Iniloh!! Teknik Pembibitan Tanaman Kelor Supaya Tumbuh Subur

Daun Kelor
Pembibitan Daun Kelor

Jual Polybag Plastik Harga Murah – Lim Corporation

Dunia tak selebar daun kelor, bunyi pepatah lama, merupakan semacam dorongan bagi seseorang yang mengalami kesusahan untuk tak lekas putus asa. Benar daun kelor itu tak lebar.

Kelor dengan bahasa latinnya Moringa Oleifera adalah tumbuhan dari suku Moringaceae. Tanaman ini bisa tumbuh dengan tinggi sekitar 7m-11m. Bentuk daunnya yaitu bulat telur dengan ukuran kecil, bersusun majemuk dalam satu tangkai.

Daun ini bisa dimakan untuk sayur dan bisa dijadikan obat. Vit C yang terkandung 7 kali dari jeruk, kalsiumnya 4 kali dari susu, vit A-nya 4 kali dari wortel, proteinnya 2 kali lebih tinggi dari susu, dan potasiumnya 3 kali lebih tinggi ketimbang pisang.

Manfaat Daun Kelor
1. Mampu tingkatkan ketahanan tubuh
2. Menyegarkan mata dan otak
3. Meningkatkan metabolisme tubuh
4. Meningkatkan fungsi normal hati dan ginjal
5. Memperindah kulit
6. Antioksidan
7. Mempermudah pencernaan, dan sebagainya.

Yayasan Odesa Indonesia merupakan salah satu yayasan yang getol memasyarakatkan kelor di kawasan Bandung Utara. Mereka punya 3 grup pertanian yaitu Taoci (Tanaman Obat Cimenyan), Tapeci (Tani Pekarangan Cimenyan) dan Hotani (Himpunan Orang Tani Niaga) Cimenyan.

Baca Juga: Ternyata, Ini 4 Jenis Penyakit Tanaman Kentang yang Wajib di Waspadai

Yayasan ini sudah mengusahakan pembibitan kelor sejak tahun 2017. Sebab pembibitan stek sangat sulit akibat jarang pohon yang bisa ditebang, solusinya yaitu melalui pembibitan biji kelor. Berikut ini Yayasan Odesa Indonesia berbagi sesuai dengan pengalaman membibitkan kelor, yang mungkin bisa Anda coba di lingkungan Anda sendiri.

Pertama, pilihlah biji yang tua dan sehat. Dengan ciri bulat sedikit besar. Tak keriput atau terlalu kecil dan tak gampang remuk ketika dipencet atau dikupas kulit/sayap putihnya.

Kupas sayap putih, bukan dibongkar kulit cangkangnya. Membuka kulit cangkang memang bisa dikerjakan, tetapi berdasarkan pengalaman banyak menyebabkan kerusakan. Sayap putih tersebut mengandung antibakteri yang menyebabkan biji tak membusuk. Ketika keperluan untuk mempermudah pembelahan maka harus dihilangkan supaya biji gampang memecah diri.

Rendam dalam air hangat dan biarkan sampai satu hari atau 24 jam. Pilih bibit yang terendam dan yang terapung tak usah dipakai.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Masukkan dalam kain basah. Letakkan pada suhu yang dingin sebab proses pembelahan memerlukan udara dingin dan lembab. Tak hanya kain basah, media penyemaian awal juga bisa memakai tissue dan ditutup dalam box. Memang lebih cepat tetapi harus diantisipasi lebih cepat pemindahan ke media tanam. Jangan menunggu terlalu panjang kecambah. Justru yang terbaik yaitu ketika sebelum kecambah memanjang sudah masuk ke dalam tanah dan biarkan berevolusi melalui tanah secara langsung.

Sesudah biji cukup lunak, masukkan ke dalam media tanam pada polybag. Syarat media tanam jangan terlalu basah menggenang. Cukup agak basah dan tak boleh kering.

Masukkan biji ke dalam tanah kedalaman 1cm. Jangan terkena sinar panas matahari secara berlebihan saat usia sekitar 5-6 hari. Baru usia 7 hari sudah bisa mulai dikenakan sinar matahari terutama cukup 2 jam pada pagi hari. Apabila ada biji yang tumbuhnya terlalu cepat memanjang bisa dipasang tongkat kecil untuk meluruskan pohon. Bila ada biji yang tak tumbuh, maka ganti dengan biji yang baru ketika umur 12 hari.

Tingkat kegagalan mencapai 40% adalah hal yang lazim dalam proses pembenihan biji. Apabila ingin mengurangi tingkat kegagalan ini, bisa memilih biji lebih selektif. Sejauh ini pengalaman di Odesa Indonesia sudah berhasil mengurangi kegagalan hingga 20% pada setiap pembenihan.

Baca Juga: Mengenal 6 Jenis Ikan Hias Air Tawar yang Sangat Populer

Pastikan kegemburan tanah yang baik bagi biji, sebaiknya campuran tanah hitam. Bibit kelor perlu tanah gembur. Berbeda bila nanti sudah tumbuh besar pada tanah liat atau bebatuan sekalipun bisa tetap berkembang.

Campurlah dengan pupuk kering yang sudah terfermentasi secara baik. Pengalaman di Odesa Indonesia memakai pupuk domba usia satu tahun kering sangat bagus. Hindari pupuk yang di dalamnya ada hewan-hewan kecil. Kutu menjadi problem sebab biji kelor sangat enak dimakan, jadi banyak yang gagal karena hama ini.

Ketika masa awal tanam ini belum begitu diperlukan. Yang paling penting tanah gembur, sedikit pupuk tak masalah, terlebih lagi bisa memperoleh campuran tanah gambut atau pasir. Sekalipun kegemburan tanah menjadi syarat dasar, tetapi tak baik juga jika terlalu gembur karena nanti ketika akar pohon kelor tumbuh bisa gampang rusak. Jadi kesimpulannya yang sedang-sedang saja.

Eksperimen Odesa Indonesia membuktikan media tanam yang baik yaitu hanya memakai tanah gembur, dicampur dengan gambut atau pasir secukupnya tanpa pupuk. Pemupukan dilaksanakan sesudah usia tumbuh 14 hari dengan cukup memakai cairan tomat atau memakai cairan daun kelor. Cairan tomat sangat baik untuk perkembangan karena mengandung 3 unsur dasar utama pertumbuhan yaitu sitokimin, giberelin dan auksin.

Proses perawatan dengan penyiraman tunas perlu diperhatikan sampai masa 60 hari. Pada kelor tak harus setiap hari disiram, tetapi jangan juga terlalu lama terkena sinar matahari. Proses penyiraman melihat kondisi, misal saja 2 atau 3 hari sekali cukup.

Ukuran polybag untuk biji kelor bisa memakai polybag medium. Untuk target 2-3 bulan tanam ladang bisa cukup memakai polybag ukuran 15x 20. Untuk target tanam ladang 4-5 bulan ukuran polybag bisa memakai 15x 25 atau 20×25.

Baca Juga: Manfaat Tanaman Waru Landak dari Hiasan Rumah Hingga Atasi Gejala Penyakit

Sebetulnya usia tanam di ladang bisa dimulai pada usia 60 hari. Akan tetapi harus dilihat keadaan secara situasional. Apabila dianggap terlalu kecil untuk berebut makanan dengan rumput atau terlalu mengkhawatirkan keamanan dari injakan manusia atau hewan ternak, atau bahkan dirusak ayam, usahakan menunggu pohon lebih tinggi jadi aman dalam berevolusi.

Perhatikan ketika memindahkan kelor dari polybag, lakukan pemindahan secara hati-hati. Sebab akar kelor itu sangat halus jadi tak bisa diperlakukan seperti bibit kopi yang keras. Ketika mencopot tanah dari plastik juga harus hati-hati, usahakan pakai gunting, jangan main asal sobek saja.

* Ingin info lengkap mengenai harga Polybag silakan klik link berikut ini http://bit.ly/hargapolybag

Bila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Polybag atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s