wajib Anda Ketahui, Fakta Menarik Dibalik Metode Aeroponik

Metode Aeroponik

Mungkinkah Anda tertarik dengan metode budidaya di udara atau yang juga dikenal dengan aeroponik! Teknik ini sudah cukup lama dikenal di kalangan pembudidaya sayuran modern. Nah, berikut ini beberapa fakta menarik mengenai aeroponik ini.

Nutrisi Disemprotkan

Metode aeroponik tak dilaksanakan pada lahan atau media tanam khusus. Tanaman yang dibudidayakan dibiarkan menggantung di udara. Sebab itulah, tanaman-tanaman ini sangat memerlukan nutrisi khusus yang menunjang pertumbuhannya.

Nutrisi ini diperoleh dari penyemprotan pada bagian akar tanaman. Akar tanaman ini disemprot nutrisi yang berbentuk kabut jadi bisa diserap dengan lebih efektif. Cara ini hampir sama dengan teknik hidroponik. Hanya saja, hidroponik memungkinkan akar tanaman terendam terus-menerus oleh nutrisi yang sama.

Sprinkle si Pemberi Nutrisi

Supaya tetap tumbuh dengan baik, penyemprotan nutrisi ini harus terus dilaksanakan. Tujuannya yaitu menurunkan suhu tanaman supaya tanaman tak layu. Alat yang dipakai untuk mengatur waktu penyemprotan ini diberi nama sprinkle. Supaya tak layu, tanaman tak boleh berhenti disemprot lebih dari 15 menit.

Baca Juga:
Tidur Lebih Nyenyak & Rileks dengan Tanaman Hias Ini di Kamar
Mengulas Rahasia Ciptakan Cengkeh yang Optimal, Gimana Caranya?
Mau Benih Padi Tahan Penyakit, Terapkan Cara Ini Segera!

Tanaman dan Penyemaian

Tanaman yang banyak dipakai dalam budidaya teknik ini merupakan jenis sayuran daun dan sayuran umbi. Contoh sayuran daun aeroponik merupakan bayam, kangkung, sawi, dan selada. Sayuran umbi antara lain seperti kentang dan ketela pohon.

Benih yang dipakai tak langsung ditanam dengan metode ini. Penyemaian dilaksanakan di atas rockwool terlebih dulu dalam tray pembibitan. Apabila bibit sudah tumbuh menjadi benih, tanaman siap digantung dan dibudidayakan dengan teknik aeroponik.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Keuntungan Melimpah

Hasil panen dari tanaman aeroponik lebih unggul bila dibandingkan dengan tanaman yang ditanam dengan teknik lain seperti hidroponik atau konvensional. Dilihat dari segi kuantitas, berat selada yang ditanam dengan teknik ini bisa mencapai 20 ton per hektare. Jumlah ini merupakan 2 kali lipat hasil pertanian konvensional yang hanya 10 ton per hektare.

Disamping itu, dari segi kualitas hasil tanaman aeroponik juga lebih unggul. Kadar oksigen yang tinggi membuat akar tanaman lebih optimal dalam menghasilkan energi. Bukan hanya itu, tanaman aeroponik juga lebih higienis, segar, renyah, beraroma lebih harum, dan rasanya lebih lezat.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Wajib Anda Ketahui, Fakta Menarik Dibalik Metode Aeroponik” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Polybag untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Tips Berkebun Asik, Simak Artikel Ini!!

Tips-Berkebun-Hemat-Tapi-Menguntungkan-di-Rumah (1)

Jual Polybag Harga Murah & Terjangaku – Lim Corporation

Akhir-akhir ini “berkebun” sudah menjadi salah satu hobi yang lagi digemari di Indonesia. Baik itu tanaman bunga, sayuran sampai tanaman buah. Dalam berbagai sosial media “berkebun” sudah menjadi salah satu topik hangat yang pas dibicarakan. Banyak sekali grup komunitas berkebun yang bermunculan dengan anggota ribuan, sampai puluhan ribu. Berbagai kalangan pada latar belakang yang berbeda-beda disatukan pada satu hobi yang sama, yakni “berkebun”. Mereka saling bertukar pengalaman tentang ilmu tanaman, cara menanam dan justru pamer koleksi.

Baca Juga:
Wow! Budidaya Tanaman Sayur Yang Lagi Viral Dengan Polybag, Mau Tau?
Ingin Sukses Saat Budidaya Cengkeh, Yuk Intip Cara Pembibitannya!
Yuk!! Kenalan Dengan Inovasi Bioteknologi Dalam Sistem Pertanian

Setiap pehobi tentu tidak akan segan-segan untuk membelanjakan banyak uang guna kesukaan mereka. Yang namanya hobi, maka selalu sering bertemu dengan sesama pehobi akan membuat hobi semakin “Gila”. Keinginan untuk menambah koleksi tanaman semakin tinggi. Hal ini kian lama tentu saja akan merepotkan anda, akan tetapi bagi yang tidak punya banyak waktu. Dengan semakin bertambahnya koleksi tanaman, maka seiring waktu serta biaya yang perlu dikeluarkan akan meningkat. Dan akhirnya hobi anda akan banyak menyita waktu, tenaga serta biaya. Nah, bagaimana caranya anda supaya hobi berkebun hemat waktu dan biaya?

Berikut ini macam-macam cara supaya hobi berkebun tidak menghabiskan banyak waktu dan biaya:

1. Kurangi Menanam Rumput

Rumput memerlukan perawatan rutin, setidaknya tiap minggu atau tiap bulan anda perlu merapikan dan memotongnya. Setidaknya anda harus mencabuti rumput-rumput yang dapat mengganggu. Agar hemat, kurangi menanam rumput di kebun atau halaman anda. Anda bisa menggantinya dengan kerikil, batu ataupun lainnya. Sehingga waktu anda ketika mengurusi rumput berkurang.

Polybag

2. Menanam Tanaman Yang Tidak Membutuhkan Banyak Air

Jenis tanaman yang membutuhkan banyak air bisa menyita waktu anda untuk menyiram. Hal ini bisa menghabiskan banyak air dan juga biaya untuk membeli air, terlebih ketika musim kemarau. Agar anda tetap hemat, alangkah baiknya tanamlah tanaman yang tidak haus air.

3. Menanam Dalam Pot atau Polybag

bertanam dalam pot atau polybag akan mempermudahkan anda untuk merawatnya. Anda juga bisa berhemat air, karena menanam terhadap media terbatas tidak terlalu banyak membutuhkan air. Anda juga bisa menanam berbagai jenis tanaman memakai pot atau polybag. Daripada bunga, maka sayuran juga bisa ditanam untuk memenuhi kebutuhan setiap hari.

Iklan FP (2)(1)

4. Pilihlah Tanaman Yang Tumbuh Lambat

Tanaman yang tumbuh tidak terlalu cepat akan mempermudah anda untuk merawatnya, sebab anda tidak perlu sering-sering merapikan atau memangkasnya. Seperti tanaman bunga yaitu rhododendrons, peoni atau camelia. Untuk jangka panjang, tanaman yang lambat tumbuh akan dapat menghemat waktu dan biaya.

5. Menanam Umbi – Umbian

Tanaman umbi ialah jenis tanaman yang mudah ditanam serta tidak memerlukan perawatan yang rumit. Untuk jenis tanaman bunga, anda bisa menanam daffodils ataupun tulip. Dengan sekali tanam, maka tanaman jenis umbi bisa terus tumbuh ditempat yang sama.

6. Jangan Menanam Tanaman Semusim

Untuk dapat menghemat waktu dan biaya perawatan, anda bisa memilih tanaman yang berumur panjang. Misalnya tabulampot yang bisa bertahan disegala musim juga berusia panjang. Tanaman semusim bisa merepotkan anda, karena memerlukan perawatan yang agak rumit. Selain itu anda juga harus sering menggantinya dengan tanaman baru.

Tips diatas diatas ditujukan untuk anda yang memiliki hobi berkebun tetapi tidak memiliki waktu luang yang cukup. Anda boleh mencobanya agar hobi berkebun dapat tersalurkan dengan hanya sedikit waktu. Untuk anda yang memiliki waktu luang cukup banyak, pastinya tips-tips tersebut tidak berlaku atau anda dapat menyesuaikannya. Selamat berkebun, semoga bermanfaat….

* Info lengkap mengenai harga Polybag silakan klik http://bit.ly/hargapolybag

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Polybag atau Plastik Pertanian & Perkebunanuntuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

 

5 Teknik Jitu Budidaya Kacang Panjang Dengan Polybag, Ternayata Menguntungkan

kacang-panjang

Distributor Polybag Murah di Sidoarjo – Lim Corporation

Tanaman kacang panjang yaitu suatu jenis tanaman sayur yang paling banyak di cari serta di minati oleh orang banyak. Untuk jenis tanaman sayur kacang panjang ini juga tak terlalu sulit dijumpai di tempat mana pun. Karena jenis tanaman sayur kacang ini sangat gampang untuk di tanam di tempat lokasi apa pun.

Untuk melaksanakan penanaman budidaya kacang panjang ini juga tak terlalu sulit, asalkan tempat lokasi penanaman tersebut mempunyai tingkat kesuburan yang tinggi, maka pertumbuhan tanaman sayur kacang panjang akan berjalan dengan baik dan optimal.

Sayuran kacang panjang ini mempunyai nilai gizi yang sangat tinggi, maka untuk itu tak perlu diragukan lagi tentang manfaat dari mengkonsumsi sayuran kacang panjang ini.

Tetapi umumnya untuk jenis sayuran kacang panjang ini hanya bisa di panen 4 kali ketika penanaman, sesudah 4 kali sayuran kacang panjang ini tak bisa lagi mengeluarkan buahnya kembali.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Adapun Beberapa Cara Mudah Budidaya Kacang Panjang Di Polybag :

1. Pemilihan Bibit

Tak hanya menentukan media tanam yang tepat, pemilihan bibit juga penting dilaksanakan. Karena bibit akan mempengaruhi hasil panen nantinya. Ciri bibit kacang panjang yang baik yaitu tingkat berkecambahnya diatas 90% dan penampilan kacang bernas tak kusam, bibit tak rusak dan tak mengandung hama serta penyakit. Berbeda dengan budidaya tanaman lainnya. Kacang panjang ini tak memerlukan penyemaian bibit. Bibit yang sudah dipilih bisa langsung Anda tanam pada media tanam yang sudah disiapkan.

Baca Juga :

2. Persiapan Media Tanam

Tahap awal yang harus anda laksanakan yaitu siapkan tanah yang subur serta gembur. Kemudian ayak tanah menjadi butiran tanah yang halus dan pastikan tak ada tanah yang menggumpal. Sesudah itu siapkan kompos dan arang sekam. Jika semua bahan sudah siap kemudian campurkan semua bahan dengan perbandingan 2:1:1 dan Anda bisa memasukkannya ke dalam polybag.

3. Proses Penanaman Kacang Panjang

Waktu yang tepat untuk proses penanaman kacang panjang yaitu pada awal musim hujan. Tujuannya supaya tanaman kacang panjang anda memperoleh pengairan yang cukup. Sebaiknya untuk penanaman lebih baik 1 polybag di isi dengan 2 biji bibit kacang panjang supaya nantinya kacang panjang bisa tumbuh lebih baik. Masukan bibit kacang di dalam lubang, untuk lubang tanam tak perlu terlalu dalam, jika sudah tutup kembali dengan tanah.

4. Perawatan Kacang Panjang

Untuk menghasilkan kacang panjang yang berkualitas dan bermutu maka anda juga harus melaksanakan perawatan. Apabila tanaman yang anda tanam terkena hama penyakit maka segeralah mengganti tanaman tersebut dengan tanaman yang baru supaya tanaman yang lain tak tertular hama dan tanaman bisa tumbuh secara bersamaan. Ini dilaksanakan ketika tanaman menginjak umur sekitar 5-7 hari. Dan jangan lupa untuk melaksanakan penyiangan tanaman. Bersihkan juga gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh di sekitar polybag tanaman kacang panjang anda.

5. Proses Panen

Ketika ukuran polong kacang panjang sudah optimal maka ini yaitu ciri apabila tanaman kacang panjang siap untuk dipanen. Apabila dihitung dari masa tanam yaitu sekitar 3-4 bulan. Waktu yang pas untuk memanen yaitu ketika pagi hari sebelum matahari terlalu panas. Karena waktu ini lah kacang masih dalam kondisi masih sangat segar. Cara memanen kacang panjang sangat lah gampang, cukup potong bagian ujung pangkal kacang panjang. 1 tanaman kacang panjang bisa menghasilkan beberapa buah kacang panjang.

* Info selengkapnya mengenai harga Polybag klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

5 Cara Mudah dan Sukses Pembibitan Pohon Kurma Dengan Polybag Di Rumah

kurma 3

Plastik Polybag Untuk Pembibitan Kurma – Lim Corporation

Kurma yaitu jenis buah yang mempunyai habitat di tanah Timur Tengah yang iklimnya sangat panas. Karena tumbuhnya di daerah padang pasir membuat orang berpikir pohon kurma tak begitu cocok ditanam di Indonesia. Buktinya di Indonesia sudah ada pohon kurma yang tumbuh, bahkan ada juga menghasilkan buah yang melimpah.

Pohon kurma yaitu tergolong jenis pohon palem-paleman, yang mempunyai nama latin yaitu Phoenix Dactylifera. Pembudidayaan untuk pohon kurma bisa dikerjakan dengan mengecambahkan bijinya. Karena setiap butir kurma mengandung biji yang berpotensi baik untuk tumbuh menjadi pohon kurma tentunya. Asalkan mengerti caranya, Anda sebetulnya bisa menanam kurma dari biji di rumah sendiri.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Sekilas Tentang Pohon Kurma

Apabila sudah tumbuh, pohon kurma tergolong pohon yang hidupnya bisa sampai puluhan tahun. Pohon kurma tergolong pohon yang terbagi menjadi jantan dan betina. Pohon yang menghasilkan buah kurma yaitu pohon betina. Tak perlu heran jika ternyata ada yang berhasil membudidayakan kurma tetapi tak bisa berbuah, artinya pohon kurma tersebut termasuk jenis pohon kurma jantan.

Memang dari keseluruhan biji kurma yang dikonsumsi manusia, lebih banyak porsinya untuk tumbuh menjadi pohon kurma jantan. Biji yang akan tumbuh untuk calon pohon kurma jantan dan pohon betina yaitu sekitar 60%-80%. Apabila Anda ingin menanamnya sebaiknya mengecambahkan biji yang banyak supaya kemungkinan memperoleh pohon kurma betina lebih tinggi. Tak perlu khawatir apabila pohon kurma yang tumbuh kemudian digolongkan sebagai pohon jantan, karena pohon kurma juga tergolong jenis pohon yang bisa dijadikan hiasan dengan harga yang cukup mahal tentunya.

Cara Menanam Pohon Kurma

Untuk menanam pohon kurma Anda memerlukan sekitar 5 tahapan, yaitu persiapan biji kurma, proses pembersihan biji kurma, perendaman, pengecambahan, dan pemindahan bibit yang sudah berkecambah. Berikut ini penjelasan tentang menanam pohon kurma.

Baca Juga :

1. Persiapan Biji Kurma

Kurma bisa ditanam dengan memanfaatkan biji yang ada di dalam buahnya. Biji kurma bisa Anda peroleh dari sisa memakan kurma atau membeli bibit unggul yang dijual di toko yang terpercaya. Perlu juga Anda mengerti, untuk kurma sendiri ada beberapa jenis varian yang termasuk bibit unggul serta mempunyai nilai jual tinggi, seperti kurma Ajwa, Zahidi, Khalas, Khenaizi, Khadrawi, Medjool, serta Deglet Nour. Tak hanya itu, beberapa jenis kurma yang umum dikonsumsi di Indonesia antara lain kurma Sekki, Barhi, Silaj, serta Sokari.

Setiap jenis kurma mempunyai penampilan fisik yang berbeda. Contohnya untuk kurma Ajwa, warnanya cenderung hitam gelap, dengan tekstur lembut yang tak terlalu manis dan rasanya sama seperti kismis. Kurma ajwa ini banyak tumbuh di Madinah dan dinamakan kurma nabi karena kurma ini yaitu jenis kurma yang sering dikonsumsi Nabi Muhammad SAW.

Tak sama dengan kurma Medjool atau Majol karena mempunyai bentuk buah yang lebih lonjong dibandingkan dengan kurma ajwa, mempunyai warna kecokelatan dan mempunyai rasa yang sangat manis dengan tekstur yang cukup kenyal. Berbeda juga dengan kurma Deglet Noor karena memang kurma ini mempunyai warna kuning cerah sampai dengan cokelat muda, lebih cerah dibandingkan warna kurma Medjool atau kurma Ajwa, dengan rasa yang manis dan tekstur yang tak terlalu kenyal dan tak juga terlalu keras.

Langkah awal yaitu siapkan biji kurma dalam jumlah yang banyak. Apabila Anda membeli sekotak kurma untuk dikonsumsi, pakai saja semua bijinya untuk calon bibit pohon kurma. Dan ingat, semakin banyak biji yang Anda tanam, semakin besar kemungkinan tumbuhnya pohon kurma betina yang rajin berbuah.

2. Pembersihan Biji dari Sisa Daging Kurma

Untuk Anda yang sering dan suka memakan kurma tentu sudah hafal bahwa biji kurma umumnya akan mengandung sedikit sisa daging kurma. Apabila Anda memperoleh biji kurma dari sisa memakan kurma, maka terlebih dulu biji kurma dibersihkan sampai bebas dari daging kurma.

Kebersihan dari biji kurma mampu meningkatkan kemungkinan berkecambahnya biji lebih tinggi. Tahap pembersihan biji kurma juga bertujuan untuk menghindarkan biji dari binatang seperti semut ataupun kutu putih untuk hinggap pada permukaan biji kurma yang bisa membuat biji kurma rusak sebelum dikecambahkan karena tumbuhnya jamur.

Ketika membersihkan biji kurma Anda bisa memakai air yang diberi campuran pasir halus, kemudian gosoklah dengan pasir halus di rendaman air tersebut. Sesudah itu, pisahkan biji yang sudah kering pada suatu wadah untuk proes selanjutnya.

3. Proses Perendaman Biji Kurma

Tahap perendaman dilaksanakan untuk membuat biji kurma lebih cepat berkecambah. Untuk proses perendaman, diperlukan waktu sekitar 5 hari untuk memperoleh biji yang lebih gampang berkecambah. Proses perendaman dilaksanakan memakai air mineral (lebih baik memakai air mineral dalam kemasan) dan setiap 24 jam, air diganti dengan air yang baru.

Jumlah air tak perlu terlalu banyak, yang terpenting biji kurma bisa terendam seluruhnya. Apabila sudah sampai pada hari ke-4 perendaman, beri tambahan larutan ZPT untuk membuat biji lebih gampang lagi berkecambah.

4. Pengecambahan Biji Kurma

Cara pengecambahan ini dikerjakan dengan media yaitu campuran antara sabut kelapa dengan pasir ataupun bisa juga memakai tisu basah yang disimpan pada tempat gelap. Berikan jarak setiap biji sekitar 5cm pada media pengecambahan.

Anda harus menunggu sekitar 2-4 minggu sampai biji kurma akhirnya berhasil berkecambah dan tumbuh dengan tinggi sekitar 5cm-10cm. Umumnya akan muncul 1 helai daun pada masa awal perkecambahan. Ketika sudah mencapai tinggi 10cm, barulah bibit kurma bisa dipindahkan ke dalam polibag untuk ditumbuhkan sendiri-sendiri.

5. Pemindahan Bibit yang Sudah Berkecambah

Langkah selanjutnya yaitu ketika berhasil dikecambahkan, dengan hati-hati pindahkanlah bibit kurma ke dalam polibag yang sudah diisikan dengan media tanam. Media tanam terbaik untuk pohon kurma yaitu campuran antara pasir, kompos, serta arang sekam dengan perbandingan 2:1:1. Perhatikan bahwa pasir menjadi media yang cukup dominan untuk pohon kurma, mengikuti habitatnya yang memang dari tanah padang pasir. Kompos dan arang sekam ditambahkan jadi media tanam mempunyai prositas yang baik juga.

Apabila pohon kurma tumbuh semakin besar maka Anda harus memindahkan juga ke polibag yang lebih besar, atau bahkan Anda harus memindahkan pohon pada lahan terbuka apabila sudah tak lagi cocok untuk ukuran polibag. Harus selalu diperhatikan untuk kebutuhan unsur hara pohon kurma yang diperoleh dari kompos sebagai media tanam. Pohon kurma memang tak perlu sering disiram, tetapi kebutuhan nutrisinya harus selalu dijaga supaya bisa tumbuh sampai berbuah.

* Info selengkapnya mengenai harga Polybag klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Polybag untuk membudidayakan tanaman di lahan yang kecil atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Cara Baru Budidaya Tanaman Kumis Kucing, Berkhasiat & Bermanfaat

daun-kumis-kucing

Polybag Untuk Bertanam di Lahan Sempit – Lim Corporation

Masyarakat Indonesia mengetahui tanaman kumis kucing sebagai tanaman obat yang sangat ampuh untuk menanggulangi penyakit kencing manis. Di daerah pedesaan, kita akan dengan gampang menemukan herbal ini. Akan tetapi, cukup sulit bila mencarinya di daerah perkotaan. Selain tumbuh liar, kumis kucing dapat ditanam di pot. Untuk itu, sebaiknya Anda mencari tahu cara menanam kumis kucing dalam pot.

Kumis kucing (Orthosiphon aristatus) merupakan salah satu jenis tanaman obat asli Indonesia yang tergolong dalam famili Lamiaceae/Labiatae. Nama lain dari kumis kucing, yaitu java tea, giri-giri marah, songot koceng, dan remujung. Berikut ini cara menanam kumis kucing dalam pot yang dapat Anda coba.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Persiapan Bibit Tanaman Kumis Kucing

Perbanyakan bibit tanaman kumis kucing dapat dilaksanakan dengan cara vegetative, yaitu stek batang. Pilihlah tanaman induk yang normal, subur, serta telah berkayu. Pilihlah batang yang tak terlalu tua atau muda dan sudah berkayu. Potong batang yang telah dipilih dengan pisau kemudian potong menjadi ukuran sekitar 15—20cm dan berbuku sekitar 2—3.

Bibit stek tanaman kumis kucing dapat langsung ditanam ataupun disemai terlebih dulu. Apabila bibit ditanam pada persemaian, gunakan jarak tanam 10cm×10cm dengan kedalaman 20cm.

Laksanakan perawatan pada bibit dengan mengerjakan penyiraman sebanyak 1—2 kali 1 hari. Bibit diberi sedikit naungan berupa plastik paranet, jerami, atau dedaunan kering. Sesudah bertunas, bibit dapat dipindahkan ke tempat tanam yang sudah disiapkan baik itu pot, polibag, ataupun yang lainnya.

Baca Juga :

Yuk!! Intip Budidaya Kentang Dengan Metode Hidroponik
Yuk Intip!! 5 Tanaman Yang Sangat Cocok Pada Musim Kemarau
Ini Dia Tips & Trik Budidaya Ikan Supaya Hasil Melimpah

Menanam Kumis Kucing Dalam Pot

Tahapan selanjutnya, siapkan pot tanam dan ukurannya disamakan dengan bibit yang akan ditanam. Siapkan media tanam berupa tanah dan pupuk kandang atau bisa juga pupuk kandang diganti dengan arang sekam.

Sesudah siap semua, masukkan media tanah yang sudah dicampur pupuk kandang atau arang sekam ke pot sekitar 1/3 dari tinggi pot. Selanjutnya, tanam bibit dengan posisi tegak lurus sedalam 5cm atau 1/3 bagian dari pangkal batang stek, kemudian padatkan tanah di sekitar bibit. Sesudah itu, kerjakan penyiraman sampai tanah cukup basah. Hal itu bertujuan untuk memadatkan celah bagian tanah.

Pemeliharaan Tanaman Kumis Kucing

Supaya nutrisi yang diperlukan tanaman kumis kucing terpenuhi, laksanakan pemupukan dengan memakai pupuk organik yang diberikan setiap 2—3 minggu 1 kali. Kerjakan pula penyiangan terhadap gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh di sekitar tanaman.

Penyiraman dapat dilaksanakan secara rutin, yaitu 1 atau 2 kali 1 hari. Apabila tanaman telah rimbun, frekuensi penyiraman dikurangi. Kerjakan pergantian media tanam setiap 3 bulan 1 kali supaya media tanam atau tanah tak padat. Biasanya, pada umur 3 bulan tanaman kumis kucing telah tumbuh besar, jadi sebaiknya pot tanamnya juga diganti.

* Info selengkapnya mengenai harga Polybag klik DISINI

Jika Anda membutuhkan atau ingin memesan Polybag untuk budidaya tanaman atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp : 031-8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Inilah Cara Budidaya Tanaman Hias Yang Tepat Dan Benar

Apa itu budidaya tanaman? Sederhananya, budidaya tanaman itu merupakan usaha pengembangan/perbanyakan tanaman. Nah, diartikel ini akan membahas tentang berbudidaya tanaman hias.

Tanaman hias merupakan semua tanaman yang memiliki bentuk dan kesan indah yang sengaja di tanam dengan maksud dan tujuan tertentu. Seluruh bagian tanaman yang memiliki unsur nilai hias dapat dijadikan hiasan. Bukan hanya menambah keindahan, tapi serta dapat menjadi peluang usaha yang meyakinkan.

aktusss

Untuk mendapat keuntungan yang lumayan, tidak dapat dalam waktu yang singkat, diperlukan proses yang cukup lama. Yang perlu dilakukan adalah mempelajari bagaimana cara budidaya tanaman hias agar tidak salah dalam penerapannya.

Apa saja sih hal-hal yang perlu di perhatikan dalam budidaya tanaman hias?

1 Media Tanam

Media tanam ini terdiri dari wadah atau pot tanaman dan serta tanah yang merupakan unsur pokok dalam penanaman. Jenis tanah sangat berpengaruh terhadap tanaman, jadi sebaiknya perhatikan kesesuaian antara media tanam dengan jenis tanaman yang yang akan di tanam.

2 Pemilihan Tanaman

Nah, guna spesifikasi tanaman yang akan ditanam, dapat memilih tanaman yang cukup mudah dalam perawatannya agar memudahkan pekerjaan . Setiap tanaman memiliki karakterisik yang berbeda dalam perawatan dan serta dapat sangat sensitive.

*Baca Juga : Menanam Mengkudu Di Dalam Pot

3 Perawatan

Perawatan tanaman hias terdiri dari penyiraman dan pemupukan tanaman. Menyirami tanaman hanya secukupnya agar tanaman terhindar dari pembusukan pada akar. Dan jangan lupa untuk menggunakan pupuk kompos untuk pemupukan.

Tapi, jika sulit mendapatkan pupuk, dapat juga menggunakan pupuk buatan pabrik ataupun pupuk dari kulit telur

4 Pemilihan Tempat

Untuk pemilihan tempat, dianjurkan untuk memilih tempat dengan sinar matahari yang cukup, atau kata lain tidak terlalu sering terpapar tapi tidak juga kekurangan sinar matahari.

5 Perairan

Air berguna untuk mengontrol suhu saat udara panas, inilah yang membuat air begitu penting. Oleh karena itu penyiraman sangat pengaruh terhadap kehidupan tanaman, Kekurangan air dapat memberi dampak layu pada daun.

Layu pada daun disebabkan oleh penguapan dalam sel tanaman akibat kekurangan kadar air dan serta suhu udara yang panas. Tapi, penyiraman yang terlalu banyak berdampak buruk terhadap tanaman. Apalagi tanaman dalam pot. Ini akan membuat media tanam menjadi seperti lumpur, jika dibiarkan lebih lama sehingga membuat akar tanaman menjadi membusuk.

6 Hama Tanaman

Hama pasti akan mengganggu pertumbuhan tanaman hias. Hama-hama tersebut meliputi ulat, serangga, lalat dan serta jamur. Untuk itu, diperlu melakukan penyemprotan anti hama terhadap Berbagai jenis tanaman hias yang sangat mudah terkena hama jika hama mulai menyerang tumbuhan.

7 Penataan dan Pemangkasan

Untuk menambah unsur estetika dari tanaman hias, tumbuh rapi dan teratur, perlu dilakukan penataan terhadap ranting dan tangkai. Pemangkasan tanaman sangat penting agar memicu tunas dan daun baru sehingga dapat tumbuh lebih banyak.

8 Penggantian Media Tanaman

Penuhnya akar dapat menghambat pertumbuhan tanaman yang berada dalam pot, maka dari itu diperlukan penggantian media tanaman. Penggantian media tanaman tergantung pada jenis tanaman.

Memang, tidak begitu mudah untuk melakukannya, tapi jika ditekuni dan terus menambah wawasan tentang cara budidaya tanaman maka tidak ada yang tidak mungkin.

Selamat mencoba, semoga berhasil!

Pembenihan Dan Budidaya Tanaman Berumur Pendek Menggunakan Polybag

Plastik polybag atau umum orang menyebutnya polybag saja adalah plastik berwarna hitam, kadang kala juga berwarna putih, yang ada lubang-lubang di sisinya serta terbagi dalam beberapa ukuran sesuai dengan keperluan. Manfaat lubang pada polibag yaitu untuk mengatur keperluan air supaya tanaman tak membusuk (mati).

Plastik Polybag untuk Pembenihan (Persemaian)
Salah satunya mempunyai manfaat dan kegunaan yaitu untuk pembenihan (persemaian) tanaman seperti Jati, Jabon, Akasia, kelapa sawit, dan lain-lain. Terdapat banyak step pemakaian polibag :
– untuk pembenihan awal 3-6 bln. umumnya memakai polibag (polybag) ukuran kecil (baby bag), umpamanya ukuran lebar 10 cm tinggi 12-15 cm. Untuk polybag ukuran kecil mempunyai ketebalan 0, 4-0, 6. Untuk kwalitas polybag umum menggunakan yang kw biasa.
– sesudah benih berusia 3-6 bln. umumnya dipindahkan ke polybag ukuran yang semakin besar, umpamanya ukuran lebar 20, tinggi 25-30 cm. dengan keperluan semasing petani atau orang yang bakal membudidayakan tanamannya atau sekedar hanya untuk persemaian (pembenihan). Ketebalan polybag pada 1, 10 hingga 0, 12. Type polybag yang dipakai baiknya yang kw super, supaya dapat lebih kuat serta tak gampang robek saat pemakaian.
Sesudah benih telah berusia sekitaran 12 bln. atau lebih, benih siap dipindahkan dari plastik polybag ke media yang sebenarnya (tanah).

 

08
(031) 8830487 | 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 0812.3258.4950

Plastik Polybag Untuk Budidaya Tanaman
Plastik polibag juga kerap dipakai untuk menanam sebagai ubah pot, lantaran argumen efesiensi biaya. Sebagian type tanaman yang berusia pendek bisa ditanam memakai polybag diantaranya : cabai, tomat, melon, semangka dan lain-lain. Yang menggembirakan hasil yang diperoleh dari penanaman memakai polybag ini juga sama seperti penanaman di lahan, sepanjang sudah pasti pemberian nutrisinya serta penyusunan sinar sesuai sama kebutuhan.

*Apabila anda sedang membutuhkan polybag silahkan hubungi kami. Phone/Fax: (031)8830487 | Call/Sms: 085233925564 – 087702821277 – 081232584950. Untuk info lebih lengkap klik saja disini!)

Sebagian argumen kenapa memakai plastik polybag untuk budidaya tanaman diantaranya:
– harga lebih murah, menghemat biaya
– dapat diletakkan dimanapun, serta gampang dipindahkan
– pemberian nutrisi serta obat-obatan dapat lebih irit serta akhirnya optimal, lantaran segera diserap tanaman, tak tenggelam oleh air hujan.

09
(031) 8830487 | 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 0812.3258.4950

Baca Juga Artikel Berikut: