Terong Hidroponik? Kenapa Tidak! Simak Kelanjutannya

             Termasuk dalam keluarga Solanaceae, tanaman terung merupakan salah satu jenis tanaman sayur yang biasa dimanfaatkan sebagai kuliner masakan. Penanaman terung pada dasarnya membutuhkan lahan yang luas demi mendapatkan hasil yang melimpah.

Terong ditanam dengan sistem drip/ irigasi tetes

         Seiring dengan perkembangan teknologi pertanian yang semakin canggih, menanam terung sistem hidroponik bisa dijadikan sebagai pilihan yang cocok untuk anda yang gemar berkebun namun tidak memiliki lahan yang luas. Dengan menanam terung sistem hidroponik serta melakukan perawatan yang benar, maka anda akan mendapatkan hasil yang memuaskan.

Terong ditanam dengan PVC

            Untuk menanam terung sistem hidroponik, anda bisa menerapkan langkah berikut ini.
Bahan
· Ember bekas
· Pot dengan ukuran yang lebih kecil dari ember
· Selang fertigasi serta nepple
· Pompa
· Bak nutrisi
· Media tanam berupa arang sekam dan cocopeat
· Benih terung
· Campuran nutrisi AB

Cara Pembuatan
1. Lakukan penyemaian bibit terong pada media tanam yang berupa arang sekam dan biarkan selama 25 – 30 hari hingga benih tersebut tumbuh.
2. Pastikan anda juga melakukan perawatan dengan menyemprot air secara berkala dan tutup dengan plastik hitam agar tidak terkena sinar matahari
3. Campurkan sekam arang dan cocopeat dengan perbandingan 1 : 1 dan tekan sedikit jangan sampai terlalu padat
4. Setelah bibit terong berumur 25 – 30 hari, anda bisa mencabut benih dari media tanam dan memindahkannya pada pot yang berisi sekam dengan menjaga agar akar tidak rusak
5. Lakukan penyiraman pada pot dengan air nutrisi yang memiliki ppm rendah
6. Tempatkan tanaman pada tempat yang teduh selama 3 – 4 hari agar tanaman beradaptasi

Baca Juga :

Inilah Keuntungan dan Kerugian Dalam Penggunaan Polybag
Menggunaan Pestisida Secara Bijaksana Dengan Residu Minimum

Inilah Tipe Manfaat Yang Terdapat Pada Daun Kucai
Ternyata Inilah Jenis-Jenis Pestisida

Pemenuhan Nutrisi Terung Hidroponik
Untuk menunjang pertumbuhan dalam menanam terung sistem hidroponik, anda harus memenuhi kebutuhan nutrisi dari tanaman tersebut. Untuk itu, kebutuhan nutrisi bisa anda lakukan dengan cara berikut ini.
a. Pada masa tanam 0 – 3 minggu setelah pemindahan dari media tanam, maka tanaman terung harus mendapatkan nutrisi sebesar ppm 1000.
b. Setelah tanaman berusia 3 minggu hingga mencapai masa generative, anda harus menaikkan kebutuhan nutrisi tanaman menjadi ppm 1500
c. Ketika tanaman telah masuk masa generative, maka kebutuhan nutrisi dinaikkan menjadi 1.750. Lakukan hal ini secara rutin hingga terung memasuki masa berbuah

        Jadwal Pemberian Nutrisi Pada Tanaman Terung Sistem Hidroponik. Dalam menanam terung sistem hidroponik, maka kebutuhan nutrisi juga harus dilakukan pada waktu-waktu tertentu, sehingga tanaman akan tumbuh dengan baik. Untuk itu, nutrisi pada teknik tanam ini bisa disalurkan pada setiap tanaman dengan melalui pipa inlet serta selang fertigas yang bekerja dengan bantuan pompa. Pada proses menanam terung sistem hidroponik, waktu yang tepat dalam pemberian nutrisi bisa anda lakukan pada pukul 07.00 – 17.00.

         Sistem tanam hidroponik merupakan teknik tanam yang sangat cocok untuk dikembangkan di tempat yang memiliki area yang sempit. Cara menanam terung sistem hidroponik semacam ini sangatlah mudah dan tidak membutuhkan perawatan yang rumit. Bahkan, dengan menanam terung sistem hidroponik semacam ini bisa juga memberikan hasil yang maksimal ketika dilakukan perawatan yang baik.

 

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

@khlm

Advertisements

Inilah Keuntungan Dan Kerugian Dalam Penggunaan Polybag

Hampir semua jenis tanaman Hortikultura dan yang berumur pendek seperti Cabai Rawit, Cabai besar dapat ditanam di dalam polybag. Produktivitas buah / hasil tidak berbeda jauh dengan yang ada di lahan, begitu pula mutu produk. Bertanam di Polybag merupakan alternative pemecahan masalah bila kita memerlukan konsumsi segar buah atau sayuran daun.  Berikut adalah kelebihan dan kekurangan penggunaan Polybag.

Keuntungan
– Biaya lebih murah untuk pembelian Polybag bertanam dibandingkan Pot.
– Mudah dalam perawatan.
– Pengontrolan atau pengawasan per individu tanaman lebih jelas untuk pemeliharaan tanaman seperti serangan hama ataupenyakit, kekurangan unsur hara.
– Tanaman terhindar dari banjir, tertular hama atau penyakit.
– Polybag mampu di tambahkan bahan organic atau pupuk kandang sesuai takaran.
– Menghemat ruang dan tempat penanaman.
– Komposisi media tanam dapat diatur.
– Nutrisi yang diberikan dapat langsung diserap akar tanaman.
– Dapat dibudidayakan tidak mengenal musim.
– Sebagai Tanaman Obat dan Tanaman Hias di Pekarangan atau Teras.

Baca Juga :

Manfaat Plastik UV Untuk Greenhouse dan Pengeringan (Penjemuran)
Menggunaan Pestisida Secara Bijaksana Dengan Residu Minimum

Inilah Tipe Manfaat Yang Terdapat Pada Daun Kucai
Ternyata Inilah Jenis-Jenis Pestisida

Kerugian

– Polybag mempunyai daya tahan terbatas ( maksimal 2-3 tahun) atau 2 – 3 kali pe­makaian untuk media tanam.
– Kurang cocok untuk usaha skala besar.
– Produktivitas tidak maskimal dibandingkan pada lahan.
– Media tanam akan terkuras atau berkurang unsur organic dan media lainnya.
– Pemilihan polybag sebagai wadah tanam untuk budidaya dipengaruhi oleh beberapa faktor yang dimilikinya seperti, harga murah, tahan karat, tahan lama.
– Kurang cocok untuk usaha skala besar.
– Produktifitas kurang maksimal dibandingkan pada lahan.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda para pembaca 🙂

Cara Budidaya Kacang Panjang

Budidaya kacang panjang tidak terlalu sulit, sebab jenis tanaman ini dapat tumbuh di berbagai kondisi tanah. Tapi untuk mendapatkan hasil yang optimal tentu harus memilih lahan tanam yang sesuai dengan kebutuhan tanaman.

Budidaya Kacang Panjang
Supaya kacang hijau dapat tumbuh dengan subur, pastikan kondisi lahanya memiliki tanah yang gembur, dan terkena sinar matahari langsung serta memiliki sistem drainase yang baik. Bila kondisi lahan tanam memiliki kandungan hara yang banyak maka akan membuat kacang panjang tumbuh subur.

Pengolahan Lahan Budidaya Kacang Panjang
Kacang panjang akan dapat tumbuh secara maksimal apabila di tanam di lahan yang baik. Oleh sebab itu sebelum anda menanam kacang panjang sebaiknya anda siapkan lahan tanamnya terlebih dulu yang sesuai dengan kebutuhan tanaman ini. Langkah awal ialah pengemburan lahan tanam, bisa dengan cara dibajak ataupun dicangkul. Bila tanah sudah gembur setelah itu buatlah bedengan di atas tanah yang sudah dibajak. Usahakan tanah yang dibuat bedengan gembur ataupun sehalus mungkin agar akar tanaman bisa berkembang dengan baik.

Selanjutnya buatlah bedengan sejajar yang mengarah ke arah timur – barat. Hal ini berguna supaya tanaman dapat terkena sinar matahari secara maksimal. Buatlah bedengan dengan ukuran 80 – 90 cm, dengan ketinggian 20 – 25 cm, khusus lahan sawah tinggi bedengan 30 cm, jarak antar bedengan sekitar 40 – 50 cm, dan panjang bedengan menyesuaikan dengan kondisi lahan.

Jarak antar bedengan dibuat lebih lebar supaya memudahkan perawatan dan pemanenan yang dilakukan secara bertahap. Selain itu jarak antar bedengan juga berfungsi sebagai saluran drainase, terutama ketika kacang panjang ditanam di awal musim hujan. Adanya jarak antar bedengan akan dapat memperkecil kemungkinan tergenangnya air di sekitar tanaman.

Penanaman Benih Kacang Panjang
Hasil yang baik bisa di dapat jika benih kacang panjang langsung ditanam dan tidak perlu disemaikan. Untuk pemilihan benih yang berkualitas bisa dilihat secara kasat mata yakni, penampilan benih mengkilat. Bila direndam dengan air benih akan tenggelam, bila ada yang mengambang atau mengapung sebaiknya tidak digunakan untuk benih.

Jarak tanam antar tanaman ialah sekitar 40 cm, jarak antar baris sekitar 30 cm. Jadi di dalam satu bedengan terdapat 2 baris. Buatlah lubang tanam dengan cara ditunggal pada setiap bedengan dengan memperhatikan jarak tanam. Kemudian masukan 2 – 3 biji kacang panjang setiap lubang, tutup kembali dengan tanah di atasnya. Untuk satu hektar lahan memerlukan benih sebanyak kurang lebih 50 kg benih.

Perawatan Budidaya Kacang Panjang
Perawatan yang harus dilakukan ialah pengairan. Pada lahan irigasi, penyiraman dapat dilakukan dengan menggenangi lahan dengan air. Setelah lahan dirasa sudah lembab, air dikeluarkan lagi. Sedangkan pada lahan tadah hujan, terutama pada saat awal pertumbuhan benih, penyiraman dilakukan dengan cara manual. Setelah tanaman berumur 20 hari saatnya memberikan pupuk tambahan.

Pemupukan lebih baik memakai pupuk kompos dengan jumlah 20 ton per hektar dan ditebar di sekitar tanaman. Setelah diberikan pupuk pada bedengan ditutup kembali dengan tanah sekaligus untuk menaikan ketinggian bedengan. Hal ini dilakukan untuk memperkuat cengkraman akar tanaman selain itu agar pupuk meresap ke dalam tanah.

Sesudah melakukan pemupukan tambahan, setelah itu pasang potongan bambu sebagai tiang rambat bagi kacang panjang. Pada usia 20 hari biasanya kacang panjang sudah mulai tumbuh dan membelit.

Cara memasang potongan bambu yakni dengan menancapkan satu tiang di sekitar tanaman. Satu potongan bambu untuk satu tanaman, kemudian gabungan 4 potongan bambu yang saling berdekatan pada ujung atasnya kemudian diikat menjadi satu. Lakukan seterusnya sampai setiap tanaman memiliki satu tiang rambat.

Sesudah benih kacang panjang ditanam biasanya akan banyak tanaman pengganggu yang tumbuh di sekitar lahan tanam. Oleh karena itu perlu dilakukan penyiangan terutama ketika awal tanaman tumbuh. Untuk menghindari kurangnya nutrisi pada tanaman maka gulma atau tanaman pengganggu lain harus dibersihkan. Penyiangan dapat dilakukan dengan cara mencabut tanaman pengganggu secara langsung atau dipotong dengan memakai alat bantu seperti arit atau parang.

Hasil Panen Budidaya Kacang Panjang
Kacang panjang dapat dipanen ketika tanaman kacang panjang berumur sekitar 45 – 50 hari ataupun sekitar 2 bulan. Buah yang sudah siap untuk dipanen memiliki ciri warna hijau keputihan. Cara panen dilakukan dengan cara dipetik secara manual. Biasanya sirklus panen bisa dilakukan sebanyak 15-18 kali dalam masa satu kali tanam.

Cara Menanam Apel Dari Biji di Pot

Apel ialah buah yang paling sering dimakan atau dikonsumsi di dunia ini. Rasanya
yang segar dan kaya akan vitamin B dan C membuat buah ini menjadi primadona. Untuk
menanam apel dari biji memang menjadi tantangan tersendiri. Namun bukan berarti tidak dapat Anda lakukan sendiri. Keuntungannya ialah pohon apel dapat kita jaga sendiri supaya dapat kita dipastikan bebas dari pestisida kimia. Menanam apel di pot juga memiliki keuntungan karena menghemat ruangan. Bagi Anda yang ingin menanam pohon apel sendiri.

Menanam apel dipot Berikut beberapa cara menanam apel dari biji di pot.

Pilih Benih Berkualitas Unggul
Pilih benih berkualitas unggul dan baik. Perlu diketahui pohon apel harus ditanam
berpasangan agar berbuah karena pohon apel tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri. Diperlukan dua pohon yang berbeda untuk melakukan penyerbukan. Benih berkualitas unggul dapat menghasilkan pohon apel yang prima. Biji apel dapat diperoleh dari buah, namun sebaiknya beli dari toko tanaman untuk memastikan kualitas benih.

 

Manipulasi Suhu
Apel cocok tumbuh di suhu yang dingin. Misalnya di daerah Malang. Untuk menumbuhkan kecambahnya dari biji, diperlukan suhu yang dingin. Anda dapat memanipulasi suhu dengan cara memasukannya ke dalam kulkas. Pertama, yang perlu dilakukan adalah menaruh biji yang sudah kering pada kain, kemudian bungkus biji menggunakan tisu basah dan masukkan ke dalam wadah yang tertutup rapat.

Baca Juga: 
Buah Juwet Ini Sangat Kaya Akan Manfaat,Namun Banyak Dilupakan Masyarakat!
Rahasia Dalam Budidaya Petai Agar Cepat Berbuah
Beginilah Bagaimana Cara Membudidayakan Mahkota Dewa Dalam Pot Atau Polybag
Langkah Jitu Budidaya Buah Asam
Benih apel
Wadah dapat berupa kantong plastik atau toples. Letakkan benih dalam lemari es bersuhu 4,4 sampai 10 derajat celcius selama 8 minggu. Biji akan mengeluarkan tunasnya dan berkecambah pada masa tersebut. sesudah 8 minggu, biji siap dipindahkan pada media tanah.

Tanah pH netral dan Posisi Pot
Untuk menanam biji apel di pot tanah yang terbaik adalah tanah dengan pH netral. Buat
cekungan dalam tanah di pot selebar dua atau tiga kali luas biji yang sudah
berkecambah. Tidak disarankan menambahkan pupuk pada tanah. Pindahkan bibit secara hati-hati karena akar kecambahnya masih sangat lembut. Masukan benih ke dalam lubang kemudian tutup benih dengan tanah secara lembut, pastikan menepuk tanah dengan lembut. Siram bibit apel agar tanah tetap lembab, namun jangan terlalu banyak dalam menyiraminya. Letakan pot pada suhu kamar namun usahakan mendapat cahaya matahari yang cukup. Anda dapat meletakkan pot di samping jendela untuk asupan cahaya matahari yang cukup.

Rawat dengan telaten
Siram bibit secara teratur setiap hari. Setelah beberapa minggu, jika bibit anda pada pot sudah mengeluarkan daun-daun kecil, jangan langsung dipindahkan ke tanah terbuka
karena sifatnya yang masih rentan. Batang, akar, dan daun masih sangat rentan mati.
Anda boleh menambahkan pupuk kompos atau mulsa untuk mendorong pertumbuhan benih. Untuk memindahkan ke area yang lebih luas sebaiknya tunggu hingga tinggi bibit
mencapai 25 cm.

Pohon apel tidak suka tanah yang terlalu basah. Pastikan Anda menjaga kelembaban tanah agar tidak terlalu kering atau terlalu basah. Lahan tanam yang lembab dan ber-pH netral akan sanggup menyimpan air dengan baik. Pohon apel memerlukan sinar matahari langsung kurang lebih selama enam jam. Untuk itu disarankan menanam pohon apel menghadap ke timur atau
utara pada tanah yang landai.

Pada akhirnya, jika Anda memiliki niat kuat untuk mencoba budidaya pohon apel ini,
pasti Anda akan dapat melakukannya. Asalkan Anda berusaha, pasti sukses. Tetap
bersabar apabila hasilnya belum sesuai yang Anda inginkan. Semoga tips di atas berguna bagi Anda yang ingin menanam pohon apel sendiri di pot.

Budidaya Wortel di Dalam Polybag

wortel (1)

Penanaman sayuran dalam polybag atau pot mempunyai penggemar yang cukup banyak lantaran sayuran ini mudah untuk ditanam, dengan media tanam yang bagus subur serta penuh nutrisi membuat wortel tumbuh dengan baik.

Syarat tumbuhnya wortel yang terpenting yaitu bukanlah di dataran tinggi ataupun rendah yang terpenting keadaannya lembab, serta cukupnya sinar matahari. Walapun pada umunya wortel semakin bagus di dataran tinggi tetapi dapat juga di dataran rendah walapun mungkin saja akhirnya tidak semaksimal di dataran tinggi.

Penentuan benih wortel

Bibit wortel yang ada dipasaran memiliki banyak merk, tetapi dibedakan menjadi 2 jenis yakni type lokal serta type hibrida yang berasal dari luar yakni Thailand, Jepang serta China. Banyak merk yang menjadi pilihan untuk orang-orang, dengan pilihan itu dapat ditemukan benih yang unggul serta bagus untuk di tanam.

Tetapi kami merekomendasikan untuk anda yang menginginkan menanam wortel sebaiknya pilih benih lokal, mengapa? lantaran benih yang datang dari lokal pasti telah teruji dari sisi kwalitas serta hasil yang di dapat.

Penyemaian Benih Wortel

Penyemaian benih wortel dalam menanam wortel ini memiliki manfaat supaya bisa di tentukan dari wortel yang memiliki kwalitas bagus serta tak ini dapat di kerjakan saat step penyemaian. Karenanya bagian tahapan yang perlu dikerjakan yakni persiapan media penyemaian yang umumnya memakai kombinasi tanah, kotoran hewan serta EM4 ini ditujukan untuk membuat media yang bagus serta cukup nutrisi dalam sistem penyemaian.

Sesudah menyiapkan kantong polybag khusus penyemaian dengan ukuran 7-9 cm, setelah itu media dipadatkan pada kantong penyemaian. Setelah itu benih unggul di input ke air hangat ditujukan untuk memfilter benih yang bagus atau tdk dengan cara benih yang bagus keadaan terbenam serta benih yang jelek keadaan mengapung. Sesudah melakukan cara ini, taburlah benih pada tanah penyemaian kedalaman 3-5 cm. Sesudah semua dipersiapkan, jadi kerjakan perawatan serta pemeliharaan penyemaian, bibit yang bagus umumnya berumur 1-2 minggu sudah tumbuh 3-4 daun serta siap di pindahkan ke media tanam.

Persiapan pembuatan media Tanam wortel dalam polybag.

Penggunaan media tanam untuk menanam wortel di butuhkan media yang bagus supaya hasil yang didapat semakin bagus, maka keperluan nutrisi pada wortel pasti akan terpenuhi. Karena itu bahan bahan yang dibutuhkan yakni tanah, kotoran hewan, sisa sayuran, air kelapa, dedak, kapur serta EM4. Lantas campur semuanya untuk hasil yang semakin bagus jadi baiknya semuanya campur di kompos dalam beberapa hari, makin lama makin bagus untuk pembusukan.
Sesudah pembuatan media, langkah persiapan yg tidak kalah penting adalah mempersiapkan kantong polybag untuk menanam dengan ukuran sekitar 30 cm, semakin besar semakin bagus, lalau isikan media ke kantong polybag dengan padat. Serta media tanam siap di beri bibit penyemaian.

Perpindahan Bibit Wortel dalam Polybag

Step perpindahan bibit ini dikerjakan dengan syarat sistem penyemaian sukses dengan di tandai nampaknya 3-4 daun abadi, sesudah syarat di cukupi lalu bibit penyemaian siap di geser ke media tanam, masukkan beserta media penyemaian serta potong plastiknya. Melakukan pemindahan sebaiknya dilakukan pada sore hari lantaran, saat pagi hari akan terkena cahaya matahari terlalu banyak dibanding pada sore hari.

Perawatan serta Pemeliharan Wortel dalam polybag.

Sistem perawatan serta pemeliharaan wortel dalam polybag adalah bagian akhir sebelum pemanenan, dengan perawatan serta pemeliharan yang cukup akan membuahkan wortel yang unggul serta bagus. Bagian yang perlu di kerjakan yakni :

  • Pemupukan : baiknya kerjakan pemupukan teratur setiap minggu untuk membuahkan tanaman wortel yang unggul. Serta pemupukan dengan kotoran hewan serta organik lain.
  • Penyiraman : kerjakan penyiraman selama 2-3 hari tergantung cuaca, sesekali kerjakan penyiraman dengan dberi pupuk cair untuk memberi nutrisi pada tanaman wortel itu.

 

 

Kami juga menyediakan Penjualan Polybag kuantiti sesuai permintaan, untuk info lebih lengkap silahkan buka saja Jumlah Lembar Polybag Per kg

3 Keunggulan Menanam Di Dalam Polybag

cea75-caramenanamsayurandenganmenggunakanpolibagataupot

Menanam sayuran dengan media pot, awal mulanya cuma untuk mengisi saat sekalian hoby di saat senggang. Dari segi jumlah, tentunya begitu terbatas karena sekedar untuk penuhi apa yang menjadi keperluan sendiri. Meskipun sekarang ini sudah banyak yang memperlihatkan, bertanam dalam polybag dalam taraf besar juga menguntungkan.

Di bawah ini yaitu plus – minus dalam bertanam dalam polybag :

1. Cost pengolahan tanah bisa ditekan

Menanam di polybag, tak perlu lagi memproses tanah sebagai tempat penanaman. Anda cukup mencari sebagian media tanam seperti tanah, pupuk kompos/kandang serta pasir lantas digabung dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Lalu pada polybag diatur, agar berdiri dengan tegak. Saat sebelumnya tanahnya dimasukkan, lubangi dahulu ruang bawah polybag supaya air yang berlebih dapat selekasnya mengalir keluar. Pada polybag, pengisian tanahnya ditata sampai setinggi 5 cm dari permukaan polybag.

2. Harga nya lebih murah

Bila di banding memakai media pot, jelas pemakaian polybag bakal tambah lebih murah serta sederhana.

3. Gampang untuk dipindah

Pada varian sayuran yang sudah ditanam di polybag, bakal gampang dipindah pada tempat yang kita kehendaki seumpama ada serangan hama maupun penyakit tanaman yang demikian ganas.

Terkecuali tiga keuntungan bertanam di polybag, kerugiannya ada juga. Di bawah ini salah satunya :

1. Tumbuh kembang tanaman terbatas

Hal semacam ini lumrah bila perubahan akar pada tanaman, terbatas sebatas dibagian potnya saja. Ini jelas tidak sama bila tanaman ada di tanah.

2. Pola perawatan harus intensif serta rutin

Ini dikerjakan dalam rencana memperoleh hasil yang sebaik-baiknya. Hingga, kadang-kadang ada yang terasa kurang dapat. Terlebih bila masuk musim yg tidak bersahabat.

3. Intensitas pemupukan harus lebih banyak

Keadaan dari tanaman yang serba terbatas, harus disertai dengan kandungan pemupukan semakin banyak agar akhirnya jadi lebih memuaskan. Bila tak lakukan hal yang sekian, mungkin saja menanam didalam polybag ini dapat tidak berhasil.

Pola bertanam dengan cara hidroponik sesungguhnya jadi jawaban atas segi kurang menguntungkan dari penanaman di polybag bermedia tanah. Dimana masalah perawatan, pemupukan serta tumbuh kembangnya dapat lebih maksimal lantaran persediaan air lebih memenuhi.

 

 

Baca Juga : Penanaman Sawi Di Polybag

Budidaya Strawberry Di Polybag

Bila berkunjung ke daerah pegunungan, satu diantara alternatif wisata yang bisa dikunjungi yaitu kebun strobery/strawberry. Di sana kita dapat menuai sendiri buah itu bahkan rasakan kesegaran buah yang barusan dipetik (makan di tempat). Tidak cuma itu, panorama hijaunya daun diselingi buah merah yang bergantungan dari tangkainya pasti begitu memanjakan mata. Di kebun umumnya strobery ditanam didalam pot atau polybag.

Terkecuali lebih gampang untuk perawatannya penggunaan pot atau polybag akan menghemat luas tempat penanaman buah ini. Higienitas buah juga relatif lebih terbangun lantaran tak segera bersentuhan dengan tanah. Untuk pengadaan polybag gampang saja lantaran banyak toko yang jual polybag, untuk harga yang lebih murah Anda bisa menghubungi distributor serta pabrik polybag.

Buah strobery berwarna putih lantas beralih jadi merah saat masak. Rasa buahnya asam manis beri kesegaran bikin kita menginginkan makan lagi serta lagi. Buahnya mengandung anti-oksidan yang tinggi serta kaya vitamin C. Daunnya juga bisa dipakai sebagai obat diare. Terkecuali dikonsumsi dengan cara fresh, strobery dapatlah di proses jadi selai serta dodol hingga lebih awet. Beragam product kecantikan juga memakai buah ini lantaran kandungan zatnya yang bisa melembutkan kulit, mengencangkan pori-pori, bahkan juga memutihkan gigi.

Budidaya Stroberi
1. Penyemaian Biji


Anda bisa beli biji strobery di toko pertanian. Biji lalu disemai diatas tisu didalam wadah tertutup. Tisu mesti dijaga dalam keadaan lembab (basah tetapi tak tergenang air), Anda bisa mengechecknya per 2 atau 3 hari sekali. Biji strobery umumnya berkecambah sesudah dua minggu. Tunggulah sampai panjang akar kecambah 5mm-1cm untuk memindahnya ke media tanam.

2. Penanaman


Media tanam berbentuk tanah berkompos yang agak berpasir atau dapatlah memakai cocopeat (sabut kelapa) yang digabung tanah. Pakai botol plastik/wadah/polybag ukuran paling kecil untuk menumbuhkan bibit. Bibit (berbentuk kecambah) ditanam lewat cara ditimbun sedikit tanah. Lantas disiram seperlunya. Kemudian, polybag ditutup plastik yang dilubangi untuk melindungi supaya tak berlangsung penguapan air hingga media tanam terbangun kelembabannya. Taruh polybag tersebut di tempat yang hangat. Bibit belum bisa terserang cahaya matahari segera dalam step ini. Sesudah bibit mempunyai 6 daun, bibit ini bisa dipindahkan ke luar ruang tetapi baiknya belum terkena matahari segera. Sesudah daun sejumlah 8 helai, bibit strobery bisa dipindah ke wadah tanam permanen berbentuk polybag dengan ukuran yang semakin besar.

3. Pemeliharaan


Gulma yang tumbuh di sekitaran tanaman strobery mesti disiangi. Pemakaian polybag bisa kurangi jumlah gulma yang mungkin saja tumbuh. Hingga nutrisi yang ada di media tanam bisa diserap oleh tanaman strobery saja.

4. Pemangkasan


Tangkai tanaman strobery yang menjulur mesti rajin dipangkas hingga perkembangan bisa konsentrasi ke produksi buah strobery.

5. Pemupukan


Pemupukan dikerjakan sesudah tanaman strobery berumur 2 bln.. Pupuk yang didapatkan berbentuk pupuk NPK (16 : 16 : 16).

6. Pengendalian hama serta penyakit


Sebagian penyakit serta hama yang umum menyerang tanaman serta buah strobery yakni hama penggerek bunga, ulat, busuk akar, busuk buah, serta penyakit layu pucuk. Untuk menanggulanginya Anda bisa memakai pentana+aero 810.

7. Panen


Waktu tanaman berumur 2 bln., bunga bakal nampak. Akan tetapi, buah itu yaitu “buah belajar”yang baiknya dipangkas saja lantaran pertumbuhannya belum maksimal. Sesudah umur tanaman 4 bln. baru bisa diarahkan untuk produksi buah yang maksimal. Buah strobery dipanen bila telah tampak merah prima. Langkah memanen yakni dengan dipotong sisi tangkainya dengan gunting.

Meskipun memanglah harga polybag relatif lebih mahal bila dibanding dengan menanam segera di tempat. Tetapi keuntungan penggunaan polybag seperti yang di uraikan dalam artikel ini sepadan dengan harga yang perlu dibayar. Untuk memperoleh polybag murah, Anda bisa menghubungi kami, CV Lim Corporation distributor serta pabrik polybag yang tawarkan harga berkompetisi untuk keperluan polybag Anda. Kami sediakan beragam ukuran polybag dari mulai saat penyemaian strobery sampai penanaman permanen.

Baca Juga Artikel Berikut:

Budidaya Tanaman Kopi

Langkah memperbanyak tanaman kopi bisa dikerjakan dengan dua langkah, yakni dengan cara generatif serta vegetatif. Dengan cara teknis perbanyakan dengan cara generatif lebih gampang di banding perbanyakan dengan cara vegetatif. Walau demikian perbanyakan dengan cara vegetatif membuahkan bahan tanaman yang dengan cara genetis sama juga dengan tanaman induknya.
Ke-2 cara perbanyakan tanaman kopi itu membutuhkan pengelolaan yang tidak sama. Gagasan penanaman kopi dengan memakai bahan tanam yang tidak sama bakal membutuhkan bahan tanaman, bahan pembantu, serta jumlah dan kwalifikasi tenaga kerja yang tidak sama.
Dengan cara manajerial, satu hal yang perlu di perhatikan untuk perbanyakan dengan cara vegetatif ini yaitu ketersediaan sumber bahan tanamnya.
Untuk perbanyakan dengan cara generatif, bahan tanam bisa disiapkan oleh sumber benih resmi.
Untuk perbanyakan dengan cara vegetatif, bahan tanam mesti disiapkan sendiri oleh kebun sesuai sama keperluannya (umpamanya dengan bangun kebun entres untuk menghasilkan tunas orthotrop untuk kepentingan penyetekan, atau bangun kebun entres untuk penyedia entres akar untuk kepentingan sambung akar, lakukan pemesanan dengan cara spesial untuk sediakan bahan tanam hasil kultur jaringan pada instansi yang mumpuni, seperti Pusat Riset Kopi).

Kami (CV. LIM CORPORATION) melayani pemesanan plastik polybag untuk pembibitan atau pembenihan tanaman Karet, Sengon, Jabon, Kopi, Sawit, dan lain-lain. Harga polybag ditanggung murah segera dari pabrik. Kami siap melayani pemesanan plastik polybag dengan beragam ukuran bergantung keperluan, minimum lebar 10cm. Untuk info lebih lanjut dan pemesanan silahkan hubungi: Phone/Fax: (031) 8830487 | Call/Sms: 0877.0282.1277 – 0852.3392.5564 – 0812.3258.4950 Atau klik saja disini!

Baca Juga Artikel Berikut:

Hindari Penyakit Layu Bakteri, Tanam Jahe Dalam Polybag

jahe

Jahe yaitu tanaman rimpang yang populer serta dipakai di semua penjuru dunia. Rimpangnya bisa di proses jadi bumbu masakan, minuman, permen, serta obat-obatan (misalnya sebagai obat anti morning-sickness untuk ibu hamil). Hal semacam ini juga mendorong banyak keinginan pasar pada temu yang bisa berikan rasa hangat ketika dikonsumsi ini. Tetapi, jumlah yang ada di pasaran belum sepadan dengan keinginan itu. Pemicunya, terkecuali rendahnya produksi jahe juga ada permasalahan penyakit serta hama yang menghalangi laju produksi tanaman temu-temuan ini. Satu diantara penyakit sebagai momok tidak berhasilnya panen jahe yakni penyakit layu bakteri yang dikarenakan oleh bakteri Ralstonia Solanacearum (R. Solanacearum).

Penyakit Layu Bakteri

jahe2
Satu diantara organisme pengganggu tanaman (OPT) budidaya tanaman jahe yaitu penyakit layu bakteri (Ralstonia solanacearum). Serangan bakteri ini bakal mengakibatkan penurunan produksi rimpang jahe sampai 90%. Indonesia yaitu lokasi favorite perubahan bakteri ini lantaran iklim tropisnya yang lembab. Ditambah untuk budidaya jahe dibutuhkan juga kelembapan tanah yang tinggi sampai 80%.

Tanda-tanda Penyakit
Gelaja penyakit ini nampak waktu tanaman berusia 3 atau 4 bln., seperti masalah yang pernah menerpa petani jahe di daerah Cianjur. Tanda-tanda penyakit ini, umumnya dengan diawali menguningnya serta menggulungnya daun jahe. Biasanya daun jahe menguning serta menggulung dari mulai ujung daun sampai pada akhirnya ke semua helaian daun. Daun jadi kuning, layu, serta kering, tanaman pada akhirnya mati. Sesaat di bagian pangkal batang tampak gelaja kebusukan dibarengi batang yang terlihat basah (water soaked). Dibagian batang nampak garis-garis hitam atau abu-abu yang mengisyaratkan jaringan yang rusak. Waktu ditekan, bakal keluar cairan putih dari penampang melintang batang jahe, baunya khas serta menyengat. Tanaman jahe yang sakit ini juga gampang sekali dicabut serta dilepaskan dari sisi rimpangnya.

Apabila anda sedang membutuhkan polybag silahkan hubungi kami. Phone/Fax: (031)8830487 | Call/Sms: 085233925564 – 087702821277 – 081232584950. Untuk info lebih lengkap klik saja disini!

Penyebabnya Muncul Penyakit
Penyakit Layu Bakteri pada tanaman jahe ini dikarenakan oleh bakteri R. Solanacearum. Bakteri ini dibagi jadi biotipe spesies (biovar) 1, 3, serta 4. Di Indonesia biovar 3 serta 4 yang seringkali menyerang tanaman jahe. Solanacearum biovar 4 lah yang mengakibatkan rusaknya tanaman jahe yang begitu kronis, sesaat biovar 3 memiliki daya rusak yang lebih enteng.

Diagnosis serta Mengetahui Ciri-Ciri Penyakit Layu Bakteri
Untuk tahu serangan bakteri dengan gampang, Anda bisa memotong batang tanaman jahe dengan cara melintang lantas menekannya. Tanaman yang terkena penyakit bakal keluarkan eksudat berwarna putih susu serta berbau khas. Langkah lain yang bisa dikerjakan yakni bila batang tanaman jahe dimasukkan di air, tedapat aliran cairan berwarna putih susu yang keluar dari penampang batang.
Untuk hasil yang lebih akurat, Anda bisa membawa sampel tanaman jahe ke laboratorium untuk dicek.

Epidemiologi Penyakit
Pertama kalinya bakteri R. Solanacearum dilaporkan th. 1953 di Mauritania. Di Indonesia sendiri penyakit ini pertama kalinya dilaporkan th. 1971 di daerah Kuningan, Jawa Barat. Bakteri ini adalah patogen tular tanah yang tahan dalam periode waktu lama didalam tanah. Penyebaran penyakit dalam kebun bisa berlangsung lewat tanah, akar, air, alat-alat pertanian, hewan, serta pekerja di lapangan.

Penanggulangan Penyakit Layu Bakteri
Beragam penelitian untuk mengatur laju penularan penyakit ini sudah dikerjakan ilmuwan dari beragam negara. Tetapi, belum jua diketemukan langkah efisien untuk mengaturnya. Karenanya, tambah baik menghindar tanaman Jahe dari serangan penyakit ini. Alih-alih untung, sekali petani memperoleh tanaman jahenya diserang peluangnya petani bakal tidak berhasil panen. Lantas bagaimana langkahnya?
Mengingat karakter bakteri R. solanacearum yang tahan lama hidup di tanah. Hal paling utama yang perlu di perhatikan petani sebelumnya lakukan budidaya jahe yaitu lahannya mesti bebas patogen. Tempat yang sangat baik dipakai misalnya yaitu tempat sisa sawah lantaran karakter tanahnya yang anaerob sesaat bakteri ini berbentuk aerob.

Pemakaian polybag sebagai media tanam yaitu alternatif paling gampang dalam ingindalian tempat yang bebas patogen. Petani bisa pilih media tanam tanaman jahe yang bebas bakteri. Bila juga ada serangan penyakit ini, bakteri tidak bisa menular lewat tanah lantaran setiap tanaman jahe tertanam terpisah dalam semasing polybagnya. Hingga, langkah tersebut begitu efisien menghimpit laju penularan bakteri itu.

Apabila anda sedang membutuhkan polybag silahkan hubungi kami. Phone/Fax: (031)8830487 | Call/Sms: 085233925564 – 087702821277 – 081232584950. Untuk info lebih lengkap klik saja disini!

Pengawasan pada kesehatan tanaman juga relatif lebih gampang dikerjakan. Waktu petani temukan tanda-tanda tanaman jahenya terkena penyakit layu bakteri, petani bisa segera mengambil aksi dengan memindahkan polybag tanaman jahe itu. Sekali diserang, tanaman jahe mesti segera dibakar. Tanah sisa tanaman itu harus juga disiram antibiotik atau ditaburi kapur.

Harga polybag juga relatif murah sebagai langkah pertama untuk menghindar serangan penyakit ini. Bagaimana? Siap mengaplikasikan cara menanam jahe dalam polybag untuk menghindar penyakit layu bakteri?

Kami, CV. Lim Corporation, distributor serta pabrik polybag siap melayani keperluan polybag tanaman Anda. Ada beragam ukuran polybag. Peroleh polybag murah dengan pembelian partai besar. Serta anda bisa menanam jahe dengan gampang memakai polybag.

Baca Juga Artikel Berikut:

Budidaya Sengon Memakai Polybag

Sengon atau albasia adalah tanaman kayu yang bisa meraih diameter yang besar. Tanaman sengon bisa tumbuh pada keadaan iklim apa sajakah, hingga sengon bisa tumbuh dengan baik di sembarang tempat.

Akan tetapi, sengon atau yang lebih di kenal sebagai pohon serba manfaat ini memerlukan keadaan serta perlakuan yang pas supaya kayu yang dihasilkan sesuai sama harapan. Bibit sengon dapat juga ditanam di polybag.

Mempunyai type bunga yang berkelamin ganda. Mahkota bunga berupa lonceng serta mempunyai benang sari yang banyak dan kepala sari yang begitu kecil. Tanaman sengon kadang-kadang mulai berbunga mulai sejak usia tiga th.. Umumnya tanaman sengon berbunga pada bln. Maret – Juni serta Oktober – Desember.

Kami pabrik dan distributor polybag untuk pembibitan tanaman, yang sudah berpengalaman lebih dari 3 tahun, siap melayani kebutuhan plastik polybag untuk berbagai jenis tanaman, antara lain : kelapa sawit, karet, sengon, jati, jabon, dll.
Untuk mengetahui harga polybag silahkan hubungi kami ( LIM CORPORATION ):
♦Phone/Fax: (031) 8830487
♦Call/Sms: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 0812.3258.4950
♦E-Mail: limcorporation2009@gmail.com

Baca Juga Artikel Berikut: