Rasakan 10 Khasiat & Manfaat Setelah Mengkonsumsi Buah Alkesa

alkesa

Buah Alkesa atau Sawo Mentega adalah buah yang berbentuk hampir menyamai seperti alpukat tetapi bedanya yaitu di bagian warna. Buah ini biasanya anda temukan di jawa seperti bandung. Karena kota bandung sangat lah bagus untuk di tanami buah ini.

Buah ini memanglah buah yang termasuk tak musiman artinya buah ini bisa tumbuh sepanjang tahunnya. Dengan demikian buah ini sangat gampang anda makan kapan pun anda inginkan. kandungan dalam buah ini sangat besar sehingga bagus untuk kesehatan serta menjaga kesehatan anda bahkan bisa mengobati sebuah penyakit anda.

Manfaat Buah Alkesa Bagi Kesehatan

1. Berfungsi Untuk Antioksidan

Dengan mengkonsumsi sebuah buah alkesa bisa anda pakai secara langsung dengan cara memakannya. Sehingga anda tak perlu khawatirkan terserang penyakit dalam tubuh anda karena kandungan dalam buah ini cukup bagus untuk menjaga kesehatan.

2. Menigkatkan Berat Badan

Dengan kandungan kalori yang bagus serta bermanfaat sebagai penambah nafsu makan. Karena dapat menjadi penambah nafsu makan hal tersebut dapat menambah berat badan. Hal ini sangat lah cocok yang menderita cacingan atau yang kurang nafsu makan.

3. Menambah Stamina

Akan kayanya kandungan karbohidrat yang bisa mengubah menjadi sebuah glukosa hal ini sangat bermanfaat untuk menambah energi baru sesudah melaksanakan sebuah aktivitas seharian yang melelahkan. Anda bisa menjadikan buah ini jus atau langsung memakannya, untuk mengembalikan energi dalam tubuh.

4. Melancarkan Pencernaan

Kandungan serat yang ada dalam buah alkesa cukup membantu proses pencernaan yang bagus dan juga bisa mempelancar pencernaan yang di akibatkan permasalaan pada sistem pencernaan. hal ini bisa di atasi dengan banyak mengonsumsi buah alkesa.

Baca Juga :

5. Mengobati Sembelit

Kandungan serat dalam buah alkesa cukup berguna untuk mengatasi sembelit atau susah BAB yang disebabkan faktor makanan. Hal ini bisa di atasi dengan cara banyak mengonsumsi buah alkesa secara rutin.

buah-alkesa

6. Mengatasi Radang Mulut

Dengan beberapa kandungan dari buah alkesa bisa di manfaatkan untuk mengatasi peradangan pada mulut yang disebabkan akibat kurangnya asupan Vitamin C dalam mulut sehingga hal ini terjadi.

7. Menjaga Kesehatan Mata

Dengan kayanya kandungan vitamin A dalam buah alkesa sangat berguna untuk menjaga kesehtan mata dan juga bisa mengontrol penyakit yang menyebabkan penyakit pada mata.

8. Megatasi Kanker Usus

Akan kayanya kandungan vitamin dalam buah alkesa hal ini sangat baik untuk mengatasi penyakit yang menyebabkan kanker usus. Dengan senyawa dalam buah ini sangat bagus untuk menetralisir kadar racun, bakteri dan virus yang menyebabkan kanker usus.

9. Memperkuat Tulang

Dengan adanya kandungan kalium dalam buah alkesa sangat bermanfat sekalai untuk memerkuat tulang apalagi pada tulang pertumbuhan seperti masa remaja atau masa kanak-kanak sangat bagus apabila mau mengonsumsi buah alkesa ini dengan baik.

10. Pencampur Bahan Makanan Bayi

Karena adanya kandungan seperti diatas sangat membantu juga untuk menjadi campuran makanan pada bayi dengan cara di haluskan terlebih dulu seperti bubur pada umumnya. Hal ini dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan pada dedek bayi.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk penyemaian atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Advertisements

Cara Baru Budidaya Tanaman Kumis Kucing, Berkhasiat & Bermanfaat

daun-kumis-kucing

Masyarakat Indonesia mengetahui tanaman kumis kucing sebagai tanaman obat yang sangat ampuh untuk menanggulangi penyakit kencing manis. Di daerah pedesaan, kita akan dengan gampang menemukan herbal ini. Akan tetapi, cukup sulit bila mencarinya di daerah perkotaan. Selain tumbuh liar, kumis kucing dapat ditanam di pot. Untuk itu, sebaiknya Anda mencari tahu cara menanam kumis kucing dalam pot.

Kumis kucing (Orthosiphon aristatus) merupakan salah satu jenis tanaman obat asli Indonesia yang tergolong dalam famili Lamiaceae/Labiatae. Nama lain dari kumis kucing, yaitu java tea, giri-giri marah, songot koceng, dan remujung. Berikut ini cara menanam kumis kucing dalam pot yang dapat Anda coba.

Persiapan Bibit Tanaman Kumis Kucing

Perbanyakan bibit tanaman kumis kucing dapat dilaksanakan dengan cara vegetative, yaitu stek batang. Pilihlah tanaman induk yang normal, subur, serta telah berkayu. Pilihlah batang yang tak terlalu tua atau muda dan sudah berkayu. Potong batang yang telah dipilih dengan pisau kemudian potong menjadi ukuran sekitar 15—20cm dan berbuku sekitar 2—3.

Bibit stek tanaman kumis kucing dapat langsung ditanam ataupun disemai terlebih dulu. Apabila bibit ditanam pada persemaian, gunakan jarak tanam 10cm×10cm dengan kedalaman 20cm.

Laksanakan perawatan pada bibit dengan mengerjakan penyiraman sebanyak 1—2 kali 1 hari. Bibit diberi sedikit naungan berupa plastik paranet, jerami, atau dedaunan kering. Sesudah bertunas, bibit dapat dipindahkan ke tempat tanam yang sudah disiapkan baik itu pot, polibag, ataupun yang lainnya.

Baca Juga :

Yuk!! Intip Budidaya Kentang Dengan Metode Hidroponik
Yuk Intip!! 5 Tanaman Yang Sangat Cocok Pada Musim Kemarau
Ini Dia Tips & Trik Budidaya Ikan Supaya Hasil Melimpah

Menanam Kumis Kucing Dalam Pot

Tahapan selanjutnya, siapkan pot tanam dan ukurannya disamakan dengan bibit yang akan ditanam. Siapkan media tanam berupa tanah dan pupuk kandang atau bisa juga pupuk kandang diganti dengan arang sekam.

Sesudah siap semua, masukkan media tanah yang sudah dicampur pupuk kandang atau arang sekam ke pot sekitar 1/3 dari tinggi pot. Selanjutnya, tanam bibit dengan posisi tegak lurus sedalam 5cm atau 1/3 bagian dari pangkal batang stek, kemudian padatkan tanah di sekitar bibit. Sesudah itu, kerjakan penyiraman sampai tanah cukup basah. Hal itu bertujuan untuk memadatkan celah bagian tanah.

Pemeliharaan Tanaman Kumis Kucing

Supaya nutrisi yang diperlukan tanaman kumis kucing terpenuhi, laksanakan pemupukan dengan memakai pupuk organik yang diberikan setiap 2—3 minggu 1 kali. Kerjakan pula penyiangan terhadap gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh di sekitar tanaman.

Penyiraman dapat dilaksanakan secara rutin, yaitu 1 atau 2 kali 1 hari. Apabila tanaman telah rimbun, frekuensi penyiraman dikurangi. Kerjakan pergantian media tanam setiap 3 bulan 1 kali supaya media tanam atau tanah tak padat. Biasanya, pada umur 3 bulan tanaman kumis kucing telah tumbuh besar, jadi sebaiknya pot tanamnya juga diganti.

Jika Anda membutuhkan atau ingin menggunakan Polybag untuk budidaya tanaman atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031-8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Budidaya Rempah-Rempah Di Dalam Pot & Polybag, Lebih Menguntungkan

Lahan-lahan untuk perkebunan sekarang semakin sempit, terutama di daerah perkotaan. Jadi, sangat sulit memperoleh tempat untuk mempunyai kebun sendiri. Padahal, jika mempunyai kebun, apa pun bisa Anda tanam termasuk tanaman herbal. Tetapi, ada beberapa rempah yang bisa ditanam dalam pot. Apa saja itu?

Orang yang tinggal di pedesaan biasanya gemar sekali berkebun dan mempunyai kebun kecil di halaman belakang rumah mereka. Tetapi, apa yang harus dilaksanakan jika Anda tak mempunyai ruang untuk itu padahal berkebun merupakan suatu hobi Anda?

Sedikit tanaman hijau di rumah Anda tak hanya mengubah dekorasi interior ruangan, tapi juga bisa menimbulkan efek ketenangan pada mata Anda. Contohnya saja, jika Anda menanam oregano dalam pot, Anda bisa membuat sup dan pizza lezat dengan menambahkan beberapa rempah segar yang tumbuh di dalam pot.

Manfaat dari rempah yang tumbuh di pot, yaitu Anda dapat dengan mudah menyesuaikan dengan tanah. Selain itu, Anda bisa memindahkan pot jika diperlukan bahkan menyiraminya akan menjadi tugas yang sangat sederhana. Jika Anda mengatur pot itu dengan indah, mereka akan meningkatkan nilai estetika tampilan rumah Anda.

Nah, berikut ini merupakan tanaman herbal yang bisa Anda tanam dalam pot di rumah.

Mint

cara_mengenal_tanaman_mintTanaman ini tak butuh banyak waktu untuk tumbuh menjadi semak besar. Anda bisa memakainya untuk membuat teh ataupun memakainya dalam sup. Rempah ini bisa tumbuh dalam ruang yang tak memperoleh banyak sinar matahari. Ini jelas salah satu rempah terbaik yang dapat ditanam dalam pot.

Baca Juga :

Inilah 7 Tanaman Yang Cocok Di Musim Hujan
Tips Jitu Merawat Kakao, Agar Berbuah Lebih Lebat
Gymnocalycium Kaktus Mungil, Miliki Bunga Yang Indah

Bawang

klasifikasi-bawang-merahAnda mungkin biasa membeli rempah ini di pasar untuk hidangan setiap hari. Kenapa tidak menanam daun bawang dalam pot dan membuatnya lebih berguna? Dibutuhkan tanah yang lembap dan sinar matahari hanya sekitar 4—5 jam saja.

Peterseli

bentuk-piterseli-berdaun-keritingAnda harus tetap bersabar, karena peterseli butuh waktu lebih banyak untuk keluar dari benih. Tetapi, ketika mulai tumbuh, ia bisa memberi Anda daun dan bunga selama hampir 2 tahun. Isi pot dengan tanah dan tabur banyak biji peterseli di dalamnya, kemudian rawatlah sampai tumbuh dengan baik dan hasilnya bisa dimanfaatkan.

Kemangi

manfaat-daun-kemangi-2Walaupun kemangi menyukai suhu yang hangat, tanaman ini tak harus tumbuh di bawah sinar matahari secara langsung. Jadi, simpan pot di tempat yang hangat serta terlindung. Waktu terbaik untuk menabur benih kemangi yaitu pada sore hari. Anda harus memakai tanah yang dikeringkan dengan baik karena air bisa merusak akar dari tumbuhan kemangi.

Ketumbar

manfaat-ketumbar-alodokterIni merupakan salah satu rempah terbaik yang bisa tumbuh dalam pot dan juga paling banyak dipakai di dapur para ibu.

Jika Anda membutuhkan Polybag untuk budidaya tanaman rempah-rempah ataupun untuk yang lainnya silakan Anda hubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877.0282.1277 / 0812.3258.4950 / 0852.3392.5564

Ini Tips Agar Sukses Budidaya Mangga Alpukat Dengan Pot

mangga alpukat pasuruan

Perkembangan zaman sudah menyediakan berbagai cara untuk budidaya tanaman. Salah satunya contohnya, budidaya tanaman dengan memakai media pot/polybag. Ada banyak tanaman buah yang bisa dibudidayakan dengan memakai pot/polybag, contohnya mangga alpukat. Sukses bertanam mangga alpukat dalam pot tentunya menjadi impian setiap pembudidaya.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat Anda mau menjadikan mangga alpukat sebagai tabulampot (tanaman buah dalam pot). Berikut ini tips untuk budidaya mangga alpukat.

1. Pemilihan Bibit

Pilihlah bibit yang berasal dari perbanyakan dengan cara vegetatif seperti cangkok, okulasi, dan sambung pucuk. Umumnya, bibit tersebut akan lebih cepat berbuah. Jangan memilih bibit yang sedang berbunga atau berbuah, sementara percabangannya belum terbentuk. Hal tersebut bisa mengakibatkan terhentinya pertumbuhan vegetatif yang dibutuhkan untuk awal pembentukan tanaman dalam pot.

2. Pemilihan Pot

Pilihan bahan pot yang bisa dipakai untuk menanam mangga alpukat di antaranya pot plastik yang diameternya sekitar 40—80cm, pot dari drum bekas yang dibelah menjadi 2, pot dari tanah liat, atau pot semen. Pilihlah pot yang ukurannya sesuai dengan tinggi tanaman buah mangga.

Pot yang dipakai harus mempunyai lubang di bagian bawah atau dasarnya berukuran sekitar 1-2cm dengan jumlah sekitar 4—6 lubang. Usahakan pot mempunyai kaki. Jika tidak, maka bisa diganjal memakai batu bata atau yang lainnya.

Baca Juga :

3. Pemilihan Media Tanam dan Penanaman

Tanaman mangga alpukat dapat tumbuh subur pada media yang gembur dan banyak mengandung pupuk organik. Media tanamnya berupa campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam.

Sebelum penanaman, pastikan dasar pot telah dilubangi. Selanjutnya, isi bagian dalam pot dengan serutan gergaji atau pecahan genteng sekitar 5—10cm. Masukkan media tanam hingga setengah bagian pot. Lepaskan bibit tanaman dari polibag, kemudian masukkan ke pot dan atur posisinya. Usahakan supaya posisinya tegak.

Tutup kembali dengan media tanam, tapi jangan terlalu penuh, kemudian padatkan. Usahakan bekas dari sambungan tanaman masih terlihat sekitar 10—15cm di atas permukaan media tanam. Sesudah penanaman selesai, lakukan penyiraman.

4. Pemeliharaan

Penanaman mangga alpukat dalam pot membutuhkan pemeliharaan yang intensif supaya dapat berbuah secara optimal. Kegiatan pemeliharaan meliputi penyiraman, penyiangan, pemupukan, serta pemangkasan.

5. Penjarangan dan Pembungkusan Buah

Penjarangan buah dilaksanakan pada buah yang pertama. Hal ini dilakukan supaya buah dapat tumbuh dengan maksimal. Sementara, pembungkusan buah dapat dilakukan untuk mencegah dari serangan hama. Biasanya memakai kantong semen atau plastik dipakai untuk membungkus buah.

Jika Anda membutuhkan atau ingin budidaya dengan Polybag ataupun untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

4 Cara Jitu Budidaya Bunga Lavender Dengan Polybag

Cara-Menanam-Bunga-Lavender

Apakah Anda menyukai tanaman hias seperti lavender contohya? Anda ingin membudidayakannya tapi tak mempunyai lahan yang cukup luas untuk itu? Solusi untuk itu, Anda bisa membudidayakannya dengan memakai pot atau polybag. Teknik menanam bunga lavender cukup gampang, namun Anda perlu mengerjakannya dengan ulet.

Tentunya akan sangat menggembirakan jika menghasilkan bunga lavender dengan usahanya sendiri, yaitu dengan membudidaya bunga lavender secara mandiri di rumah. Berikut ini tahapan yang bisa Anda kerjakan saat membudidayakan bunga lavender di pot atau polybag.

Pemilihan bibit bunga lavender

Tahap awal yang perlu Anda kerjakan saat membudidaya bunga lavender yaitu memilih bibit bunga lavender yang kualitasnya baik. Bunga lavender mempunyai jenis yang sangat banyak dan tersebar di berbagai negara. Jenis bunga lavender yang sudah ada dapat dipastikan berjumlah 25—30 jenis bunga. Untuk itu, Anda harus memilih jenis bunga lavender sesuai dengan keinginan Anda tentunya.

Anda perlu mencari info dahulu mengenai kelemahan dan kelebihan dari jenis bibit bunga tersebut. Anda harus mengetahui jenis bunga lavender seperti apa yang cocok tumbuh di daerah lingkungan Anda.

Bagaimana cara untuk menentukan bibit tersebut berkualitas atau tidak?

Pertama, Anda harus membeli bibit tersebut di toko khusus untuk menjual bibit saja. Selain itu, Anda juga perlu melakukan seleksi pada bibit lavender yang ada. Pilihlah bibit yang secara kasat mata terlihat bersih dan terbebas dari serangga parasit seperti kutu, semut, dan lain-lain.

Jangan lupa untuk perhatikan tanggal kadaluarsa dari bibit tersebut. Perlu Anda tahu bahwa bibit juga mempunyai masa aktif yang terbatas sehingga penting untuk memperhatikan tanggal kadaluarsanya.

Persiapan media tanam bunga lavender

Pemilihan media untuk membudidaya bibit bunga lavender merupakan hal penting dan juga menentukan tumbuhnya bibit yang telah Anda tanam. Kesalahan media tanam akan mengakibatkan bibit tak berkecambah.

Anda harus persiapkan bahan seperti pot ataupun polybag yang sudah diberi lubang di bagian bawahnya serta styrofoam dengan ketebalan sekitar 5 cm dan diameter sesuaikan dengan pot atau polybag. Selain itu, Anda juga harus persiapkan tanah gembur, pupuk kompos jika tak ada bisa diganti dengan sekam padi, pasir, batu kerikil putih, dan sekoop kecil.

Baca Juga :

Menguntungkan, 4 Trik Budidaya Buah Kiwi
Plastik UV Untuk Budidaya Ikan, Lebih Untung Dan Menjanjikan!!
Budidaya Cabai Sangat Menguntungkan Dengan Mulsa Plastik

banner-polybag

Penyemaian bibit bunga lavender

Tahapan penumbuhan bibit bunga menjadi kecambah yaitu tahapan yang sangat penting. Beri styrofoam ke pot atau polybag bertujuan untuk lapisan terbawah. Campurkan tanah, pupuk kompos atau sekam padi, dan pasir dengan perbandingan yang sama. Masukkan campuran tersebut ke pot atau polybag. Buatlah lubang di bagian tengahnya dengan sekoop kecil.

Letakkan bibit bunga lavender, setiap pot atau polybag isi dengan 1 bibit saja. Tutuplah dengan tanah. Padatkan tanah. Siramkan air secukupnya. Letakkan di tempat yang dapat terkena sinar matahari yang cukup. Pantau pertumbuhan kecambah pada bibit bunga lavender.

Pemindahan bibit bunga lavender

Pemindahan media tanam dapat dikerjakan apabila bibit sudah berkecambah. Berdasarkan perhitungan hari, biasanya bibit sudah siap dipindahkan pada saat usia sekitar 1 bulan dengan tinggi tanaman sekitar 15 cm. Buatlah jarak tanam bunga lavender sekitar 30—45 cm.

Sediakan tempat terbuka yag dapat terkena sinar matahari secara langsung sebagai calon lahan bunga lavender. Pastikan tanah mempunyai sirkulasi udara yang baik. Siramlah bibit bunga yang tumbuh tersebut, tepat saat 1 jam sebelum tanaman dipindah. Setelah 1 jam dibiarkan, sobek polybag atau pecahkan pot dengan perlahan.

Pastikan media tanam masih menempel dengan akar dan tanah tak pecah. Pindahkan ke lahan permanen yang sudah disiapkan. Padatkan dengan tanah. Pastikan posisi tanaman berdiri dengan tegak. Tahap terakhir, siramkan air secukupnya.

Jika anda membutuhkan Polybag untuk bercocok tanam dengan harga yang lebih murah, silahkan hubungi kami melalui sms/call pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

5 Cara Jitu Budidaya Buah Naga Dengan Polybag

b567

Buah naga saat ini masuk kedalam jenis buah yang sangat disukai oleh mesyarakat Indonesia, karena buah ini mempunyai rasa asam manis yang lezat. Tidak hanya itu, buah naga ini pun juga memiliki banyak sekali kandungan vitamin yang sangat baik bagi tubuh Anda. Buah naga termasuk jenis tanaman yang tergolong ke dalam keluarga kaktus. Buah naga ini juga identik dengan buah dari Asia, padahal fakta aslinya buah naga ini berasal dari negara Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan juga Meksiko.

Membudidayakan buah naga sendiri dirasa amat cocok untuk Anda kerjakan di daerah yang beriklim tropis contohnya di Indonesia.

Adapun Cara Membudidayakan Buah Naga, Antara Lain :

1. Pemilihan Bibit

Ada 2 cara menanam buah naga didalam polybag yaitu bisa memakai bijinya secara generatif serta memakai polybagongan batangnya secara vegetatif. Cara penanaman buah naga didalam polybag memakai bijinya jarang dikerjakan sebab memakan waktu produksi yang sedikit lebih lama. Cara penanaman buah naga didalam polybag memakai polybagongan batangnya dikerjakan dengan cara memangkas batang pohon induk yang keadaannya sehat, tua serta telah berbuah sebanyak 3-4 kali. Batang tersebut warnanya hijau gelap kelabu dengan tingkat ukuran ideal sepanjang 20 – 30 cm. polybagongan dari batang tumbuhan induk itu lalu didiamkan hingga getahnya mengering supaya tidak mudah busuk.

2. Persiapan Media Tanam

Untuk melakukan budidaya buah naga di polybag, Anda bisa memakai polybag apa saja dengan diameter sekitar 40-50 cm, tetapi lebih baik jika polybag ukurannya pas. Polybag dipilih karena sudah terdapat beberapa lubang untuk tempat keluarnya air yang berlebih dari atas tanaman, hal itu juga memudahkan Anda untuk memantau tanah dalam polybag. Guna media tanamnya, Anda bisa memakai campuran tanah, bubuk bata merah, pasir, kompos serta juga pupuk kandang.

3. Penanaman Bibit

Masukkan campuran pada media tanam sampai 80 persen dari volume polybag. Buat 3 lubang tanam dengan ukuran diameter sekitar 6 cm serta kedalaman sekitar 10 cm. Isikan setiap lubang tanam dengan beberapa potongan batang yang telah disiapkan. Kemudian padatkan media tanam tersebut pada setiap pangkal bibit buah naga. Sirami secukupnya, jangan sampai menggenangi pangkal dari batang. Pakailah tiang panjat guna mengikat bibit maka bibit buah naga tak akan gampang roboh. Taruh polybag buah naga di tempat yang terkena sinar matahari terutama ketika di pagi hari.

polybag 2

4. Perawatan Tanaman

Proses penyulaman yakni penggantian tanaman buah naga yang mati ataupun busuk pangkal batang. Penyulaman tanaman buah naga ini lebih baik dilakukan seminggu setelah menanam bibit buah naga didalam polybag.

Siram tanaman buah naga dengan teratur dengan secukupnya setelah hari ke-10 setelah masa penanaman atau sesuai keadaan lahan. Penyiraman bisa Anda lakukan seminggu sekali hingga usia 6 bulan atau jika keadaan tanah kering ataupun ketika musim kemarau maka penyiraman bisa dikerjakan 5 – 7 hari sekali. Ketika tanaman buah naga telah mulai berbunga, lakukan penyiraman setiap 10 – 14 hari sekali. Penyiraman lebih baik dilakukan waktu pagi. Penyiraman tidak dilakukan lagi jika buah telah membesar seukuran kepalan tangan, meskipun masih hijau sedikit kemerahan di bagian kulitnya.

Baca Juga :

Paranet Untuk Lapangan Futsal, Lebih Awet & Murah!
8 Jenis Tumbuhan Terunik & Langka Di Dunia
Woww!! Budidaya Lidah Buaya Dengan Mulsa Plastik, Hasil Lebih Bagus Dan Menguntungkan

Pemangkasan tanaman buah naga ini diperlukan untuk membentuk cabang baru serta cabang yang produktif, umumnya dilakukan sejak tanaman sudah berusia 2-3 bulan. Kerjakan pemangkasan pada ujung batang hingga menyisakan 40-60 cm dari media tanam. Kelebihan tinggi tumbuhan lebih dari 140-170 cm perlu dipangkas. Umumnya dari batang pokok akan tumbuh sebanyak 3-4 tunas cabang baru, pilih salah satu tunas yang perkembangannya paling baik serta cepat, serta juga buang tunas lainnya.

5. Pemanenan Buah

Tumbuhan buah naga didalam polybag umumnya bakal mulai berbunga pada usia kurang lebih 6 bulan. Diperlukan juga waktu selama 50-55 hari untuk memperoleh buah yang siap petik dari bagian kuncup bunga. Petiklah buah yang ditandai dengan warna merah di seluruh bagian kulit buah. Rekahan akan timbul pada buah yang sudah terlambat dipetik yang bisa menyebabkan buah cepat rusak. Proses panen dilakukan dengan cara memotong bagian tangkainya dengan memakai gunting ataupun pisau tanpa harus merusak kulit dari buah. Ukuran dari buah yang Anda panen dari buah naga di polybag akan bergantung dari beberapa hal, yaitu meliputi jenis tumbuhan buah naga, pengaturan media tanam yang baik, penyiraman air secukupnya, pemupukan, pemangkasan, dan juga yang lainnya.

Jika anda membutuhkan Polybag untuk bercocok tanam dengan harga yang lebih murah, silahkan hubungi kami melalui sms/call pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564.

8 Teknik Jitu Menanam Bunga Hias Dengan Polybag, Lebih Menguntungkan!!

bunga-mawar-kolaborasi

Saat ini orang lagi ramai dalam hal berkebun, banyak yang sudah senior dan tidak sedikit pula yang pemula. Bagi yang sudah lama memiliki hobi berkebun bercocok tanam adalah sesuatu yang mudah dan menyenangkan. Tetapi berbeda lagi dengan orang yang akan memulai dari awal, berkebun mungkin dianggap sesuatu yang sulit. Padahal tidak demikian.

Bagi Anda pecinta tanaman atau bunga hias yang tak mempunyai lahan luas untuk berkebun, salah satu solusi yang bisa dilakukan untuk memuaskan anda bertanam adalah dengan menggunakan media alternatif, seperti polybag atau pot.

Ada beberapa hal yang harus jadi catatan ketika hendak menanam bunga hias dalam polybag

1. pastikan Anda memilih polybag dan media tumbuh yang sesuai dengan jenis bunga yang akan ditanam. polybag harus disesuaikan dengan tempat dan bagaimana menaruhnya.

2. Jika polybag dan media yang telah disiapkan tersedia, pastikan polybag memiliki lubang drainase yang cukup. Isikan media sekitar 1/3 bagian polybag. Taruhlah bunga hias, usahakan media awal yang menempel pada tanaman masih ada, agar tanaman tidak mati atau layu

3. Tambahkan lagi media tanam, sambil tanaman dipegang terus dengan sebelah tangan. jika hampir penuh, tekan media secara perlahan dengan ibu jari supaya tanaman dapat berdiri kokoh. polybag jangan dipenuhi dengan tanah, sisakan sekitar 2 cm dari bibir polybag agar mudah waktu melakukan penyiraman.

4. Setelah pada tahap menaruh tanaman di polybag selesai, siramlah

bunga hias secukupnya. Bagian luar dan dasar polybag dibersihkan dari kotoran dan media tanam yang masih menempel sebelum diletakkan pada tempat yang diinginkan.

poly bag

Baca Juga :

Inilah Manfaat Daun Seledri Bagi Kesehatan!!
Paranet Untuk Lapangan Futsal, Lebih Awet & Murah!
Metode, Cara Pemasangan Plastik Mulsa Pada Tambak

5. Untuk menyiram tanaman yang ada di polybag, air sebaiknya diberikan dari alas polybag. Dengan cara tersebut air akan meresap ke atas pada media tanam

dengan melalui sistem kapiler.

6. Keuntungan media tidak terlalu basah, tapi ketersediaan air cukup terjamin. Untuk membantu peresapan air ke media tanam sebaiknya dipasang tali dari media ke alas polybag melewati lubang drainase.

7. Janganlah secara langsung menyiram air pada tanaman. Lakukan dengan cara, siramkan air di bagian permukaan media tanam.

8. Usahakan air yang disiramkan tidak mengenai tanaman secara langsung. Waktu yang terbaik untuk melakukan penyiraman tanaman hias adalah di pagi hari dan sore hari.

Untuk Anda yang sedang membutuhkan polybag murah untuk bercocok tanam atau untuk yang lainnya, silahkan hubungi kami melalui SMS/Call/WA : 0852.3392.5564 / 0812.3258.4950 / 0877.0282.1277

Inilah Cara Rahasia Bertanam Kakao Di Polybag!!

Tanaman Kakao atau Theobroma Cacao merupakan tanaman yang berasal dari negara Amerika Serikat yang konon ditemukan pertamakali oleh suku Indian Maya dan suku Aztec Amerika Tengah, yang berfungsi sebagai mata uang kala itu dan merambah Spanyol untuk pertamakalinya sebagai minuman khusus para raja.

Tanaman Kakao pun berkembang hingga kini menjadi bahan makanan minuman tersohor yang bisa dinikmati masyarakat luas. Benar sekali, biji tanaman Kakao akan bertransformasi menjadi makanan/minuman yang digandrungi banyak orang khususnya anak-anak dan remaja, yaitu Cokelat.

Selain enak, manis dan dapat dinikmati dalam berbagi kudapan dan minuman pelepas dahaga dalam bentuk segar ataupun hangat, Tanaman kakao juga memberikan sejuta manfaat yang baik bagi kesehatan dan kecantikan khususnya sebagai penurun stress. Sentra Tanaman Kakao di Indonesia berada di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.

Prospek Tanaman kakao tidak diragukan lagi dan cukup menggiurkan seiring meningkatnya permintaan kakao di tingkat domestik maupun lokal. Terlebih lagi, tanaman Kakao merupakan tanaman yang tidak mengenal musim, yang berarti dapat dipetik kapan saja.

Jika anda penasaran bagaimana cara menanam tanaman kakao, maka anda harus membaca uraian dibawah ini, sebab uraian dibawah ini akan mengupas tentang syarat tumbuh dan langkah budidaya tanaman Kakao.

Syarat tumbuh tanaman kakao adalah sebagai berikut :
1. Kemiringan tanah < 45%
2. Kedalaman efektif > 150cm
3. Tekstur tanah (50% pasir, 10-20% debu, 30-40% lempung)
4. pH optimal 6,0-7,0
5. Garis lintang 100C LS-100C LU dengan tinggi tempat s.d 600mdpl
6. Curah Hujan 1.500-2.500 mm/tahun
7. Suhu maksimum 30-320C dan suhu minimum 18-210C.
8. Tidak ada angin kencang terus menerus

Langkah-langkah budidaya tanaman Kakao adalah sebagai berikut :
1. Persiapan lahan
Bersihkan lahan dari alang-alang dan gulma serta gunakan tanaman penutup (Cover corp) dan tanaman pelindung yang ditanam setahun sebelumnya.

2. Pembibitan
Benih diambil dari bagian tengah yang masak dan dibersihkan. Siapkan polybag ukuran 30×20 cm dan campurkan tanah dengan pupuk kandang (1:1) dan tambahkan 1 gram pupuk TSP/Sp-36 ke tiap polybag. Jarak tanam antar polybag 20×20 cm dengan lebar barisan 100cm. Pemupukan dilakkan dengan NPK (2:1:2) dan lakukan pemantaun terhadap serangan hama.

3. Penanaman
Buat ajir ukuran 80-100 cm dan jarak tanam 2,5 mx 2,5m apabila dilakukan penjarangan jika tidak maka jarak tanamnya 5×5 m. Ukuran lubang tanam 60 x 60 x 60 cm. Bibit dipindahkan saat umur 4-6 bulan tergantung jenisnya. Saat pemindahan sebaiknya bibit kakao tidak tengah membentuk daun muda.

BACA JUGA : Inilah Khasiat Tanaman Lidah Mertua Untuk Kesehatan

4. Pemeliharaan Tanaman
Ada beberapa kegiatan pemeliharaan, yaitu :
a. Pemangkasan Buah
Tujuannya adalah untuk memacu pertumbuhan dan perkembangan cabang-cabang sekunder yang akan memunculkan buah yanglebih banyak.

b. Pemangkasan Tunas Air
Fungsinya membentuk struktur yang kuat serta menghindari pertumbuhan cabang berlebihan dan meningkatkan nutrisi.

c. Pemangkasan Sanitasi dan Struktural
Tujuannya mencegah dan mengurangi resiko serangan hama sehingga tanaman dapat tumbuh optimal.

d. Penyiangan dan Pemupukan
Penyiangan dilakukan satu bulan sekali. Dan pemupukan mulai dari umur 2 bulan dan jeda 4 bulan, begitu seterusnya sampai umur 42 bulan. Pupuk yang bisa diberikan adalah Urea, TSP, KCI dan Kieserite.

e. Pengendalian Hama dan Penyakit
Pengendalian yang umum dilakukan dalam mengatasi serangan hama dan penyakit adalah Sanitasi, pemangkasan, pemeliharaan ataupun penyemprotan. Hama yang berpotensi menyerang adalah penggerek buah, kepik penghisap buah, penggerek batang, tikus dan sebagainya. Adapun penyakit yang biasa menyerang : penyakit vascular stek, busuk buah, jamur akar, antraknose dan sebagainya.

5. Panen dan Pasca Panen
Untuk memanen Kakao bisa digunakan pisau tajam. Potong tangkai buah dengan menyisakan 1/3 bagian tangkai buah. Pemetikan sampai pangkal buah akan merusak bantalan bunga. Buah yang bisa dipetik adalah umur 5,5 – 6 bulan dari yang telah berbunga, berwarna kuning atau merah.

Inilah Khasiat Tanaman Lidah Mertua Untuk Kesehatan

  • Menyerap Radiasi
    Manfaat ini begitu unik lantaran tidak sering dipunyai tanaman lain. Lidah mertua dapat menyerap radiasi dari benda-benda elektronik yang ada dirumah Anda. Misalnya tv. Untuk memperoleh manfaat ini Anda dapat menaruh tanaman ini didalam tempat tinggal, seperti di ruangan tamu atau ruangan keluarga.

 

  • Menyerap Polusi
    Terkecuali menyerap radiasi, tanaman ini dapat dapat menyerap polusi. Sejumlah 107 polutan bisa diserap tanaman ini lalu nanti di keluarkan kembali jadi oksigen. Tanaman ini dapat dapat menyerap asap rokok hingga tempat tinggal semakin lebih aman serta sehat.

 

  • Turunkan Diabetes
    Ada demikian banyak tanaman yang bisa turunkan resiko diabetes, satu diantaranya daun ini. Untuk menetralisir jumlah gula dalam darah Anda dapat merebus sedikit daunnya lalu diminum waktu telah dingin.

 

  • Pulihkan Sakit Kepala
    Walau penyakit enteng namun sakit kepala dapat bikin semua kesibukan Anda terganggu jadi mesti selekasnya diobati. Langkah konsumsi daun ini untuk menyembuhkannya yaitu dibakar.

 

  • Mengobati Wasir
    Bila Anda alami sakit wasir percayakan penyembuhannya pada tanaman ini. Wasir yaitu penyakit sulit buang air besar yang bakal bikin rasa kembung pada perut. Tanaman lidah mertua ini memiliki banyak serat hingga ampuh untuk menyembuhkannya.

*Baca Juga Inilah Cara Budidaya Tanaman Hias Yang Tepat Dan Benar

  • Dapat Dijadikan Hair Tonic
    Rambut yang halus tentunya dikehendaki kebanyakan orang. Dengan memakai lidah mertua tentu rambut Anda dapat lembut, halus, fresh, serta tampak lebih sehat.

 

  • Dapat Menjadi Antiseptik
    Zat antiseptik pada tanaman ini dapat bikin toksin serta kuman yang ada pada badan hilang. Misalnya waktu Anda jatuh dapat bersihkan lukanya dengan daun ini. Lantaran waktu jatuh debu dapat masuk kedalam luka serta mengakibatkan infeksi. Mesti selekasnya dibikin bersih agar tak menyebabkan permasalahan yang serius.

 

  • Dapat Dijadikan Aromaterapi
    Daun ini umumnya mempunyai bunga. Bunga-bunga itu miliki bau yang begitu khas. Ketika sore tiba bunga itu bakal mekar serta baunya bakal tercium, waktu tersebut dampak menentramkan bakal diperoleh. Maka dari itu satu diantara manfaat tanaman lidah mertua yaitu jadi aromaterapi.

 

  • Dapat Dipakai Menjadi Bahan Anyaman
    Didalam tanaman ini ada serat yang dapat membuahkan kain bila di proses. Di Jepang tanaman ini bahkan juga jadikan bahan untuk bikin anyaman.

 

  • Dapat Dijadikan Pagar Rumah
    Oleh lantaran karakter daun lidah mertua yang keras, kokoh, serta miliki ujung lancip membuatnya dapat jadikan pagar tempat tinggal alternatif.

 

  • Memiliki Banyak Kandungan Oksigen
    Jumlah kandungan oksigen pada tanaman ini sangat banyak. Daun ini dapat lakukan fotosintesis dengan baik serta cepat lantaran mempunyai klorofil maka dari itu kandungan oksigennya begitu banyak.

 

  • Mengurangi Kandungan Sick Building Syndrome Yang Ada Dalam Tubuh
    Tanda-tanda sick building syndrome bukanlah penyakit namun kondisi di mana didalam ruang ada orang yang memiliki kandungan nikotin atau perokok, serta menanggung derita dampak dari pemakaian AC yang sangat tinggi. Tanaman ini bakal menyerap beberapa zat itu.

 

Bukan hanya itu, Tanaman ini juga dapat dapat mengobati, beberapa penyakit seperti :

  1. Gigitan Ular Berbisa.
  2. Mencegah Radang Usus.
  3. Mengobati Radang Lambung.
  4. Mengatasi Flu.
  5. Mengobati Radang Saluran Pernafasan.

 

Nah, itu dia apa sajakah sebagai manfaat tanaman lidah mertua. Sungguh banyak manfaat tanaman lidah mertua ini. Mudah-mudahan artikel ini berguna untuk Anda hingga miliki pengetahuan yang lebih.

5 Tips Menanam Lidah Mertua di Pot agar Tumbuh Subur

Untuk menanam lidah mertua di pot, sagaknya gampang-gampang susah, dikarenakan pemilik lidah mertua harus rajin untuk merawatnya. Berikut Tips danTriknya :

1. Pakai Media Tanam yang Ideal

Lidah mertua memiliki daun yang tidak tipis serta memiliki kandungan air sukulen. Tanaman hias ini dapat bertahan hidup di tanah yang kering serta tumbuh subur waktu dipelihara di keadaan yang lembab. Tetapi, lidah mertua paling suka pada media tanam yang agak berpasir.

*Baca Juga Inilah Cara Budidaya Tanaman Hias Yang Tepat Dan Benar

Oleh karena itu, anda dapat memakai media tanam dari kombinasi tanah berhumus, pasir, sekam padi, serta pupuk organik dengan perbandingan 1 : 1 : 1 : 1. Komposisi media tanam yang seimbang memungkinkannya mampu mengikat kandungan air dalam jumlah yang cukup.

2. Penentuan Pot yang Sesuai

Tidak jadi masalah bila anda pelihara lidah mertua segera di taman. Walau demikian, pesona tumbuhan ini bakal tampak lebih menarik waktu ditanam di pot. Supaya tanaman bisa tumbuh dengan cara normal, penentuan pot mesti memerhatikan segi keselarasan dengan varietas tanaman, keindahan tampilan, serta kecenderungan karakter material pot. Dianjurkan menggunakan pot yang terbuat dari keramik lantaran berbahan mempunyai pori-pori, berestetika tinggi, serta kokoh. Masukan alas berbentuk pecahan genteng atau sabut kelapa kedalam pot untuk menahan media tanam supaya tak gampang tenggelam.

3. Kerjakan Perkembangbiakan Dengan cara Berkala

Lidah mertua termasuk juga satu diantara tanaman hias yang gampang berkembang biak. Dalam tempo satu tahun saja, dapat di pastikan pot terisi penuh dengan tanaman-tanaman ini. Karenanya, sekurang-kurangnya perpindahan pot dikerjakan tiap-tiap 2 x satu tahun hingga populasi tanaman per pot tetaplah teratasi. Perbanyakan lidah mertua umumnya bisa dikerjakan dengan system tunas serta stek daun, dimana system tunas relatif lebih gampang dibanding dengan system stek daun yang cuma dapat dikerjakan pada varietas spesifik.

*Baca Juga : Harus Tahu!! Begini Cara Menanam Mengkudu Di Dalam Pot

4. Pemupukan Dengan cara Teratur

Sebagai tanaman yang tahan pada keadaan kering, sesungguhnya lidah mertua tidaklah terlalu memerlukan pemupukan dengan cara teratur. Tetapi bila anda menginginkan sansevieria yang ditanam tumbuh lebih maksimal, tak ada kelirunya memberi pupuk dengan teratur tiap-tiap tiga bln. sekali. Pupuk yang didapatkan cukup pupuk organik, seperti pupuk kompos serta pupuk kandang. Spesial untuk lidah mertua dari varietas variegata, anda dapat memberinya pupuk guano organik.

5. Penyiraman Waktu Dibutuhkan

Frekwensi penyiraman lidah mertua bisa dikerjakan cukup ketika dibutuhkan mengingat tanaman ini dipelihara di pot. Pola penyiraman terlalu berlebih malah bakal menyebabkan system perakarannya membusuk. Umumnya, penyiraman dikerjakan tiap-tiap tiga hari sekali dengan jumlah air seperlunya. Sambil menyiram, dianjurkan juga untuk bersihkan daun tanaman supaya tetaplah tampak indah.