Teknik Mudah Pembibitan Tanaman Kelapa Sawit Dengan Polybag

Bibit Sawit Indonesia

Tanaman ini termasuk jenis komoditas kebun yang nilai ekonomisnya cukup tinggi di pasaran. Pembibitan kelapa sawit tak bisa dipisahkan karena secara signifikan bisa mempengaruhi kualitas dan kuantitas pada hasil produksi tanaman kelapa sawit tersebut. Kelapa sawit dengan nama latin Elaeis Guineensis Jacq ini tak hanya berorientasi di pasar lokal tetapi juga pasar global jadi para pengusaha kelapa sawit dituntut untuk bisa menghasilkan kualitas produk yang tinggi tanpa mengganggu kelestarian lingkungan.

Cara Pembibitan Kelapa Sawit dan Syarat Tumbuhnya

Sebelum pembibitan kelapa sawit, wajib mengetahui syarat tumbuh dan media tanam yang diperlukan tanaman kelapa sawit yaitu faktor yang paling penting. Sebab meskipun pembibitan dilaksanakan dengan cara yang benar, akan tetapi lahan yang dipakai tak sesuai dengan syarat tumbuhnya maka tanaman kelapa sawit tak bisa tumbuh secara optimal dan hasil buah tak akan berkualitas. Tanaman kelapa sawit memerlukan lama penyinaran sekitar 5-7 jam sehari.

Tanaman akan tumbuh dengan optimal pada daerah dengan curah hujan rata-rata sekitar 1.500-4.000mm per tahun dengan temperatur optimal sekitar 24-280 derajat celsius. Tempat yang ideal untuk kelapa sawit yaitu yang mempunyai ketinggian 1-500mdpl dan kecepatan angin rata-rata sekitar 5-6 km/jam.

Media tanam yang baik untuk kelapa sawit yaitu tanah yang mempunyai sistem drainase baik dan permukaan air tanah yang dalam. Kelapa sawit bisa tumbuh dengan sangat baik pada tanah yang mengandung lempung banyak, aerasi yang baik serta subur. Kedalaman solum untuk tanaman kelapa sawit juga cukup dalam yaitu 80cm.

Sebaiknya tanah yang dipakai tak berbatu dan mempunyai pH sekitar 4-6. Lahan yang bisa dijadikan untuk perkebunan kelapa sawit yaitu yang mempunyai tanah Aluvial, Ultisol, Latosol, dataran pantai, muara sungai serta tanah gambut.

Cara Pembibitan Kelapa Sawit yang Perlu Anda Ketahui Yaitu :

Umumnya perkebunan kelapa sawit menyiapkan proses pembibitannya sendiri. Hal ini dilaksanakan untuk menekan biaya produksi. Dalam proses pembibitan, ada beberapa cara pembibitan kelapa sawit yang harus dikerjakan. Berikut ini penjelasan proses pembibitan kelapa sawit.

Baca Juga :

1. Tahap Persiapan

Tahapan paling awal yang harus dikerjakan yaitu pemilihan lokasi pembibitan. Untuk pertama pilihlah lokasi yang datar atau mempunyai kemiringan maksimal 30. Dengan itu pembuatan bedengan prenursery berikutnya akan rata. Di bagian atas bedengan dianjurkan untuk mempunyai naungan berupa pohon atau atap buatan seperti pemberian jaring paranet. Dan jangan lupa buatlah pagar prenursery yang fungsinya untuk melindungi tanaman dari hama pengganggu yang bisa merusak bibit kelapa sawit. Sebaiknya untuk lokasi pembibitan tak terlalu jauh dari sumber air.

Pemilihan kecambah pada proses persiapan yaitu suatu hal yang cukup penting juga. Karena benih yang kualitasnya bagus akan menghasilkan buah yang berkualitas bagus juga tentunya. Pada pembibitan kelapa sawit pemakaian benih juga harus bisa mencukupi keperluan tanah dan lahan yang tersedia. Contohnya saja untuk 1 hektar lahan, maka kepadatan tanaman kelapa sawit yaitu sekitar 143 pohon, maka memerlukan kecambah sekitar 220 biji.

Untuk benih yang mati sekitar 25% sedangkan 10% benih yang lainnya dipakai untuk keperluan menyulam nantinya. Sebaiknya benih yang dipakai asalnya dari indukan yang bagus dan berkualitas baik. Sekarang ini ada banyak perusahaan yang menjual benih kelapa sawit sesuai dengan keperluan Anda.

2. Tahap Pengecambahan

Tahapan yang berikutnya yaitu proses pengecambahan. Pada tahap ini ada banyak sekali metode yang bisa dipakai yaitu seperti melepaskan tangkai kelapa sawit dari bagian spikeletnya. Waktu ideal yang tepat ketika proses pengeraman tandan buah kelapa sawit yaitu selama 3 hari. Dalam jangka waktu tersebut, tandan buah disiram sesekali supaya kelembabannya tetap terjaga. Berikutnya buah kelapa sawit kembali dipisahkan dari tandannya untuk kemudian diperam lagi dengan jangka waktu sekitar 3 hari.

Dalam tahap pengecambahan ini pemisahan biji kelapa sawit dari dagingnya supaya lebih efektif bisa dikerjakan dengan memakai mesin khusus. Sesudah itu biji yang sudah dipisahkan dicuci bersih kemudian direndam pada larutan Dithane M-45 dengan dosis 0,2% sekitar 3 menit. Cara pembibitan kelapa sawit berikutnya yaitu keringkan biji kelapa sawit dan laksanakan proses penyeleksian dalam memilih biji yang akan ditanam. Pilihlah biji yang mempunyai bentuk seragam.

Simpanlah biji yang sudah dipilih dalam ruangan tertutup dengan suhu 27 derajat celcius dan kelembaban antara 60%-70%. Proses ini dilaksanakan dengan memasukkan biji ke dalam kaleng khusus untuk pengecambahan. Kemudian letakkan pada ruangan dengan sekitar 39 derajat celcius, untuk proses ini umumnya berlangsung sekitar 60 hari. Angin-anginkan biji setiap 7 hari sekali selama 3 menit. Kemudian rendamlah benih di dalam air supaya biji terdapat kandungan air sekitar 20%-30% kemudian angin-anginkan kembali.

Cara pembibitan kelapa sawit berikutnya yaitu biji direndam kembali memakai larutan Dithane M-45 dengan dosis 0,2% sekitar 2 menit dan letakkan biji pada ruangan dengan suhu 27 derajat celcius. Biji mulai berkecambah sekitar 10 hari sesudah tanam dan bisa dipakai untuk menjadi benih kelapa sawit.

3. Pembibitan

Teknik pembibitan kelapa sawit pada dasarnya bisa dikerjakan dengan dua cara yaitu langsung dan dederan. Jika memakai teknik pendederan sebaiknya lahan untuk pembibitan dibersihkan dahulu kemudian aturlah perataannya supaya bisa dipasangkan sistem instalasi penyiraman pada tanaman. Jarak pembibitan benih tanaman kelapa sawit yang ideal yaitu 50cm x 50 cm sampai 100cm x 100cm. Jarak ini tergantung dengan kondisi lahan dan jenis benih. Keperluan benih untuk perkebunan kelapa sawit sekitar 12.500-25.000 benih setiap hektar. Benih kelapa sawit dimasukkan ke dalam polybag dengan ukuran 15cm x 23cm atau 12cm x 23cm.

Isikan polybag dengan tanah top soil sebanyak 1,5kg-2kg yang sudah diayak sebelum benih dimasukkan. Sesudah itu kecambah ditanam dalam polybag dengan kedalaman 2cm. Kemudian polybag disimpan di dalam bedengan dengan diameter sekitar 120cm. Hal ini dilaksanakan supaya tingkat kelembaban kecambah tetap terjaga. Apabila usianya sudah sekitar 3-4 bulan dan terdapat 4-5 helai daun, maka benih sudah bisa dipindahkan untuk proses pembibitan berikutnya.

Teknik berikutnya dalam pembibitan kelapa sawit yaitu benih tanaman dipindahkan ke dalam polybag dengan ukuran yang lebih besar sekitar 45cm x 60cm atau sekitar 40cm x 50cm yang didalamnya sudah terisi tanah top soil sekitar 15kg-30kg. Sebelum penanaman siram tanah terlebih dulu supaya polybag menjadi basah dan bibit kelapa sawit bisa beradaptasi dengan baik dengan lingkungan barunya. Sesudah itu susunlah polybag pada lahan tanam yang sudah disediakan dengan pola segitiga supaya bisa dipantau secara gampang.

4. Pemeliharaan

Tahap akhir dari pembibitan yaitu pemeliharaan bibit tanaman kelapa sawit. Pemeliharaan yang dimaksud yaitu seperti pembersihan lahan, penyiraman, pengendalian hama dan penyakit serta pemupukan.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu
tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya
pengiriman (ekspedisi)

Advertisements

Ingin Budidaya Jahe Gajah? Berikut Trik Suksesnya Budidaya Jahe Gajah Dengan Polybag

jahe gajah

Jahe dengan nama ilmiahnya Zingiber Officinale yaitu salah satu tanaman rimpang yang bentuknya yang menggelembung pada bagian tengah ruasnya. Ada beberapa macam jenis jahe, yaiut seperti jahe merah, jahe emprit serta jahe gajah. Rasa yang dominan pada jahe yaitu pedas, rasa pedas tersebut dihasilkan oleh sebuah senyawa keton yang disebut zingeron. Tak hanya dipakai untuk bahan bumbu dapur, ternyata jahe memiliki banyak khasiat serta manfaat, seperti bisa mengobati migrain serta sakit kepala, bisa menurunkan kadar kolesterol, bisa menyembuhkan perut kembung atau gangguan pencernaan serta lain sebagainya.

Dengan khasiatnya yang begitu banyak, membuat banyak orang yang mulai membudidayakan tanaman ini. Budidaya tanaman jahe ini bisa menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan.

Ada Beberapa Cara Budidaya Jahe Gajah Dalam Karung Atau Polybag, Yaitu :

Pemilihan dan Penyemaian Bibit Jahe Gajah

Pilihlah bibit jahe gajah yang memiliki kualitas baik karena bibit nantinya akan memengaruhi hasil yang diperoleh. Pilihlah bibit jahe yang asalnya dari tanaman induk yang tua ataupun minimal berumur sekitar 10 bulan. Ambillah rimpang jahe gajah paling tidak yang sudah mempunyai 2 mata tunas, segar, tak lecet dan tak berpenyakit.

Proses penyemaian bisa dikerjakan dengan 2 cara yaitu dengan memakai peti atau dengan bedengan. Dengan memakai peti kayu. Kemudian rimpang jahe yang akan dibuat bibit dijemur tetapi jangan terlalu kering, kemudian disimpan dalam peti kayu sekitar 1-1,5 bulan sampai mempunyai mata tunas. Sesudah itu, potonglah rimpang menjadi beberapa bagian dengan setiap bagian memiliki 3-5 mata tunas kemudian jemur ulang sekitar 1 hari.

Potongan rimpang calon bibity terbebut kemudian dimasukkan ke dalam karung beranyaman jarang, kemudian dicelupkan dalam larutan fungisida dan zat pengatur tumbuh sekitar 1 menit. Jika sudah letakkan rimpang bibit tersebut pada bagian dasar peti kayu dengan mata tunas berada di atas, kemudian berikan abu gosok atau sekam padi pada bagian atasnya, dan juga seterusnya. Jika umurnya sudah sekitar 2-4 minggu, rimpang bibit jahe tersebut sudah bisa ditanam.

Jika memakai bedengan, maka perlu dibuatkan rumah semai dengan ukuran sekitar 10m x 8m untuk menyemai sekitar 1 ton bibit. Dalam rumah semai buatlah bedengan dari jerami, kemudian susun rimpang bibit di bagian atasnya kemudian tutup kembali dengan jerami dan juga seterusnya sampai bagian paling atas yaitu jerami. Jangan lupa laksanakan poses perawatan yaitu penyiraman setiap harinya dan sesekali disemprot dengan fungisida, sesudah penyemaian selama 2 minggu rimpang bibit mulai bertunas kemudian potonglah menjadi beberapa bagian dengan setiap bagian mempunyai sekitar 3-5 mata tunas. Sebelum ditanam bibit tersebut diletakan dalam karung kemudian direndam dalam larutan fungisida selama 8 jam kemudian dijemur sekitar 2-4 jam. Barulah bibit bisa ditanam.

Baca Juga :

Persiapan Tempat Tanam Dan Media Tanam Jahe Gajah

Sediakan tempat tanam berupa karung bekas ataupun plastik polybag berukuran besar dengan ukuran minimal 40cm x 50cm. Siapkan juga media tanam yaitu campuran tanah gembur, pasir dan pupuk kandang atau pupuk kompos. Berikutnya, masukkan media tanam ke dalam polybag/pot atau karung bekas yang akan dipakai untuk tempat tanam.

Penanaman Jahe Gajah Dalam Karung atau Polybag

Jika semuanya sudah siap, segera laksanakan proses penanaman. Tanam bibit dalam karung atau polybag/pot. Kemudian siramlah tanaman jika sudah selesai menanamnya.

Pemeliharaan Tanaman Jahe Gajah Dalam Karung

Proses penggantian rimpang yang mati atau rusak dengan tanaman atau rimpang baru ketika 2-3 minggu sesudah penanaman. Dan jangan lupa laksanakan proses penyiangan pada gulma atau tanaman pengganggu yang tumbuh pada sekitar tanaman jahe gajah.

Supaya nutrisi yang diperlukan tanaman tersebut terpenuhi, laksanakan pemberian pupuk. Pemberian pupuk tersebut bisa dikerjakan dengan memakai pupuk organik atau konvensional, pemupukan ini bisa dikerjakan 2 bulan 1 kali. Untuk penyiraman, tanaman Jahe tak memerlukan air yang terlalu banyak untuk pertumbuhannya.

Pemanenan Jahe Gajah

Pemanenan jahe bisa dikerjakan tergantung pada pemakaian, apabila jahe dipakai untuk kebutuhan bumbu penyedap masakan, maka ketika umur kurang lebih sekitar 4 bulan jahe sudah bisa dipanen. Tetapi umumnya jahe dipanen pada umur sekitar 10-12 bulan, dengan ciri-ciri yang siap panen yaitu daun berubah warna dari hijau menjadi kuning dan batangnya semua sudah mengering.

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Polybag untuk membudidayakan tanaman di lahan yang kecil atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

5 Teknik Jitu Budidaya Kacang Panjang Dengan Polybag, Ternayata Menguntungkan

kacang-panjang

Tanaman kacang panjang yaitu suatu jenis tanaman sayur yang paling banyak di cari serta di minati oleh orang banyak. Untuk jenis tanaman sayur kacang panjang ini juga tak terlalu sulit dijumpai di tempat mana pun. Karena jenis tanaman sayur kacang ini sangat gampang untuk di tanam di tempat lokasi apa pun.

Untuk melaksanakan penanaman budidaya kacang panjang ini juga tak terlalu sulit, asalkan tempat lokasi penanaman tersebut mempunyai tingkat kesuburan yang tinggi, maka pertumbuhan tanaman sayur kacang panjang akan berjalan dengan baik dan optimal.

Sayuran kacang panjang ini mempunyai nilai gizi yang sangat tinggi, maka untuk itu tak perlu diragukan lagi tentang manfaat dari mengkonsumsi sayuran kacang panjang ini.

Tetapi umumnya untuk jenis sayuran kacang panjang ini hanya bisa di panen 4 kali ketika penanaman, sesudah 4 kali sayuran kacang panjang ini tak bisa lagi mengeluarkan buahnya kembali.

Adapun Beberapa Cara Mudah Budidaya Kacang Panjang Di Polybag :

1. Pemilihan Bibit

Tak hanya menentukan media tanam yang tepat, pemilihan bibit juga penting dilaksanakan. Karena bibit akan mempengaruhi hasil panen nantinya. Ciri bibit kacang panjang yang baik yaitu tingkat berkecambahnya diatas 90% dan penampilan kacang bernas tak kusam, bibit tak rusak dan tak mengandung hama serta penyakit. Berbeda dengan budidaya tanaman lainnya. Kacang panjang ini tak memerlukan penyemaian bibit. Bibit yang sudah dipilih bisa langsung Anda tanam pada media tanam yang sudah disiapkan.

Baca Juga :

2. Persiapan Media Tanam

Tahap awal yang harus anda laksanakan yaitu siapkan tanah yang subur serta gembur. Kemudian ayak tanah menjadi butiran tanah yang halus dan pastikan tak ada tanah yang menggumpal. Sesudah itu siapkan kompos dan arang sekam. Jika semua bahan sudah siap kemudian campurkan semua bahan dengan perbandingan 2:1:1 dan Anda bisa memasukkannya ke dalam polybag.

3. Proses Penanaman Kacang Panjang

Waktu yang tepat untuk proses penanaman kacang panjang yaitu pada awal musim hujan. Tujuannya supaya tanaman kacang panjang anda memperoleh pengairan yang cukup. Sebaiknya untuk penanaman lebih baik 1 polybag di isi dengan 2 biji bibit kacang panjang supaya nantinya kacang panjang bisa tumbuh lebih baik. Masukan bibit kacang di dalam lubang, untuk lubang tanam tak perlu terlalu dalam, jika sudah tutup kembali dengan tanah.

4. Perawatan Kacang Panjang

Untuk menghasilkan kacang panjang yang berkualitas dan bermutu maka anda juga harus melaksanakan perawatan. Apabila tanaman yang anda tanam terkena hama penyakit maka segeralah mengganti tanaman tersebut dengan tanaman yang baru supaya tanaman yang lain tak tertular hama dan tanaman bisa tumbuh secara bersamaan. Ini dilaksanakan ketika tanaman menginjak umur sekitar 5-7 hari. Dan jangan lupa untuk melaksanakan penyiangan tanaman. Bersihkan juga gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh di sekitar polybag tanaman kacang panjang anda.

5. Proses Panen

Ketika ukuran polong kacang panjang sudah optimal maka ini yaitu ciri apabila tanaman kacang panjang siap untuk dipanen. Apabila dihitung dari masa tanam yaitu sekitar 3-4 bulan. Waktu yang pas untuk memanen yaitu ketika pagi hari sebelum matahari terlalu panas. Karena waktu ini lah kacang masih dalam kondisi masih sangat segar. Cara memanen kacang panjang sangat lah gampang, cukup potong bagian ujung pangkal kacang panjang. 1 tanaman kacang panjang bisa menghasilkan beberapa buah kacang panjang.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Budidaya Buncis Di Polybag, Bisa Jadi Peluang Usaha Tanpa Modal Banyak

menanam-buncis-di-pot-atau-polybag

Kacang Buncis atau nama ilmiahnya Phaseolus Vulgaris L. yaitu jenis tanaman sayuran yang asalnya dari Meksiko Selatan, Amerika Selatan dan juga daratan Cina. Tetapi pembudidayaan tanaman sayuran ini meluas ke Indonesia, Malaysia, Karibia, Afrika Barat dan juga Afrika Timur. Tanaman buncis ini tergolong dalam famili Leguminoceae atau kacang-kacangan dan merupakan tanaman semusim berbentuk perdu.

Ada 2 tipe pertumbuhan tanaman buncis yaitu tipe merambat dan tipe tegak. Banyak orang yang mulai menanam buncis di kebun, pekarangan, sawah atau ladang mereka untuk memenuhi kebutuhan sayuran mereka atau dijual. Apabila tak mempunyai lahan yang luas, Anda bisa menanamnya dalam polybag. Berikut ini adalah cara menanam buncis di polybag tanam.

Persiapan Bibit Buncis

Pilihlah bibit buncis yang mempunyai kualitas baik, genjah dan sesuai selara. Bibit bincis bisa diperoleh dari buah buncis yang sudah tua kemudian dijemur selama 3 hari dan kemudian disemaikan atau bila tak ingin repot Anda bisa membeli bibit buncis di toko pertanian.

Baca Juga :

Persiapan Polybag Tanam

Siapkan polibag tanam berukuran sedang dengan diameter sekitar 25cm dan tinggi sekitar 30cm. Tak hanya itu, Anda juga bisa memakai ember bekas ataupun yang lainnya.

Persiapan Media Tanam

Media tanam yang dipakai untuk menanam buncis di polybag yaitu campuran tanah dengan bokashi atau pupuk kompos, kemudian beri tambahan furadan sebanyak 4-5 sdm atau sesuaikan dengan ukuran polybag yang dipakai. Selanjutnya aduk dengan memakai sekop sampai semua bahan media tanam tercampur merata. Tahap selanjutnya, masukkan media tanam tersebut ke dalam polybag kemudian siram dengan air sampai merata.

Penanaman

Sesudah semua siap segera laksanakan penanaman. Benamkan benih buncis sebanyak 3-4 biji dalam 1
polybag dengan kedalaman sekitar 3cm kemudian tutup kembali dengan tanah tipis saja.

Penyiraman

Laksanakan proses penyiraman setiap hari secara rutin yaitu pada pagi hari dan sore hari pada awal tanam dan apabila sudah tumbuh maka penyiraman dilaksanakan sebanyak 1 kali 1 hari.

Pemupukan

Laksanakan tahap pemupukan pertama pada tanaman buncis sesudah tanaman berumur 2 minggu dengan memakai pupuk NPK dengan dosis sekitar 2 sdm dan juga pupuk bokashi. Apabila sudah tumbuh tambahkan sampai 3 sdm.

Apabila tanaman sudah berbunga dan berbuah maka pemupukan bisa dikerjakan 1 mingggu 1 kali. Cara pemberian pupuk yaitu dengan membuat parit melingkar kemudian sebarkan pupuk dan tutup kembali dengan tanah kemudian siram sampai basah merata.

Penyiangan

Kerjakan proses penyiangan atau pembersihan gulma setiap 2 minggu 1 kali atau disesuaikan dengan frekuensi pertumbuhan gulma supaya tanaman buncis tak terganggu.

Pemasangan Ajir

Tujuan dari pemasangan ajir atau tajuk ini untuk merambatkan batang atau golor tanaman supaya tanaman tumbuh keatas dan pakailah tajuk atau pasangkan tali kawat.

Pemanenan Buncis

Buncis yang siap untuk dipanen yaitu ketika berumur 45 hari sesudah tanam, tergantung varietas dan perawatan tanamannya. Buncis yang siap panen mempunyai ciri-ciri ukuran buah maksimal dan padat, warnanya berubah bila dibandingkan dengan buncis muda. Proses pemanenan bisa dikerjakan dengan interval 3-4 hari dan pemanenan tersebut bisa dikerjakan dalam jangka waktu yang lama.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Trik Sederhana Budidaya Buah Rambutan, Agar Berbuah Lebat

pri_1451452512

Rambutan atau nama ilmiah dari tanaman ini yaitu Nephelium Lappaceum yang termasuk salah satu jenis tanaman tropis yang tergolong dalam suku Sapindaceae atau lerak-lerakan yang asalnya dari daerah kepulauan di Asia Tenggara.

Klasifikasi Ilmiah Tanaman Rambutan

Kerajaan              : Plantae
(tidak termasuk): Angiospermae
(tidak termasuk): Eudikotil
(tidak termasuk): Rosidae
Ordo                     : Sapindales
Famili                   : Sapindaceae
Genus                   : Nephelium
Spesies                 : N. lappaceum

Tanaman ini menyukai suhu tropis yang hangat yaitu sekitar 25°C, pohon ini bisa tumbuh dengan tinggi mencapai 8m dengan tajuk melebar sampai jari-jari 4m. Daun rambutan berbentuk majemuk menyirip dengan anak daun sekitar 5-9 helai, buah rambutan terbungkus oleh kulit yang mempunyai rambut di bagian luar. Buahnya mempunyai warna hijau ketika masih muda dan ketika ranum warna buahnya berangsur-angsur berubah menjadi kuning sampai dengan merah.

Pertumbuhan rambutan dipengaruhi oleh ketersediaan air. Ketika sudah berbuah pohon rambutan akan merona kemudian akan menghasilkan cabang serta daun yang baru kembali. Proses ini terlihat sangat jelas dengan warna pohon yang hijau muda. Proses tersebut akan berhenti apabila ketersediaan air sangat terbatas dan akan beristirahat untuk tumbuh.

Ada berbagai macam jenis rambutan yaitu seperti Rapiah, Bahrang, Lebak bulus, Sibatuk Ganal, Nona, Binjai, Antalagi, Sibongkok, Garuda, Tangkue Lebak, Narmada, Aceh, Simacan, Sinyonya dan masih banyak lagi.

Tumbuhan ini juga mempunyai banyak manfaat, yaitu bisa mendongkrak energi dalam tubuh, menjaga tubuh dari berbagai pengaruh radikal bebas, bisa membantu untuk menurunkan berat badan, sebagai penangkal Anemia, mencegah dari penyakit kanker, menguatkan sistem kekebalan imun pada tubuh, membantu menyehatkan fungsi ginjal.

Apabila Anda tak mempunyai lahan yang luas untuk melaksanakan budidaya atau menanam rambutan anda bisa menanam rambutan di pot atau polybag. Berikut cara menanam atau budidaya rambutan dalam pot atau polybag :

Terdapat Beberapa Cara Menanam Rambutan Dalam Pot/Polybag, Yaitu :

Persiapan Bibit Rambutan

Tanaman rambutan bisa di budidayakan dengan beberapa macam cara yaitu seperti melalui biji, cangkok, okulasi serta penyusuan. Tanaman ini akan berbuah sekitar 8 tahun sesudah tanam ketika dibudidayakan dengan biji berbeda lagi dibudidayakan dengan cara vegetatif seperti cangkok ataupun okulasi, tanaman akan berbuah sekitar 4 tahun sesudah penanaman.

Baca Juga :

Persiapan Pot dan Media Tanam

Pot untuk tabulampot rambutan disarankan pot yang terbuat dari tanah liat dengan ukuran disesuaikan dengan ukuran bibit rambutan yang akan ditanam. Selain pot tanah, Anda bisa menanam tabulampot rambutan ini dengan memakai drum yang sudah dilubangi bagian bawahnya kemudian diberi ganjalan berupa batu bata atau batako supaya pembuangan airnya lancar.

Media tanam yang bisa dipakai untuk tabulampot rambutan yaitu campuran tanah yang gembur, pasir dan pupuk kandang. Atau bisa juga berupa campuran campuran pupuk kandang, pasir dan sekam. Selain itu bisa juga campuran tanah dengan pupuk kandang atau campuran sekam dan pasir.

Penanaman Rambutan Dalam Pot

Proses yang pertama yaitu masukkan pecahan batu bata pada bagian dasar drum sampai 1/4 bagian kemudian bagian atas diberikan selapis ijuk, humus, ataupun dedaunan kering.

Selanjutnya masukkan media tanam sampai 2cm di bawah bibit drum kemudian siram sampai cukup basah.

Proses selanjutnya buatlah lubang tanam pada media tanam dalam drum yang ukurannya disesuaikan dengan ukuran dari bibit, kemudian berikan pupuk NPK sebanyak 100gr. Kemudian buka polybag bibit dengan hati-hati supaya tak merusak akar, kemudian masukkan bibit ke dalam lubang tanam secara perlahan juga supaya tak rusak, kemudian tutuplah kembali lubang tanam dengan media tanam pada sekitar tanaman dan padatkan.

Diamkan sampai media tanam cukup basah. Kemudian tanaman rambutan ditutupi dengan kantong plastik transparan dan letakkan pada tempat yang cukup teduh. Dan bila bibit sudah tumbuh tunas yang baru barulah tutup bisa dilepaskan lagi.

Perawatan Rambutan

Laksanakan pemupukan secara teratur sampai tanaman berumur 2 tahun. Pemupukan tersebut dilaksanakan dengan memakai pupuk organik dan juga pupuk NPK sebanyak 25gr/drum. Sesudah berumur 3 tahun dan seterusnya, berikan pupuk NPK sebanyak 100gr/drum dengan cara pemberian pupuk yaitu dengan membenamkannya sedalam 10cm kemudian siram sampai cukup basah.

Untuk membentuk kanopi tanaman supaya pendek maka perlu dilaksanakan pemangkasan. Pemangkasan ini dikerjakan saat tanaman berumur kurang dari 1 tahun.

Selain itu perawatan yang perlu dilaksanakan yaitu penyiraman dan juga penggemburan media tanam.

Masa Panen Buah Rambutan

Rambutan yang sudah siap untuk dipanen akan berwarna merah dan ada juga yang berwarna kuning yaitu jenis rambutan aceh kuning. Buah rambutan umumnya dipanen ketika buah sudah matang di pohon karena apabila di petik sebelum matang maka tak akan matang lagi sesudah pemetikan.

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Polybag untuk membudidayakan tanaman di lahan yang kecil atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Budidaya Rempah-Rempah Di Dalam Pot & Polybag, Lebih Menguntungkan

Lahan-lahan untuk perkebunan sekarang semakin sempit, terutama di daerah perkotaan. Jadi, sangat sulit memperoleh tempat untuk mempunyai kebun sendiri. Padahal, jika mempunyai kebun, apa pun bisa Anda tanam termasuk tanaman herbal. Tetapi, ada beberapa rempah yang bisa ditanam dalam pot. Apa saja itu?

Orang yang tinggal di pedesaan biasanya gemar sekali berkebun dan mempunyai kebun kecil di halaman belakang rumah mereka. Tetapi, apa yang harus dilaksanakan jika Anda tak mempunyai ruang untuk itu padahal berkebun merupakan suatu hobi Anda?

Sedikit tanaman hijau di rumah Anda tak hanya mengubah dekorasi interior ruangan, tapi juga bisa menimbulkan efek ketenangan pada mata Anda. Contohnya saja, jika Anda menanam oregano dalam pot, Anda bisa membuat sup dan pizza lezat dengan menambahkan beberapa rempah segar yang tumbuh di dalam pot.

Manfaat dari rempah yang tumbuh di pot, yaitu Anda dapat dengan mudah menyesuaikan dengan tanah. Selain itu, Anda bisa memindahkan pot jika diperlukan bahkan menyiraminya akan menjadi tugas yang sangat sederhana. Jika Anda mengatur pot itu dengan indah, mereka akan meningkatkan nilai estetika tampilan rumah Anda.

Nah, berikut ini merupakan tanaman herbal yang bisa Anda tanam dalam pot di rumah.

Mint

cara_mengenal_tanaman_mintTanaman ini tak butuh banyak waktu untuk tumbuh menjadi semak besar. Anda bisa memakainya untuk membuat teh ataupun memakainya dalam sup. Rempah ini bisa tumbuh dalam ruang yang tak memperoleh banyak sinar matahari. Ini jelas salah satu rempah terbaik yang dapat ditanam dalam pot.

Baca Juga :

Inilah 7 Tanaman Yang Cocok Di Musim Hujan
Tips Jitu Merawat Kakao, Agar Berbuah Lebih Lebat
Gymnocalycium Kaktus Mungil, Miliki Bunga Yang Indah

Bawang

klasifikasi-bawang-merahAnda mungkin biasa membeli rempah ini di pasar untuk hidangan setiap hari. Kenapa tidak menanam daun bawang dalam pot dan membuatnya lebih berguna? Dibutuhkan tanah yang lembap dan sinar matahari hanya sekitar 4—5 jam saja.

Peterseli

bentuk-piterseli-berdaun-keritingAnda harus tetap bersabar, karena peterseli butuh waktu lebih banyak untuk keluar dari benih. Tetapi, ketika mulai tumbuh, ia bisa memberi Anda daun dan bunga selama hampir 2 tahun. Isi pot dengan tanah dan tabur banyak biji peterseli di dalamnya, kemudian rawatlah sampai tumbuh dengan baik dan hasilnya bisa dimanfaatkan.

Kemangi

manfaat-daun-kemangi-2Walaupun kemangi menyukai suhu yang hangat, tanaman ini tak harus tumbuh di bawah sinar matahari secara langsung. Jadi, simpan pot di tempat yang hangat serta terlindung. Waktu terbaik untuk menabur benih kemangi yaitu pada sore hari. Anda harus memakai tanah yang dikeringkan dengan baik karena air bisa merusak akar dari tumbuhan kemangi.

Ketumbar

manfaat-ketumbar-alodokterIni merupakan salah satu rempah terbaik yang bisa tumbuh dalam pot dan juga paling banyak dipakai di dapur para ibu.

Jika Anda membutuhkan Polybag untuk budidaya tanaman rempah-rempah ataupun untuk yang lainnya silakan Anda hubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877.0282.1277 / 0812.3258.4950 / 0852.3392.5564

Mengenal Mentega Kokoa Dengan Beragam Manfaatnya!!

Apa itu Cocoa Butter?
Kakao mentega adalah sejenis lemak nabati yang diekstraksi dari biji kakao. Mungkin ini adalah sesuatu yang pernah Anda dengar di berbagai aplikasi, termasuk kosmetik, cokelat, salep, dan beberapa obat-obatan, namun Anda mungkin tidak sadar akan hal itu sebenarnya.

Karena aroma biji kakao yang kuat, kakao mentega memiliki rasa dan aroma yang sangat mirip. Ini bisa dimakan, tapi sangat tinggi kalori, jadi meski mendapat manfaat kesehatan, ketahuilah bahwa hal itu dapat menyebabkan obesitas jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Nama lain untuk mentega kakao adalah minyak theobroma, jadi di beberapa belahan dunia, bisa disebut seperti itu.

Salah satu kualitas paling penting dari mentega kakao adalah stabilitasnya yang tinggi dibandingkan dengan lemak lainnya. Aspek unik ini memberikan antioksidan yang ditemukan dalam mentega kakao, sehingga mengurangi kemungkinan minyak menjadi tengik. Anda bisa menemukannya dalam berbagai bentuk, tapi masih banyak dikonsumsi dalam coklat. Stabilitasnya pada suhu kamar namun titik lelehnya relatif rendah juga menjadikannya minyak dasar yang ideal untuk supositoria dan krim obat lainnya. Mari kita lihat lebih dekat beberapa manfaat kesehatan dari mentega kakao.

Manfaat Kesehatan Kakao
Mentega kakao membantu mengatasi banyak masalah kesehatan. Beberapa manfaat indah meliputi:

Cocoa butterAnti-Aging: Salah satu alasan mengapa mentega kakao sangat berharga adalah konsentrasi senyawa antioksidannya yang tinggi, termasuk asam oleat, asam palmitat, dan asam stearat. Meskipun secara teknis asam lemak ini bermanfaat bagi tubuh, dan membantu menetralkan radikal bebas di seluruh tubuh, terutama di kulit. Dengan mengurangi terjadinya stres oksidatif, mentega kakao dapat membantu mengurangi tanda-tanda penuaan, termasuk keriput .

Menghapus Guratan: Penelitian juga menunjukkan mentega kakao untuk mengurangi munculnya bekas luka pada kulit dan membantu meningkatkan kesehatan kulit secara keseluruhan.
Meningkatkan Kualitas Rambut: Selain aroma kakao yang lezat, mentega kakao juga bisa membantu melembabkan rambut Anda, membantu memperbaiki penampilan dan kekuatannya secara umum.
Anti Ketombe: Mentega kakao juga telah dikaitkan dengan insidensi ketombe yang lebih rendah dan folikel rambut sehat, sehingga mengurangi kerontokan rambut dan mencegah timbulnya pola kebotakan pada pria.
Kesehatan Kulit: Kualitas antioksidan mentega kakao tentu saja sangat memperhatikan tanda-tanda penuaan, namun mentega kakao juga memberi penghalang bagi kulit yang akan melindunginya dari agen luar juga. Antioksidan dan molekul organik yang menguntungkan melindungi kulit dari kekuatan lingkungan, internal, dan eksternal yang dapat menyebabkan iritasi atau kerusakan pada kulit.
Kurangi Peradangan: Campuran kaya asam lemak dan antioksidan dalam mentega kakao menjadikannya pilihan ideal bagi orang yang ingin mengurangi peradangan pada kulit. Entah Anda mengoleskan mentega kakao ke psoriasis, eksim, ruam, atau jenis lain pada peradangan pada tubuh, Anda bisa menemukan kelegaan yang cepat dan menenangkan, dikombinasikan dengan aroma yang lezat. Hal ini juga bisa dicapai melalui konsumsi cocoa butter dalam bentuk coklat, begitulah cara kebanyakan orang memilih untuk mengakses manfaat kesehatan ini. Meskipun ada dampak negatif yang dapat dialami kelebihan lemak pada sistem kardiovaskular, beberapa penelitian awal menunjukkan perbaikan kondisi peradangan di jantung saat diobati dengan jumlah mentega kakao dalam jumlah sedikit.
Peringatan!
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, mentega kakao sangat tinggi lemaknya, dan beberapa di antaranya bermanfaat untuk berbagai bagian tubuh, masih ada konsentrasi kalori yang tinggi dalam mentega kakao, dan karenanya tidak dapat diandalkan. Terlalu banyak oleh orang yang menderita obesitas atau mencoba mengurangi asupan kalori mereka. Minyak nabati dan lemak lainnya juga bisa memberi manfaat kesehatan ini tanpa bahaya bertambahnya berat badan.

Inilah Cara Rahasia Bertanam Kakao Di Polybag!!

Tanaman Kakao atau Theobroma Cacao merupakan tanaman yang berasal dari negara Amerika Serikat yang konon ditemukan pertamakali oleh suku Indian Maya dan suku Aztec Amerika Tengah, yang berfungsi sebagai mata uang kala itu dan merambah Spanyol untuk pertamakalinya sebagai minuman khusus para raja.

Tanaman Kakao pun berkembang hingga kini menjadi bahan makanan minuman tersohor yang bisa dinikmati masyarakat luas. Benar sekali, biji tanaman Kakao akan bertransformasi menjadi makanan/minuman yang digandrungi banyak orang khususnya anak-anak dan remaja, yaitu Cokelat.

Selain enak, manis dan dapat dinikmati dalam berbagi kudapan dan minuman pelepas dahaga dalam bentuk segar ataupun hangat, Tanaman kakao juga memberikan sejuta manfaat yang baik bagi kesehatan dan kecantikan khususnya sebagai penurun stress. Sentra Tanaman Kakao di Indonesia berada di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.

Prospek Tanaman kakao tidak diragukan lagi dan cukup menggiurkan seiring meningkatnya permintaan kakao di tingkat domestik maupun lokal. Terlebih lagi, tanaman Kakao merupakan tanaman yang tidak mengenal musim, yang berarti dapat dipetik kapan saja.

Jika anda penasaran bagaimana cara menanam tanaman kakao, maka anda harus membaca uraian dibawah ini, sebab uraian dibawah ini akan mengupas tentang syarat tumbuh dan langkah budidaya tanaman Kakao.

Syarat tumbuh tanaman kakao adalah sebagai berikut :
1. Kemiringan tanah < 45%
2. Kedalaman efektif > 150cm
3. Tekstur tanah (50% pasir, 10-20% debu, 30-40% lempung)
4. pH optimal 6,0-7,0
5. Garis lintang 100C LS-100C LU dengan tinggi tempat s.d 600mdpl
6. Curah Hujan 1.500-2.500 mm/tahun
7. Suhu maksimum 30-320C dan suhu minimum 18-210C.
8. Tidak ada angin kencang terus menerus

Langkah-langkah budidaya tanaman Kakao adalah sebagai berikut :
1. Persiapan lahan
Bersihkan lahan dari alang-alang dan gulma serta gunakan tanaman penutup (Cover corp) dan tanaman pelindung yang ditanam setahun sebelumnya.

2. Pembibitan
Benih diambil dari bagian tengah yang masak dan dibersihkan. Siapkan polybag ukuran 30×20 cm dan campurkan tanah dengan pupuk kandang (1:1) dan tambahkan 1 gram pupuk TSP/Sp-36 ke tiap polybag. Jarak tanam antar polybag 20×20 cm dengan lebar barisan 100cm. Pemupukan dilakkan dengan NPK (2:1:2) dan lakukan pemantaun terhadap serangan hama.

3. Penanaman
Buat ajir ukuran 80-100 cm dan jarak tanam 2,5 mx 2,5m apabila dilakukan penjarangan jika tidak maka jarak tanamnya 5×5 m. Ukuran lubang tanam 60 x 60 x 60 cm. Bibit dipindahkan saat umur 4-6 bulan tergantung jenisnya. Saat pemindahan sebaiknya bibit kakao tidak tengah membentuk daun muda.

BACA JUGA : Inilah Khasiat Tanaman Lidah Mertua Untuk Kesehatan

4. Pemeliharaan Tanaman
Ada beberapa kegiatan pemeliharaan, yaitu :
a. Pemangkasan Buah
Tujuannya adalah untuk memacu pertumbuhan dan perkembangan cabang-cabang sekunder yang akan memunculkan buah yanglebih banyak.

b. Pemangkasan Tunas Air
Fungsinya membentuk struktur yang kuat serta menghindari pertumbuhan cabang berlebihan dan meningkatkan nutrisi.

c. Pemangkasan Sanitasi dan Struktural
Tujuannya mencegah dan mengurangi resiko serangan hama sehingga tanaman dapat tumbuh optimal.

d. Penyiangan dan Pemupukan
Penyiangan dilakukan satu bulan sekali. Dan pemupukan mulai dari umur 2 bulan dan jeda 4 bulan, begitu seterusnya sampai umur 42 bulan. Pupuk yang bisa diberikan adalah Urea, TSP, KCI dan Kieserite.

e. Pengendalian Hama dan Penyakit
Pengendalian yang umum dilakukan dalam mengatasi serangan hama dan penyakit adalah Sanitasi, pemangkasan, pemeliharaan ataupun penyemprotan. Hama yang berpotensi menyerang adalah penggerek buah, kepik penghisap buah, penggerek batang, tikus dan sebagainya. Adapun penyakit yang biasa menyerang : penyakit vascular stek, busuk buah, jamur akar, antraknose dan sebagainya.

5. Panen dan Pasca Panen
Untuk memanen Kakao bisa digunakan pisau tajam. Potong tangkai buah dengan menyisakan 1/3 bagian tangkai buah. Pemetikan sampai pangkal buah akan merusak bantalan bunga. Buah yang bisa dipetik adalah umur 5,5 – 6 bulan dari yang telah berbunga, berwarna kuning atau merah.

Inilah Khasiat Tanaman Lidah Mertua Untuk Kesehatan

  • Menyerap Radiasi
    Manfaat ini begitu unik lantaran tidak sering dipunyai tanaman lain. Lidah mertua dapat menyerap radiasi dari benda-benda elektronik yang ada dirumah Anda. Misalnya tv. Untuk memperoleh manfaat ini Anda dapat menaruh tanaman ini didalam tempat tinggal, seperti di ruangan tamu atau ruangan keluarga.

 

  • Menyerap Polusi
    Terkecuali menyerap radiasi, tanaman ini dapat dapat menyerap polusi. Sejumlah 107 polutan bisa diserap tanaman ini lalu nanti di keluarkan kembali jadi oksigen. Tanaman ini dapat dapat menyerap asap rokok hingga tempat tinggal semakin lebih aman serta sehat.

 

  • Turunkan Diabetes
    Ada demikian banyak tanaman yang bisa turunkan resiko diabetes, satu diantaranya daun ini. Untuk menetralisir jumlah gula dalam darah Anda dapat merebus sedikit daunnya lalu diminum waktu telah dingin.

 

  • Pulihkan Sakit Kepala
    Walau penyakit enteng namun sakit kepala dapat bikin semua kesibukan Anda terganggu jadi mesti selekasnya diobati. Langkah konsumsi daun ini untuk menyembuhkannya yaitu dibakar.

 

  • Mengobati Wasir
    Bila Anda alami sakit wasir percayakan penyembuhannya pada tanaman ini. Wasir yaitu penyakit sulit buang air besar yang bakal bikin rasa kembung pada perut. Tanaman lidah mertua ini memiliki banyak serat hingga ampuh untuk menyembuhkannya.

*Baca Juga Inilah Cara Budidaya Tanaman Hias Yang Tepat Dan Benar

  • Dapat Dijadikan Hair Tonic
    Rambut yang halus tentunya dikehendaki kebanyakan orang. Dengan memakai lidah mertua tentu rambut Anda dapat lembut, halus, fresh, serta tampak lebih sehat.

 

  • Dapat Menjadi Antiseptik
    Zat antiseptik pada tanaman ini dapat bikin toksin serta kuman yang ada pada badan hilang. Misalnya waktu Anda jatuh dapat bersihkan lukanya dengan daun ini. Lantaran waktu jatuh debu dapat masuk kedalam luka serta mengakibatkan infeksi. Mesti selekasnya dibikin bersih agar tak menyebabkan permasalahan yang serius.

 

  • Dapat Dijadikan Aromaterapi
    Daun ini umumnya mempunyai bunga. Bunga-bunga itu miliki bau yang begitu khas. Ketika sore tiba bunga itu bakal mekar serta baunya bakal tercium, waktu tersebut dampak menentramkan bakal diperoleh. Maka dari itu satu diantara manfaat tanaman lidah mertua yaitu jadi aromaterapi.

 

  • Dapat Dipakai Menjadi Bahan Anyaman
    Didalam tanaman ini ada serat yang dapat membuahkan kain bila di proses. Di Jepang tanaman ini bahkan juga jadikan bahan untuk bikin anyaman.

 

  • Dapat Dijadikan Pagar Rumah
    Oleh lantaran karakter daun lidah mertua yang keras, kokoh, serta miliki ujung lancip membuatnya dapat jadikan pagar tempat tinggal alternatif.

 

  • Memiliki Banyak Kandungan Oksigen
    Jumlah kandungan oksigen pada tanaman ini sangat banyak. Daun ini dapat lakukan fotosintesis dengan baik serta cepat lantaran mempunyai klorofil maka dari itu kandungan oksigennya begitu banyak.

 

  • Mengurangi Kandungan Sick Building Syndrome Yang Ada Dalam Tubuh
    Tanda-tanda sick building syndrome bukanlah penyakit namun kondisi di mana didalam ruang ada orang yang memiliki kandungan nikotin atau perokok, serta menanggung derita dampak dari pemakaian AC yang sangat tinggi. Tanaman ini bakal menyerap beberapa zat itu.

 

Bukan hanya itu, Tanaman ini juga dapat dapat mengobati, beberapa penyakit seperti :

  1. Gigitan Ular Berbisa.
  2. Mencegah Radang Usus.
  3. Mengobati Radang Lambung.
  4. Mengatasi Flu.
  5. Mengobati Radang Saluran Pernafasan.

 

Nah, itu dia apa sajakah sebagai manfaat tanaman lidah mertua. Sungguh banyak manfaat tanaman lidah mertua ini. Mudah-mudahan artikel ini berguna untuk Anda hingga miliki pengetahuan yang lebih.

5 Tips Menanam Lidah Mertua di Pot agar Tumbuh Subur

Untuk menanam lidah mertua di pot, sagaknya gampang-gampang susah, dikarenakan pemilik lidah mertua harus rajin untuk merawatnya. Berikut Tips danTriknya :

1. Pakai Media Tanam yang Ideal

Lidah mertua memiliki daun yang tidak tipis serta memiliki kandungan air sukulen. Tanaman hias ini dapat bertahan hidup di tanah yang kering serta tumbuh subur waktu dipelihara di keadaan yang lembab. Tetapi, lidah mertua paling suka pada media tanam yang agak berpasir.

*Baca Juga Inilah Cara Budidaya Tanaman Hias Yang Tepat Dan Benar

Oleh karena itu, anda dapat memakai media tanam dari kombinasi tanah berhumus, pasir, sekam padi, serta pupuk organik dengan perbandingan 1 : 1 : 1 : 1. Komposisi media tanam yang seimbang memungkinkannya mampu mengikat kandungan air dalam jumlah yang cukup.

2. Penentuan Pot yang Sesuai

Tidak jadi masalah bila anda pelihara lidah mertua segera di taman. Walau demikian, pesona tumbuhan ini bakal tampak lebih menarik waktu ditanam di pot. Supaya tanaman bisa tumbuh dengan cara normal, penentuan pot mesti memerhatikan segi keselarasan dengan varietas tanaman, keindahan tampilan, serta kecenderungan karakter material pot. Dianjurkan menggunakan pot yang terbuat dari keramik lantaran berbahan mempunyai pori-pori, berestetika tinggi, serta kokoh. Masukan alas berbentuk pecahan genteng atau sabut kelapa kedalam pot untuk menahan media tanam supaya tak gampang tenggelam.

3. Kerjakan Perkembangbiakan Dengan cara Berkala

Lidah mertua termasuk juga satu diantara tanaman hias yang gampang berkembang biak. Dalam tempo satu tahun saja, dapat di pastikan pot terisi penuh dengan tanaman-tanaman ini. Karenanya, sekurang-kurangnya perpindahan pot dikerjakan tiap-tiap 2 x satu tahun hingga populasi tanaman per pot tetaplah teratasi. Perbanyakan lidah mertua umumnya bisa dikerjakan dengan system tunas serta stek daun, dimana system tunas relatif lebih gampang dibanding dengan system stek daun yang cuma dapat dikerjakan pada varietas spesifik.

*Baca Juga : Harus Tahu!! Begini Cara Menanam Mengkudu Di Dalam Pot

4. Pemupukan Dengan cara Teratur

Sebagai tanaman yang tahan pada keadaan kering, sesungguhnya lidah mertua tidaklah terlalu memerlukan pemupukan dengan cara teratur. Tetapi bila anda menginginkan sansevieria yang ditanam tumbuh lebih maksimal, tak ada kelirunya memberi pupuk dengan teratur tiap-tiap tiga bln. sekali. Pupuk yang didapatkan cukup pupuk organik, seperti pupuk kompos serta pupuk kandang. Spesial untuk lidah mertua dari varietas variegata, anda dapat memberinya pupuk guano organik.

5. Penyiraman Waktu Dibutuhkan

Frekwensi penyiraman lidah mertua bisa dikerjakan cukup ketika dibutuhkan mengingat tanaman ini dipelihara di pot. Pola penyiraman terlalu berlebih malah bakal menyebabkan system perakarannya membusuk. Umumnya, penyiraman dikerjakan tiap-tiap tiga hari sekali dengan jumlah air seperlunya. Sambil menyiram, dianjurkan juga untuk bersihkan daun tanaman supaya tetaplah tampak indah.