Budidaya Buncis Di Polybag, Bisa Jadi Peluang Usaha Tanpa Modal Banyak

menanam-buncis-di-pot-atau-polybag

Kacang Buncis atau nama ilmiahnya Phaseolus Vulgaris L. yaitu jenis tanaman sayuran yang asalnya dari Meksiko Selatan, Amerika Selatan dan juga daratan Cina. Tetapi pembudidayaan tanaman sayuran ini meluas ke Indonesia, Malaysia, Karibia, Afrika Barat dan juga Afrika Timur. Tanaman buncis ini tergolong dalam famili Leguminoceae atau kacang-kacangan dan merupakan tanaman semusim berbentuk perdu.

Ada 2 tipe pertumbuhan tanaman buncis yaitu tipe merambat dan tipe tegak. Banyak orang yang mulai menanam buncis di kebun, pekarangan, sawah atau ladang mereka untuk memenuhi kebutuhan sayuran mereka atau dijual. Apabila tak mempunyai lahan yang luas, Anda bisa menanamnya dalam polybag. Berikut ini adalah cara menanam buncis di polybag tanam.

Persiapan Bibit Buncis

Pilihlah bibit buncis yang mempunyai kualitas baik, genjah dan sesuai selara. Bibit bincis bisa diperoleh dari buah buncis yang sudah tua kemudian dijemur selama 3 hari dan kemudian disemaikan atau bila tak ingin repot Anda bisa membeli bibit buncis di toko pertanian.

Baca Juga :

Persiapan Polybag Tanam

Siapkan polibag tanam berukuran sedang dengan diameter sekitar 25cm dan tinggi sekitar 30cm. Tak hanya itu, Anda juga bisa memakai ember bekas ataupun yang lainnya.

Persiapan Media Tanam

Media tanam yang dipakai untuk menanam buncis di polybag yaitu campuran tanah dengan bokashi atau pupuk kompos, kemudian beri tambahan furadan sebanyak 4-5 sdm atau sesuaikan dengan ukuran polybag yang dipakai. Selanjutnya aduk dengan memakai sekop sampai semua bahan media tanam tercampur merata. Tahap selanjutnya, masukkan media tanam tersebut ke dalam polybag kemudian siram dengan air sampai merata.

Penanaman

Sesudah semua siap segera laksanakan penanaman. Benamkan benih buncis sebanyak 3-4 biji dalam 1
polybag dengan kedalaman sekitar 3cm kemudian tutup kembali dengan tanah tipis saja.

Penyiraman

Laksanakan proses penyiraman setiap hari secara rutin yaitu pada pagi hari dan sore hari pada awal tanam dan apabila sudah tumbuh maka penyiraman dilaksanakan sebanyak 1 kali 1 hari.

Pemupukan

Laksanakan tahap pemupukan pertama pada tanaman buncis sesudah tanaman berumur 2 minggu dengan memakai pupuk NPK dengan dosis sekitar 2 sdm dan juga pupuk bokashi. Apabila sudah tumbuh tambahkan sampai 3 sdm.

Apabila tanaman sudah berbunga dan berbuah maka pemupukan bisa dikerjakan 1 mingggu 1 kali. Cara pemberian pupuk yaitu dengan membuat parit melingkar kemudian sebarkan pupuk dan tutup kembali dengan tanah kemudian siram sampai basah merata.

Penyiangan

Kerjakan proses penyiangan atau pembersihan gulma setiap 2 minggu 1 kali atau disesuaikan dengan frekuensi pertumbuhan gulma supaya tanaman buncis tak terganggu.

Pemasangan Ajir

Tujuan dari pemasangan ajir atau tajuk ini untuk merambatkan batang atau golor tanaman supaya tanaman tumbuh keatas dan pakailah tajuk atau pasangkan tali kawat.

Pemanenan Buncis

Buncis yang siap untuk dipanen yaitu ketika berumur 45 hari sesudah tanam, tergantung varietas dan perawatan tanamannya. Buncis yang siap panen mempunyai ciri-ciri ukuran buah maksimal dan padat, warnanya berubah bila dibandingkan dengan buncis muda. Proses pemanenan bisa dikerjakan dengan interval 3-4 hari dan pemanenan tersebut bisa dikerjakan dalam jangka waktu yang lama.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Advertisements

Trik Sederhana Budidaya Buah Rambutan, Agar Berbuah Lebat

pri_1451452512

Rambutan atau nama ilmiah dari tanaman ini yaitu Nephelium Lappaceum yang termasuk salah satu jenis tanaman tropis yang tergolong dalam suku Sapindaceae atau lerak-lerakan yang asalnya dari daerah kepulauan di Asia Tenggara.

Klasifikasi Ilmiah Tanaman Rambutan

Kerajaan              : Plantae
(tidak termasuk): Angiospermae
(tidak termasuk): Eudikotil
(tidak termasuk): Rosidae
Ordo                     : Sapindales
Famili                   : Sapindaceae
Genus                   : Nephelium
Spesies                 : N. lappaceum

Tanaman ini menyukai suhu tropis yang hangat yaitu sekitar 25°C, pohon ini bisa tumbuh dengan tinggi mencapai 8m dengan tajuk melebar sampai jari-jari 4m. Daun rambutan berbentuk majemuk menyirip dengan anak daun sekitar 5-9 helai, buah rambutan terbungkus oleh kulit yang mempunyai rambut di bagian luar. Buahnya mempunyai warna hijau ketika masih muda dan ketika ranum warna buahnya berangsur-angsur berubah menjadi kuning sampai dengan merah.

Pertumbuhan rambutan dipengaruhi oleh ketersediaan air. Ketika sudah berbuah pohon rambutan akan merona kemudian akan menghasilkan cabang serta daun yang baru kembali. Proses ini terlihat sangat jelas dengan warna pohon yang hijau muda. Proses tersebut akan berhenti apabila ketersediaan air sangat terbatas dan akan beristirahat untuk tumbuh.

Ada berbagai macam jenis rambutan yaitu seperti Rapiah, Bahrang, Lebak bulus, Sibatuk Ganal, Nona, Binjai, Antalagi, Sibongkok, Garuda, Tangkue Lebak, Narmada, Aceh, Simacan, Sinyonya dan masih banyak lagi.

Tumbuhan ini juga mempunyai banyak manfaat, yaitu bisa mendongkrak energi dalam tubuh, menjaga tubuh dari berbagai pengaruh radikal bebas, bisa membantu untuk menurunkan berat badan, sebagai penangkal Anemia, mencegah dari penyakit kanker, menguatkan sistem kekebalan imun pada tubuh, membantu menyehatkan fungsi ginjal.

Apabila Anda tak mempunyai lahan yang luas untuk melaksanakan budidaya atau menanam rambutan anda bisa menanam rambutan di pot atau polybag. Berikut cara menanam atau budidaya rambutan dalam pot atau polybag :

Terdapat Beberapa Cara Menanam Rambutan Dalam Pot/Polybag, Yaitu :

Persiapan Bibit Rambutan

Tanaman rambutan bisa di budidayakan dengan beberapa macam cara yaitu seperti melalui biji, cangkok, okulasi serta penyusuan. Tanaman ini akan berbuah sekitar 8 tahun sesudah tanam ketika dibudidayakan dengan biji berbeda lagi dibudidayakan dengan cara vegetatif seperti cangkok ataupun okulasi, tanaman akan berbuah sekitar 4 tahun sesudah penanaman.

Baca Juga :

Persiapan Pot dan Media Tanam

Pot untuk tabulampot rambutan disarankan pot yang terbuat dari tanah liat dengan ukuran disesuaikan dengan ukuran bibit rambutan yang akan ditanam. Selain pot tanah, Anda bisa menanam tabulampot rambutan ini dengan memakai drum yang sudah dilubangi bagian bawahnya kemudian diberi ganjalan berupa batu bata atau batako supaya pembuangan airnya lancar.

Media tanam yang bisa dipakai untuk tabulampot rambutan yaitu campuran tanah yang gembur, pasir dan pupuk kandang. Atau bisa juga berupa campuran campuran pupuk kandang, pasir dan sekam. Selain itu bisa juga campuran tanah dengan pupuk kandang atau campuran sekam dan pasir.

Penanaman Rambutan Dalam Pot

Proses yang pertama yaitu masukkan pecahan batu bata pada bagian dasar drum sampai 1/4 bagian kemudian bagian atas diberikan selapis ijuk, humus, ataupun dedaunan kering.

Selanjutnya masukkan media tanam sampai 2cm di bawah bibit drum kemudian siram sampai cukup basah.

Proses selanjutnya buatlah lubang tanam pada media tanam dalam drum yang ukurannya disesuaikan dengan ukuran dari bibit, kemudian berikan pupuk NPK sebanyak 100gr. Kemudian buka polybag bibit dengan hati-hati supaya tak merusak akar, kemudian masukkan bibit ke dalam lubang tanam secara perlahan juga supaya tak rusak, kemudian tutuplah kembali lubang tanam dengan media tanam pada sekitar tanaman dan padatkan.

Diamkan sampai media tanam cukup basah. Kemudian tanaman rambutan ditutupi dengan kantong plastik transparan dan letakkan pada tempat yang cukup teduh. Dan bila bibit sudah tumbuh tunas yang baru barulah tutup bisa dilepaskan lagi.

Perawatan Rambutan

Laksanakan pemupukan secara teratur sampai tanaman berumur 2 tahun. Pemupukan tersebut dilaksanakan dengan memakai pupuk organik dan juga pupuk NPK sebanyak 25gr/drum. Sesudah berumur 3 tahun dan seterusnya, berikan pupuk NPK sebanyak 100gr/drum dengan cara pemberian pupuk yaitu dengan membenamkannya sedalam 10cm kemudian siram sampai cukup basah.

Untuk membentuk kanopi tanaman supaya pendek maka perlu dilaksanakan pemangkasan. Pemangkasan ini dikerjakan saat tanaman berumur kurang dari 1 tahun.

Selain itu perawatan yang perlu dilaksanakan yaitu penyiraman dan juga penggemburan media tanam.

Masa Panen Buah Rambutan

Rambutan yang sudah siap untuk dipanen akan berwarna merah dan ada juga yang berwarna kuning yaitu jenis rambutan aceh kuning. Buah rambutan umumnya dipanen ketika buah sudah matang di pohon karena apabila di petik sebelum matang maka tak akan matang lagi sesudah pemetikan.

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Polybag untuk membudidayakan tanaman di lahan yang kecil atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Budidaya Rempah-Rempah Di Dalam Pot & Polybag, Lebih Menguntungkan

Lahan-lahan untuk perkebunan sekarang semakin sempit, terutama di daerah perkotaan. Jadi, sangat sulit memperoleh tempat untuk mempunyai kebun sendiri. Padahal, jika mempunyai kebun, apa pun bisa Anda tanam termasuk tanaman herbal. Tetapi, ada beberapa rempah yang bisa ditanam dalam pot. Apa saja itu?

Orang yang tinggal di pedesaan biasanya gemar sekali berkebun dan mempunyai kebun kecil di halaman belakang rumah mereka. Tetapi, apa yang harus dilaksanakan jika Anda tak mempunyai ruang untuk itu padahal berkebun merupakan suatu hobi Anda?

Sedikit tanaman hijau di rumah Anda tak hanya mengubah dekorasi interior ruangan, tapi juga bisa menimbulkan efek ketenangan pada mata Anda. Contohnya saja, jika Anda menanam oregano dalam pot, Anda bisa membuat sup dan pizza lezat dengan menambahkan beberapa rempah segar yang tumbuh di dalam pot.

Manfaat dari rempah yang tumbuh di pot, yaitu Anda dapat dengan mudah menyesuaikan dengan tanah. Selain itu, Anda bisa memindahkan pot jika diperlukan bahkan menyiraminya akan menjadi tugas yang sangat sederhana. Jika Anda mengatur pot itu dengan indah, mereka akan meningkatkan nilai estetika tampilan rumah Anda.

Nah, berikut ini merupakan tanaman herbal yang bisa Anda tanam dalam pot di rumah.

Mint

cara_mengenal_tanaman_mintTanaman ini tak butuh banyak waktu untuk tumbuh menjadi semak besar. Anda bisa memakainya untuk membuat teh ataupun memakainya dalam sup. Rempah ini bisa tumbuh dalam ruang yang tak memperoleh banyak sinar matahari. Ini jelas salah satu rempah terbaik yang dapat ditanam dalam pot.

Baca Juga :

Inilah 7 Tanaman Yang Cocok Di Musim Hujan
Tips Jitu Merawat Kakao, Agar Berbuah Lebih Lebat
Gymnocalycium Kaktus Mungil, Miliki Bunga Yang Indah

Bawang

klasifikasi-bawang-merahAnda mungkin biasa membeli rempah ini di pasar untuk hidangan setiap hari. Kenapa tidak menanam daun bawang dalam pot dan membuatnya lebih berguna? Dibutuhkan tanah yang lembap dan sinar matahari hanya sekitar 4—5 jam saja.

Peterseli

bentuk-piterseli-berdaun-keritingAnda harus tetap bersabar, karena peterseli butuh waktu lebih banyak untuk keluar dari benih. Tetapi, ketika mulai tumbuh, ia bisa memberi Anda daun dan bunga selama hampir 2 tahun. Isi pot dengan tanah dan tabur banyak biji peterseli di dalamnya, kemudian rawatlah sampai tumbuh dengan baik dan hasilnya bisa dimanfaatkan.

Kemangi

manfaat-daun-kemangi-2Walaupun kemangi menyukai suhu yang hangat, tanaman ini tak harus tumbuh di bawah sinar matahari secara langsung. Jadi, simpan pot di tempat yang hangat serta terlindung. Waktu terbaik untuk menabur benih kemangi yaitu pada sore hari. Anda harus memakai tanah yang dikeringkan dengan baik karena air bisa merusak akar dari tumbuhan kemangi.

Ketumbar

manfaat-ketumbar-alodokterIni merupakan salah satu rempah terbaik yang bisa tumbuh dalam pot dan juga paling banyak dipakai di dapur para ibu.

Jika Anda membutuhkan Polybag untuk budidaya tanaman rempah-rempah ataupun untuk yang lainnya silakan Anda hubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877.0282.1277 / 0812.3258.4950 / 0852.3392.5564

Mengenal Mentega Kokoa Dengan Beragam Manfaatnya!!

Apa itu Cocoa Butter?
Kakao mentega adalah sejenis lemak nabati yang diekstraksi dari biji kakao. Mungkin ini adalah sesuatu yang pernah Anda dengar di berbagai aplikasi, termasuk kosmetik, cokelat, salep, dan beberapa obat-obatan, namun Anda mungkin tidak sadar akan hal itu sebenarnya.

Karena aroma biji kakao yang kuat, kakao mentega memiliki rasa dan aroma yang sangat mirip. Ini bisa dimakan, tapi sangat tinggi kalori, jadi meski mendapat manfaat kesehatan, ketahuilah bahwa hal itu dapat menyebabkan obesitas jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Nama lain untuk mentega kakao adalah minyak theobroma, jadi di beberapa belahan dunia, bisa disebut seperti itu.

Salah satu kualitas paling penting dari mentega kakao adalah stabilitasnya yang tinggi dibandingkan dengan lemak lainnya. Aspek unik ini memberikan antioksidan yang ditemukan dalam mentega kakao, sehingga mengurangi kemungkinan minyak menjadi tengik. Anda bisa menemukannya dalam berbagai bentuk, tapi masih banyak dikonsumsi dalam coklat. Stabilitasnya pada suhu kamar namun titik lelehnya relatif rendah juga menjadikannya minyak dasar yang ideal untuk supositoria dan krim obat lainnya. Mari kita lihat lebih dekat beberapa manfaat kesehatan dari mentega kakao.

Manfaat Kesehatan Kakao
Mentega kakao membantu mengatasi banyak masalah kesehatan. Beberapa manfaat indah meliputi:

Cocoa butterAnti-Aging: Salah satu alasan mengapa mentega kakao sangat berharga adalah konsentrasi senyawa antioksidannya yang tinggi, termasuk asam oleat, asam palmitat, dan asam stearat. Meskipun secara teknis asam lemak ini bermanfaat bagi tubuh, dan membantu menetralkan radikal bebas di seluruh tubuh, terutama di kulit. Dengan mengurangi terjadinya stres oksidatif, mentega kakao dapat membantu mengurangi tanda-tanda penuaan, termasuk keriput .

Menghapus Guratan: Penelitian juga menunjukkan mentega kakao untuk mengurangi munculnya bekas luka pada kulit dan membantu meningkatkan kesehatan kulit secara keseluruhan.
Meningkatkan Kualitas Rambut: Selain aroma kakao yang lezat, mentega kakao juga bisa membantu melembabkan rambut Anda, membantu memperbaiki penampilan dan kekuatannya secara umum.
Anti Ketombe: Mentega kakao juga telah dikaitkan dengan insidensi ketombe yang lebih rendah dan folikel rambut sehat, sehingga mengurangi kerontokan rambut dan mencegah timbulnya pola kebotakan pada pria.
Kesehatan Kulit: Kualitas antioksidan mentega kakao tentu saja sangat memperhatikan tanda-tanda penuaan, namun mentega kakao juga memberi penghalang bagi kulit yang akan melindunginya dari agen luar juga. Antioksidan dan molekul organik yang menguntungkan melindungi kulit dari kekuatan lingkungan, internal, dan eksternal yang dapat menyebabkan iritasi atau kerusakan pada kulit.
Kurangi Peradangan: Campuran kaya asam lemak dan antioksidan dalam mentega kakao menjadikannya pilihan ideal bagi orang yang ingin mengurangi peradangan pada kulit. Entah Anda mengoleskan mentega kakao ke psoriasis, eksim, ruam, atau jenis lain pada peradangan pada tubuh, Anda bisa menemukan kelegaan yang cepat dan menenangkan, dikombinasikan dengan aroma yang lezat. Hal ini juga bisa dicapai melalui konsumsi cocoa butter dalam bentuk coklat, begitulah cara kebanyakan orang memilih untuk mengakses manfaat kesehatan ini. Meskipun ada dampak negatif yang dapat dialami kelebihan lemak pada sistem kardiovaskular, beberapa penelitian awal menunjukkan perbaikan kondisi peradangan di jantung saat diobati dengan jumlah mentega kakao dalam jumlah sedikit.
Peringatan!
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, mentega kakao sangat tinggi lemaknya, dan beberapa di antaranya bermanfaat untuk berbagai bagian tubuh, masih ada konsentrasi kalori yang tinggi dalam mentega kakao, dan karenanya tidak dapat diandalkan. Terlalu banyak oleh orang yang menderita obesitas atau mencoba mengurangi asupan kalori mereka. Minyak nabati dan lemak lainnya juga bisa memberi manfaat kesehatan ini tanpa bahaya bertambahnya berat badan.

Inilah Cara Rahasia Bertanam Kakao Di Polybag!!

Tanaman Kakao atau Theobroma Cacao merupakan tanaman yang berasal dari negara Amerika Serikat yang konon ditemukan pertamakali oleh suku Indian Maya dan suku Aztec Amerika Tengah, yang berfungsi sebagai mata uang kala itu dan merambah Spanyol untuk pertamakalinya sebagai minuman khusus para raja.

Tanaman Kakao pun berkembang hingga kini menjadi bahan makanan minuman tersohor yang bisa dinikmati masyarakat luas. Benar sekali, biji tanaman Kakao akan bertransformasi menjadi makanan/minuman yang digandrungi banyak orang khususnya anak-anak dan remaja, yaitu Cokelat.

Selain enak, manis dan dapat dinikmati dalam berbagi kudapan dan minuman pelepas dahaga dalam bentuk segar ataupun hangat, Tanaman kakao juga memberikan sejuta manfaat yang baik bagi kesehatan dan kecantikan khususnya sebagai penurun stress. Sentra Tanaman Kakao di Indonesia berada di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.

Prospek Tanaman kakao tidak diragukan lagi dan cukup menggiurkan seiring meningkatnya permintaan kakao di tingkat domestik maupun lokal. Terlebih lagi, tanaman Kakao merupakan tanaman yang tidak mengenal musim, yang berarti dapat dipetik kapan saja.

Jika anda penasaran bagaimana cara menanam tanaman kakao, maka anda harus membaca uraian dibawah ini, sebab uraian dibawah ini akan mengupas tentang syarat tumbuh dan langkah budidaya tanaman Kakao.

Syarat tumbuh tanaman kakao adalah sebagai berikut :
1. Kemiringan tanah < 45%
2. Kedalaman efektif > 150cm
3. Tekstur tanah (50% pasir, 10-20% debu, 30-40% lempung)
4. pH optimal 6,0-7,0
5. Garis lintang 100C LS-100C LU dengan tinggi tempat s.d 600mdpl
6. Curah Hujan 1.500-2.500 mm/tahun
7. Suhu maksimum 30-320C dan suhu minimum 18-210C.
8. Tidak ada angin kencang terus menerus

Langkah-langkah budidaya tanaman Kakao adalah sebagai berikut :
1. Persiapan lahan
Bersihkan lahan dari alang-alang dan gulma serta gunakan tanaman penutup (Cover corp) dan tanaman pelindung yang ditanam setahun sebelumnya.

2. Pembibitan
Benih diambil dari bagian tengah yang masak dan dibersihkan. Siapkan polybag ukuran 30×20 cm dan campurkan tanah dengan pupuk kandang (1:1) dan tambahkan 1 gram pupuk TSP/Sp-36 ke tiap polybag. Jarak tanam antar polybag 20×20 cm dengan lebar barisan 100cm. Pemupukan dilakkan dengan NPK (2:1:2) dan lakukan pemantaun terhadap serangan hama.

3. Penanaman
Buat ajir ukuran 80-100 cm dan jarak tanam 2,5 mx 2,5m apabila dilakukan penjarangan jika tidak maka jarak tanamnya 5×5 m. Ukuran lubang tanam 60 x 60 x 60 cm. Bibit dipindahkan saat umur 4-6 bulan tergantung jenisnya. Saat pemindahan sebaiknya bibit kakao tidak tengah membentuk daun muda.

BACA JUGA : Inilah Khasiat Tanaman Lidah Mertua Untuk Kesehatan

4. Pemeliharaan Tanaman
Ada beberapa kegiatan pemeliharaan, yaitu :
a. Pemangkasan Buah
Tujuannya adalah untuk memacu pertumbuhan dan perkembangan cabang-cabang sekunder yang akan memunculkan buah yanglebih banyak.

b. Pemangkasan Tunas Air
Fungsinya membentuk struktur yang kuat serta menghindari pertumbuhan cabang berlebihan dan meningkatkan nutrisi.

c. Pemangkasan Sanitasi dan Struktural
Tujuannya mencegah dan mengurangi resiko serangan hama sehingga tanaman dapat tumbuh optimal.

d. Penyiangan dan Pemupukan
Penyiangan dilakukan satu bulan sekali. Dan pemupukan mulai dari umur 2 bulan dan jeda 4 bulan, begitu seterusnya sampai umur 42 bulan. Pupuk yang bisa diberikan adalah Urea, TSP, KCI dan Kieserite.

e. Pengendalian Hama dan Penyakit
Pengendalian yang umum dilakukan dalam mengatasi serangan hama dan penyakit adalah Sanitasi, pemangkasan, pemeliharaan ataupun penyemprotan. Hama yang berpotensi menyerang adalah penggerek buah, kepik penghisap buah, penggerek batang, tikus dan sebagainya. Adapun penyakit yang biasa menyerang : penyakit vascular stek, busuk buah, jamur akar, antraknose dan sebagainya.

5. Panen dan Pasca Panen
Untuk memanen Kakao bisa digunakan pisau tajam. Potong tangkai buah dengan menyisakan 1/3 bagian tangkai buah. Pemetikan sampai pangkal buah akan merusak bantalan bunga. Buah yang bisa dipetik adalah umur 5,5 – 6 bulan dari yang telah berbunga, berwarna kuning atau merah.

Inilah Khasiat Tanaman Lidah Mertua Untuk Kesehatan

  • Menyerap Radiasi
    Manfaat ini begitu unik lantaran tidak sering dipunyai tanaman lain. Lidah mertua dapat menyerap radiasi dari benda-benda elektronik yang ada dirumah Anda. Misalnya tv. Untuk memperoleh manfaat ini Anda dapat menaruh tanaman ini didalam tempat tinggal, seperti di ruangan tamu atau ruangan keluarga.

 

  • Menyerap Polusi
    Terkecuali menyerap radiasi, tanaman ini dapat dapat menyerap polusi. Sejumlah 107 polutan bisa diserap tanaman ini lalu nanti di keluarkan kembali jadi oksigen. Tanaman ini dapat dapat menyerap asap rokok hingga tempat tinggal semakin lebih aman serta sehat.

 

  • Turunkan Diabetes
    Ada demikian banyak tanaman yang bisa turunkan resiko diabetes, satu diantaranya daun ini. Untuk menetralisir jumlah gula dalam darah Anda dapat merebus sedikit daunnya lalu diminum waktu telah dingin.

 

  • Pulihkan Sakit Kepala
    Walau penyakit enteng namun sakit kepala dapat bikin semua kesibukan Anda terganggu jadi mesti selekasnya diobati. Langkah konsumsi daun ini untuk menyembuhkannya yaitu dibakar.

 

  • Mengobati Wasir
    Bila Anda alami sakit wasir percayakan penyembuhannya pada tanaman ini. Wasir yaitu penyakit sulit buang air besar yang bakal bikin rasa kembung pada perut. Tanaman lidah mertua ini memiliki banyak serat hingga ampuh untuk menyembuhkannya.

*Baca Juga Inilah Cara Budidaya Tanaman Hias Yang Tepat Dan Benar

  • Dapat Dijadikan Hair Tonic
    Rambut yang halus tentunya dikehendaki kebanyakan orang. Dengan memakai lidah mertua tentu rambut Anda dapat lembut, halus, fresh, serta tampak lebih sehat.

 

  • Dapat Menjadi Antiseptik
    Zat antiseptik pada tanaman ini dapat bikin toksin serta kuman yang ada pada badan hilang. Misalnya waktu Anda jatuh dapat bersihkan lukanya dengan daun ini. Lantaran waktu jatuh debu dapat masuk kedalam luka serta mengakibatkan infeksi. Mesti selekasnya dibikin bersih agar tak menyebabkan permasalahan yang serius.

 

  • Dapat Dijadikan Aromaterapi
    Daun ini umumnya mempunyai bunga. Bunga-bunga itu miliki bau yang begitu khas. Ketika sore tiba bunga itu bakal mekar serta baunya bakal tercium, waktu tersebut dampak menentramkan bakal diperoleh. Maka dari itu satu diantara manfaat tanaman lidah mertua yaitu jadi aromaterapi.

 

  • Dapat Dipakai Menjadi Bahan Anyaman
    Didalam tanaman ini ada serat yang dapat membuahkan kain bila di proses. Di Jepang tanaman ini bahkan juga jadikan bahan untuk bikin anyaman.

 

  • Dapat Dijadikan Pagar Rumah
    Oleh lantaran karakter daun lidah mertua yang keras, kokoh, serta miliki ujung lancip membuatnya dapat jadikan pagar tempat tinggal alternatif.

 

  • Memiliki Banyak Kandungan Oksigen
    Jumlah kandungan oksigen pada tanaman ini sangat banyak. Daun ini dapat lakukan fotosintesis dengan baik serta cepat lantaran mempunyai klorofil maka dari itu kandungan oksigennya begitu banyak.

 

  • Mengurangi Kandungan Sick Building Syndrome Yang Ada Dalam Tubuh
    Tanda-tanda sick building syndrome bukanlah penyakit namun kondisi di mana didalam ruang ada orang yang memiliki kandungan nikotin atau perokok, serta menanggung derita dampak dari pemakaian AC yang sangat tinggi. Tanaman ini bakal menyerap beberapa zat itu.

 

Bukan hanya itu, Tanaman ini juga dapat dapat mengobati, beberapa penyakit seperti :

  1. Gigitan Ular Berbisa.
  2. Mencegah Radang Usus.
  3. Mengobati Radang Lambung.
  4. Mengatasi Flu.
  5. Mengobati Radang Saluran Pernafasan.

 

Nah, itu dia apa sajakah sebagai manfaat tanaman lidah mertua. Sungguh banyak manfaat tanaman lidah mertua ini. Mudah-mudahan artikel ini berguna untuk Anda hingga miliki pengetahuan yang lebih.

5 Tips Menanam Lidah Mertua di Pot agar Tumbuh Subur

Untuk menanam lidah mertua di pot, sagaknya gampang-gampang susah, dikarenakan pemilik lidah mertua harus rajin untuk merawatnya. Berikut Tips danTriknya :

1. Pakai Media Tanam yang Ideal

Lidah mertua memiliki daun yang tidak tipis serta memiliki kandungan air sukulen. Tanaman hias ini dapat bertahan hidup di tanah yang kering serta tumbuh subur waktu dipelihara di keadaan yang lembab. Tetapi, lidah mertua paling suka pada media tanam yang agak berpasir.

*Baca Juga Inilah Cara Budidaya Tanaman Hias Yang Tepat Dan Benar

Oleh karena itu, anda dapat memakai media tanam dari kombinasi tanah berhumus, pasir, sekam padi, serta pupuk organik dengan perbandingan 1 : 1 : 1 : 1. Komposisi media tanam yang seimbang memungkinkannya mampu mengikat kandungan air dalam jumlah yang cukup.

2. Penentuan Pot yang Sesuai

Tidak jadi masalah bila anda pelihara lidah mertua segera di taman. Walau demikian, pesona tumbuhan ini bakal tampak lebih menarik waktu ditanam di pot. Supaya tanaman bisa tumbuh dengan cara normal, penentuan pot mesti memerhatikan segi keselarasan dengan varietas tanaman, keindahan tampilan, serta kecenderungan karakter material pot. Dianjurkan menggunakan pot yang terbuat dari keramik lantaran berbahan mempunyai pori-pori, berestetika tinggi, serta kokoh. Masukan alas berbentuk pecahan genteng atau sabut kelapa kedalam pot untuk menahan media tanam supaya tak gampang tenggelam.

3. Kerjakan Perkembangbiakan Dengan cara Berkala

Lidah mertua termasuk juga satu diantara tanaman hias yang gampang berkembang biak. Dalam tempo satu tahun saja, dapat di pastikan pot terisi penuh dengan tanaman-tanaman ini. Karenanya, sekurang-kurangnya perpindahan pot dikerjakan tiap-tiap 2 x satu tahun hingga populasi tanaman per pot tetaplah teratasi. Perbanyakan lidah mertua umumnya bisa dikerjakan dengan system tunas serta stek daun, dimana system tunas relatif lebih gampang dibanding dengan system stek daun yang cuma dapat dikerjakan pada varietas spesifik.

*Baca Juga : Harus Tahu!! Begini Cara Menanam Mengkudu Di Dalam Pot

4. Pemupukan Dengan cara Teratur

Sebagai tanaman yang tahan pada keadaan kering, sesungguhnya lidah mertua tidaklah terlalu memerlukan pemupukan dengan cara teratur. Tetapi bila anda menginginkan sansevieria yang ditanam tumbuh lebih maksimal, tak ada kelirunya memberi pupuk dengan teratur tiap-tiap tiga bln. sekali. Pupuk yang didapatkan cukup pupuk organik, seperti pupuk kompos serta pupuk kandang. Spesial untuk lidah mertua dari varietas variegata, anda dapat memberinya pupuk guano organik.

5. Penyiraman Waktu Dibutuhkan

Frekwensi penyiraman lidah mertua bisa dikerjakan cukup ketika dibutuhkan mengingat tanaman ini dipelihara di pot. Pola penyiraman terlalu berlebih malah bakal menyebabkan system perakarannya membusuk. Umumnya, penyiraman dikerjakan tiap-tiap tiga hari sekali dengan jumlah air seperlunya. Sambil menyiram, dianjurkan juga untuk bersihkan daun tanaman supaya tetaplah tampak indah.

Melinjo, Pohon Besar, Mudah Penanamanya

Melinjo, tanaman bergenus Gymnospermae yang berasal dari asia tropik, Melanesia dan Pasifik barat. Tanaman dengan nama ilmiah Gnetum gnemon ini memiliki banyak nama seperti belinjo, mlinjo, bago, khalet dan lain sebagainya. Melinjo biasanya dimanfaatkan untuk membuat emping, daun mudanya digunakan untuk sayuran, dan kayunya dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuat kertas.

Kini mulai banyak orang menanam melinjo ini untuk dijadikan usaha mereka. Berikut adalah Cara Budidaya Melinjo:

a. Syarat Tumbuh
Tanaman melinjo dapat tumbuh pada daerah dengan ketinggian sekitar 0-1200 mdpl. Tanah yang digunakan untuk budidaya tanaman ini yaitu tanah liat atau tanah lempung dan berkapur.

b. Pembibitan Melinjo
Bibit melinjo dapat diperoleh dengan cara generatif dan vegetatif , generetif menggunakan biji dan vegetatif menggunakan cangkok, okulasi dan sambung.

ini melinjoo

c. Persiapan Lahan Tanam
Gemburkan tanah dengan cara dicangkul atau di bajak. 2-4 minggu sebelum tanam, sebelum menggemburkan lahan tanam, lahan tanam perlu dibersihkan terlebih dahulu dari gulma penganggu. Selanjutnya g buatlah lubang tanam dengan ukuran sekitar 60 cm x 60 cm x 75 cm, selanjutnya lakukan pemupukan dasar menggunakan pupuk kandang dengan dosis sekitar 10 kg per lubang tanam.

d. Penanaman Tanaman Melinjo
Setelah semua siap, lakukan penanaman. Buka dahulu polybag semai bibit selanjutnya tanam bibit dalam lubang tanam yang telah dibuat dan kemudian timbun kembali. Setelah penanaman beri tanaman penyangga dengan menggunakan bambu.

*Baca Juga : Menanam Mengkudu Di Dalam Pot

e. Pemeliharaan Tanaman Melinjo

  • Penyiraman
    Selama 2 minggu setelah tanam, lakukan penyiraman sebanyak 2 kali sehari yaitu pada pagi dan sore hari. Setelah itu, penyiraman dilakukan cukup sekali sehari yaitu pagi atau sore. Penyiraman tersebut dilakukan secukupnya jangan terlalu berlebihan karena dapat membuat tanaman layu dan mati.
  • Pemupukan
    Pemberian pupuk dilakukan menggunakan pupuk organilk maupun non organik. Pemupukan tersebut dilakukan setiap 2 tahun sekali. Cara pemberian pupuk dilakukan dengan cara membuat lubang disekitar tanaman atau mengelilingi tanaman. Berikut adalah daftar pemberian dosis pada tanaman melinjo :
    – Saat tanaman berumur 1 tahun beri sekitar 50 gram Urea, 40 gram TSP, dan 40 gram KCl
    – Saat tanaman berumur 2 tahun beri sekitar 100 gram Urea, 85 gram TSP, dan 80 gram KCl
    – Saat tanaman berumur 3 tahun beri sekitar 150 gram Urea, 85 gram TSP, dan 120 gram KCl
    – Saat tanaman berumur 4 tahun beri sekitar 200 gram Urea, 85 gram TSP, dan 160 gram KCl
    – Saat tanaman berumur 5-10 tahun beri sekitar 400 gram Urea, 175 gram TSP, dan 320 gram KCl
    – Saat tanaman berumur 11 tahun beri sekitar 800 gram Urea, 500 gram TSP, dan 750 gram KCl
  • Penyulaman
    Apabila ada tanaman yang mati atau tumbuh tidak optimal segera sulam dan ganti dengan tanaman yang baru. Agar pertumbuhan tanaman serentak dengan tanaman yang lainnya maka penyulaman tersebut harus segera dilakukan.
  • Pembersihan
    Lakukan pembersihan terhadap gulma-gulma atau tanaman-tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh disekitar tanaman. Agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal tanpa berebut nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhannya.
  • Pemangkasan
    Setelah tanaman telah tumbuh tinggi, lakukan pemangkasan. Pemangkasan ini memiliki tujuan agar waktu pemanenan mudah diambil dan juga akan lebih mudah mengontrol hama dan penyakit yang menyerang.

melinjooooooooo

f. Pemanenan dan Pasca Panen
Melinjo dapat dipanen setelah berumur sekitar 5 hingga 6 tahun. Melinju akan berbuah sebanyak dua kali dalam setahun. Pengambilan melinjo tersebut dapat anda lakukan dengan cara memanjat pohon atau menggunakan galah. Buah yang dipanen dipilih buah yang sudah tua.

Sekian dari artikel kami semoga bermanfaat.

Inilah Cara Budidaya Tanaman Hias Yang Tepat Dan Benar

Apa itu budidaya tanaman? Sederhananya, budidaya tanaman itu merupakan usaha pengembangan/perbanyakan tanaman. Nah, diartikel ini akan membahas tentang berbudidaya tanaman hias.

Tanaman hias merupakan semua tanaman yang memiliki bentuk dan kesan indah yang sengaja di tanam dengan maksud dan tujuan tertentu. Seluruh bagian tanaman yang memiliki unsur nilai hias dapat dijadikan hiasan. Bukan hanya menambah keindahan, tapi serta dapat menjadi peluang usaha yang meyakinkan.

aktusss

Untuk mendapat keuntungan yang lumayan, tidak dapat dalam waktu yang singkat, diperlukan proses yang cukup lama. Yang perlu dilakukan adalah mempelajari bagaimana cara budidaya tanaman hias agar tidak salah dalam penerapannya.

Apa saja sih hal-hal yang perlu di perhatikan dalam budidaya tanaman hias?

1 Media Tanam

Media tanam ini terdiri dari wadah atau pot tanaman dan serta tanah yang merupakan unsur pokok dalam penanaman. Jenis tanah sangat berpengaruh terhadap tanaman, jadi sebaiknya perhatikan kesesuaian antara media tanam dengan jenis tanaman yang yang akan di tanam.

2 Pemilihan Tanaman

Nah, guna spesifikasi tanaman yang akan ditanam, dapat memilih tanaman yang cukup mudah dalam perawatannya agar memudahkan pekerjaan . Setiap tanaman memiliki karakterisik yang berbeda dalam perawatan dan serta dapat sangat sensitive.

*Baca Juga : Menanam Mengkudu Di Dalam Pot

3 Perawatan

Perawatan tanaman hias terdiri dari penyiraman dan pemupukan tanaman. Menyirami tanaman hanya secukupnya agar tanaman terhindar dari pembusukan pada akar. Dan jangan lupa untuk menggunakan pupuk kompos untuk pemupukan.

Tapi, jika sulit mendapatkan pupuk, dapat juga menggunakan pupuk buatan pabrik ataupun pupuk dari kulit telur

4 Pemilihan Tempat

Untuk pemilihan tempat, dianjurkan untuk memilih tempat dengan sinar matahari yang cukup, atau kata lain tidak terlalu sering terpapar tapi tidak juga kekurangan sinar matahari.

5 Perairan

Air berguna untuk mengontrol suhu saat udara panas, inilah yang membuat air begitu penting. Oleh karena itu penyiraman sangat pengaruh terhadap kehidupan tanaman, Kekurangan air dapat memberi dampak layu pada daun.

Layu pada daun disebabkan oleh penguapan dalam sel tanaman akibat kekurangan kadar air dan serta suhu udara yang panas. Tapi, penyiraman yang terlalu banyak berdampak buruk terhadap tanaman. Apalagi tanaman dalam pot. Ini akan membuat media tanam menjadi seperti lumpur, jika dibiarkan lebih lama sehingga membuat akar tanaman menjadi membusuk.

6 Hama Tanaman

Hama pasti akan mengganggu pertumbuhan tanaman hias. Hama-hama tersebut meliputi ulat, serangga, lalat dan serta jamur. Untuk itu, diperlu melakukan penyemprotan anti hama terhadap Berbagai jenis tanaman hias yang sangat mudah terkena hama jika hama mulai menyerang tumbuhan.

7 Penataan dan Pemangkasan

Untuk menambah unsur estetika dari tanaman hias, tumbuh rapi dan teratur, perlu dilakukan penataan terhadap ranting dan tangkai. Pemangkasan tanaman sangat penting agar memicu tunas dan daun baru sehingga dapat tumbuh lebih banyak.

8 Penggantian Media Tanaman

Penuhnya akar dapat menghambat pertumbuhan tanaman yang berada dalam pot, maka dari itu diperlukan penggantian media tanaman. Penggantian media tanaman tergantung pada jenis tanaman.

Memang, tidak begitu mudah untuk melakukannya, tapi jika ditekuni dan terus menambah wawasan tentang cara budidaya tanaman maka tidak ada yang tidak mungkin.

Selamat mencoba, semoga berhasil!

Harus Tahu!! Begini Cara Menanam Mengkudu Di Dalam Pot

Tanaman mengkudu dikenal juga dengan nama lain buah noni atau buah pace termasuk tanaman obat yang banyak digunakan. Produk olahan dari tanaman dengan buah matang yang beraroma menyengat ini telah banyak beredar dalam bentuk obat herbal. Kandungan yang ada pada buah yang permukaan kulitnya bertotol-totol bentuk lingkaran kecil ini dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Selain untuk keperluan obat herbal pada manusia, banyak juga peternak ikan yang mengaplikasikan herbal ini pada kolamnya.

Perkecambahan Yang Lama

Jika anda mencoba untuk menyemai biji tanaman ini, setelah beberapa hari kemungkinan akan segera mengira biji-biji yang disemai tidak tumbuh alias gagal berkecambah. Harap sabar dulu. Biji-biji mengkudu yang bertekstur kulit keras ini meskipun berasal dari buah yang telah masak sekalipun memang agak lama berkecambah. Tanpa perlakuan khusus, dari sampel biji yang disemai tumbuh dalam waktu 30 hari hingga 40 hari sebagian biji malah tumbuh lebih lama lagi.

Berikut ini penampilan bibit tanaman mengkudu yang disemai dalam polibag. Sebagai alternatif perkembangbiakan tanaman ini dapat juga anda coba untuk melakukan dengan cara setek batang.

Daun bibit mengkudu berwarna hijau tua dengan bentuk memanjang dan lancip di ujungnya dengan jari-jari yang hampir rata kiri-kanan. Seiring waktu ukuran daun akan bertambah lebar dan panjang. Tidak seperti lamanya saat perkecambahan, bibit mengkudu yang mulai tumbuh terlihat cukup cepat pertumbuhannya.

benih-mengkudu

Tabulampot Mengkudu

Di media tanah pekarangan atau kebun pokok tanaman mengkudu dapat tumbuh cukup besar. Batang tanaman dapat tumbuh besar dan cukup tinggi hingga 3-4 meteran. Untuk itu ukuran pot yang digunakan perlu disesuaikan. Dapat digunakan pot dengan ukuran 40 cm atau 50 cm minimal.

Sediakan media tanam yang subur dan cukup gembur. Campuran tanah pekarangan rumah dan pupuk kandang atau kompos dapat menjadi pilihan. Tanaman ini tidak termasuk susah dalam media tanam. Terbukti banyak ditemukan pohon-pohon mengkudu liar di pinggir-pinggir sungai atau menempel di pagar bata dengan tanah yang miskin dan terbatas unsur haranya.

bibit mengkudu

Dari pengamatan pada beberapa tanaman mengkudu liar, buah mulai terlihat saat ketinggian pohon sekitar 1,5 meter dengan batang pohon yang terlihat masih muda dan ukuran yang tidak terlalu besar.

mengkudu tabulampot

Seperti ditulis di atas, buah mengkudu yang telah masak dapat juga diberikan sebagai herbal tambahan pada kolam ikan khususnya ikan lele. Pengalaman setiap kali membeli bibit ikan lele pada pembenih langganan, selalu saja diberi tambahan beberapa buah mengkudu matang untuk dibawa serta. Buah mengkudu yang telah masak pohon ini dianjurkan untuk diberikan dengan cara diremas-remas terlebih dahulu kemudian ikut dimasukkan ke air kolam saat tebar bibit ikan.

Beberapa literatur memang menyebut buah mengkudu ini memiliki kandungan zat antibakteri yang dapat mematikan bakteri-bakteri patogen dan juga terdapat kandungan vitamin C di dalamnya.

Selain dengan harapan dapat meningkatkan vitalitas ikan, daging buah mengkudu yang berwarna putih dengan tekstur lunak ini dapat dimakan oleh ikan. Dari pengamatan pemberian daging buah mengkudu ini pada kolam ikan lele, sedikit demi sedikit daging buah akan habis dan tinggal biji-biji buah saja yang terlihat terapung di permukaan air.

Cepat Berbunga

Dalam waktu kurang dari satu bulan sejak dipindahkan ke dalam pot, tanaman mengkudu sudah mulai belajar berbunga . 3 titik bunga mulai muncul saat daun paling bawah berubah warna menjadi kuning dan mengering. Tinggi pohon baru 1 meteran. Termasuk cepat berbunga karena bibit yang ditanam telah berukuran cukup besar.

mengkudu panen

Meski tumbuh pada media yang terbatas tabulampot mengkudu ini mampu berbuah juga. Seiring besarnya tanaman, kebutuhan air menjadi lebih tinggi sehingga frekuensi penyiraman menjadi lebih tinggi. Pagi dan sore dapat dilakukan penyiraman rutin agar tanaman tidak sampai menjadi layu.