Wajib Anda Ketahui, Fakta Menarik Dibalik Metode Aeroponik

Metode Aeroponik

Mungkinkah Anda tertarik dengan metode budidaya di udara atau yang juga dikenal dengan aeroponik! Teknik ini sudah cukup lama dikenal di kalangan pembudidaya sayuran modern. Nah, berikut ini beberapa fakta menarik mengenai aeroponik ini.

Nutrisi Disemprotkan

Metode aeroponik tak dilaksanakan pada lahan atau media tanam khusus. Tanaman yang dibudidayakan dibiarkan menggantung di udara. Sebab itulah, tanaman-tanaman ini sangat memerlukan nutrisi khusus yang menunjang pertumbuhannya.

Nutrisi ini diperoleh dari penyemprotan pada bagian akar tanaman. Akar tanaman ini disemprot nutrisi yang berbentuk kabut jadi bisa diserap dengan lebih efektif. Cara ini hampir sama dengan teknik hidroponik. Hanya saja, hidroponik memungkinkan akar tanaman terendam terus-menerus oleh nutrisi yang sama.

Sprinkle si Pemberi Nutrisi

Supaya tetap tumbuh dengan baik, penyemprotan nutrisi ini harus terus dilaksanakan. Tujuannya yaitu menurunkan suhu tanaman supaya tanaman tak layu. Alat yang dipakai untuk mengatur waktu penyemprotan ini diberi nama sprinkle. Supaya tak layu, tanaman tak boleh berhenti disemprot lebih dari 15 menit.

Baca Juga:
Tidur Lebih Nyenyak & Rileks dengan Tanaman Hias Ini di Kamar
Mengulas Rahasia Ciptakan Cengkeh yang Optimal, Gimana Caranya?
Mau Benih Padi Tahan Penyakit, Terapkan Cara Ini Segera!

Tanaman dan Penyemaian

Tanaman yang banyak dipakai dalam budidaya teknik ini merupakan jenis sayuran daun dan sayuran umbi. Contoh sayuran daun aeroponik merupakan bayam, kangkung, sawi, dan selada. Sayuran umbi antara lain seperti kentang dan ketela pohon.

Benih yang dipakai tak langsung ditanam dengan metode ini. Penyemaian dilaksanakan di atas rockwool terlebih dulu dalam tray pembibitan. Apabila bibit sudah tumbuh menjadi benih, tanaman siap digantung dan dibudidayakan dengan teknik aeroponik.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Keuntungan Melimpah

Hasil panen dari tanaman aeroponik lebih unggul bila dibandingkan dengan tanaman yang ditanam dengan teknik lain seperti hidroponik atau konvensional. Dilihat dari segi kuantitas, berat selada yang ditanam dengan teknik ini bisa mencapai 20 ton per hektare. Jumlah ini merupakan 2 kali lipat hasil pertanian konvensional yang hanya 10 ton per hektare.

Disamping itu, dari segi kualitas hasil tanaman aeroponik juga lebih unggul. Kadar oksigen yang tinggi membuat akar tanaman lebih optimal dalam menghasilkan energi. Bukan hanya itu, tanaman aeroponik juga lebih higienis, segar, renyah, beraroma lebih harum, dan rasanya lebih lezat.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Wajib Anda Ketahui, Fakta Menarik Dibalik Metode Aeroponik” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Polybag untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s