Cara Ampuh Usir Nyamuk di Musim Hujan dengan Bahan Alami, Tertarik Coba?

Tanaman Pengusir Nyamuk

Jual Plastik Polybag Tanaman Berkualitas – Lim Corporation

Umumnya ketika memasuki musim penghujan akan mulai banyak nyamuk yang masuk ke dalam rumah. Adanya nyamuk tentu saja sangat mengganggu, terlebih lagi ketika akan tidur, pasti tak sedikit orang yang mengalami kesulitan tidur akibat gigitan nyamuk. Unutk mengatasi hal tersebut yaitu dengan memakai cara yang alami yakni menanam tanaman pengusir nyamuk di dalam rumah.

Jenis tanaman yang bisa dijadikan sebagai pengusir nyamuk memang mempunyai alasan tersendiri kenapa nyamuk dan serangga kecil lainnya, sangat tidak menyukainya. Karena beberapa tanaman tersebut mempunyai aroma yang begitu menyengat jadi membuat nyamuk pergi.

Terdapat banyak sekali jenis tanaman pengusir nyamuk yang bisa dipelihara di dalam ataupun luar rumah. Beberapa jenis mungkin sudah familiar di telinga Anda, tetapi ada juga yang tidak. Berikut merupakan beberapa tanaman pengusir nyamuk yang bisa anda tanam di dalam rumah beserta penjelasan dari tanamannya.

1. Serai Wangi
Serai wangi atau sering disebut sebagai sereh adalah jenis tanaman perdu yang sering dipakai sebagai bumbu masakan. Serai sebagai bahan campuran dalam masakan, tanaman serai wangi juga berfungsi untuk mengusir nyamuk. Dalam tanaman serai wangi mengandung beberapa zat yang bisa mengusir nyamuk yaitu sitronnellol dan geraniol. Karena kandungan tersebut mengeluarkan aroma yang tak disukai nyamuk, dan bahkan zat sitronnellolnya bisa membuat nyamuk mati.

2. Daun Selasih
Jenis tanaman untuk mengusir nyamuk berikutnya yakni daun selasih. Pastinya Anda sudah familiar dengan nama selasih, bukan? Selasih dengan nama latin Ocimum basillicum atau disebut juga daun basil yakni tanaman semak tahunan yang bisa Anda tanam di dalam ruangan. Ternyata tanaman selasih juga bisa membantu mengusir nyamuk, bukan hanya sebagai tanaman untuk memperindah ruangan. Tanaman selasih juga bisa diletakkan di luar ruangan dengan posisi meletakkan di dekat jendela atau pintu.

3. Bunga Lavender
Selanjutnya yaitu yang mempunyai peran sebagai pengusir nyamuk yakni bunga lavender. Nama tanaman ini mungkin sudah tak asing ditelinga para pencinta tanaman ataupun bukan. Karena mempunyai bunga yang cantik, bunga Lavender ini menjadi salah satu bunga favorit bagi pecinta tanaman. Lavender merupakan tanaman hias dan sekaligus tanaman untuk mengusir nyamuk. Keunggulan bunga lavender tak perlu dibuktikan sebab bunga lavender sudah banyak dijadikan sebagai bahan utama untuk pembuatan lotion anti-nyamuk.

BACA JUGA:
Yuk Kepoin Cara Pengawetan Cabai Agar Tak Mudah Busuk
Yuk Kepoin Metode dan Manfaat Perbanyakan In Vitro
Syarat & Bahan Media Tanam Organik yang Tepat Untuk Budidaya
Mengenal Jenis Lahan Untuk Usaha Budidaya Tanaman

4. Bawang Putih
Bawang putih merupakan salah satu rempah yang bisa dijumpai dengan mudah dimanapun termasuk di Indonesia. Harus diketahui, bawang putih juga menjadi salah satu tanaman pengusir nyamuk yang paling ampuh loh. Di India, ada minyak oles untuk mencegah gigitan nyamuk dan serangga selama 8 jam yang di dalamnya terkandung 1% ekstrak minyak bawang putih. Bukan itu saja, ternyata bawang putih juga bisa dipakai sebagai pembunuh larva nyamuk karena bawang putih mengandung zat belerang.

5. Bunga Geranium
Tak hanya bunga lavender yang bisa mengusir nyamuk, ada juga bunga geranium atau sering disebut dengan nama bunga tapak dara. Bunga dengan kelopak yang berbentuk cantik dan berwarna indah ini juga bisa ditanam di sekitar rumah Anda, misalnya di dinding luar dekat pintu. Dengan adanya tanaman bunga geranium bisa mencegah masuknya nyamuk ke dalam rumah Anda.

6. Kecombrang
Kecombrang atau torch ginger dikenal sangat baik oleh masyarakat Indonesia yaitu sebagai campuran bumbu masakan. Hal itu dikarenakan kecombrang mempunyai rasa yang enak, umumnya dipakai sebagai campuran bumbu sayur atau sup. Ternyata tak hanya sebagai campuran bumbu masakan, kecombrang juga menjadi salah satu tanaman pengusir nyamuk. Kecombrang mempunyai aroma yang terasa asam jadi membuat nyamuk akan pergi menjauh dari rumah Anda.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

7. Akar Wangi
Rumput akar wangi merupakan salah satu tumbuhan yang asalnya dari India. Keberadaannya di Indonesia tak ada yang tahu sejak kapan. Namun yang bisa dipastikan yaitu akar wangi menjadi salah satu jenis tanaman yang bisa mengusir nyamuk, terutama nyamuk demam berdarah. Bukan hanya itu, akar wangi ternyata juga sudah lama dijadikan sebagai bahan pembuat parfum dan lotion perlindungan kulit dari gigitan nyamuk.

8. Bunga Krisan
Krisan adalah salah satu bunga hias yang dipakai untuk mempercantik ruangan di rumah Anda. Wajib Anda tau, bahwa Bunga krisan menjadi musuh besar bagi nyamuk. Karena krisan mengeluarkan aroma yang dibenci oleh nyamuk jadi keberadaannya akan membantu rumah Anda bebas dari serbuan nyamuk. Tanaman hias ini bisa Anda tanam di dalam pot atau polybag, dan bisa juga diletakkan di dalam ruangan ataupun di luar ruangan.

Polybag Harga Murah
Produsen Polybag Tanaman Berkualitas

9. Bunga Kamboja
Kamboja diidentikkan dengan bunga keramat sebab pertumbuhannya kerap dijumpai di tempat-tempat yang tak biasa, seperti makam contohnya. Terlepas dari anggapan mistis dari masyarakat, kamboja termasuk tanaman yang tahan panas matahari dengan bunga yang indah, awet, dan harum. Dan keharuman yang dipancarkan oleh kamboja ternyata hanya disukai oleh manusia, tetapi tidak bagi nyamuk jadi banyak orang yang sengaja menanam kamboja sebagai tanaman pembasmi nyamuk alami di rumah dengan melaksanakan ekstraksi pada bunga kamboja.

10. Cengkeh
Cengkeh merupakan bumbu rempah yang juga banyak dimanfaatkan sebagai bahan obat. Cengkeh atau yang dalam bahasa Inggrisnya disebut cloves ini memiliki tangkai bunga kering yang mengeluarkan aroma cukup harum, tetapi tak disukai oleh nyamuk.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Cara Ampuh Usir Nyamuk di Musim Hujan dengan Bahan Alami, Tertarik Coba?” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Polybag untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Yuk Kepoin Cara Pengawetan Cabai Agar Tak Mudah Busuk

Cara Mengawetkan Cabai

Distributor Polybag Tanaman Harga Murah – Lim Corporation

Pengawetan cabai bisa dilaksanakan supaya cabai bisa awet dan tahan lama. Sayuran buah yang satu ini memang tak mempunyai umur simpan yang lama. Oleh sebab itu, Anda bisa menyimpannya dengan cara melaksanakan 3 metode pengawetan cabai berikut.

Metode yang pertama ini paling gampang untuk dilaksanakan. Bukan hanya itu, cabai kering juga bisa dipakai untuk banyak jenis masakan sekaligus. Kekurangan dari metode ini yaitu cita rasa cabai kering berbeda dari cabai segar. Rasa pedas cabai kering akan berkurang bila dibandingkan dengan cabai segar.

Cara melaksanakan pengeringan cabai sebagai berikut. Langkah yang pertama, Anda harus mencuci cabai sampai bersih. Pencucian ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran dan debu yang menempel pada kulit cabai.

Lebih baiknya, pakailah sarung tangan ketika mencuci. Karena, mencuci cabai bisa membuat tangan Anda terasa panas. Sensasi panas ini terjadi karena cabai mengandung zat kapsasisin.

BACA JUGA:
Yuk Kepoin Metode dan Manfaat Perbanyakan Secara In Vitro
Syarat & Bahan Media Tanam Organik yang Tepat Untuk Budidaya
Mengenal Jenis Lahan Untuk Usaha Budidaya Tanaman
Hobi Berkebun, Coba Budidayakan 7 Tanaman Ini

Apabila cabai sudah bersih, gantung cabai di tempat dengan sirkulasi udara yang baik. Anda bisa melaksanakan pengeringan di halaman belakang atau teras rumah. Keringkan selama 3—7 hari sampai cabai benar-benar kering. Cabai kering ini bisa bertahan sampai sekitar 1 bulan penyimpanan tanpa terjadi pembusukan.

Disimpan Dalam Minyak

Jenis minyak untuk menyimpan cabai yaitu minyak zaitun. Fungsi dari minyak zaitun sendiri dipakai sebagai salad dressing. Cabai yang disimpan dalam minyak zaitun bukan hanya awet tetapi juga memberikan rasa tersendiri.

Proses pengawetan yang satu ini dimulai dengan membersihkan cabai sampai bersih. Cabai ini kemudian dibelah memanjang menjadi dua bagian. Anda bisa memanggangnya dengan oven ataupun api secara langsung. Laksanakan pemanggangan sampai cabai sedikit hangus.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Masukkan cabai yang sudah dipanggang ke stoples. Tuang minyak zaitun sampai cabai terendam. Pengawetan dengan cara ini bisa membuat umur simpan cabai menjadi 1—2 bulan.

Pengasinan

Polybag 13

Tak hanya dengan kedua cara di atas, Anda juga bisa mengawetkan cabai dengan cara pengasinan. Cabai kering mungkin terlihat kering dan layu. Pengasinan akan menghasilkan cabai yang tetap tampak segar. Akan tetapi, rasa cabai asin tak sepedas cabai segar.

Cara pengasinan cabai bisa dilaksanakan dengan mencuci cabai sampai benar-benar bersih. Masukkan cabai ke stoples kaca. Tambahkan garam, sedikit gula, dan rempah ke dalam stoples. Panaskan cuka sampai mendidih. Setelah tak panas, tuangkan cuka ke dalam stoples. Cabai asin pun siap disimpan dalam jangka waktu cukup lama.

Demikian pembahasan artikel tentang “Yuk Kepoin Cara Pengawetan Cabai Agar Tak Mudah Busuk”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Polybag untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Syarat & Bahan Media Tanam Organik yang Tepat Untuk Budidaya

Media Tanam Organik
Syarat & Bahan Media Tanam Organik yang Tepat Untuk Budidaya

Salah satu faktor penting yang sangat menentukan saat bercocok tanam yaitu media tanam. Media tanam akan menentukan baik buruknya pertumbuhan tanaman yang pada akhirnya bisa mempengaruhi hasil produksi. Jenis media tanam sangat banyak serta beragam. Apalagi dengan berkembangnya berbagai macam metode bercocok tanam, seperti hidroponik dan aeroponik.

Tiap-tiap jenis tanaman membutuhkan sifat dan karakteristik media tanam yang berbeda. Contohnya saja tanaman buah membutuhkan karakter media tanam yang berbeda dengan tanaman sayuran. Tanaman buah membutuhkan media tanam yang solid supaya bisa menopang pertumbuhan tanaman yang relatif lebih besar, sementara jenis tanaman sayuran daun lebih membutuhkan media tanam yang gembur dan gampang ditembus akar. Berikut ini penjelasannya:

Syarat Media Tanam Yang Baik

Media tanam mempunyai fungsi untuk menopang tanaman, memberikan nutrisi dan menyediakan tempat bagi akar tanaman untuk tumbuh dan berkembang. Lewat media tanam tumbuhan memperoleh beberapa besar nutrisinya. Ketika melakukan budidaya tanaman dalam wadah pot atau polybag, media tanam harus dibuat untuk pengganti tanah. Sebab itu harus bisa menggantikan fungsi tanah bagi tanaman.

Media tanam yang baik harus mempunyai sifat fisik, kimia dan biologi yang sesuai dengan keperluan tanaman. Umumnya media tanam yang baik harus mempunyai syarat-syarat sebagai berikut:
* Tersedia ruang tumbuh bagi akar tanaman, sekaligus juga sanggup menopang tanaman. Artinya, media tanam harus gembur jadi akar tanaman bisa tumbuh dengan baik dan sempurna, akan tetapi masih cukup solid memegang akar dan menopang batang supaya tak roboh. Jika media terlalu gembur, pertumbuhan akar akan leluasa tetapi tanaman akan terlalu gampang tercerabut. Dan juga sebaliknya jika terlalu padat, akar akan kesulitan untuk tumbuh.
* Mempunyai porositas yang baik, artinya bisa menyimpan air dan juga mempunyai drainase serta aerasi yang baik. Media tanam harus bisa mempertahankan kelembaban tanah tetapi harus bisa membuang kelebihan air. Media tanam yang porous mempunyai rongga kosong setiap materialnya. Media tersebut tersebut bisa ditembus air, jadi air tak tergenang dalam pot atau polybag. Tetapi disisi lain rongga tersebut harus bisa menyerap air untuk disimpan sebagai cadangan dan mempertahankan kelembaban.
* Tersedia unsur hara yang cukup baik makro ataupun mikro. Unsur hara sangatlah penting bagi pertumbuhan tanaman. Unsur hara ini bisa disediakan dari pupuk atau aktivitas mikroorganisme yang ada dalam media tanam.
* Tak mengandung bibit penyakit, media tanam harus bersih dari hama dan penyakit. Hama dan penyakit yang terkandung dalam media tanam bisa menyerang tanaman dan mengkibatkan kematian pada tanaman. Media tanam tak harus steril karena banyak mikrooganisme tanah yang sebetulnya sangat bermanfaat bagi tanaman, tetapi harus higienis dari bibit penyakit.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Bahan-bahan Media Tanam Organik

Ada berbagai ragam material yang bisa dimanfaatkan untuk membuat media tanam mulai dari yang alami sampai yang sintetis. Tetapi dalam kesempatan ini hanya akan menjelaskan pada beberapa bahan organik yang banyak tersedia di alam, murah dan gampang pembuatannya.

a. Tanah (bahan utama)
Contoh tanah yang baik untuk media tanam lebih baik diambil dari lapisan bagian atas. Umumnya ada 2 tipe tanah yaitu yang harus diperhatikan yaitu tanah pasir dan tanah lempung. Tanah yang berpasir mempunyai kemampuan drainase yang baik, cepat mengalirkan air tetapi kelemahannya tanah tersebut buruk dalam menyimpan air sebagai cadangan. Sedangkan tanah lempung lebih sulit ditembus oleh air jadi akan membuat air tergenang dalam media tanam. Tanah yang baik untuk media tanaman tak terlalu berpasir dan tak terlalu lempung, melainkan harus gembur.

BACA JUGA:
Mengenal Jenis Lahan Untuk Usaha Budidaya Tanaman
Hobi Berkebun, Coba Budidayakan 7 Tanaman Ini
Faktor Penting Yang Wajib Anda Ingat Saat Pembibitan Tanaman
Tips Berkebun Asik, Simak Artikel Ini!!

b. Kompos atau Humus
Kompos yaitu bahan organik yang fungsinya untuk penyedia unsur hara bagi tanaman. Kompos yang dipakai untuk media tanam yaitu kompos padat, silahkan baca jenis dan karakteristik pupuk kompos. Hampir semua jenis kompos padat bisa dipakai sebagai bahan baku media tanam.

Penambahan bahan organik seperti kompos atau humus pada media tanam mampu memperbaiki struktur fisik tanah dan meningkatkan kapasitas tukar kation. Kompos yang ditambahkan lebih baik berupa kompos yang sudah matang. Sebab kompos yang belum benar-benar matang sangat berpotensi mendatangkan hama dan penyakit. Tak hanya itu unsur haranya sulit diserap tanaman karena belum terurai secara penuh.

Bukan hanya kompos, bisa juga memanfaatkan humus yang diperoleh dari hutan. Tanah humus mempunyai kandungan unsur hara yang tinggi. Apabila lokasi anda dekat dengan hutan, tanah humus bisa dicari dengan gampang. Tempat terbaik yaitu disekitar tanaman pakis-pakisan.

Unsur bahan organik lain juga bisa dipakai untuk pengganti kompos atau humus seperti pupuk kandang atau pupuk hijau. Hanya saja harus digaris bawahi, lebih baik pakai pupuk kandang atau hijau yang sudah matang benar dan teksturnya sudah berbentuk granul seperti tanah. Pemakaian pupuk kandang yang belum matang beresiko membawa hama dan panyakit pada tanaman.

c. Arang Sekam atau Sabut Kelapa
Arang sekam yaitu hasil pembakaran tak sempurna dari sekam padi. Arang sekam fungsinya untuk meningkatkan kapasitas porositas tanah. Memberi tambahan arang sekam di media tanam akan memperbaiki struktur media tanam sebab memiliki partikel yang berpengaruh dalam pergerakan air, udara dan menjaga kelembaban.

Kelebihan dari media ini yaitu mampu menetralisir keasaman tanah dan racun, meningkatkan daya ikat tanah pada air, merangsang pertumbuhan mikroba yang menguntungkan bagi tanaman, bisa menggemburkan tanah dan mampu memperbaiki drainase serta aerasi tanah. Pemakaian arang sekam ini jauh lebih baik jika dibandingkan dengan sekam padi, sebab arang sekam sudah melalui proses pembakaran yang bisa menghilangkan bibit penyakit atau hama yang mungkin saja terikut.

Bukan hanya arang sekam, bisa juga memakai sisa sabut kelapa. Sabut kelapa memiliki sifat seperti arang sekam. Media tanam sabut kelapa cocok dipakai di daerah yang kering dengan curah hujan rendah. Pengambilan sabut harus dari bagian kulit kelapa yang sudah tua.

Cara Membuat Media Tanam Organik

Berikut ini ada beberpa cara membuat media tanam polybag atau pot dengan memakai bahan baku yang sudah diterangkan di atas. Untuk membuat media tanam yang baik dibutuhkan unsur tanah, bahan pengikat atau penyimpan air dan penyedia unsur hara. Bahan baku yang akan dipakai yaitu tanah top soil, kompos dan arang sekam. Berikut ini langkah-langkahnya:
* Segera siapkan tanah yang kelihatan gembur dan subur, lebih baik lagi diambil dari bagian yang paling atas. Kemudian ayaklah tanah tersebut sampai menjadi butiran-butiran yang cukup halus. Usahakan tanah dalam keadaan kering jadi tak menggumpal. Tanah yang menggumpal akan mengakibatkan bahan tak tercampur dengan merata.
* Siapkan kompos yang sudah benar-benar matang, bisa dari jenis kompos biasa, bokashi atau kompos takakura. Ayak kompos atau humus tersebut sampai menjadi butiran halus.
* Siapkan arang sekam, campurkan tanah, kompos, dan arang sekam dalam sebuah wadah dengan perbandingan 2:1:1. Aduk sampai merata.
* Kemudian siapkanlah pot atau polybag, segera masukkan campuran tersebut kedalamnya. Media tanam sudah siap dipakai.

Untuk ketiga bahan baku tersebut bisa juga dicampur dengan perbandingan 1:1:1 ataupun 2:1:1. Mana yang terbaik bagi Anda, pastinya tergantung dari jenis tanaman dan ketersediaan sumber daya. Mengenai hasil, beberapa penelitian menunjukkan hal yang berbeda. Lebih baik mencobanya secara try and error. Media tanam sangat berguna jika kita ingin menanam sayuran dalam polybag atau pot. Metode seperti ini cocok dikerjakan di lahan yang terbatas atau lahan sempit.

Demikian artikel pembahasan tentang “Syarat & Bahan Media Tanam Organik yang Tepat Untuk Budidaya”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Polybag untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Mengenal Jenis Lahan Untuk Usaha Budidaya Tanaman

Jenis Lahan Pertanian
Mengenal Jenis Lahan Untuk Usaha Budidaya Tanaman

Indonesia merupakan negara agraris dengan lebih dari 60% penduduknya bermata pencarian di bidang pertanian. Pertanian ini diusahakan oleh rakyat sehingga disebut pertanian rakyat. Pertanian rakyat tersebut terutama menghasilkan bahan makanan untuk keperluan penduduk di dalam negeri, seperti padi, jagung, sagu, ubi kayu, kacang tanah, dan kedelai. Cara mengusahakannya, yaitu dengan bersawah, berladang, bertegal, dan berkebun.

1) Sawah

Ada beberapa jenis sawah yang dilakukan oleh rakyat untuk menanam padi, yaitu sebagai berikut.
a) Sawah irigasi, yaitu sawah yang memperoleh pengairan dari pengairan teknis berupa sistem irigasi yang airnya berasal dari danau buatan (sungai bendungan, dibuat saluran air yang baik dan teratur lalu dialirkan ke sawah). Jenis sawah ini juga ada yang pengairannya dibuat oleh petani desa secara sederhana.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

b) Sawah nonirigasi, yaitu sawah yang memperoleh pengairan secara nonteknis, seperti berikut ini.
* Sawah tadah hujan, yaitu sawah yang pengairannya dari air hujan sehingga penanamannya dilakukan pada musim hujan.
* Sawah lebak, yaitu sawah yang berada di sebelah kanan dan kiri sungai yang tanahnya lebih rendah dari sungai tersebut.
* Sawah bencah (pasang surut), yaitu sawah yang letaknya berdekatan dengan rawa atau muara sungai di daerah pantai landai. Airnya berasal dari sungai yang dipengaruhi pasang naik dan surut air laut serta bercampur dengan air rawa tersebut, misalnya di pantai timur Sumatera dan Kalimantan. Untuk tanaman padi yang dibudidayakan atau ditanam yaitu jenis padi banarawa.
* Sawah gogo rancah (gora), pengusahaannya biasanya dibuat pematang, pagar, dan berteras. Demikian juga arah bajakannya mengitari gunung atau tidak menurun lereng untuk menghindari erosi. Tanaman yang ditanam, yaitu padi, jagung, dan palawija.

2) Ladang (Huma)

Pertanian dengan sistem ladang (huma) merupakan pertanian di tanah kering, demikian juga tegalan dan kebun (pekarangan). Ladang (huma) ialah sistem pertanian dengan cara membuka hutan. Caranya, hutan ditebang kemudian dibakar dan dibersihkan. Pada musim hujan barulah ditanami. Apabila sudah 3-4 kali panen dan kesuburannya berkurang, ladang tersebut ditinggalkan dan umumnya ditumbuhi alang-alang dan belukar.

Baca Juga:
Hobi Berkebun, Coba Budidayakan 7 Tanaman Ini
Faktor Penting Yang Wajib Anda Ingat Saat Pembibitan Tanaman
Tips Berkebun Asik, Simak Artikel Ini!!

Para petani mencari lagi hutan untuk ditebang. Sistem ladang tersebut dapat menimbulkan kerusakan lingkungan, misalnya hutan banyak yang rusak, penyerapan air berkurang, tanah gundul, kesuburannya berkurang, akhirnya menimbulkan banjir. Untuk jenis tanaman yang ditanam pada ladang (huma), yaitu padi gogo, jagung, dan kacang-kacangan.

3) Tegalan

Tegalan adalah sistem pertanian di tanah kering yang diusahakan pada musim penghujan untuk menanam tanaman palawija.

4) Kebun

Pertanian dengan sistem kebun ialah sistem pertanian yang dilakukan di pekarangan sekitar rumah untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Hanya sebagian kecil dari hasilnya yang diperdagangkan atau dijual, misalnya buah- buahan, sayur-sayuran, dan bunga-bungaan.

Polybag Pembibitan Tanaman

5) Pertanian Tanaman Pangan

Pertanian tanaman pangan di Indonesia biasanya diusahakan oleh rakyat. Jenis tanaman pangan di Indonesia yang termasuk makanan pokok, yaitu padi, jagung, ketela pohon (ubi kayu), sagu, dan tanaman hortikultura (sayur-sayuran dan buah-buahan).

Bagi Anda yang sedang memerlukan Polybag untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian dan Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Hobi Berkebun, Coba Budidayakan 7 Tanaman Ini

Hobi Berkebun
Hobi Berkebun, Coba Budidayakan 7 Tanaman Ini

Usaha budidaya tanaman umumnya sering diasosiasikan dengan pertanian yang butuh pengelolaan lahan untuk skala besar. Padahal, usaha budidaya ini ternyata bisa dikerjakan di lingkungan perkotaan.

Adanya perencanaan yang matang dan kelihaian melihat peluang, usaha budidaya tanaman bahkan bisa dikerjakan di pekarangan rumah. Mengingat tanah di Indonesia yang subur, Anda tak perlu khawatir untuk menekuni bisnis yang satu ini. Bukan hanya itu, bisnis ini juga bisa dikerjakan sebagai hobi yang menyenangkan. Dengan demikian inilah beberapa contoh budidaya tanaman yang bisa dikerjakan di pekarangan rumah.

1. Budidaya Tanaman Cabai

Cabai merupakan bahan makanan yang tak asing bagi masyarakat Indonesia. Dibalik rasanya yang pedas tetapi nikmat, tanaman ini menyimpan potensi keuntungan yang besar. Inilah beberapa alasan mengapa budidaya cabai menguntungkan:
* Cabai mempunyai permintaan yang sangat tinggi, sebab kebanyakan masyarakat Indonesia suka dengan sambal sebagai teman makanan,
* Harga cabai bisa dibilang stabil dan bisa melejit tinggi ketika Bulan Ramadhan atau bila ada petani yang gagal panen, dan
* Cara menanam cabe terbilang gampang dan bisa dikerjakan di pekarangan rumah.

2. Kangkung

Kangkung merupakan tanaman kaya gizi yang bibitnya hanya membutuhkan 4-6 minggu untuk panen. Anda bisa mempertimbangkan untuk memakai baskom sebagai media tanam. Berikut ini beberapa hal yang harus disiapkan sebelum melaksanakan budidaya tanaman kangkung:
* Bibit kangkung hidroponik
* Pupuk
* Zat Pengatur Tumbuh (ZPT)
* Plastik berbentuk saringan
* Baskom seukuran plastik

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

3. Bawang Merah

Budidaya tanaman yang satu ini bisa Anda kerjakan dengan menyediakan media polybag, tanah, bawang merah, serta pupuk. Bawang merah sangat cocok untuk para pemula sebab cara penanamannya yang relatif gampang. Berikut ini faktor yang harus diperhatikan ketika menanam bawang merah:
* Waktu penyiraman yang baik harus dikerjakan pada pagi atau sore hari,
* Taruh tanaman di tempat yang terkena sinar matahari, dan
* Pastikan tanaman tak terkena air hujan.

Baca Juga:
Faktor Penting Yang Wajib Anda Ingat Saat Pembibitan Tanaman
Tips Berkebun Asik, Simak Artikel Ini!!
Trik Lengkap Cara Budidaya Lada atau Merica Dalam Polybag

4. Tomat

Tanaman tomat yaitu jenis sayuran yang tak asing bagi seluruh pecinta kuliner. Cara menanamnya pun gampang. Hal yang paling penting yaitu memastikan tanahnya tetap basah. Proses stek merupakan kunci utama dalam menanam tomat.

Bukan hanya itu, air di vas kaca bisa dipakai untuk menumbuhkan akar. Simpan tunas di tempat dengan suhu yang hangat seperti di depan jendela yang terkena sinar matahari. Sesudah 1-2 minggu, akar akan tumbuh di tunas dan Anda bisa memindahkannnya ke meida tanam tanah saat akarnya cukup panjang.

5. Bayam

Tanaman yang satu ini sangat kaya akan zat besi dan baik dikonsumi oleh para ibu hamil. Budidaya tanaman ini bisa dilaksanakan di rumah dengan lahan yang kecil sebab media tanamnya bisa dilaksanakan dengan polybag. Bahan-bahan yang harus disiapkan sebelum menanam bayam:
* Tanah
* Polybag
* Pupuk Kompos
* Pestisida Lamai
* Bibit bayam (biji atau stek batang)

Opsi biji bisa dipilih bila Anda ingin menekan budget, sedangkan opsi stek bisa dipilih bila Anda tak ingin repot ketika proses tanam.

6. Sawi

Tanaman sawi dibagi menjadi 4 macam yakni sawi hijau biasa, sawi hijau pahit, sawi minya, dan sawi berdaun lebar. Akan tetapi, Anda bisa memakai metode yang sama untuk menanam keempatnya. Tak hanya itu, sawi bisa ditanaman di tempat yang panas ataupun dingin. Tanah yang dipakai untuk menanam sawi harus mengandung senyawa organik yang lembap. Hal-hal tersebut pastinya bisa disiapkan dengan gampang di rumah, bukan?

7. Terong

Tanaman yang mengandung banyak gizi seperti vitamin K dan kalsium ini bisa dibudidayakan dengan media polybag. Dengan harga yang tak terlalu rendah, tanaman yang bisa dibudidayakan di rumah ini bisa memberikan keuntungan yang tak sedikit, lho. Syarat yang harus dipenuhi untuk menanam terong:
* Suhu harus sekitar 22-30 derajat Celsius,
* Media tanah meliputi pasir, sekam, tanah, dan pupuk,
* Harus terkena sinar matahari yang cukup,
* Ph tanah harus sekitar 6,3-7,3.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Polybag untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Faktor Penting Yang Wajib Anda Ingat Saat Pembibitan Tanaman

Petanani merawat bibit tembakau yang baru berusia satu bulan, di Desa Dasuk, Padewamu, Pamekasan, Jatim, Sabtu (10/5).
Faktor Penting Yang Wajib Anda Ingat Saat Pembibitan Tanaman

Jika Anda akan membudidayakan tanaman buah di halaman rumah, faktor yang harus Anda perhatikan yaitu cara terbaik dalam pembibitannya, sebab jika Anda melakukan kesalahan ketika proses pembibitan, bisa mengakibatkan tanaman buah akan sulit untuk tumbuh, apalagi berbuah. Maka Anda harus mempunyai metode khusus untuk melaksanakan pembibitan tanaman buah.

Hal ini sangat penting, sebab pembibitan tanaman merupakan suatu proses penanaman bibit mulai dari bentuk biji sampai menjadi tanaman bayi dengan munculnya tunas akar dan beberapa daun kecil menjadi kecambah, yaitu yang dilaksanakan selama beberapa hari, jadi akhirnya bisa ditanam kembali untuk pertumbuhan tanaman buah sampai dewasa dan berbuah.

Bila kita tak ingin gagal dalam hal pembibitan, sebaiknya Anda memerhatikan teknik serta kunci keberhasilan pembibitan tanaman itu sendiri. Dalam hal pembibitan, lebih baiknya perhatikan lingkungan sekitar Anda. Karena, lingkungan sekitar mewakili 70% keberhasilan dalam melaksanakan pembibitan sebuah tanaman. Tak hanya faktor lingkungan, ada baiknya Anda juga memerhatikan hal-hal berikut ini.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Kesehatan Tanaman Induk

Sebelum melaksanakan pembibitan sebuah tanaman, yang paling penting diperhatikan merupakan tanaman induk. Pastikan Anda memilih tanaman induk yang sehat, terbebas dari hama dan penyakit. Ciri tanaman induk yang sehat bisa kita lihat dari bentuk batang yang kokoh serta daun yang segar dan berkemilau tanpa adanya bercak pada daun.

Pilihlah tanaman induk yang cukup dewasa. Tanaman induk yang sudah cukup dewasa ditandai dengan adanya bunga dan sudah menghasilkan anakan, baik dari biji ataupun dari tunasnya. Tanaman yang sudah dewasa umumnya sudah mempunyai banyak energi yang terkandung dan siap untuk kita pijahkan dan ambil peranakannya.

Baca Juga:
Tips Berkebun Asik, Simak Artikel Ini!!
Trik Lengkap Cara Budidaya Lada atau Merica Dalam Polybag
Teknik Simpel Pembibitan Mawar, Salah Satu Tanaman Hias Terpopuler

Media dan Tempat Budidaya

Pakailah media untuk pengakaran tanaman yang relatif cepat. Sebagai contoh, kita bisa memakai coco peat, coco chip, arang, sekam bakar, kompos dan lain sebagainya. Media tanaman yang kita pakai ada baiknya dicocokkan terlebih dulu dengan bibit tanaman yang akan kita semai atau tanam. Pastikan banyak mengandung oksigen serta kandungan airnya dan mempunyai lubang pembuangan air yang cukup.

Media untuk tanaman yang paling bagus merupakan kombinasi dari berbagai bahan. Dengan kombinasi tersebut membuat media tanam mampu menahan air, tersedia pori-pori yang cukup, dan mampu menyimpan unsur hara yang cukup untuk kelangsungan hidup tanaman terutama untuk pertumbuhan akarnya.

Para petani biasanya banyak memakai jenis coco peat sebagai alat untuk penahan air dan memakai arang sekam bakar sebagai oksigen atau pori-porinya. Bukan hanya itu, pastikan media tanam terbebas dari hama dan penyakit dengan cara disterilkan terlabih dulu.

Taruhlah media tanaman tersebut di tempat khusus, bisa berupa tong atau lainya. Siram media tanam tersebut memakai air mendidih sampai rata. Jika sudah siap disiram, selanjutnya media dalam tong tersebut kita tutup rapat, biarkan selama 3 jam sampai sampai dingin. Sesudah dingin, media tanaman tersebut sudah steril, dan siap kita pakai sebagai penanaman bibit tanaman.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Polybag untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian dan Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Tips Berkebun Asik, Simak Artikel Ini!!

Tips-Berkebun-Hemat-Tapi-Menguntungkan-di-Rumah (1)

Jual Polybag Harga Murah & Terjangaku – Lim Corporation

Akhir-akhir ini “berkebun” sudah menjadi salah satu hobi yang lagi digemari di Indonesia. Baik itu tanaman bunga, sayuran sampai tanaman buah. Dalam berbagai sosial media “berkebun” sudah menjadi salah satu topik hangat yang pas dibicarakan. Banyak sekali grup komunitas berkebun yang bermunculan dengan anggota ribuan, sampai puluhan ribu. Berbagai kalangan pada latar belakang yang berbeda-beda disatukan pada satu hobi yang sama, yakni “berkebun”. Mereka saling bertukar pengalaman tentang ilmu tanaman, cara menanam dan justru pamer koleksi.

Baca Juga:
Wow! Budidaya Tanaman Sayur Yang Lagi Viral Dengan Polybag, Mau Tau?
Ingin Sukses Saat Budidaya Cengkeh, Yuk Intip Cara Pembibitannya!
Yuk!! Kenalan Dengan Inovasi Bioteknologi Dalam Sistem Pertanian

Setiap pehobi tentu tidak akan segan-segan untuk membelanjakan banyak uang guna kesukaan mereka. Yang namanya hobi, maka selalu sering bertemu dengan sesama pehobi akan membuat hobi semakin “Gila”. Keinginan untuk menambah koleksi tanaman semakin tinggi. Hal ini kian lama tentu saja akan merepotkan anda, akan tetapi bagi yang tidak punya banyak waktu. Dengan semakin bertambahnya koleksi tanaman, maka seiring waktu serta biaya yang perlu dikeluarkan akan meningkat. Dan akhirnya hobi anda akan banyak menyita waktu, tenaga serta biaya. Nah, bagaimana caranya anda supaya hobi berkebun hemat waktu dan biaya?

Berikut ini macam-macam cara supaya hobi berkebun tidak menghabiskan banyak waktu dan biaya:

1. Kurangi Menanam Rumput

Rumput memerlukan perawatan rutin, setidaknya tiap minggu atau tiap bulan anda perlu merapikan dan memotongnya. Setidaknya anda harus mencabuti rumput-rumput yang dapat mengganggu. Agar hemat, kurangi menanam rumput di kebun atau halaman anda. Anda bisa menggantinya dengan kerikil, batu ataupun lainnya. Sehingga waktu anda ketika mengurusi rumput berkurang.

Polybag

2. Menanam Tanaman Yang Tidak Membutuhkan Banyak Air

Jenis tanaman yang membutuhkan banyak air bisa menyita waktu anda untuk menyiram. Hal ini bisa menghabiskan banyak air dan juga biaya untuk membeli air, terlebih ketika musim kemarau. Agar anda tetap hemat, alangkah baiknya tanamlah tanaman yang tidak haus air.

3. Menanam Dalam Pot atau Polybag

bertanam dalam pot atau polybag akan mempermudahkan anda untuk merawatnya. Anda juga bisa berhemat air, karena menanam terhadap media terbatas tidak terlalu banyak membutuhkan air. Anda juga bisa menanam berbagai jenis tanaman memakai pot atau polybag. Daripada bunga, maka sayuran juga bisa ditanam untuk memenuhi kebutuhan setiap hari.

Iklan FP (2)(1)

4. Pilihlah Tanaman Yang Tumbuh Lambat

Tanaman yang tumbuh tidak terlalu cepat akan mempermudah anda untuk merawatnya, sebab anda tidak perlu sering-sering merapikan atau memangkasnya. Seperti tanaman bunga yaitu rhododendrons, peoni atau camelia. Untuk jangka panjang, tanaman yang lambat tumbuh akan dapat menghemat waktu dan biaya.

5. Menanam Umbi – Umbian

Tanaman umbi ialah jenis tanaman yang mudah ditanam serta tidak memerlukan perawatan yang rumit. Untuk jenis tanaman bunga, anda bisa menanam daffodils ataupun tulip. Dengan sekali tanam, maka tanaman jenis umbi bisa terus tumbuh ditempat yang sama.

6. Jangan Menanam Tanaman Semusim

Untuk dapat menghemat waktu dan biaya perawatan, anda bisa memilih tanaman yang berumur panjang. Misalnya tabulampot yang bisa bertahan disegala musim juga berusia panjang. Tanaman semusim bisa merepotkan anda, karena memerlukan perawatan yang agak rumit. Selain itu anda juga harus sering menggantinya dengan tanaman baru.

Tips diatas diatas ditujukan untuk anda yang memiliki hobi berkebun tetapi tidak memiliki waktu luang yang cukup. Anda boleh mencobanya agar hobi berkebun dapat tersalurkan dengan hanya sedikit waktu. Untuk anda yang memiliki waktu luang cukup banyak, pastinya tips-tips tersebut tidak berlaku atau anda dapat menyesuaikannya. Selamat berkebun, semoga bermanfaat….

* Info lengkap mengenai harga Polybag silakan klik http://bit.ly/hargapolybag

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Polybag atau Plastik Pertanian & Perkebunanuntuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

 

Trik Lengkap Budidaya Lada atau Merica Dalam Polybag

lada (1)

Jual Plastik Polybag Tanam – Lim Corporation

Lada atau Merica ataupun Sahang adalah tanaman yang kaya akan kandungan kimia seperti minyak lada, pati dan juga minyak lemak. Umumnya lada dimanfaatkan untuk bumbu dapur, ada dua jenis lada yaitu lada hitam dan lada putih. Lada mempunyai sifat agak pahit, pedas, hangat dan antipiretik. Lada memiliki nama latin Piper Albi Linn.PolybagMerica adalah rempah asli Indonesia yang sudah terkenal hingga penjuru dunia sejak berabad-abad lalu. Di Indonesia, keberadaan merica digunakan sebagai penyedap makanan yang memiliki rasa agak pedas dan bersifat menghangatkan tubuh.

Harga merica yang semakin tinggi di pasaran, membuat banyak orang ingin melakukan budidaya lada atau merica ini. Tidak harus memiliki lahan besar untuk membudidayakan lada atau merica ini, kalian dapat menanam merica atau lada ini dalam pot atau polybag. Nah kali ini kita akan membahas tentang cara menanam merica dalam pot/polybag, berikut selengkapnya:

Pembibitan Lada
Bibit lada perdu dapat diperoleh dari stek cabang primer dan sekunder atau cabang primer dengan stek bertapak (menyertakan sulur panjang). Bibit ini di semai pada media semai di polybag yang berisi tanah, pupuk trichokompos dan pasir dengan perbandingan 7:3:1. Sesudah bibit ditanam dalam polybag, tutup dengan plastik yang dapat dimasuki sinar matahari dengan kadar 60 – 70%. Waktu penyemaian dilakukan selama 3-4 bulan hingga akar tanaman tumbuh baik dan kuat untuk dipindahkan. Untuk memberikan rangsangan pertumbuhan pada akarnya maka dapat diberikan zat organik trichoderma pada media persemaiannya.

Baca Juga:
Dibalik Rasa Manisnya, Ternyata Pepaya Menyimpan Ribuan Manfaat Untuk Tubuh
Kenalkan 5 Teknologi Baru Bidang Pertanian di Indonesia, Mau Tau?
Kurangnya Suplai Pada Pasar, Membuat Potensi Bisnis Kroto Sangat Menjanjikan
Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?

Penanaman Lada
Jika bibit sudah siap, maka dapat dilakukan penanaman. Bibit merica dapat langsung di tanam dalam pot atau polybag yang berukuran 60 x 40 cm. supaya kesuburan tanah bisa meningkat, berikan pupuk kandang, pupuk trichokompos , kapur dan trichoderma. Penanaman bibit dilakukan dua minggu setelah pemberian pupuk dasar. Agar penanaman lada optimal, harus dilakukan pemupukan hingga teratur dengan menggunakan pupuk kandang seberat 5 kg setiap tahunnya. Pemberian pupuk ini dilakukan sebanyak 4 kali setahun.

Iklan FP (2)(1)

Perawatan Lada
Setelah bibit lada perdu ditanam dalam pot dan sudah diberikan pupuk, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah melakukan perawatan pada tanaman merica berupa membuat penyangga katu yang menyerupai para para untuk melindungi tanaman yang sudah tumbuh agak tinggi dari jamur P. Capsici. Sedangkan apabila tanaman merica diserang hama atau penyakit maka sebaiknya gunakan agensi hayati dan biopestisida.

Masa Panen Lada
Lada bisa dipanen setelah 12 bulan penanaman. Sebaiknya pada umum tersebut bunga dan buah yang terbentuk dibuang terlebih dahulu agar pertumbuhan tanaman selanjutnya akan lebih baik dan hasil merica yang dipanen semakin meningkat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Polybag untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Polybag dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Teknik Simpel Pembibitan Mawar, Salah Satu Tanaman Hias Terpopuler

Pembibitan Mawar
Teknik Simpel Pembibitan Mawar, Salah Satu Tanaman Hias Terpopuler

Jual Polybag Untuk Pembibitan Tanaman Hias – Lim Corporation

Menjadi salah satu tanaman hias paling populer, mawar banyak dibudidayakan. Umumnya mawar dirawat pada saat sudah memperoleh bibit mawar dan membesarkan bibit tersebut. Dan ternyata cara pembibitan mawar cukup gampang dan bisa dilaksanakan sendiri di rumah.

Waktu yang paling tepat untuk menanam bunga mawar yaitu di awal musim penghujan. Tanaman ini juga bisa dibibitkan dari bibit mawar cabutan dan bibit mawar dengan penyemaian. Berikut ini beberapa cara pembibitan mawar di polybag dengan penyemaian.

Langkah pertama, Anda harus mencari bibit mawar berkualitas terlebih dulu. Ciri bibit yang berkualitas yaitu jika dimasukkan ke air, bibit tersebut akan tenggelam. Apabila bibit mengambang, sebaiknya jangan dipakai karena kualitasnya kurang bagus.

Bibit yang sehat asalnya dari tanaman yang produktif berbunga. Bunga tanaman mawar umumnya tumbuh subur dan terlihat mempunyai warna cerah dan ukuran yang berkembang. Anda bisa mengambil bibit dari bunga mawar yang sudah matang yang ada di tanaman Anda sebelumnya.

Ambilah biji tersebut yang sudah membusuk dari mawar di media semai. Sesudah diuji dengan dimasukkan ke air, cuci biji yang akan dipakai dengan air bersih. Pencucian tersebut dilaksanakan untuk membersihkan biji. Kemudian, tiriskan biji untuk dikeringkan.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Pengeringan biji dilakukan dengan cara ditiriskan di tempat yang teduh. Letakkan dan semaikan biji tanaman mawar dengan jarak antarbaris sekitar 5cm—10cm sampai benar-benar merata. Laksanakan penyiraman pada biji mawar secara berlanjut, kurang lebih 1-2 kali dalam sehari. Tunggu selama kurang lebih empat minggu. Biji mawar pun akan mulai berkecambah dan siap untuk langkah selanjutnya.

Baca Juga:
Dibalik Rasa Manisnya, Ternyata Pepaya Menyimpan Ribuan Manfaat Untuk Tubuh
Kenalkan 5 Teknologi Baru Bidang Pertanian di Indonesia, Mau Tau?
Kurangnya Suplai Pada Pasar, Membuat Potensi Bisnis Kroto Sangat Menjanjikan
Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?

Siapkan media tanam dalam polybag. Anda bisa memakai campuran tanah yang subur dan banyak terdapat kandungan unsur hara. Hal ini untuk menunjang pertumbuhan bibit mawar menjadi lebih cepat.

Anda bisa memakai campuran tanah, pupuk organik, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1. Pindahkan bibit mawar ke dalam polybag tersebut. Lakukan perawatan sampai berumur kurang lebih 22 bulan. Ketika umur tersebut, bibit mawar pun sudah siap untuk dipanen dan dipindah ke media tanam sebagai tanaman hias.

Pindahkan bibit mawar ke tanah dengan ukuran 60cm dan lebar 60cm. Tanam mawar pada kedalaman kurang lebih 45cm. Ketika membuat lubang, tanah di bagian bawah harus dikumpulkan secara terpisah. Pemisahan ini dilaksanakan sebab kedua jenis tanah tersebut akan dipakai sebagai penutup lubang tanam. Jangan lupa untuk memilih lahan yang teduh untuk bunga mawar dan lebih baiknya tak terkena paparan sinar matahari.

Demikian penjelasan mengenai artikel berjudul “Teknik Simpel Pembibitan Mawar, Salah Satu Tanaman Hias Terpopuler”. Semoga penjelasan artikel tersebut bisa bermanfaat bagi Anda.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Polybag untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Polybag dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Wow! Budidaya Tanaman Sayur Yang Lagi Viral Dengan Polybag, Mau Tau?

Budidaya Kubis di Polybag
Wow! Budidaya Tanaman Sayur Yang Lagi Viral Dengan Polybag, Mau Tau?

Jual Plastik Polybag Untuk Budidaya – Lim Corporation

Sayuran Kol atau Kubis adalah tanaman sayuran yang biasa tumbuh di daerah dataran tinggi. Kol termasuk jenis tanaman yang dapat ditanam kapan pun tanpa harus melihat musim. Sayuran Kol merupakan jenis sayuran yang lebih mudah dikonsumsi. Selain dipakai untuk sayur, Kol juga bisa dimakan mentah sebagai lalapan. Tanaman Kol tersusun sangat rapat membentuk bulatan atau bulatan pipih, yang disebut krop. Nama Kol diperkenalkan pada kita oleh sebagian orang Eropa yang tinggal di Hindia Belanda. Kol sendiri diambil dari bahasa Belanda Kool.

Tanaman Kol bisa ditanam sepanjang tahun sebab tak mengenal musim tanam dan musim panen. Kol bisa tumbuh serta berproduksi dengan baik pada ketinggian 800mdpl ke atas. Sementara itu, Kol juga membutuhkan curah hujan yang cukup serta temperatur hawa 15-200 C. Media tanam yang dipakai untuk membudidayakan Kol adalah tanah yang gembur, bertekstur mudah atau sarang dengan PH 6–6,5.

Bagaimana tertarik untuk menanam dan membudidayakan sayuran kol ini? Namun terkendala dengan lahan yang sempit? Tak perlu risau dan jangan galau, budidaya cabe polybag menjadi solusi dan pilihan yang sangat tepat bagi anda yang ingin bertanam sayuran kol, selain tak butuh lahan yang luas, budidaya sayuran kol polybag juga tergolong sangat mudah dalam perawatanannya. Cukup penyiraman yang teratur dan penyinaran sinar matahari yang penuh untuk menunjang pertumbuhan dan pembuahannya. Sebelum anda memutuskan untuk membudidayakan kol dalam polybag, sebaiknya mempelajari tips mudah membudidayakan sayuran kol di dalam pot.

Berikut ini beberapa tips mudah dalam membudidayakan tanaman sayuran kubis di dalam Polybag untuk menghasilkan hasil yang optimal:

1. Penyemaian Benih
Selain mempersiapkan media untuk menanam, perlu dipersiapkan pula media untuk persemaian. Media persemaian terdiri dari campuran tanah serta pupuk kandang yang keduanya sudah dihaluskan. Komposisi kedua bahan sesuai dengan perbandingan 1:1. Benih yang akan disemaikan direndam dalam air hangat selama 0,5 – 1 jam lantas diangin-anginkan. Kemudian sebarkan benih dengan merata serta teratur lantas ditutup daun pisang sepanjang 3 – 4 hari.

Penyiraman benih harus dilakukan setiap hari. Gunakan alat penyemprot air yang kecil dan halus agar benih dan media tidak kacau balau. Persemaian harus dibuka tiap pagi sampai pukul 10:00 serta sore mulai pukul 15:00. Lakukan pengamatan bibit Kol dengan teratur. Apabila ada yang terserang penyakit, maka harus dipetik serta dibuang daun yang terserang penyakit.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

2. Media Tanam Kol di Polybag
Media tanam polybag harus disiapkan beberapa hari sebelum menanam Kol. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat media tanam adalah tanah, pupuk kandang dan kompos. Perbandingan dari komposisi bahan adalah 1:1:1. Apabila semua bahan sudah siap, maka haluskan dengan cara diayak. Setelah itu aduk merata. Ketika media sudah jadi, maka dimasukkan ke dalam polybag. Untuk meningkatkan kualitas campuran media tanam, maka diamkan selama 5 hari. Setelah itu media tanam polybag dapat digunakan untuk menanam Kol.

3. Penanaman Kol di Polybag
Bibit yang ditanam adalah bibit yang sudah berumur 3 – 4 minggu. Itu artinya bibit sudah mempunyai 4 sampai 5 daun. Dalam melakukan penanaman, perlu diperhatikan beberapa cara yang baik.

– Apabila bibit disemai pada bumbung daun pisang, segera ditanam bersama dengan bumbungnya. Apabila bibit disemai pada polybag plastik, keluarkan bibit dari polybag lalu bibit ditanam di media tanam polybag yang sudah disiapkan. Berikut ini cara praktis untuk menanam Kol di media tanam polybag.
– Siapkan media tanam di dalam polybag beberapa hari sebelum tanam. Setelah jadi, media tanam didiamkan beberapa hari.
– Setelah media tanam siap, maka dilakukan penanaman. Untuk benih yang disemai pada nampan diambil dengan sendok sehingga tanah dibaki terbawa bersama dengan akar. Untuk benih dalam polybag persemaian tinggal dirobek plastik polybagnya. Pilihlah bibit yang tumbuh sehat dan subur.
– Buatlah lubang pada media tanam polybag. Masukkan bibit tanaman sedalam akar leher, sehingga tanaman dapat berdiri kokoh tidak runtuh.
– Jangan pindahkan tanaman selama seminggu dari tempat penyemaian tujuannya memberikan kesempatan tanaman untuk beradaptasi dengan media tanam baru.
– Tutup tanah atau media tanam dengan daun kering atau plastik, kemudian tempatkan polybag di tempat terbuka.
– Sesudah bibit Kol ditanam, siram bibit dengan air sampai basah.

Baca Juga:
Mari! Atasi Krisis Pangan Dengan Budidaya Sayuran Sendiri Sistem Vertiminaponik
Ingin Sukses Saat Budidaya Cengkeh, Yuk Intip Cara Pembibitannya!
Yuk!! Kenalan Dengan Inovasi Bioteknologi Dalam Sistem Pertanian

4. Tahap Perawatan
Perawatan tanaman Kol dibedakan menjadi dua tahap, yaitu perawatan sebelum pembentukan krop dan perawatan setelah pembentukan krop. Perawatan sebelum pembentukan krop dimulai dari hari ke 0 atau sebelum tanam sampai hari ke 49. Perawatan setelah pembentukan krop dilakukan mulai dari hari ke 50 sampai hari ke 90. Perawatan sebelum pembentukan krop dilaksanakan dengan melakukan penyiraman yang dikerjakan setiap sekali sehari, yaitu pada pagi hari atau sore hari. Pemupukan susulan dilakukan pada saat umur tanaman Kol 28 hari.

Perawatan lainnya adalah perompesan cabang atau tunas-tunas samping yang harus dilakukan seawal mungkin agar pembentukan bunga menjadi sempurna. Lakukan pula pengamatan setiap minggu sekali pada hama-hama yang mungkin menyerang tanaman Kol. Populasi hama tanaman Kol paling tinggi berlangsung pada awal musim kemarau. Hama yang menyerang pada saat sebelum pembentukan krop diantaranya adalah ulat tanah, ulat daun Kol, ulat krop Kol dan ulat krop bergaris. Pengendalian hama yang harus dilakukan adalah mengumpulkan serta memusnahkan hama dengan cara mekanik dan sanitasi lingkungan. Tanaman muda yang mati dikarenakan penyakit rebah kecambah harus dicabut, kemudian diganti dengan tanaman baru yang sehat.

Perawatan setelah pembentukan krop, yakni pada saat umur tanaman 50 – 90 hari, yaitu dengan melakukan penyiangan manual atau dengan tangan. Penyiangan terus dilakukan sampai seminggu sebelum saat panen. Pengamatan yang lebih sensitif pada hama harus terus dilakukan. Pengecekan satu per satu tanaman dan krop yang sudah membesar harus selalu dilakukan. Serangan hama saat menjelang panen tak perlu dikendalikan dengan bahan kimia, cukup dengan perlakuan sewajarnya saja.

5. Penanggulangan Hama dan Penyakit
Hama utama yang menyerang Kol adalah ulat. Jika memungkinkan maka dapat dikendalikan dengan cara dibunuh dengan tangan. Tetapi jika sudah parah dapat dilakukan penyemprotan insektisida. Penyakit Kol salah satunya adalah bengkak akar. Penyakit bengkak akar disebabkan oleh jamur Plamodiophora Brassicae yang ditandai daun-daun kubis layu, bila tanaman tersebut dicabut pada akarnya akan terlihat ada pembengkakan. Pengendalian dapat dilakukan dengan merendam benih dengan pestisida nabati berupa ekstrak daun atau umbi bawang putih (8%) selama 2 jam. Selain itu bisa dilakukan pengapuran dengan dolomit.

6. Panen Sayuran Kubis
Tanaman Kol yang sudah berbunga dapat dipanen sesudah berumur 81 – 105 hari. Untuk memperoleh krop Kol yang baik, maka Kol harus dipanen tepat waktu. Kepadatan dan kekompakan digunakan sebagai ukuran penetapan saat panen. Panen yang terhambat akan menyebabkan krop pecah. Kol yang siap panen akan memperlihatkan tanda-tanda, yaitu pada daun krop terluar di bagian atas krop telah melengkung keluar serta berwarna agak ungu. Selain itu krop sisi dalamnya telah padat.

Cara memanen adalah dengan memotong kropnya. Jangan lupa, pada waktu memotong tersebut dua helai daun hijau harus diikutsetakan untuk perlindungan krop. Pemotongan juga harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak memar atau luka. Jika daun yang turut dipotong terinfeksi penyakit maka harus dibuang.

* Info lengkap mengenai harga Polybag silakan klik http://bit.ly/hargapolybag

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Polybag atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3