Rasakan 10 Khasiat & Manfaat Setelah Mengkonsumsi Buah Alkesa

alkesa

Buah Alkesa atau Sawo Mentega adalah buah yang berbentuk hampir menyamai seperti alpukat tetapi bedanya yaitu di bagian warna. Buah ini biasanya anda temukan di jawa seperti bandung. Karena kota bandung sangat lah bagus untuk di tanami buah ini.

Buah ini memanglah buah yang termasuk tak musiman artinya buah ini bisa tumbuh sepanjang tahunnya. Dengan demikian buah ini sangat gampang anda makan kapan pun anda inginkan. kandungan dalam buah ini sangat besar sehingga bagus untuk kesehatan serta menjaga kesehatan anda bahkan bisa mengobati sebuah penyakit anda.

Manfaat Buah Alkesa Bagi Kesehatan

1. Berfungsi Untuk Antioksidan

Dengan mengkonsumsi sebuah buah alkesa bisa anda pakai secara langsung dengan cara memakannya. Sehingga anda tak perlu khawatirkan terserang penyakit dalam tubuh anda karena kandungan dalam buah ini cukup bagus untuk menjaga kesehatan.

2. Menigkatkan Berat Badan

Dengan kandungan kalori yang bagus serta bermanfaat sebagai penambah nafsu makan. Karena dapat menjadi penambah nafsu makan hal tersebut dapat menambah berat badan. Hal ini sangat lah cocok yang menderita cacingan atau yang kurang nafsu makan.

3. Menambah Stamina

Akan kayanya kandungan karbohidrat yang bisa mengubah menjadi sebuah glukosa hal ini sangat bermanfaat untuk menambah energi baru sesudah melaksanakan sebuah aktivitas seharian yang melelahkan. Anda bisa menjadikan buah ini jus atau langsung memakannya, untuk mengembalikan energi dalam tubuh.

4. Melancarkan Pencernaan

Kandungan serat yang ada dalam buah alkesa cukup membantu proses pencernaan yang bagus dan juga bisa mempelancar pencernaan yang di akibatkan permasalaan pada sistem pencernaan. hal ini bisa di atasi dengan banyak mengonsumsi buah alkesa.

Baca Juga :

5. Mengobati Sembelit

Kandungan serat dalam buah alkesa cukup berguna untuk mengatasi sembelit atau susah BAB yang disebabkan faktor makanan. Hal ini bisa di atasi dengan cara banyak mengonsumsi buah alkesa secara rutin.

buah-alkesa

6. Mengatasi Radang Mulut

Dengan beberapa kandungan dari buah alkesa bisa di manfaatkan untuk mengatasi peradangan pada mulut yang disebabkan akibat kurangnya asupan Vitamin C dalam mulut sehingga hal ini terjadi.

7. Menjaga Kesehatan Mata

Dengan kayanya kandungan vitamin A dalam buah alkesa sangat berguna untuk menjaga kesehtan mata dan juga bisa mengontrol penyakit yang menyebabkan penyakit pada mata.

8. Megatasi Kanker Usus

Akan kayanya kandungan vitamin dalam buah alkesa hal ini sangat baik untuk mengatasi penyakit yang menyebabkan kanker usus. Dengan senyawa dalam buah ini sangat bagus untuk menetralisir kadar racun, bakteri dan virus yang menyebabkan kanker usus.

9. Memperkuat Tulang

Dengan adanya kandungan kalium dalam buah alkesa sangat bermanfat sekalai untuk memerkuat tulang apalagi pada tulang pertumbuhan seperti masa remaja atau masa kanak-kanak sangat bagus apabila mau mengonsumsi buah alkesa ini dengan baik.

10. Pencampur Bahan Makanan Bayi

Karena adanya kandungan seperti diatas sangat membantu juga untuk menjadi campuran makanan pada bayi dengan cara di haluskan terlebih dulu seperti bubur pada umumnya. Hal ini dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan pada dedek bayi.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk penyemaian atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Advertisements

Cara Baru Budidaya Tanaman Kumis Kucing, Berkhasiat & Bermanfaat

daun-kumis-kucing

Masyarakat Indonesia mengetahui tanaman kumis kucing sebagai tanaman obat yang sangat ampuh untuk menanggulangi penyakit kencing manis. Di daerah pedesaan, kita akan dengan gampang menemukan herbal ini. Akan tetapi, cukup sulit bila mencarinya di daerah perkotaan. Selain tumbuh liar, kumis kucing dapat ditanam di pot. Untuk itu, sebaiknya Anda mencari tahu cara menanam kumis kucing dalam pot.

Kumis kucing (Orthosiphon aristatus) merupakan salah satu jenis tanaman obat asli Indonesia yang tergolong dalam famili Lamiaceae/Labiatae. Nama lain dari kumis kucing, yaitu java tea, giri-giri marah, songot koceng, dan remujung. Berikut ini cara menanam kumis kucing dalam pot yang dapat Anda coba.

Persiapan Bibit Tanaman Kumis Kucing

Perbanyakan bibit tanaman kumis kucing dapat dilaksanakan dengan cara vegetative, yaitu stek batang. Pilihlah tanaman induk yang normal, subur, serta telah berkayu. Pilihlah batang yang tak terlalu tua atau muda dan sudah berkayu. Potong batang yang telah dipilih dengan pisau kemudian potong menjadi ukuran sekitar 15—20cm dan berbuku sekitar 2—3.

Bibit stek tanaman kumis kucing dapat langsung ditanam ataupun disemai terlebih dulu. Apabila bibit ditanam pada persemaian, gunakan jarak tanam 10cm×10cm dengan kedalaman 20cm.

Laksanakan perawatan pada bibit dengan mengerjakan penyiraman sebanyak 1—2 kali 1 hari. Bibit diberi sedikit naungan berupa plastik paranet, jerami, atau dedaunan kering. Sesudah bertunas, bibit dapat dipindahkan ke tempat tanam yang sudah disiapkan baik itu pot, polibag, ataupun yang lainnya.

Baca Juga :

Yuk!! Intip Budidaya Kentang Dengan Metode Hidroponik
Yuk Intip!! 5 Tanaman Yang Sangat Cocok Pada Musim Kemarau
Ini Dia Tips & Trik Budidaya Ikan Supaya Hasil Melimpah

Menanam Kumis Kucing Dalam Pot

Tahapan selanjutnya, siapkan pot tanam dan ukurannya disamakan dengan bibit yang akan ditanam. Siapkan media tanam berupa tanah dan pupuk kandang atau bisa juga pupuk kandang diganti dengan arang sekam.

Sesudah siap semua, masukkan media tanah yang sudah dicampur pupuk kandang atau arang sekam ke pot sekitar 1/3 dari tinggi pot. Selanjutnya, tanam bibit dengan posisi tegak lurus sedalam 5cm atau 1/3 bagian dari pangkal batang stek, kemudian padatkan tanah di sekitar bibit. Sesudah itu, kerjakan penyiraman sampai tanah cukup basah. Hal itu bertujuan untuk memadatkan celah bagian tanah.

Pemeliharaan Tanaman Kumis Kucing

Supaya nutrisi yang diperlukan tanaman kumis kucing terpenuhi, laksanakan pemupukan dengan memakai pupuk organik yang diberikan setiap 2—3 minggu 1 kali. Kerjakan pula penyiangan terhadap gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh di sekitar tanaman.

Penyiraman dapat dilaksanakan secara rutin, yaitu 1 atau 2 kali 1 hari. Apabila tanaman telah rimbun, frekuensi penyiraman dikurangi. Kerjakan pergantian media tanam setiap 3 bulan 1 kali supaya media tanam atau tanah tak padat. Biasanya, pada umur 3 bulan tanaman kumis kucing telah tumbuh besar, jadi sebaiknya pot tanamnya juga diganti.

Jika Anda membutuhkan atau ingin menggunakan Polybag untuk budidaya tanaman atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031-8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564