Wow! Budidaya Tanaman Sayur Yang Lagi Viral Dengan Polybag, Mau Tau?

Budidaya Kubis di Polybag
Wow! Budidaya Tanaman Sayur Yang Lagi Viral Dengan Polybag, Mau Tau?

Jual Plastik Polybag Untuk Budidaya – Lim Corporation

Sayuran Kol atau Kubis adalah tanaman sayuran yang biasa tumbuh di daerah dataran tinggi. Kol termasuk jenis tanaman yang dapat ditanam kapan pun tanpa harus melihat musim. Sayuran Kol merupakan jenis sayuran yang lebih mudah dikonsumsi. Selain dipakai untuk sayur, Kol juga bisa dimakan mentah sebagai lalapan. Tanaman Kol tersusun sangat rapat membentuk bulatan atau bulatan pipih, yang disebut krop. Nama Kol diperkenalkan pada kita oleh sebagian orang Eropa yang tinggal di Hindia Belanda. Kol sendiri diambil dari bahasa Belanda Kool.

Tanaman Kol bisa ditanam sepanjang tahun sebab tak mengenal musim tanam dan musim panen. Kol bisa tumbuh serta berproduksi dengan baik pada ketinggian 800mdpl ke atas. Sementara itu, Kol juga membutuhkan curah hujan yang cukup serta temperatur hawa 15-200 C. Media tanam yang dipakai untuk membudidayakan Kol adalah tanah yang gembur, bertekstur mudah atau sarang dengan PH 6–6,5.

Bagaimana tertarik untuk menanam dan membudidayakan sayuran kol ini? Namun terkendala dengan lahan yang sempit? Tak perlu risau dan jangan galau, budidaya cabe polybag menjadi solusi dan pilihan yang sangat tepat bagi anda yang ingin bertanam sayuran kol, selain tak butuh lahan yang luas, budidaya sayuran kol polybag juga tergolong sangat mudah dalam perawatanannya. Cukup penyiraman yang teratur dan penyinaran sinar matahari yang penuh untuk menunjang pertumbuhan dan pembuahannya. Sebelum anda memutuskan untuk membudidayakan kol dalam polybag, sebaiknya mempelajari tips mudah membudidayakan sayuran kol di dalam pot.

Berikut ini beberapa tips mudah dalam membudidayakan tanaman sayuran kubis di dalam Polybag untuk menghasilkan hasil yang optimal:

1. Penyemaian Benih
Selain mempersiapkan media untuk menanam, perlu dipersiapkan pula media untuk persemaian. Media persemaian terdiri dari campuran tanah serta pupuk kandang yang keduanya sudah dihaluskan. Komposisi kedua bahan sesuai dengan perbandingan 1:1. Benih yang akan disemaikan direndam dalam air hangat selama 0,5 – 1 jam lantas diangin-anginkan. Kemudian sebarkan benih dengan merata serta teratur lantas ditutup daun pisang sepanjang 3 – 4 hari.

Penyiraman benih harus dilakukan setiap hari. Gunakan alat penyemprot air yang kecil dan halus agar benih dan media tidak kacau balau. Persemaian harus dibuka tiap pagi sampai pukul 10:00 serta sore mulai pukul 15:00. Lakukan pengamatan bibit Kol dengan teratur. Apabila ada yang terserang penyakit, maka harus dipetik serta dibuang daun yang terserang penyakit.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

2. Media Tanam Kol di Polybag
Media tanam polybag harus disiapkan beberapa hari sebelum menanam Kol. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat media tanam adalah tanah, pupuk kandang dan kompos. Perbandingan dari komposisi bahan adalah 1:1:1. Apabila semua bahan sudah siap, maka haluskan dengan cara diayak. Setelah itu aduk merata. Ketika media sudah jadi, maka dimasukkan ke dalam polybag. Untuk meningkatkan kualitas campuran media tanam, maka diamkan selama 5 hari. Setelah itu media tanam polybag dapat digunakan untuk menanam Kol.

3. Penanaman Kol di Polybag
Bibit yang ditanam adalah bibit yang sudah berumur 3 – 4 minggu. Itu artinya bibit sudah mempunyai 4 sampai 5 daun. Dalam melakukan penanaman, perlu diperhatikan beberapa cara yang baik.

– Apabila bibit disemai pada bumbung daun pisang, segera ditanam bersama dengan bumbungnya. Apabila bibit disemai pada polybag plastik, keluarkan bibit dari polybag lalu bibit ditanam di media tanam polybag yang sudah disiapkan. Berikut ini cara praktis untuk menanam Kol di media tanam polybag.
– Siapkan media tanam di dalam polybag beberapa hari sebelum tanam. Setelah jadi, media tanam didiamkan beberapa hari.
– Setelah media tanam siap, maka dilakukan penanaman. Untuk benih yang disemai pada nampan diambil dengan sendok sehingga tanah dibaki terbawa bersama dengan akar. Untuk benih dalam polybag persemaian tinggal dirobek plastik polybagnya. Pilihlah bibit yang tumbuh sehat dan subur.
– Buatlah lubang pada media tanam polybag. Masukkan bibit tanaman sedalam akar leher, sehingga tanaman dapat berdiri kokoh tidak runtuh.
– Jangan pindahkan tanaman selama seminggu dari tempat penyemaian tujuannya memberikan kesempatan tanaman untuk beradaptasi dengan media tanam baru.
– Tutup tanah atau media tanam dengan daun kering atau plastik, kemudian tempatkan polybag di tempat terbuka.
– Sesudah bibit Kol ditanam, siram bibit dengan air sampai basah.

Baca Juga:
Mari! Atasi Krisis Pangan Dengan Budidaya Sayuran Sendiri Sistem Vertiminaponik
Ingin Sukses Saat Budidaya Cengkeh, Yuk Intip Cara Pembibitannya!
Yuk!! Kenalan Dengan Inovasi Bioteknologi Dalam Sistem Pertanian

4. Tahap Perawatan
Perawatan tanaman Kol dibedakan menjadi dua tahap, yaitu perawatan sebelum pembentukan krop dan perawatan setelah pembentukan krop. Perawatan sebelum pembentukan krop dimulai dari hari ke 0 atau sebelum tanam sampai hari ke 49. Perawatan setelah pembentukan krop dilakukan mulai dari hari ke 50 sampai hari ke 90. Perawatan sebelum pembentukan krop dilaksanakan dengan melakukan penyiraman yang dikerjakan setiap sekali sehari, yaitu pada pagi hari atau sore hari. Pemupukan susulan dilakukan pada saat umur tanaman Kol 28 hari.

Perawatan lainnya adalah perompesan cabang atau tunas-tunas samping yang harus dilakukan seawal mungkin agar pembentukan bunga menjadi sempurna. Lakukan pula pengamatan setiap minggu sekali pada hama-hama yang mungkin menyerang tanaman Kol. Populasi hama tanaman Kol paling tinggi berlangsung pada awal musim kemarau. Hama yang menyerang pada saat sebelum pembentukan krop diantaranya adalah ulat tanah, ulat daun Kol, ulat krop Kol dan ulat krop bergaris. Pengendalian hama yang harus dilakukan adalah mengumpulkan serta memusnahkan hama dengan cara mekanik dan sanitasi lingkungan. Tanaman muda yang mati dikarenakan penyakit rebah kecambah harus dicabut, kemudian diganti dengan tanaman baru yang sehat.

Perawatan setelah pembentukan krop, yakni pada saat umur tanaman 50 – 90 hari, yaitu dengan melakukan penyiangan manual atau dengan tangan. Penyiangan terus dilakukan sampai seminggu sebelum saat panen. Pengamatan yang lebih sensitif pada hama harus terus dilakukan. Pengecekan satu per satu tanaman dan krop yang sudah membesar harus selalu dilakukan. Serangan hama saat menjelang panen tak perlu dikendalikan dengan bahan kimia, cukup dengan perlakuan sewajarnya saja.

5. Penanggulangan Hama dan Penyakit
Hama utama yang menyerang Kol adalah ulat. Jika memungkinkan maka dapat dikendalikan dengan cara dibunuh dengan tangan. Tetapi jika sudah parah dapat dilakukan penyemprotan insektisida. Penyakit Kol salah satunya adalah bengkak akar. Penyakit bengkak akar disebabkan oleh jamur Plamodiophora Brassicae yang ditandai daun-daun kubis layu, bila tanaman tersebut dicabut pada akarnya akan terlihat ada pembengkakan. Pengendalian dapat dilakukan dengan merendam benih dengan pestisida nabati berupa ekstrak daun atau umbi bawang putih (8%) selama 2 jam. Selain itu bisa dilakukan pengapuran dengan dolomit.

6. Panen Sayuran Kubis
Tanaman Kol yang sudah berbunga dapat dipanen sesudah berumur 81 – 105 hari. Untuk memperoleh krop Kol yang baik, maka Kol harus dipanen tepat waktu. Kepadatan dan kekompakan digunakan sebagai ukuran penetapan saat panen. Panen yang terhambat akan menyebabkan krop pecah. Kol yang siap panen akan memperlihatkan tanda-tanda, yaitu pada daun krop terluar di bagian atas krop telah melengkung keluar serta berwarna agak ungu. Selain itu krop sisi dalamnya telah padat.

Cara memanen adalah dengan memotong kropnya. Jangan lupa, pada waktu memotong tersebut dua helai daun hijau harus diikutsetakan untuk perlindungan krop. Pemotongan juga harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak memar atau luka. Jika daun yang turut dipotong terinfeksi penyakit maka harus dibuang.

* Info lengkap mengenai harga Polybag silakan klik http://bit.ly/hargapolybag

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Polybag atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Advertisements

Teknik Perbanyakan Tanaman Insulin Dengan Cara Stek, Coba & Nikmati Keuntungannya!

Tanaman Insulin
Teknik Penyetekan Tanaman Insulin

Jual Plastik Polybag Harga Terjangkau – Lim Corporation

Tanaman insulin atau sering sekali disebut dengan Yakon atau Kipahit ini bisa diperbanyak dengan metode stek batang, cara melakukannya juga cukup gampang sebab teknik perbanyakan tanaman dengan cara stek adalah cara yang paling gampang, seperti pada tanaman insulin ini, yaitu tinggal memotong batangnya dan ditancapkan pada tanah.

Keuntungan melaksanakan stek tak hanya gampang dilaksanakan juga bisa memperbanyak tanaman dari 1 tanaman induk menjadi lebih banyak tanaman dengan kualitas dan sifat yang sama dengan tanaman induknya. Tanaman ini dipercaya mempunyai manfaat bagi penderita penyakit diabetes atau masalah gula darah. Untuk Anda yang ingin memperbanyak tanaman ini, berikut ini panduan cara stek tanaman insulin.

1. Prinsip Stek dan Media Tanam
Dalam prinsipnya penyetekan dilaksanakan dengan mengambil bagian dari batang, cabang, ranting atau daun suatu tanaman kemudian ditumbuhkan di media yang baru. Begitu juga dalam penyetekan tanaman insulin.

Sebelum melaksanakan penyetekan, persiapkan terlebih dulu media tanam. Media paling sederhana yaitu memakai tanah di pekarangan rumah. Pada dasarnya tanah di sekitar kita termasuk tanah yang subur, jadi tanpa bahan tambahan yang diberikan stek batang bisa tumbuh dengan baik.

Baca Juga: Iniloh! 2 Faktor Penting Yang Sangat Berpengaruh Pada Tumbuh Kembang Tanaman

Pada toko tanaman, media tanam penyetekan umumnya memakai sekam bakar atau sekam mentah dengan campuran sedikit tanah dan kompos. Ini bertujuan supaya mengurangi biaya pengiriman apabila bibit stek dikirim ke tempat yang jauh.

2. Wadah Penyetekan
Proses penyetekan bisa dilaksanakan langsung ditempat pohon yang hendak ditanam, bisa di pot atau langsung di tanah jadi tak butuh melaksanakan pemindahan.

Apabila ingin penyetekan dalam jumlah yang banyak, untuk pembibitan dan mempermudah pemindahan ke media atau tempat penanaman yang lainnya, sebaiknya penyetekan dilaksanakan dengan media tanam polybag.

Tak hanya murah, ringan dan gampang diperoleh, penyetekan dengan polybag dalam jumlah banyak bisa mengurangi biaya produksi. Serta mempermudah pengiriman ketika bibit diperjualbelikan. Apabila stek akan ditanam langsung pada lahan, buatlah jarak tanam sekitar 50cm-100cm.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

3. Langkah Penyetekan
* Supaya dalam penyetekan bisa tumbuh tunas lebih cepat, batang atau cabang yang akan dipakai untuk stek, dipotong bagian atasnya terlebih dulu dan dibiarkan beberapa hari sampai tumbuh calon tunas yang baru di atas ketiak daun.
* Jika sudah muncul tunas, barulah batang yang akan distek dipotong, panjang potongan batang sekitar 15cm.
* Kemudian siapkan media tanam yaitu berupa campuran tanah, arang sekam dan kompos, setelah itu masukkan ke polybag, pot atau lubang tanam di area lahan.
* Tancapkan stek ke media tanam berupa polybag, pot maupun langsung di lahan dan kemudian siram dengan air secukupnya.
* Stek dari batang yang muda atau yang tua sama-sama bisa tumbuh tunas dalam 2 atau 3 hari kemudian. Stekan dari ujung batang yang terlalu kecil dan muda terkadang akan membusuk sebab belum cukup berkayu.
* Dalam stekan batang muda, terkadang pertumbuhan tunas daun tak diikuti dengan pertumbuhan akar jadi pada akhirnya stek mengalami kegagalan, berbeda dengan batang yang sudah cukup tua, disamping tumbuh tunas juga tumbuh akar.
* Bibit tanaman insulin hasil stek dari batang yang sudah tua. Siap dipindah tanam di lahan atau media yang lebih besar.
* Supaya membentuk tajuk yang bagus, bisa dilaksanakan pemangkasan pada ranting-ranting cabang supaya tunas-tunas baru segera muncul dengan jumlah yang banyak jadi tanaman lebih rimbun.

Baca Juga: Mengenal 4 Jenis Varietas Unggul Jagung Manis di Indonesia

Untuk daun yang sudah dipanen bisa dikeringkan dan mempunyai nilai ekonomis. Daun bisa dijual ke pasar atau dititipkan ke penjual jamu sebab banyak yang memerlukan tanaman ini.

* Info lengkap mengenai harga Polybag silakan klik http://bit.ly/hargapolybag

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Polybag atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Iniloh!! Teknik Pembibitan Tanaman Kelor Supaya Tumbuh Subur

Daun Kelor
Pembibitan Daun Kelor

Jual Polybag Plastik Harga Murah – Lim Corporation

Dunia tak selebar daun kelor, bunyi pepatah lama, merupakan semacam dorongan bagi seseorang yang mengalami kesusahan untuk tak lekas putus asa. Benar daun kelor itu tak lebar.

Kelor dengan bahasa latinnya Moringa Oleifera adalah tumbuhan dari suku Moringaceae. Tanaman ini bisa tumbuh dengan tinggi sekitar 7m-11m. Bentuk daunnya yaitu bulat telur dengan ukuran kecil, bersusun majemuk dalam satu tangkai.

Daun ini bisa dimakan untuk sayur dan bisa dijadikan obat. Vit C yang terkandung 7 kali dari jeruk, kalsiumnya 4 kali dari susu, vit A-nya 4 kali dari wortel, proteinnya 2 kali lebih tinggi dari susu, dan potasiumnya 3 kali lebih tinggi ketimbang pisang.

Manfaat Daun Kelor
1. Mampu tingkatkan ketahanan tubuh
2. Menyegarkan mata dan otak
3. Meningkatkan metabolisme tubuh
4. Meningkatkan fungsi normal hati dan ginjal
5. Memperindah kulit
6. Antioksidan
7. Mempermudah pencernaan, dan sebagainya.

Yayasan Odesa Indonesia merupakan salah satu yayasan yang getol memasyarakatkan kelor di kawasan Bandung Utara. Mereka punya 3 grup pertanian yaitu Taoci (Tanaman Obat Cimenyan), Tapeci (Tani Pekarangan Cimenyan) dan Hotani (Himpunan Orang Tani Niaga) Cimenyan.

Baca Juga: Ternyata, Ini 4 Jenis Penyakit Tanaman Kentang yang Wajib di Waspadai

Yayasan ini sudah mengusahakan pembibitan kelor sejak tahun 2017. Sebab pembibitan stek sangat sulit akibat jarang pohon yang bisa ditebang, solusinya yaitu melalui pembibitan biji kelor. Berikut ini Yayasan Odesa Indonesia berbagi sesuai dengan pengalaman membibitkan kelor, yang mungkin bisa Anda coba di lingkungan Anda sendiri.

Pertama, pilihlah biji yang tua dan sehat. Dengan ciri bulat sedikit besar. Tak keriput atau terlalu kecil dan tak gampang remuk ketika dipencet atau dikupas kulit/sayap putihnya.

Kupas sayap putih, bukan dibongkar kulit cangkangnya. Membuka kulit cangkang memang bisa dikerjakan, tetapi berdasarkan pengalaman banyak menyebabkan kerusakan. Sayap putih tersebut mengandung antibakteri yang menyebabkan biji tak membusuk. Ketika keperluan untuk mempermudah pembelahan maka harus dihilangkan supaya biji gampang memecah diri.

Rendam dalam air hangat dan biarkan sampai satu hari atau 24 jam. Pilih bibit yang terendam dan yang terapung tak usah dipakai.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Masukkan dalam kain basah. Letakkan pada suhu yang dingin sebab proses pembelahan memerlukan udara dingin dan lembab. Tak hanya kain basah, media penyemaian awal juga bisa memakai tissue dan ditutup dalam box. Memang lebih cepat tetapi harus diantisipasi lebih cepat pemindahan ke media tanam. Jangan menunggu terlalu panjang kecambah. Justru yang terbaik yaitu ketika sebelum kecambah memanjang sudah masuk ke dalam tanah dan biarkan berevolusi melalui tanah secara langsung.

Sesudah biji cukup lunak, masukkan ke dalam media tanam pada polybag. Syarat media tanam jangan terlalu basah menggenang. Cukup agak basah dan tak boleh kering.

Masukkan biji ke dalam tanah kedalaman 1cm. Jangan terkena sinar panas matahari secara berlebihan saat usia sekitar 5-6 hari. Baru usia 7 hari sudah bisa mulai dikenakan sinar matahari terutama cukup 2 jam pada pagi hari. Apabila ada biji yang tumbuhnya terlalu cepat memanjang bisa dipasang tongkat kecil untuk meluruskan pohon. Bila ada biji yang tak tumbuh, maka ganti dengan biji yang baru ketika umur 12 hari.

Tingkat kegagalan mencapai 40% adalah hal yang lazim dalam proses pembenihan biji. Apabila ingin mengurangi tingkat kegagalan ini, bisa memilih biji lebih selektif. Sejauh ini pengalaman di Odesa Indonesia sudah berhasil mengurangi kegagalan hingga 20% pada setiap pembenihan.

Baca Juga: Mengenal 6 Jenis Ikan Hias Air Tawar yang Sangat Populer

Pastikan kegemburan tanah yang baik bagi biji, sebaiknya campuran tanah hitam. Bibit kelor perlu tanah gembur. Berbeda bila nanti sudah tumbuh besar pada tanah liat atau bebatuan sekalipun bisa tetap berkembang.

Campurlah dengan pupuk kering yang sudah terfermentasi secara baik. Pengalaman di Odesa Indonesia memakai pupuk domba usia satu tahun kering sangat bagus. Hindari pupuk yang di dalamnya ada hewan-hewan kecil. Kutu menjadi problem sebab biji kelor sangat enak dimakan, jadi banyak yang gagal karena hama ini.

Ketika masa awal tanam ini belum begitu diperlukan. Yang paling penting tanah gembur, sedikit pupuk tak masalah, terlebih lagi bisa memperoleh campuran tanah gambut atau pasir. Sekalipun kegemburan tanah menjadi syarat dasar, tetapi tak baik juga jika terlalu gembur karena nanti ketika akar pohon kelor tumbuh bisa gampang rusak. Jadi kesimpulannya yang sedang-sedang saja.

Eksperimen Odesa Indonesia membuktikan media tanam yang baik yaitu hanya memakai tanah gembur, dicampur dengan gambut atau pasir secukupnya tanpa pupuk. Pemupukan dilaksanakan sesudah usia tumbuh 14 hari dengan cukup memakai cairan tomat atau memakai cairan daun kelor. Cairan tomat sangat baik untuk perkembangan karena mengandung 3 unsur dasar utama pertumbuhan yaitu sitokimin, giberelin dan auksin.

Proses perawatan dengan penyiraman tunas perlu diperhatikan sampai masa 60 hari. Pada kelor tak harus setiap hari disiram, tetapi jangan juga terlalu lama terkena sinar matahari. Proses penyiraman melihat kondisi, misal saja 2 atau 3 hari sekali cukup.

Ukuran polybag untuk biji kelor bisa memakai polybag medium. Untuk target 2-3 bulan tanam ladang bisa cukup memakai polybag ukuran 15x 20. Untuk target tanam ladang 4-5 bulan ukuran polybag bisa memakai 15x 25 atau 20×25.

Baca Juga: Manfaat Tanaman Waru Landak dari Hiasan Rumah Hingga Atasi Gejala Penyakit

Sebetulnya usia tanam di ladang bisa dimulai pada usia 60 hari. Akan tetapi harus dilihat keadaan secara situasional. Apabila dianggap terlalu kecil untuk berebut makanan dengan rumput atau terlalu mengkhawatirkan keamanan dari injakan manusia atau hewan ternak, atau bahkan dirusak ayam, usahakan menunggu pohon lebih tinggi jadi aman dalam berevolusi.

Perhatikan ketika memindahkan kelor dari polybag, lakukan pemindahan secara hati-hati. Sebab akar kelor itu sangat halus jadi tak bisa diperlakukan seperti bibit kopi yang keras. Ketika mencopot tanah dari plastik juga harus hati-hati, usahakan pakai gunting, jangan main asal sobek saja.

* Ingin info lengkap mengenai harga Polybag silakan klik link berikut ini http://bit.ly/hargapolybag

Bila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Polybag atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Kenali 9 Jenis Rempah Temu Yang Sangat Berkhasiat Untuk Obat

Rempah Temu

Jual Polybag Segala Ukuran Harga Murah – Lim Corporation

Berbagai jenis rempah tumbuh subur di Indonesia. Mulai dari jahe, lengkuas, kunyit, sampai berbagai jenis rempah temu. Setidaknya, ada 9 jenis rempah temu yang sering digunakan sehari-hari. Penggunaannya mencakup sebagai bumbu ataupun obat karena khasiatnya.

1. Temu Giring
Temu giring disebut juga sebagai kuning gajah. Tumbuhan ini mempunyai nama Latin Curcuma heyneana. Sehari-hari, temu giring digunakan sebagai bahan obat tradisional dan jamu. Temu giring mengandung piperin sitrat sehingga berkhasiat sebagai obat cacing dan menangkal serangan cacing gelang.

2. Temu Hitam
Temu hitam mempunyai nama ilmiah Curcuma aregurinosa Roxb. Tanaman ini sering digunakan sebagai campuran obat atau jamu. Nama lain temu hitam antara lain temu erang, temu ireng, serta temu lotong.

Baca Juga: Manfaat Tanaman Waru Landak dari Hiasan Rumah Hingga Atasi Gejala Penyakit

3. Temu Kunci
Bentuk temu kunci tidak mirip jenis rempah temu yang lain. Tumbuh temu kunci vertikal ke bawah. Rimpang tanaman Boesenbergia rotunda berkhasiat mengatasi gangguan pencernaan. Daun temu kunci mempunyai efek antiracun. Di Thailand, tanaman ini dikenal dengan nama krachai. Sementara dalam bahasa Inggris, temu kunci disebut fingerroot atau chinese ginger.

4. Temu Lawak
Curcuma xanthorrhiza ini berasal dari daerah Indonesia, khususnya Pulau Jawa. Saat ini, temu lawak dapat ditemui di Asia Tenggara, Cina, Indochina, India, Jepang, Amerika Serikat, sampai Eropa. Rimpang temu lawak dimanfaatkan sebagai bahan pembuat jamu godog. Temu lawak juga digunakan sebagai obat jerawat hingga kolesterol.

Baca Juga: Ternyata, Ini 4 Jenis Penyakit Tanaman Kentang yang Wajib di Waspadai

5. Temu Mangga
Mempunyai nama Latin Curcuma mangga Var van Zip., tanaman ini asli Indomalesian. Temu mangga dikenal juga sebagai kunyit putih, kunir putih, temu bayangan, temu poh, temu pao, koneng joho, koneng bodas, serta temu pauh. Dinamakan temu mangga karena rimpang ini punya aroma mirip mangga. Pemanfaatannya yaitu mengatasi gangguan pada perut, kanker, serta menambah nafsu makan.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik URL berikut http://www.facebook.com/InfoPertanianPerkebunanku/

6. Temu Putih
Temu putih sering digunakan sebagai obat serta perisa masakan. Rimpang ini juga dikenal dengan nama temu kuning. Curcuma zedoaria (Christm.) Roscoe ini juga sering digunakan pada industri parfum. Khasiat kesehatannya antara lain bisa mengobati masalah pencernaan.

7. Temu Putri
Rimpang temu putri mempunyai aroma yang mirip dengan peppermint oil serta hampir tidak berbau. Khasiat Curcuma petiolata Roxb. ini adalah membantu masalah pencernaan, meredakan nyeri dan mulas, menambah nafsu makan, serta membersihkan daerah kewanitaan perempuan yang baru melahirkan.

8. Temu Rapet
Tanaman ini masih berkerabat dengan kencur. Sering juga temu rapet disebut dengan kunci rapet. Nama ilmiahnya adalah Kaempferia rotunda L. Temu rapet digunakan sebagai tanaman hias karena daunnya yang indah. Rimpang serta umbinya mengandung sineol, zat yang mempunyai bau kamper.

Baca Juga: Wow! Ini 7 Manfaat Jantung Pisang Untuk Kesehatan Tubuh

9. Temu Tis
Tumbuhan ini mempunyai nama ilmiah Curcuma purparascens serta merupakan suku temu-temuan. Dikenal di Jawa Barat sebagai koneng. Sementara di Yogyakarta, temu tis disebut temu blenyeh, temu glenyeh, serta temu bayi.

* Ingin info lengkap mengenai harga Polybag silakan klik link berikut ini http://bit.ly/hargapolybag

Bila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Polybag atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Demikian penjelasan singkat artikel tentang “Kenali 9 Jenis Rempah Temu Yang Sangat Berkhasiat Untuk Obat” semoga bermanfaat.

Ingin Budidaya Tanaman, Tapi Lahan Sempit? Coba Gunakan Polybag

Cara Menanam Bayam Dalam Polybag

Produsen Polybag Tanaman Murah – Lim Corporation

Kendala sebagian orang yang mempunyai lahan sempit di pekarangan rumah membuat beberapa kalangan enggan mempunyai tanaman. Alasan mereka yaitu tak mempunyai lahan yang luas. Sebetulnya ketika Anda ingin mempunyai suasana rumah yang asri dengan di hiasi oleh berbagai macam tanaman, sekarang dengan lahan yang terbatas di area pekarangan rumah, Anda bisa mempunyai tanaman. Manfaatkan budidaya tanaman dengan memakai teknik tanam polybag, sebab bukan saja menghemat ruang tanam akan tetapi perawatannya juga lebih murah dan mudah dibandingkan dengan media yang lainnya.

Polybag plastik atau sering disebut polybag saja dan umumnya plastik ini berwarna hitam, tetapi ada juga yang berwarna putih, terdapat lubang di sisinya serta terdiri dari berbagai ukuran sesuai dengan keperluan Anda. Fungsi lubang pada polybag yaitu sebagai pengatur keperluan air supaya tanaman tak akan membusuk atau mati. Polybag sering dipakai untuk Pembenihan atau persemaian. Salah satu fungsi dan kegunaan dari polybag yaitu sebagai media pembenihan atau persemaian tanaman misalnya tanaman jati, tanaman kelapa sawit dan lain sebagainya.

Baca Juga: Tips & Trik Jitu Pemangkasan Tanaman Paprika yang Benar!

Pemilihan polybag sebagai media tanam untuk budidaya tanaman dianggap sangat tepat. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tahan karat, tahan lama, ringan, tak cepat kotor, dan gampang sekali untuk diperoleh. Tak hanya itu polybag sangat baik untuk drainase, dan aerasi jadi tanaman yang ditanam dalam media ini akan cepat sekali subur.

Apabila Anda ingin menanam tanaman dengan media ini, Anda harus mengenali karakter tumbuhan dan media tanamnya. Contohnya saja tanaman buah membutuhkan media tanam yang berkualitas sedangkan sayuran daun justru membutuhkan media tanam yang gembur dan gampang tertembus akar. Adapun beberapa syarat media yang bisa Anda pakai untuk tanaman polybag.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik URL berikut http://www.facebook.com/InfoPertanianPerkebunanku/

1. Dapat menyediakan ruang tumbuh untuk akar dan juga sebagai penopang tanaman maksudnya yaitu jangan memilih media yang terlalu gembur, jadi tumbuhan bisa tumbuh dengan kokoh. Media harus menyediakan unsur hara yang cukup baik makro maupun mikro, ini bisa dipenuhi dengan penambahan pupuk kompos dan pupuk kandang sesuai takaran.

2. Tak mengandung bibit penyakit, dan pastikan bahwa media tanam harus bersih dari hama penyakit serta pastikan juga bibit harus higienis.

Baca Juga: Dibalik Baunya yang Menyengat, Pete Ternyata Sangat Bermanfaat!

Terdapat beberapa ragam material yang bisa dimanfaatkan dalam memakai media polybag mulai yang alami sampai yang sintetis. Sebagai contoh material yang bisa dipakai dan sangat gampang diperoleh yaitu tanah, kompos atau humus, pasir, arang sekam dan sabut kelapa.

Dengan memakai polybag sebagai media tanam Anda tak perlu lagi mengolah tanah yang akan ditanami, cukup mencampurkan tanah kebun, kompos dan pasir dengan perbandingan yang sama, Anda sudah bisa memulai menanam tanaman dalam polybag.

Umumnya ketahanan tanaman yang ditanam di polybag ini lebih bagus jika dibandingkan dengan tanaman yang ditaman dengan media yang lainnya, sebab dengan media polybag pengawasan tanaman bisa dilaksanakan secara individu dan pemberian nutrisi pada tanaman juga langsung diserap oleh akar.

Dan manfaat dan keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika budidaya tanaman dengan memakai media polybag ini yaitu tanaman yang Anda budidayakan tak mengenal musim, dan bisa juga dipastikan yaitu Anda bisa memanen tanaman ditaman sesuai dengan keinginan Anda.

* Ingin info lengkap mengenai harga Polybag silakan klik link berikut ini http://bit.ly/hargapolybag

Bila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Polybag atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

CATATAN:
– Barang TIDAK READY STOCK, kami hanya melayani pemesanan, ukuran tergantung permintaan
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

6 Tips Mudah Menanam Mawar Dengan Polybag

 

mawar-agrowindo

Jual Polybag Harga Murah – Lim Corporation

Mawar merupakan salah satu tanaman hias berbunga yang mempunyai nama sama antara tanaman dan bunganya, yakni bunga mawar. Sampai saat ini mawar masih banyak disenangi, mungkin karena tanaman ini mudah didapatkan, mudah ditanam serta mudah dalam perawatannya. Selanjutnya bunga mawar masih mempunyai daya tarik karena keindahannya serta keharuman aromanya yang khas.

Baca Juga:

Tumbuhan mawar terdiri dari 100 spesies lebih yang sebagian besar tumbuh di bumi belahan utara yang berhawa sejuk. Tumbuhan bunga mawar meskipun berduri tetapi banyak yang menggemari dan banyak ditanam sebagai tanaman hias yang menarik.

Cara Menanam Bunga Mawar

Menanam bunga mawar di dalam pot tidaklah susah, yang terpenting adalah kemauan dan keinginan untuk belajar. Merawat tumbuhan bunga mawar juga mudah, karena tidak memerlukan perlakuan khusus. Yang perlu diperhatikan adalah menjaga tanaman supaya tidak kekurangan nutrisi dan air. Nutrisi dan air merupakan faktor penting bagi pertumbuhan tanaman, karena jika kedua faktor tersebut tidak terpenuhi tanaman akan tumbuh kerdil atau bahkan mati.

1. Persiapan Bibit Bunga Mawar

Langkah pertama dalam menanam bunga mawar ialah mempersiapkan bibit. Jika anda ingin praktis atau tidak memiliki cukup waktu anda dapat membeli bibit bunga mawar yang banyak dijual di tempat penjual bunga. Pilihlah bibit yang bagus, sehat dan tidak berpenyakit. Perbanyakan tanaman bunga mawar biasanya dilakukan dengan stek. Apabila anda ingin membuat bibit sendiri, pilihlah batang bunga mawar yang sudah cukup tua. Potonglah memakai pisau yang tajam dan bersih sepanjang kira-kira 10 cm. Kemudian siapkan media semai berupa campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2 : 1. Keringkan media semai dengan cara diangin-anginkan selama kurang lebih 15 hari. Selanjutnya masukkan kedalam polybag semai.

iklan fp (2)

Tanamlah stek bunga mawar tersebut secara hati-hati kedalam polybag semai. Buatlah lubang sedalam 3 sampai 4 cm selanjutnya masukkan stek secara hati-hati supaya kulitnya tidak rusak. Taruklah pada tempat yang terlindung dari sinar matahari langsung maupun hujan. Karena jika kebanyakan air stek akan membusuk dan tidak tumbuh.

2. Persiapan Media Tanam Bunga Mawar

Media tanam bunga mawar dalam pot merupakan campuran tanah, pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 4 : 1 : 4. Aduklah sampai tercampur rata media tanam tersebut dan biarkan selama kurang lebih 15 hari. Pupuk kandang yang sangat baik ialah yang sudah difermentasi atau pupuk kandang yang sudah lama.

3. Persiapan Pot Untuk Menanam Bunga Mawar

Pot untuk menanam bunga mawar dapat memakai pot tanah, pot semen, pot plastik atau polybag. Pilihlah pot yang mempunyai drainase yang baik. Ukuran pot yang dipakai sesuaikan dengan selera anda. Namun jangan memakai pot yang terlalu kecil, pilihlah pot dengan diameter minimal 25 cm. Jangan pula memakai pot yang terlalu besar, supaya anda tidak kesulitan jika ingin memindahkan tanaman bunga mawar ketempat lain.

4. Cara Menanam Bunga Mawar

Dasar pot diisi dengan kerikil atau pecahan genting supaya air mudah keluar dan media tanam tidak terlalu lembab atau becek. Atasnya diisi dengan media tanam sebanyak setengah dari tinggi pot keseluruhan. Bukalah polybag pembibitan secara hati-hati supaya media tidak pecah. Selanjutnya bibit di letakkan ditengah-tengah pot dan tambahkan media tanam sampai media semai tertutup. Usahakan supaya pangkal batang tidak tertutup media tanam. Selanjutnya tekan media tanam secara perlahan supaya bibit bunga mawar dapat berdiri tegak dan tidak jatuh saat disiram.

polybag123

Setelah penanaman selesai, siramlah tanaman dan letakkan pot pada tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung atau tempat yang terlindung supaya tanaman beradaptasi. Setelah kurang lebih 1 minggu, perkenalkan tanaman bunga mawar dengan sinar matahari secara bertahap.

5. Perawatan & Pemeliharaan Bunga Mawar

Perawatan dan pemeliharaan tumbuhan bunga mawar dalam pot meliputi penyiangan dan penyiraman. Siramlah tanaman seperlunya saja, bisa satu atau dua kali sehari. Penyiraman disesuaikan dengan kondisi media tanam. Janganlah menyiram secara berlebihan, media tanam yang terlalu lembab dapat menyebabkan akar tanaman bunga mawar membusuk dan mati. Penyiangan juga perlu dilakukan supaya tanaman bunga mawar tidak terganggu oleh rumput liar.

6. Pemupukan Tanaman Bunga Mawar Dalam Pot

Supaya tanaman tumbuh subur dan dapat berbunga, berikan pupuk sebagai sumber nutrisi. Pemupukan dapat memakai pupuk kandang, caranya dengan menaburkan segenggam pupuk kandang dipinggir pot. Usahakan supaya pupuk kandang tidak menyentuh batang tanaman bunga mawar. Selanjutnya dapat juga dengan pupuk NPK, caranya dapat dilakukan bersamaan dengan penyiraman. Cairkan 1 sendok makan pupuk NPK dengan 5 liter air, kemudian kocorkan 200 ml per tanaman. Pemupukan dapat dilakukan setiap 15 atau 20 hari sekali.

 

* Ingin info lengkap mengenai harga Polybag silakan klik link berikut ini http://bit.ly/hargapolybag

Bila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

CATATAN :
– Barang TIDAK READY STOCK, kami hanya melayani pemesanan, ukuran tergantung permintaan
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Keunggulan Polybag Untuk Tanaman

Cara-Budidaya-Sayuran-dalam-Polybag-yang-Mudah

Jual Polybag Harga Terjangkau – Lim Corporation

Kendala sebagian orang yang mempunyai lahan sempit di pekarangan rumah membuat sebagian kalangan enggan memiliki tanaman. Alasan mereka ialah tidak mempunyai lahan yang luas. Sebaiknya ketika Anda ingin mempunyai suasana rumah yang asri dengan di hiasi oleh berbagai macam tanaman, saat ini dengan lahan seadanya di area pekarangan rumah, Anda dapat mempunyai tanaman. Anda dapat memanfaatkan budidaya tanaman dengan memakai teknik tanam menggunakan polybag, karena selain menghemat ruang tanam juga perawatannya sangat murah dibandingkan dengan media yang lainnya.

Baca juga artikel ini:

Inilah Keunggulan Budi Daya Tanaman dengan Polybag

Pemilihan polybag sebagai media tanam untuk budidaya tanaman dianggap sangat tepat. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tahan karat, tahan lama, ringan, tidak cepat kotor, dan mudah sekali untuk diperoleh. Selanjutnya polybag sangat baik untuk drainase, dan aerasi sehingga tanaman yang ditanam dalam media ini akan cepat sekali subur. Jika Anda ingin menanam tanaman dengan media ini, Anda harus mengenali karakteristik tumbuhan dan media tanamnya.

Misalnya tanaman buah membutuhkan media tanam yang berkualitas sedangkan sayuran daun justru memerlukan media tanam yang gembur dan mudah tertembus akar. Berikut beberapa syarat media yang baik yang dapat Anda pakai untuk tanaman polybag. Mampu menyediakan ruang tumbuh bagi akar sekaligus sebagai penopang tanaman artinya adalah jangan memilih media yang terlalu gembur, sehingga tumbuhan dapat tumbuh dengan kokoh.

iklan fp (2)

Media harus menyediakan unsur hara yang lebih baik makro ataupun mikro, ini dapat dipenuhi dengan penambahan pupuk kompos dan pupuk kandang sesuai takaran. Tidak mengandung bibit penyakit, pastikan bahwa media tanam harus bersih dari hama penyakit dan pastikan pula bibit harus higienis.  Ada beberapa ragam material yang dapat dimanfaatkan dalam menggunakan media polybag mulai yang alami hingga yang sintetis. Sebagai contoh material yang dapat digunakan dan sangat mudah didapatkan adalah tanah, kompos atau humus, pasir, arang sekam dan sabut kelapa. Dengan memakai polybag sebagai media tanam kita tidak perlu lagi mengolah tanah yang akan ditanami, cukup mencampurkan tanah kebun, kompos dan pasir dengan perbandingan yang sama kita dapat memulai menanam tanaman dalam polybag.

 

Polybag

Tanaman yang ditanam dalam polybag cenderung mempunyai ketahanan yang lebih bagus daripada tanaman yang ditaman dengan media yang lainnya, karena dengan media polybag pengawasan tanaman dapat dilakukan secara individu dan nutrisi yang diberikan kepada tanaman juga langsung diserap oleh akar. Keuntungan yang akan Anda dapatkan jika budidaya tanaman dengan memakai media polybag adalah tanaman yang Anda budidayakan tidak mengenal musim, dan dapat juga dipastikan Anda dapat memanen tanaman ditaman sesuai dengan yang Anda inginkan.

 

poly bag

Manfaat Penggunaan Plastik Polybag
– Dengan polybag, Anda bisa menghemat lahan ketika membudidayakan suatu tanaman. Sebab polybag tidak terlalu memerluhkan lahan yang luas, cukup dengan lahan minim atau depan pekarangan rumah Anda saja, teknik budidaya dengan polybag bisa dijalankan.
– Anda tak perlu repot-repot mencopot wadah atau tempat untuk tanaman Anda, sebab jika wadah polybag tadi sudah waktunya digantikan media tanam langsung ditanah, Anda bisa langsung menaruh ke dalam tanah untuk langkah pembesaran tanaman Anda.
– Jika dibandingkan dengan pot plastik, polybag atau plastik hitam ini memiliki harga yang relatif terjangkau dan sedikit lebih murah ketimbang pot. Jadi, Anda tak perlu mengeluarkan banyak biaya guna penanaman tanaman Anda.
– Plastik polybag juga direkomendasikan pada pemeliharaan tanaman, sebab sangat cocok dan baik untuk tanaman Anda. Polybag memiliki wadah tanam plastik yang tak terlalu tebal dan tak terlalu berat, jadi guna memindahkannya cukup praktis dan gampang. Serta untuk menjaga suhu pada tanah tanaman Anda.

* Ingin info lengkap mengenai harga Polybag silakan klik link berikut ini http://bit.ly/hargapolybag

Bila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

CATATAN :
– Barang TIDAK READY STOCK, kami hanya melayani pemesanan, ukuran tergantung permintaan
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Cara Mengatasi Hama Pada Tanaman Kentang

 

1_pW1koPSoyoHxZ9h4jdmvSg

Jual Polybag Best Quality – Lim Corporation

Kentang adalah tanaman hortikultura yang mempunyai potensi sebagai alternatif dalam deversifikasi pangan. Kandungan karbohidrat yang tinggi pada kentang membuat umbi ini dapat dijadikan sebagai pengganti nasi. Akan tetapi pada proses budidaya sering kali mengalami kegagalan yang disebabkan oleh hama dan penyakit. Hama dan penyakit adalah suatu ancaman serius pada proses budidaya umbi kentang. Untuk mengatasi hama dan penyakit pada kentang kita harus tau macam hama dan penyakit yang biasa menyerang tanaman kentang.

baca juga :

1.  Faktor-Faktor Penting dalam Pemeliharaan Tanaman Kentang

2. Kandungan Gizi dan Manfaat Kentang Bagi Kesehatan Tubuh

3. Morfologi Lengkap dan Klasifikasi Tanaman Kentang (Solanum Tuberosum L.)

Tindakan antisipasi adalah hal yang tepat supaya tanaman tidak terlanjur parah terserang hama dan penyakit. Apabila serangan sudah terlanjur parah, maka akan susah untuk diatasi dan berakibat gagal panen. .

1. Hama Utama Tanaman Kentang

Trips (Trips palmi Karny)
Trips adalah hama jenis kutu dengan ukuran sangat kecil yaitu ( 1 sampai 2 mm). Hama ini menyerang dengan menghisap cairan sel pada permukaan bawah daun. Penjelasan tanaman yang terserang hama trips yaitu, daun berubah warna menjadi warna keperakan atau kekuningan. Apabila serangan berat pada permukaan bawah daun berwarna merah tembaga dan mengkilat, setelah itu daun akan mengering dan mati. Untuk mengendalikan hama trips kita dapat menyemprotkan insektisida

Kutu daun (Myzuz persicae Sulzer)
Kutu daun adalah hama yang menyerang bagian daun. Hama ini menyerang dengan cara menghisap cairan sel daun yang sangat muda ataupun tanaman yang masih muda. Penjelasan dari tanaman yang terserang yaitu pada daun dijumpai gerombolan kutu yang mengakibatkan daun tampak bercak- bercak. Jika seranganya berat daun tampak berkerut dan terpuntir dan keriting.
Cara pengenddalianya dengan cara menyeprotkan insektisida

iklan fp (2)

Ulat pengerek daun (Phthorimaea operculella Zeller)
Ulat penggerek daun adalah hama yang merusak daun, dan sering dijumpai pada tanaman kentang. Indikasi dari daun yang terserang ulat ini, yaitu daun berubah menjadi warna merah tua dan ada jalinan seperti benang yang membungkus ulat kecil. Cara mengendalikan serangan ulat tersebut, yaitu dengan sanitasi lahan dan penyemprotan insektisida,

Nematoda (Meloydogyne sp. )
Nematoda adalah hama dengan stilet kecil, bentuk kepala oval, ekor tidak terlalu runcing, dan bergerak dengan lambat. Indikasi tanaman yang terserang neamtoda, yaitu pertumbuhan tanaman kentang tidak normal, kerdil, dan tanaman tampak layu. Apabila perakaran digali akan dijumpai perakaran yang bengkak terdapat benjolan- benjolan sperti kutil. Selain akar, pada umbi kentang yang terserang juga tampak benjolan serupa dan mengakibatkan perubahan bentuk. Serangan nematoda sering terjadi pada pH tanah yang rendah. Untuk pengendalian nematoda, yaitu dengan cara mencabut tanaman yang terserang dan dimusnahkanya secara dibakar. Pencegahan nematoda akan sangat baik untuk mengantisipasi kerugian akibat serangan nematoda. Pencegahan antara lain, pemupukan secara berimbang, sanitasi lahan, dan penggunaan bibit unggul yang sehat.

Orong- orong (Gryllotalpa orientalis Burmeister)
orong- orong adalah serangga yang hidup di dalam tanah dan aktif pada waktu malam hari. Orong- orong atau yang biasa disebut dengan anjing tanah ini berukuran sedang dan mempunyai warna coklat terang hingga gelap. Orong- orong mempunyai kulit pelindung yang tebal. Hama ini menyerang bagian akar, umbi, pangkal batang, maupun tunas muda tanaman dengan merusak atau memakanya. Indikasi dari serangan orong- orong , yaitu tanaman layu, rebah dan umbinya busuk.
Pencegahan orong- orong pada budidaya tanaman kentang dengan cara menaburkan nematisida pada saat penaburan pupuk dasar.

2. Penyakit Utama Tanaman Kentang

Busuk daun (Phytophtora infestans (Mont.) se Bary)
Busuk daun adalah jenis patogen yang sering menginfeksi tanaman kentang. Munculnya P. Infestans sangat dipengaruhi oleh suhu, kelembaban, dan curah hujan. Penyebaran patogen ini melalui angin, air, maupun serangga. Penyakit ini akan berkembang dengan pesat pada kondisi lingkungan yang sangat mendukung, yaitu pada suhu rendah dan kelembaban tinggi. Penjelasan tanaman yang terserang penyakit ini, yaitu terdapat bercak-bercak kecil berwarna hijau kelabu dan agak basah. Dan bahkan hingga warna berubah menjadi coklat dan hitam. Bercak dikelilingi spora berwarna putih. Pada umumnya gejala akan nampak pada tanaman yang telah berumur 1 bulan. Untuk pengendalian tanaman, yaitu dengan melakukan upaya sanitasi, penggunaan bibit yang bebas dari penyakit, dan penyemprotan fungisida antracol, score, atau starmly.

Layu bakteri ( Pseudomonas solanacearum Smith )
Layu bakteri ditimbulkan oleh bakteri yang membuat kelayuan pada seluruh bagian tanaman. Gejala layu bakteri pada umumnya terjadi saat tanaman berumur kurang lebih 6 minggu. Indikasi dari tanaman yang terserang layu bakteri, yaitu tanaman layu dan apabila batang ditekan akan mengeluarkan cairan berlendir. Pada cairan tersebut mempunyai warna keabu-abuan dengan bau yang busuk. Untuk pengendalian tanaman yang terkena layu bakteri, yaitu dengan pergiliran tanaman dan sanitasi lahan. Selanjutnya akan lebih efektif jika menyemprotkan baterisida, seperti agrimicyn, plantomycin, atau agrept.

Banner Plastik Polybag

Layu cendawan ( Fusarium oxysporum Schlectendahl )
Layu cendawan adalah salah satu penyakit yang ditakuti oleh petani. Indikasi tanaman yang terserang layu cendawan, yaitu layu pada siang hari, dan terlihat segar pada waktu pagi dan sore. Daun- daun menguning dan rontok serta akar tanaman yang terinfeksi membusuk berwarna hitam kecoklatan. Untuk pengendalikan penyakit layu cendawan, yaitu melakukan pergiliran tanaman, mencabut dan memusnahkan tanaman yang terserang. Selanjutnya kita dapat memberikan fungisida berbaahan aktif propamokarb hidroklarida, metalaksil, atau benomil.

Busuk lunak (Erwinia caratovora)
Busuk lunak adalah bakteri yang menyebabkan penurunan signifikan pada produksi tanaman kentang. Penyakit ini menyebar melalui umbi, atau dari sisa ranting- ranting yang membusuk. Indikasi dari penyakit busuk lunak, yaitu tanaman segar tiba- tiba mengering, terdapat bercak hitam pada umbi, buah, maupun batang secara merata. Selanjutnya batang yang terserang dengan merata akan melunak. Untuk pengendalian penyakit busuk batang, yaitu cabut dan musnahkan tanaman yang terserang, dan juga lakukan penyemprotan fungisida Bion- M. Pencegahan akan sangat baik untuk mengantisipasi kerugian yang disebabkan penyakit busuk lunak.

Burik (Streptomyces scabies)
Burik adalah penyakit yang menyerang umbi kentang sehingga membuat kentang tidak laku dipasaran. Indikasi tanaman yang terserang, yaitu umbinya jadi burik dan kulit umbi berkadas. Selanjutnya juga mengakibatkan daging umbi menjadi bergabus. Akan tetapi kita perlu tahu bahwa cendawan ini tidak akan hidup pada pH tanah dibawah 5, 4 serta diatas 7,0.

*Ingin info lengkap mengenai harga Polybag silakan klik link berikut ini http://bit.ly/hargapolybag

Bila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

CATATAN :
– Barang TIDAK READY STOCK, kami hanya melayani pemesanan, ukuran tergantung permintaan
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Inilah Manfaat Dari Polybag

 

Cara-Budidaya-Sayuran-dalam-Polybag-yang-Mudah

Jual Polybag Harga Pabrik – Lim Corporation

Tempat yang sangat sempit memang membuat kegiatan berkebun jadi kurang leluasa. Namun dengan memakai metode/inovasi tertentu berkebun menjadi lebih menyenangkan, efektif dan efisien dalam pelaksanaannya. Hasil metode ini melalui pemanfaatan tempat tanam untuk lahan sempit dapat berupa pot, polybag, dan vertikultur.

Baca juga artikel ini:

Tujuan utama dari metode/inovasi tersebut adalah untuk memanfaatkan lahan yang sempit secara optimal. Dapat menjadi alternatif bagi warga perkotaan yang tidak mempunyai lahan yang luas untuk bercocok tanam. Walaupun sekilas terlihat rumit, namun bila kita mengetahui teknik dan tips cara membuat sekaligus melaksanakannya maka akan menjadi lebih mudah.

Keuntungan/Kelebihan Inovasi Pot, Polybag, Verticulture

– Memanfaatkan ruang kosong untuk menyokong kebutuhan dapur

– Menambah keindahan alami lingkungan

– Menciptakan taman cantik di lahan terbatas

– Meningkatkan suplai oksigen di lingkungan sekitar

– Tanpa melakukan pengolahan tanah (mencangkul/ membajak)

– Fleksibel (dapat sangat mudah diletakkan di mana saja)

– Lebih murah dan mudah pembuatannya

– Anti banjir

iklan fp (2)

Menyiapkan Tempat Tanam

1. Pot dan polybag

– Pemilihan jenis dan ukuran pot dan polybag disesuaikan dengan jenis tanaman yang akan ditanam

– Tanaman tahunan (umumnya tanaman buah), pilihlah pot yang berbahan drum kaleng atau pot dengan ukuran diameter sekitar 60 cm

– Tanaman sayuran dan biofarmaka/ tanaman obat keluarga (TOGA) bisa menggunakan diameter 20-30 cm

– Macam tanaman yang dapat dibudidayakan dalam tempat tanam ini :

a. Macam buah-buahan (Tanaman Buah dalam Pot/Tabulampot) : jambu air, jambu bol, sawo, mangga, jeruk, dan lain-lain

Contoh beberapa tabulampot

b. Tanaman sayur buah dan sayur daun : cabai, terong, selada, tomat, sawi, dan lain sebagainya

polybag 222

Contoh beberapa tanaman sayuran dalam pot

c. Tanaman Obat antara lain jahe, kencur, kunyit, dan lain-lain

Contoh biofarmaka dalam polybag atau pot

2. Vertikultur

– Vertikultur merupakan cara bertanam yang dilakukan dengan menempatkan media tanam dalam wadah-wadah yang disusun secara vertikal (bertingkat/berundak)

– Ada 2 (dua) jenis vertikultur yang dapat dipakai, yaitu :

a. Rak. Dapat membuat dari bahan talang, bambu, paralon yang dirangkai sedemikian rupa sehingga berbentuk sebuah rak

Contoh vertikultur jenis rak

b. Tabung. Antara lain namanya, bahan yang dipakai biasanya berbentuk tabung yang dipasang vertikal (drum, bambu, paralon, dan lain-lain)

Contoh vertikultur jenis tabung

Menyiapkan Media Tanam

Tanaman yang ditanam dengan memakai pot, polybag, vertikultur perlu disiapkan media tanam berupa campuran :

– 1 bagian tanah bagian atas (topsoil)

– 1 bagian arang sekam

Wujud fisik tanah bagian atas

Wujud fisik arang sekam

Banner Polybag 23

Menyiapkan Bibit

Adanya bibit tanaman yang harus disemai terlebih dahulu dan ada yang dapat langsung ditanam. Beberapa macam sayuran yang harus disemai, di antaranya : sawi, pakchoy, selada, seledri, kobis/kol, cabai rawit, cabai besar/keriting, terong, dan sebagainya. Sedangkan yang dapat langsung ditanam seperti kangkung dan bayam.

Langkah-langkah menyiapkan bibit tanaman sayuran :

– Siapkan media semai berupa campuran tanah, arang sekam, dan kompos dengan perbandingan 1:1

– Campuran media ditempatkan di bak semai

– Sebelum disemai, benih terlebih dahulu direndam air hangat (30oC) selama ± 10 menit

– Buanglah benih yang hampa (mengapung)

– Tebarkan benih di bak semai, tutup tipis dengan media semai, kemudian siram dengan air

– Lakukan penyiraman rutin pagi dan sore hari

– Bibit yang siap dipindah (tanam) umumnya berumur 7-15 hari (tergantung jenis tanaman)

– Ciri bibit siap pindah : pertumbuhan bagus dan memiliki sedikitnya 3 helai daun utama

* Ingin info lengkap mengenai harga Polybag silakan klik link berikut ini http://bit.ly/hargapolybag

Bila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

CATATAN :
– Barang TIDAK READY STOCK, kami hanya melayani pemesanan, ukuran tergantung permintaan
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Budidaya Tanaman Tomat Dengan Polybag

 

tomattt

Jual Polybag Harga Murah – Lim Corporation

Tomat dikategorikan sebagai sayuran, meskipun memiliki struktur buah. Tanaman ini dapat tumbuh baik didataran rendah maupun tinggi mulai dari 0 sampai 1500 meter dpl, tergantung dari varietasnya. Tanaman tomat mencapai tanah yang subur dan gembur, dengan pH sekitar 5,5-7.

Baca juga artikel ini:

Di alam bebas pohon tomat berbentuk seperti perdu, ketinggiannya dapat mencapai tinggi 3 meter. Namun setelah dibudidaya tinggi tanaman ini tak lebih dari 2 meter dan dapat ditopang oleh ajir atau tali untuk menahan supaya tidak roboh. Tanaman tomat dapat tumbuh baik di berbagai media seperti lahan terbuka, hidroponik, taman vertikultur dan media pot atau polybag. Pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan tentang cara menanam tomat dalam polybag.

Pemilihan jenis tanaman
Secara umum, banyak orang membedakan tomat dari bentuk buahnya. Terdapat empat golongan tomat yang banyak beredar di pasaran yakni, (1) Tomat buah atau tomat granola, bentuknya bulat dengan pangkal mendatar (2) Tomat gondol, bentuknya lonjong biasa dipakai sebagai bahan baku saus, (3) Tomat sayur, teskturnya sangat keras dan rasanya sedikit kecut, (4) Tomat cherry, berbentuk kecil dan rasanya manis kecut.

Cara menanam tomat dalam polybag tidaklah sulit. Cara pertama pilihlah jenis tomat dan varietas yang akan ditanam. Sesuaikan dengan lokasi tempat budidaya dengan varietas tomat yang sudah dipilih, terutama untuk kondisi iklim dan ketinggian tempat. Untuk hasil yang lebih baik, pakailah benih unggul dari sumber yang terpercaya. Benih tomat dari berbagai varietas dapat diperoleh di toko pertanian. Keterangan yang mengenai sifat-sifat tanaman dapat dibaca pada label yang tertera dalam kemasan benih.

Cara menanam tomat dalam polybag

Penyemaian benih tomat
Cara menanam tomat dalam polybag sebaiknya melalui tahap persemaian terlebih dulu. Benih yang berupa biji harus disemaikan agar menjadi bibit tanaman. Langkah ini diperlukan karena benih yang baru tumbuh perlu perlakuan yang berbeda dengan tanaman yang telah tumbuh besar. Siapkan tempat dan media persemaian terlebih dulu. Memilihlah tempat persemaian yang terlindung dari hujan dan sinar matahari secara langsung. Media persemaian banyak bermacam-macam, silahkan baca cara membuat media persemaian untuk hortikuktura.

iklan fp (6) (1)

Bentuk persemaian dapat berupa bedengan, rak semai, atau polybag semai. Untuk persemaian dengan bedengan, buatlah larikan diatas bedengan dengan kedalaman 1 cm dan jarak antar larik 5 cm. Selanjutnya tanamlah benih tomat pada tiap larik dengan jarak 3 cm, tutuplah permukaannya dan siram secukupnya.

Untuk persemaian yang menggunakan ploybag, isilah polybag dengan media persemaian. Apabila tidak ada polybag dapat menggunakan daun pisang. Setelah itu benamkan benih tomat sedalam 1 cm kedalam media tersebut. Selanjutnya tutuplah permukaannya dan siram secukupnya. Setiap polybag cukup diisi satu benih.

Setelah itu benih disemaikan, lakukanlah penyiraman setiap 2 kali sehari dengan gembor yang halus. Berhati-hatilah jika menyiram, jangan sampai merusak permukaan persemaian. Pupuk tambahan dapat diberikan setelah dua minggu dengan pupuk cair organik, pupuk kompos atau NPK. Perawatan lain yang harus digunakan adalah penyiangan. Jangan sampai tumbuh gulma dalam area persemaian. Bibit tanaman tomat siap dipindah dari tempat persemaian ke dalam polybag setelah 30 hari atau sudah mempunyai setidaknya 5 helai daun.

Pemindahan bibit tomat
Sebelum bibit dipindah, siapkanlah media tanam dan polybag. Isilah polybag tersebut dengan tanah, arang sekam, dan kompos dengan perbandingan 2:1:1. Untuk lebih jelasnya lihat cara membuat media tanam menggunkan polybag.

Ada dua cara menanam tomat dari tempat persemaian ke dalam polybag. Pertama, memindahkan bibit dengan dicabut. Dengan cara siram persemaian dengan air supaya media tanam menjadi lunak. Selanjutnya cabutlah tanaman dengan hati-hati jangan sampai akar tanaman putus atau rusak. Selanjutnya masukkan tanaman tersebut secara tegak lurus pada lubang tanam yang terdapat dalam polybag. Posisi akar hanya tegak lurus jangan sampai bengkok atau terlipat. Aturlah kedalaman lubang tanaman sesuai dengan panjang akar. Kedua, memindahkan bibit dengan diputar. Dengan cara tanaman tomat diangkat dengan media yang ada disekitarnya. Untuk bibit dari bedengan, cungkil tanaman sedalam 10 cm dengan sekop atau tangan. Selanjutnya angkat dan pindahkan tanaman berikut dengan tanahnya. Untuk bibit dalam polybag semai, sobeklah atau tarik plastik polybag semai selanjutnya dipindahkan beserta tanahnya kedalam polybag yang lebih besar. Polybag semai dari plastik dapat digunakan berulang-ulang.

Pemeliharaan dan perawatan
Pemeliharaan tanaman tomat dalam polybag atau pot sangat mudah. Kesehatan tanaman lebih banyak dikontrol agar terhindar dari penularan penyakit lewat akar. Rawatlah supaya media tanam tidak terlalu kering. Siramlah setidaknya 2 kali sehari, tetapi jangan terlalu basah untuk menghindari busuk akar. Siangi gulma yang terdapat dalam polybag dengan teratur. Apabila ada tanaman yang layu atau mati, cabutlah segera dan buanglah media tanamnya supaya tidak menulari tanaman lain. Perawatan lain yang dibutuhkan adalah pemangkasan tunas dan pemberian ajir untuk penopang tanaman. Pupuk tanaman setelah satu minggu dengan kompos sebanyak satu genggam untuk setiap polybag. Gunakan penambahan pupuk kompos setiap bulan, apabila terlihat tanaman kurang subur. Apabila tanaman akan berbuah dapat ditambahkan pupuk buah atau pupuk organik cair.

 

banner polybag 18

Hama dan peyakit tanaman tomat sangat banyak. Apabila terlihat ada serangan hama, ambil hama tersebut secara manual. Buanglah daun atau batang yang rusak terkena hama. Penyemprotan hanya dilakukan bila sangat diperlukan. Supaya lebih aman untuk kesehatan dan lingkungan pakailah pestisida organik yang lebih alami. Silahkan baca cara membuat pestisida organik.

Pemanenan
Tanaman tomat dalam polybag dapat dipanen setelah 3 bulan, tergantung dari varietasnya. Kriteria buah tomat yang siap dipanen yaitu yang berubah warna dari hijau ke kuning-kuningan atau tepi daun terlihat kering dan batang menguning. Pemetikan dilakukan pada buah yang telah matang saja.

Buah tomat tidak matang secara serentak. Lakukan pemetikan setiap 2 sampai 3 hari sekali, jangan terlalu rapat untuk menghindari kerusakan tanaman. Waktu pemetikan yang paling baik pagi dan sore hari, ketika sinar matahari tidak terlalu terik. Bila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

CATATAN :
– Barang TIDAK READY STOCK, kami hanya melayani pemesanan, ukuran tergantung permintaan
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)