Buah Bit, Umbi Kecil Sejuta Manfaat

Buah bit adalah sejenis umbi – umbian dari akar tanaman bit atau yang disebut Beta vulgaris, bentuknya yang bulat dengan warna merah keunguan.

Walaupun daun nya juga dapat di masak untuk dijadikan sayur, buah bit terkenal dengan umbinya yang banyak mengandung manfaat untuk tubuh.

Tingginya karbohidrat dalam buah bit akan tetapi kandungan lemak, protein, kalori nya sangat rendah. Jadi sangat baik untuk dikonsumsi bagi yang sedang program diet.

di dalam Buah bit mengandung banyak mineral seperti zat besi, fosfor, karbohidrat, protein, kaya antioksidan, caumarin dan folat, serat larut, kalium, tembaga, triptofan dan magnesium. dan juga vitamin seperti Vitamin A, B6, B9 dan vitamin C.

*Baca Juga : Tips Paling Jitu Budidaya Lidah Mertua (Sansevieria)
Manfaat dari buah bit yang bagus untuk kesehatan tubuh

1. Mewarnai Rambut

2. Menstabilkan Tekanan Darah

3. Mengobati Penyakit Tumor dan Kanker

4. Membersihkan Ginjal dan Kantung Empedu

5. Mencegah dan Mengobati Anemia

6. Mempertahankan Stamina Tubuh

7. Memperlancar Proses Pencernaan

8. Mengatasi Peradangan

9. Mengatasi Masalah Jerawat

10. Memperpanjang Masa Berolahraga

11. Mengobati Penyakit Diabetes

12. Menjaga Kesehatan Otak dan Mencegah Pikun

13. Menjaga Kesehatan Jantung

14. Meningkatkan Kecerdasan Otak Pada Bayi

15. Menjaga Kesehatan Mata

16. Mencegah Alergi, Iritasi dan Radang

17. Membantu Pertumbuhan Tulang dan Gigi

18. Membantu Menurunkan Berat Badan

19. Meningkatkan Imunitas Tubuh

20. Mencegah Penyakit Stroke

21. Mengurangi Sembelit

22. Membantu Memproduksi Sel Darah Merah Lebih Banyak

23. Menjaga Fungsi Otot dan Syaraf

24. Mempercepat Proses Penyembuhan

25. Mendetoks Racun dari Tubuh

26. Mengatasi Masalah Ketombe

27. Membantu Menjaga Kesehatan Hati

28. Memutihkan dan Mencerahkan Wajah

29. Merawat dan Menyuburkan Rambut

30. Menurunkan Kadar Kolesterol

Itu lah beberapa Manfaat Buah Bit, banyak bukan manfaatnya ayo mulai dari sekarang untuk mengkonsumsi buah, bisa dikonsumsi dengan dijus atau bisa dijadikan sayur

*Baca Juga : Inilah Tipe Manfaat Yang Terdapat Pada Daun Kucai

Advertisements

Terong Hidroponik? Kenapa Tidak! Simak Kelanjutannya

             Termasuk dalam keluarga Solanaceae, tanaman terung merupakan salah satu jenis tanaman sayur yang biasa dimanfaatkan sebagai kuliner masakan. Penanaman terung pada dasarnya membutuhkan lahan yang luas demi mendapatkan hasil yang melimpah.

Terong ditanam dengan sistem drip/ irigasi tetes

         Seiring dengan perkembangan teknologi pertanian yang semakin canggih, menanam terung sistem hidroponik bisa dijadikan sebagai pilihan yang cocok untuk anda yang gemar berkebun namun tidak memiliki lahan yang luas. Dengan menanam terung sistem hidroponik serta melakukan perawatan yang benar, maka anda akan mendapatkan hasil yang memuaskan.

Terong ditanam dengan PVC

            Untuk menanam terung sistem hidroponik, anda bisa menerapkan langkah berikut ini.
Bahan
· Ember bekas
· Pot dengan ukuran yang lebih kecil dari ember
· Selang fertigasi serta nepple
· Pompa
· Bak nutrisi
· Media tanam berupa arang sekam dan cocopeat
· Benih terung
· Campuran nutrisi AB

Cara Pembuatan
1. Lakukan penyemaian bibit terong pada media tanam yang berupa arang sekam dan biarkan selama 25 – 30 hari hingga benih tersebut tumbuh.
2. Pastikan anda juga melakukan perawatan dengan menyemprot air secara berkala dan tutup dengan plastik hitam agar tidak terkena sinar matahari
3. Campurkan sekam arang dan cocopeat dengan perbandingan 1 : 1 dan tekan sedikit jangan sampai terlalu padat
4. Setelah bibit terong berumur 25 – 30 hari, anda bisa mencabut benih dari media tanam dan memindahkannya pada pot yang berisi sekam dengan menjaga agar akar tidak rusak
5. Lakukan penyiraman pada pot dengan air nutrisi yang memiliki ppm rendah
6. Tempatkan tanaman pada tempat yang teduh selama 3 – 4 hari agar tanaman beradaptasi

Baca Juga :

Inilah Keuntungan dan Kerugian Dalam Penggunaan Polybag
Menggunaan Pestisida Secara Bijaksana Dengan Residu Minimum

Inilah Tipe Manfaat Yang Terdapat Pada Daun Kucai
Ternyata Inilah Jenis-Jenis Pestisida

Pemenuhan Nutrisi Terung Hidroponik
Untuk menunjang pertumbuhan dalam menanam terung sistem hidroponik, anda harus memenuhi kebutuhan nutrisi dari tanaman tersebut. Untuk itu, kebutuhan nutrisi bisa anda lakukan dengan cara berikut ini.
a. Pada masa tanam 0 – 3 minggu setelah pemindahan dari media tanam, maka tanaman terung harus mendapatkan nutrisi sebesar ppm 1000.
b. Setelah tanaman berusia 3 minggu hingga mencapai masa generative, anda harus menaikkan kebutuhan nutrisi tanaman menjadi ppm 1500
c. Ketika tanaman telah masuk masa generative, maka kebutuhan nutrisi dinaikkan menjadi 1.750. Lakukan hal ini secara rutin hingga terung memasuki masa berbuah

        Jadwal Pemberian Nutrisi Pada Tanaman Terung Sistem Hidroponik. Dalam menanam terung sistem hidroponik, maka kebutuhan nutrisi juga harus dilakukan pada waktu-waktu tertentu, sehingga tanaman akan tumbuh dengan baik. Untuk itu, nutrisi pada teknik tanam ini bisa disalurkan pada setiap tanaman dengan melalui pipa inlet serta selang fertigas yang bekerja dengan bantuan pompa. Pada proses menanam terung sistem hidroponik, waktu yang tepat dalam pemberian nutrisi bisa anda lakukan pada pukul 07.00 – 17.00.

         Sistem tanam hidroponik merupakan teknik tanam yang sangat cocok untuk dikembangkan di tempat yang memiliki area yang sempit. Cara menanam terung sistem hidroponik semacam ini sangatlah mudah dan tidak membutuhkan perawatan yang rumit. Bahkan, dengan menanam terung sistem hidroponik semacam ini bisa juga memberikan hasil yang maksimal ketika dilakukan perawatan yang baik.

 

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

@khlm

Inilah Keuntungan Dan Kerugian Dalam Penggunaan Polybag

Hampir semua jenis tanaman Hortikultura dan yang berumur pendek seperti Cabai Rawit, Cabai besar dapat ditanam di dalam polybag. Produktivitas buah / hasil tidak berbeda jauh dengan yang ada di lahan, begitu pula mutu produk. Bertanam di Polybag merupakan alternative pemecahan masalah bila kita memerlukan konsumsi segar buah atau sayuran daun.  Berikut adalah kelebihan dan kekurangan penggunaan Polybag.

Keuntungan
– Biaya lebih murah untuk pembelian Polybag bertanam dibandingkan Pot.
– Mudah dalam perawatan.
– Pengontrolan atau pengawasan per individu tanaman lebih jelas untuk pemeliharaan tanaman seperti serangan hama ataupenyakit, kekurangan unsur hara.
– Tanaman terhindar dari banjir, tertular hama atau penyakit.
– Polybag mampu di tambahkan bahan organic atau pupuk kandang sesuai takaran.
– Menghemat ruang dan tempat penanaman.
– Komposisi media tanam dapat diatur.
– Nutrisi yang diberikan dapat langsung diserap akar tanaman.
– Dapat dibudidayakan tidak mengenal musim.
– Sebagai Tanaman Obat dan Tanaman Hias di Pekarangan atau Teras.

Baca Juga :

Manfaat Plastik UV Untuk Greenhouse dan Pengeringan (Penjemuran)
Menggunaan Pestisida Secara Bijaksana Dengan Residu Minimum

Inilah Tipe Manfaat Yang Terdapat Pada Daun Kucai
Ternyata Inilah Jenis-Jenis Pestisida

Kerugian

– Polybag mempunyai daya tahan terbatas ( maksimal 2-3 tahun) atau 2 – 3 kali pe­makaian untuk media tanam.
– Kurang cocok untuk usaha skala besar.
– Produktivitas tidak maskimal dibandingkan pada lahan.
– Media tanam akan terkuras atau berkurang unsur organic dan media lainnya.
– Pemilihan polybag sebagai wadah tanam untuk budidaya dipengaruhi oleh beberapa faktor yang dimilikinya seperti, harga murah, tahan karat, tahan lama.
– Kurang cocok untuk usaha skala besar.
– Produktifitas kurang maksimal dibandingkan pada lahan.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda para pembaca 🙂

Cara Budidaya Kacang Panjang

Budidaya kacang panjang tidak terlalu sulit, sebab jenis tanaman ini dapat tumbuh di berbagai kondisi tanah. Tapi untuk mendapatkan hasil yang optimal tentu harus memilih lahan tanam yang sesuai dengan kebutuhan tanaman.

Budidaya Kacang Panjang
Supaya kacang hijau dapat tumbuh dengan subur, pastikan kondisi lahanya memiliki tanah yang gembur, dan terkena sinar matahari langsung serta memiliki sistem drainase yang baik. Bila kondisi lahan tanam memiliki kandungan hara yang banyak maka akan membuat kacang panjang tumbuh subur.

Pengolahan Lahan Budidaya Kacang Panjang
Kacang panjang akan dapat tumbuh secara maksimal apabila di tanam di lahan yang baik. Oleh sebab itu sebelum anda menanam kacang panjang sebaiknya anda siapkan lahan tanamnya terlebih dulu yang sesuai dengan kebutuhan tanaman ini. Langkah awal ialah pengemburan lahan tanam, bisa dengan cara dibajak ataupun dicangkul. Bila tanah sudah gembur setelah itu buatlah bedengan di atas tanah yang sudah dibajak. Usahakan tanah yang dibuat bedengan gembur ataupun sehalus mungkin agar akar tanaman bisa berkembang dengan baik.

Selanjutnya buatlah bedengan sejajar yang mengarah ke arah timur – barat. Hal ini berguna supaya tanaman dapat terkena sinar matahari secara maksimal. Buatlah bedengan dengan ukuran 80 – 90 cm, dengan ketinggian 20 – 25 cm, khusus lahan sawah tinggi bedengan 30 cm, jarak antar bedengan sekitar 40 – 50 cm, dan panjang bedengan menyesuaikan dengan kondisi lahan.

Jarak antar bedengan dibuat lebih lebar supaya memudahkan perawatan dan pemanenan yang dilakukan secara bertahap. Selain itu jarak antar bedengan juga berfungsi sebagai saluran drainase, terutama ketika kacang panjang ditanam di awal musim hujan. Adanya jarak antar bedengan akan dapat memperkecil kemungkinan tergenangnya air di sekitar tanaman.

Penanaman Benih Kacang Panjang
Hasil yang baik bisa di dapat jika benih kacang panjang langsung ditanam dan tidak perlu disemaikan. Untuk pemilihan benih yang berkualitas bisa dilihat secara kasat mata yakni, penampilan benih mengkilat. Bila direndam dengan air benih akan tenggelam, bila ada yang mengambang atau mengapung sebaiknya tidak digunakan untuk benih.

Jarak tanam antar tanaman ialah sekitar 40 cm, jarak antar baris sekitar 30 cm. Jadi di dalam satu bedengan terdapat 2 baris. Buatlah lubang tanam dengan cara ditunggal pada setiap bedengan dengan memperhatikan jarak tanam. Kemudian masukan 2 – 3 biji kacang panjang setiap lubang, tutup kembali dengan tanah di atasnya. Untuk satu hektar lahan memerlukan benih sebanyak kurang lebih 50 kg benih.

Perawatan Budidaya Kacang Panjang
Perawatan yang harus dilakukan ialah pengairan. Pada lahan irigasi, penyiraman dapat dilakukan dengan menggenangi lahan dengan air. Setelah lahan dirasa sudah lembab, air dikeluarkan lagi. Sedangkan pada lahan tadah hujan, terutama pada saat awal pertumbuhan benih, penyiraman dilakukan dengan cara manual. Setelah tanaman berumur 20 hari saatnya memberikan pupuk tambahan.

Pemupukan lebih baik memakai pupuk kompos dengan jumlah 20 ton per hektar dan ditebar di sekitar tanaman. Setelah diberikan pupuk pada bedengan ditutup kembali dengan tanah sekaligus untuk menaikan ketinggian bedengan. Hal ini dilakukan untuk memperkuat cengkraman akar tanaman selain itu agar pupuk meresap ke dalam tanah.

Sesudah melakukan pemupukan tambahan, setelah itu pasang potongan bambu sebagai tiang rambat bagi kacang panjang. Pada usia 20 hari biasanya kacang panjang sudah mulai tumbuh dan membelit.

Cara memasang potongan bambu yakni dengan menancapkan satu tiang di sekitar tanaman. Satu potongan bambu untuk satu tanaman, kemudian gabungan 4 potongan bambu yang saling berdekatan pada ujung atasnya kemudian diikat menjadi satu. Lakukan seterusnya sampai setiap tanaman memiliki satu tiang rambat.

Sesudah benih kacang panjang ditanam biasanya akan banyak tanaman pengganggu yang tumbuh di sekitar lahan tanam. Oleh karena itu perlu dilakukan penyiangan terutama ketika awal tanaman tumbuh. Untuk menghindari kurangnya nutrisi pada tanaman maka gulma atau tanaman pengganggu lain harus dibersihkan. Penyiangan dapat dilakukan dengan cara mencabut tanaman pengganggu secara langsung atau dipotong dengan memakai alat bantu seperti arit atau parang.

Hasil Panen Budidaya Kacang Panjang
Kacang panjang dapat dipanen ketika tanaman kacang panjang berumur sekitar 45 – 50 hari ataupun sekitar 2 bulan. Buah yang sudah siap untuk dipanen memiliki ciri warna hijau keputihan. Cara panen dilakukan dengan cara dipetik secara manual. Biasanya sirklus panen bisa dilakukan sebanyak 15-18 kali dalam masa satu kali tanam.

5 Tahapan Gampang & Praktis Untuk Suksesnya Budidaya Nangka!

Nangka ialah nama pohon, beserta buahnya. Pohon nangka tergolong kedalam suku Moraceae, bernama ilmiah Artocarpus heterophyllus. Sedangkan pada bahasa Inggris, nangka sering disebut jackfruit.

1. Persiapan & Penyemaian Bibit
Bibit bisa didapat dari biji maupun sistem okulasi. Jika Anda cuma menanam nangka dari biji jadi Anda perlu menentukan biji yang tua serta matang selanjutnya di bersihkan memakai air kemudian dijemur selama 2 jam. Sesudah di jemur, lalu rendam lagi biji nangka memakai air hangat selama 2 hari, baru sesudah itu kerjakan langkah penyemaian.

Siapkan dulu area/tempat persemaian yakni seperti polybag yang diisikan oleh media tanam seperti campuran tanah serta pupuk kandang. Kalau tempat semai pula biji benih sudah siap, penyemaian bisa dilakukan. Benamkan biji bibit nangka 1 biji benih per polybag. Kerjakan penyiraman dengan rutin 1x sehari yakni saat sore hari. Kalau bibit telah mempunyai ketinggian berkisar 60-70 cm serta batang mempunyai diameter 1,5 cm, benih nangka bisa dipindahkan ke lahan tanam.

2. Lahan Tanam
Bikin lubang tanam di lahan tanam berukuran 60×60 cm serta kedalaman lubang berkisar 50-60 cm serta beri jarak antar tiap lubang yakni 6 m -7 m. Sesudah lubang selesai, isi lubang memakai pupuk kandang sampai setengah lubang. Biarkan selama 3 minggu.

Baca Juga :
Manfaat Kantong Plastik Yang Sangat Penting
Cara Menanam Cabai Saat Musim Hujan
Cara Menanam Semangka Dalam Polybag Di Halaman Rumah
Budidaya Padi Organik Dengan Metode SRI

3. Penanaman
Sesudah bibis serta lubang tanam selesai, kerjakan langkah penanaman. Buka polybag tanam secara hati-hati supaya media tanamnya tak rusak, sesudah itu letakkan bibit perlahan ke lubang tanam, kubur kembali memakai tanah hasil galian lubang lalu padatkan. Sesudah penanaman selesai, jadi kerjakan penyiraman ke bibit. Penanaman baik dikerjakan pada awal musim hujan.

4. Perawatan & Pemeliharaan
– Penyiangan
Kerjakan penyiangan pada gulma maupun tumbuhan pengganggu yang ada disekeliling tanaman supaya nutrisi yang diperlukan nangka tak direbut gulma ataupun tanaman pengganggu.
– Pemupukan Susulan
Kerjakan pemupukan susulan memakai pupuk kandang sesudah pohon berusia 6 bulan.
– Pembasmian hama
Kalau terjangkit hama, kerjakan pemusnahan hama tersebut memakai insektisida dengan dosis yang disarankan.

5. Pemanenan
Nangka ditanam yang berasal biji jadi bakal berbuah sesudah berusia 6-7 tahun. Kalau nangka ditanam berasal dari bibit okulasi jadi nangka bakal berbuah setelah berusia 3-5 tahun sesudah tanam. Pemanenan dapat dikerjakan ketika nangka keadaan muda maupun tua/matang.

Cara Menanam Apel Dari Biji di Pot

Apel ialah buah yang paling sering dimakan atau dikonsumsi di dunia ini. Rasanya
yang segar dan kaya akan vitamin B dan C membuat buah ini menjadi primadona. Untuk
menanam apel dari biji memang menjadi tantangan tersendiri. Namun bukan berarti tidak dapat Anda lakukan sendiri. Keuntungannya ialah pohon apel dapat kita jaga sendiri supaya dapat kita dipastikan bebas dari pestisida kimia. Menanam apel di pot juga memiliki keuntungan karena menghemat ruangan. Bagi Anda yang ingin menanam pohon apel sendiri.

Menanam apel dipot Berikut beberapa cara menanam apel dari biji di pot.

Pilih Benih Berkualitas Unggul
Pilih benih berkualitas unggul dan baik. Perlu diketahui pohon apel harus ditanam
berpasangan agar berbuah karena pohon apel tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri. Diperlukan dua pohon yang berbeda untuk melakukan penyerbukan. Benih berkualitas unggul dapat menghasilkan pohon apel yang prima. Biji apel dapat diperoleh dari buah, namun sebaiknya beli dari toko tanaman untuk memastikan kualitas benih.

 

Manipulasi Suhu
Apel cocok tumbuh di suhu yang dingin. Misalnya di daerah Malang. Untuk menumbuhkan kecambahnya dari biji, diperlukan suhu yang dingin. Anda dapat memanipulasi suhu dengan cara memasukannya ke dalam kulkas. Pertama, yang perlu dilakukan adalah menaruh biji yang sudah kering pada kain, kemudian bungkus biji menggunakan tisu basah dan masukkan ke dalam wadah yang tertutup rapat.

Baca Juga: 
Buah Juwet Ini Sangat Kaya Akan Manfaat,Namun Banyak Dilupakan Masyarakat!
Rahasia Dalam Budidaya Petai Agar Cepat Berbuah
Beginilah Bagaimana Cara Membudidayakan Mahkota Dewa Dalam Pot Atau Polybag
Langkah Jitu Budidaya Buah Asam
Benih apel
Wadah dapat berupa kantong plastik atau toples. Letakkan benih dalam lemari es bersuhu 4,4 sampai 10 derajat celcius selama 8 minggu. Biji akan mengeluarkan tunasnya dan berkecambah pada masa tersebut. sesudah 8 minggu, biji siap dipindahkan pada media tanah.

Tanah pH netral dan Posisi Pot
Untuk menanam biji apel di pot tanah yang terbaik adalah tanah dengan pH netral. Buat
cekungan dalam tanah di pot selebar dua atau tiga kali luas biji yang sudah
berkecambah. Tidak disarankan menambahkan pupuk pada tanah. Pindahkan bibit secara hati-hati karena akar kecambahnya masih sangat lembut. Masukan benih ke dalam lubang kemudian tutup benih dengan tanah secara lembut, pastikan menepuk tanah dengan lembut. Siram bibit apel agar tanah tetap lembab, namun jangan terlalu banyak dalam menyiraminya. Letakan pot pada suhu kamar namun usahakan mendapat cahaya matahari yang cukup. Anda dapat meletakkan pot di samping jendela untuk asupan cahaya matahari yang cukup.

Rawat dengan telaten
Siram bibit secara teratur setiap hari. Setelah beberapa minggu, jika bibit anda pada pot sudah mengeluarkan daun-daun kecil, jangan langsung dipindahkan ke tanah terbuka
karena sifatnya yang masih rentan. Batang, akar, dan daun masih sangat rentan mati.
Anda boleh menambahkan pupuk kompos atau mulsa untuk mendorong pertumbuhan benih. Untuk memindahkan ke area yang lebih luas sebaiknya tunggu hingga tinggi bibit
mencapai 25 cm.

Pohon apel tidak suka tanah yang terlalu basah. Pastikan Anda menjaga kelembaban tanah agar tidak terlalu kering atau terlalu basah. Lahan tanam yang lembab dan ber-pH netral akan sanggup menyimpan air dengan baik. Pohon apel memerlukan sinar matahari langsung kurang lebih selama enam jam. Untuk itu disarankan menanam pohon apel menghadap ke timur atau
utara pada tanah yang landai.

Pada akhirnya, jika Anda memiliki niat kuat untuk mencoba budidaya pohon apel ini,
pasti Anda akan dapat melakukannya. Asalkan Anda berusaha, pasti sukses. Tetap
bersabar apabila hasilnya belum sesuai yang Anda inginkan. Semoga tips di atas berguna bagi Anda yang ingin menanam pohon apel sendiri di pot.

Langkah Jitu Budidaya Tanaman Matoa Agar Berbuah Lebat

Matoa merupakan tanaman buah khas Papua, buah metoa memiliki rasa manis dan sangat harum dan buah ini tergolong pohon besar dengan tinggi rata-rata 18 meter dengan diameter rata-rata maksimum 100 cm. Umumnya berbuah sekali dalam setahun Matoa merupakan jenis buah yang memiliki keunikan rasa di banding buah lain yang selama ini kerap dijual di pasaran. Selain itu buah mirip klengkeng ini dapat dipanen hanya dua kali dalam setahun. Buah matoa kaya akan vitamin A dan vitamin E. Buah matoa juga mengandung glukosa jenuh, jadi sebaiknya tidak dimakan terlalu banyak Karena dapat menyebabkan anda teler. Selain itu buah matoa juga memiliki manfaat yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh, meringankan stress, meningkatkan kesuburan, sebagai antioksidan penangkal radikal bebas, menjaga kesehatan kulit, mengurangi resiko terkena penyakit kanker dan resiko terkena sakit jantung koroner.

Tanaman matoa dapat ditanam dengan hasil baik pada ketinggian 20-400 Meter dpl. Untuk produksi tanaman matoa, yang lebih menonjol ialah sebagai tanaman buah. Untuk dibandingkan fungsi lain seperti sebagai bahan bangunan pada beberapa lokasi buahnya mempunyai rasa yang lebih manis dan dagingnya lebih tebal terutama matoa yang tumbuh di Sulawesi, Maluku dan Irian Jaya. Jenis matoa yang tumbuh di Irian Jaya memiliki rasa yang sangat khas seperti kombinasi antara rasa buah lengkeng dan buah durian. Selain buahya dapat dimakan dalam bentuk segar/secara langsung, dapat juga diawetkan dengan cara teknologi pengalengan, dibuat manisan, sirup, serta jeli. Batang kayu yang sudah berumur tua berasal dari tanaman matoa bisa dipakai untuk bahan bangunan rumah seperti rangka atap, tiang dan lain-lain.

• Teknik dan dua metode budidaya matoa
Budidaya pohon matoa bisa dikembangkan dengan dua cara;
1. Generatif / menanam biji
2. Vegetatif / pencangkokan

Jika anda ingin menyiapkan bibit dari hasil cangkokan (vegetatif), maka pilihlah pohon induk yang sudah terbukti menghasilkan buah dengan kualitas buah super, baik rasa maupun ketahanan terhadap penyakit. Pilih salah satu cabang pohon yang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda dan setelah itu mulailah mencangkok dengan cara yang benar yaitu dengan menyayat kulit untuk menghilangkan kambiumnya, kemudian tutup dengan tanah yang dibungkus dengan plastik atau sabut kelapa. Biarkan cangkokan sampai mengeluarkan akar. Setelah cangkokan mengeluarkan akar, potong dan lalu pindahkan ke plastik polybag yang telah diisi dengan campuran tanah gembur dan pupuk kandang, kemudian rawat bibit sampai mengeluarkan banyak akar dan terlihat tanda-tanda bibit tumbuh.

Untuk budidaya matoa dari biji, maka semailah biji matoa yang berasal dari buah matoa yang sudah tua. Biarkan sampai bibit sampai memiliki tinggi batang sekitar 10-15cm, kemudian pindahkan ke polybag. Rawat bibit sampai tinggi batang sekitar 40-50cm sebelum ditanam di lahan tanam permanen.

  • Membuat Lubangan untuk menanam

Budidaya matoa dapat dilakukan di tanah secara langsung dan bisa ditanam di pot sebagai tanaman buah dalam pot (tabulampot). Apabila anda ingin menanam matoa di pot, maka anda harus menyiapkan pot yang cukup besar, atau bisa menggunakan drum bekas. Isi dengan campuran tanah gembur dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1 (2 tanah : 1 Pupuk).

Harus diketahui bahwa buah matoa yang ditanam didalam pot tidak dapat menghasilkan buah yang optimal karena ruang tumbuhnya terbatas. Pohon matoa akan tumbuh optimal apabila ditanam di tanah secara langsung. Buatlah lubang tanam dengan ukuran 50cm x 50cm dengan kedalaman 50-60cm. Isi lubang dengan pupuk kandang sampai 2/3 bagian terisi. Sebelum lubang ditanami, biarkan lubang terlebih dahulu selama 1 bulan agar pupuk kandang meresap sempurna dan kondisi tanah stabil.

  •  Penanaman matoa

Setelah bibit matoa hasil cangkokan yang ditanam ke polybag atau bibit matoa hasil semai biji sudah mencapai ketinggian 50cm, maka bibit dapat dipindahkan ke lahan tanam permanen baik berupa pot maupun ke tanah secara langsung, dengan cara membuka polybag tempat bersemainya binih terlebih dahulu secara perlahan. Selanjutnya tanam ke lubang tanam dan tutup dengan tanah sisa galian, padatkan secara perlahan. Lakukan penyiraman setelah penanaman selesai dilakukan.

  • Perawatan tanaman matoa

a. Pemupukan
Pemupukan tanaman matoa dimulai pada saat tanam. Pupuk yang digunakan adalah pupuk :
– Pupuk Organik 5 Kg
– SP 36 1 Kg
– Urea 0,5 Kg
– Kapur 1 Kg
Semua pupuk dicampur menjadi satu dengan tanah galian, bagian atas dibiarkan selama 4-6 hari kemudian ditanami dengan bibit matoa.

b. Pemangkasan
Pemangkasan dilakukan pada saat tanaman matoa berumur mencapai 3 tahun dari penanaman, hal ini bertujuan agar pohon matoa menghasilkan banyak cabang, sehingga peluang setiap cabang menghasilkan buah akan lebih besar.

c. Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman
Hama tanaman matoa yang sering menyerang tanaman muda ialah lalat daun, dan hama tikus kelelawar sering memakan buah yang sudah matang, serta penggerak batang yang sering ranting tanaman matoa.

d. Penyiangan
Penyiagan dilakukan dengan bertujuan untuk menghilangkan herba dan rumput kecil yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman matoa.

  • Pemanenan

Pemanenan buah matoa dapat dilakukan pada umur 4 tahun dari hasil cangkokan, namun untuk budidaya matoa dari biji akan memerlukan waktu 6 tahun untuk berbuah. Buah matoa siap dipanen setelah berumur 2 bulan dari mulainya proses pembungaan. Untuk memanen dapat dilakukan dengan memotong tangkai buah matoa mengunakan gunting panen buah atau pisau tajam.

Cara Menanam Selada Hidroponik

Tanaman selada sudah menjadi salah satu jenis sayuran yang banyak digemari oleh berbagai lapisan masyarakat, maka mencoba mengaplikasikan cara menanam selada hidroponik bisa menjadi pilihan apalagi jika tidak memiliki lahan khusus. Tentunya menanam selada sendiri akan lebih menguntungkan karena anda bisa mendapatkan selada segar yang terjamin kualitasnya tanpa harus repot membelinya di pasar.

Tahap Persiapan Cara Menanam Selada Hidroponik
Pada saat melakukan proses penanaman hidroponik anda dapat memanfaatkan wadah sterofoam atau pipa paralon sebagai medianya dalam menampung air. Maka dengan mengaplikasikan metode penanaman ini anda juga bisa memanfaatkan barang-barang bekas sebagai wadahnya. Tatacara ini memanglah bisa dibilahng sangatlah ramah lingkungan untuk diaplikasikan di tengah maraknya isu masalah lingkungan belakangan ini.

Berikut langkah persiapan dalam menerapkan cara menanam selada hidroponik menggunakan sistem wick atau sumbu :

Sumbu akan digunakan untuk menaikkan nutrisi dari tandon air ke media tanam. Anda bisa menggunakan kain flanel sebagai sumbu ideal untuk penanaman hidroponik. Tandon atau wadah khusus penampung larutan nutrisi hidroponik yang akan dialirkan ke tanaman sebagai nutrisi perkembangan dan pertumbuhannya. Beberapa nutrisi yang dapat anda pakai untuk selada hidroponik adalah ab mix khusus untuk sayuran daun

Baca Juga :
Tipe Waring dan Tips Memilih Sesuai Kebutuhan
Cara Melindungi Tanaman Dari Hewan Pengganggu
Penggunaan Mulsa Pada Tanaman Sayuran
Budidaya Padi Organik Dengan Metode SRI

Penggunaan air baku yang akan dipakai kalau bisa mempunyai pp tidak lebih dari 150 dan yang paling cocok biasanya adalah air sumur atau bahkan buangan AC. Jika anda ingin menggunakan air PAM maka akan lebih baik jika diendapkan terlebih dahulu paling tidak selama satu minggu. Anda juga harus memperhatikan beberapa hal tersebut sudah terpenuhi dengan baik kualifikasinya terutama yang menjadi media tanam utama untuk teknik hidroponik ini. Dengan begitu selada yang anda tanamkan bisa berkembang dengan baik dan maksimal tanpa ada masalah terutama dalam hal pemenuhan nutrisinya.

Cara Menanam Selada Hidroponik Secara Tepat
Apabila anda menginginkan pendapatan hasil yang maksimal maka harus memahami cara menanam selada hidroponik dengan baik dan benar. Pengaplikasian yang tepat akan membantu anda untuk mendapatkan hasil yang tepat dan bisa memanen penanaman selada yang segar dan sesuai harapan.

Berikut ini sedikit tatacara penanaman selada hidroponik yang tepat dan perlu anda perhatikan :

– Bibit selada yang digunakan harus disemai terlebih dahulu di media lain misalnya polybag dengan membasahi medianya hingga benar-benar basah dan anda bisa menanamkan benih satu per satu selama 3-4 hari. Anda baru bisa melakukan pemindahan ketika telah mencapai usia 25 – 30 hari setelah disemai

– Untuk pemasangan sumbu anda harus memasangkannya pada pot dengan panjang menyesuaikan dalamnya tandon dan usahakan hingga menyentuh dasar tandon nutrisi

– Adapun mengenai jarak penanamannya yang terbaik adalah sekitar 25 – 30 cm untuk mendapatkan hasil cukup maksimal

– Perhatikan dosis PPM larutan nutrisi yang disesuaikan dengan usia penanaman, sehingga nutrisi yang diberikan akan cukup sesuai perkembangan tanaman selada anda

– Untuk proses perawatannya cukup mudah karena anda hanya tinggal memastikan tanaman mendapatkan sinar matahari cukup dan tidak sampai kehabisan larutan nutrisi

– Akan tetapi lebih baik apabila anda memakai wadah yang tidak dapat ditembus sinar matahari secara langsung seperti styrofoam atau pipa paralon karena tidak akan meningkatkan suhu di tanaman hidroponik tersebut

Mengawasi langkah – langkah dalam penanaman selada hidroponik akan membantu anda memaksimalkan hasil panennya nanti. Apalagi jika memiliki media tanam yang lebih panjang tentu bisa mengatur jarak penanaman secara maksimal. Untuk itu anda haruslah pintar-pintar dalam mengatur cara menanam selada hidroponik bisa diaplikasikan dengan tepat.

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

Cara Menanam Semangka Dalam Polybag Di Halaman Rumah

Semangka pada umumnya di tanam di daerah tegalan dan di sawah. Namun, ternyata menanam semangka juga bisa di dilakukan di dalam polybag dan di halaman rumah yang sempit. Asalkan cara menanam semangka dengan cara yang benar dan merawat semangka secara baik dan intensif.

Menanam semangka biasanya sudah dapat di panen buahnya dalam waktu tiga bulan setelah menanamnya.
Untuk itu, sangat menyenangkan jika kiranya Anda mau menanam semangka sendiri di halaman rumah dengan waktu yang relatif singkat buah-buah semangka sudah dapat di petik.

Cara menanam semangka dalam polybag di halaman rumah
Beginilah Bagaimana cara penanaman buah semangka di dalam polybag lalu di pindahkan ke halaman rumah, kita bisa bisa mengikuti langkah-langkah berikut, yaitu :
– Menyemaikan Benih semangka
– Mengolah tanah untuk ditanami semangka
– menanam bibit semangka
– merawat semangka secara baik dan intensif.

Baca Juga :
Budidaya Jagung Hibrida
Teknik Jitu Mengendalikan Hama Keong Mas Pada Tanaman Padi
Ciri – Ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen
Manfaat Karung Beras dan Karung Laminasi

Cara menyemaikan bibit semangka dalam polybag
Penyemaian benih biji semangka di lakukan dengan cara di benamkan dalam polybag dan kantung-kantung plastik yang telah disediakan. Mengenai media yang akan di pakai untuk benih biji semangka yang nantinya akan di tanam ialah tanah yang dicampur dengan pupuk kandang.

Cara membuatnya yaitu :
– Persiapkan tanah liat dan pupuk kandang secukupnya. kemudian tanah dan pupuk kandang tersebut di campurkan dengan perbandingan 1:1. jadi, umpama tanah liatnya 1/5 Kg, maka pupuk kandang juga 1/5 Kg yang di lumatkan menjadi satu.
– Setelah pupuk kandang dan tanah tersebut telah tergabung menjadi satu, kemudian masukkan campuran tersebut dalam polybag dengan ketinggian 3/4 polybag.
– Sesudah media siap untuk ditanami, masukkan atau benamkan benih biji semangka di masukkan dalam polybag dengan memasukkan 2 biji benih semangka pada tiap-tiap polybag atau kantung-kantung plastik yang terisi campuran tanah dan pupuk kandang tadi.
– Guna mengatasi masalah penyakit dan hama pada semangka yang hendak ditanamkan ke dalam polybag, anda bisa coba dengan menaburkan furadan sebanyak satu cendok kecil padanya.
Lalu, polybag dan kantung-kantung plastik yang di tanami semangka tersebut diletakkan di halaman rumah dan usahakan terkena pancaran sinar matahari pagi yang cukup.
– Lakukan penyiraman pada polybag setiap hari.

Cara mengolah tanah untuk tanaman semangka
Sebelum bibit semangka dari polybag dan di pindahkan ke halaman rumah, perlu sekali untuk melakukan pengolahan tanah.
Pengolahan tanah dengan cara menggemburkankannya terlebih dahulu. Lalu tanah di campur dengan pupuk kandang.

Cara Menanam Bibit Semangka
Setelah Sepuluh hari dari penyemaian biji benih semangka di polybag tadi. Dan setelah itu bibit semangka baru dapat di pindahkan dan selanjutnya di letakkan pada halaman rumah yang terkena sinar matahari dari pagi hingga sore hari. Setelah bibit di tanamkan di halaman rumah, lakukan pemupukan menggunakan pupuk urea.

Cara Pemupukan untuk tanaman Semangka
Cara pemupukannya, yaitu : Larutkan satu sendok urea dalam 10 Liter air.Lalu, sirami dengan menggunakan air secara perlahan – lahan ke tempat penanaman bibit semangka. hal ini di lakukan karena tanaman semangka termasuk jenis tanaman yang cepat pertumbuhannya, sehingga tanaman semangka membutuhkan Nitrogen dalam jumlah yang lumayan banyak.

Cara Merawat Semangka
Satu hal yang sangatlah perlu di perhatikan pada saat pembudidayaan semangka ialah perawatannya. karena tanaman semangka termasuk tanaman yang mudah dan rentan sekali terserang hama dan penyakit.

Cara Mengatasi Hama dan Penyakit pada tanaman semangka
Dalam mengatasi hama dan penyakit pada tanaman semangka di anjurkan supaya menyemprotnya dengan insektisida dan fungisida dalam seminggu sekali selama tanaman semangka masih dalam masa pertumbuhan. Dosis Penyemprotannya yaitu sebanyak satu sendok teh dalam 10 liter air.

Biasanya tanaman semangka mudah sekali terkena hama penyakit saat musim hujan. oleh karena itu, penyemprotan pada musim hujan harus sangat di perhatikan.

Pemupukan pada Tanaman Semangka
Cara melakukan perawatan pada tanaman semangka yang selanjutnya ialah dengan melakukan pemberian pupuk pada dua bulan pertama, setiap dua minggu sekali, dengan menaburkan Pupuk Urea, Pupuk TSP dan Pupuk KCL dengan dosis yang sama seperti pada pemupukan yang pertama tadi.
Kemudian, berikan pupuk kandang lagi pada bulan ke-tiga dengan dosis 1 Kg untuk Permeter perseginya.

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Polybag

Selamat Datang di website kami. Pembahasan kita kali ini adalah tentang Kelebihan & Kekurangan Polybag. Langsung saja simak di bawah ini $_$

 

A. Kekurangan dalam penggunaan polybag :

– Daya tahan polybag memiliki batas maksimal 2-3 tahun atau 2 – 3 kali pemakaian.
– Kurang cocok untuk usaha skala besar.
– Produktivitas tidak maksimal bila dibandingkan pada lahan.
– Media tanam akan terkuras / berkurang unsur organik dan media lainnya.
– Berat jika dipindahkan ketempat yang jauh.

* Baca Juga : Cara Menanam Jahe Merah Dengan Vertikultur Dalam Polybag!!

B. Keuntungan dalam penggunaan polybag :

– Untuk biaya pembelian lebih murah polybag dibandingkan dengan pot.
– Perawatan mudah.
– Pengontrolan / pengawasan pada tanaman dapat lebih jelas & mudah jika untuk
memelihara tanaman agar terlindung dari serangan hama / penyakit, kekurangan zat
hara.
– Polybag mampu di tambahkan bahan organik / pupuk kandang sesuai takaran.
– Menghemat ruang dan tempat untuk penanaman.
– Komposisi media tanam dapat mudah diatur.
– Nutrisi yang diberikan dapat langsung diserap oleh akar tanaman.
– Tanaman dapat di budidayakan sampai tidak mengenal musim.

Lim Corporation

Pemilihan polybag sebagai wadah tanam untuk budidaya dipengaruhi oleh beberapa faktor yang dimilikinya seperti, harga murah, tahan karat, tahan lama, ringan bentuk seragam dan tidak cepat kotor. Selain itu sangat bagus untuk drainase, aerasi sehingga tanaman dapat tumbuh subur seperti dilahan. Penentuan ukuran Polybag
yang cocok untuk pertumbuhan tanaman diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam penggunaan media dan nutrisi.

CV Lim Corporation sudah sangat berpengalaman dalam melayani kebutuhan
polybag. Untuk info harga polybag dan cara melakukan pemesanan polybag silahkan
hubungi kami : SMS / Call : 081232584950 | 087702821277 | 085233925564.

Demikian pembahasan kita kali ini, Terima kasih telah berkunjung & Semoga Bermanfaat.

Salam Hangat,

Lim Corporation