Cara Menanggulangi Hama Penyakit Terong

aubergine-1298730_640

Mungkin bagi sebagian orang hama & penyakit tanaman sangat menggangu sehingga membuat jengkel.bingung cari cara mengatasinya kemana? yuk kita simak artikel berikut. cekidot!

 

Untuk menjaga tanaman terong dari hama dan penyakit, anda bisa melihat artikel di bawah yaitu cara pengendalian hama dan penyakit untuk tanaman terong.

PENYAKIT

layu bakteri

1. Layu Bakteri
Penyebab : bakteri Pseudomonas solanacearum
Bisa hidup lama dalam tanah
Serangan hebat pada temperatur cukup tinggi
Gejala serangan terjadi kelayuan pada seluruh tanaman secara mendadak

images (2)

2. Buah Busuk
Penyebab : jamur Phytophthora sp, Phomopsis vexans, Phytium sp.
Gejala serangan adanya bercak-bercak coklat kebasahan pada buah sehingga buah busuk.

Foto3750

*Jangan Lupa Baca Juga:Tips Jitu Cara Budidaya Bunga Anggrek Vanda

3. Bintik-bintik Daun
Penyebab : jamur Cercospora sp, Alternaria solani, Botrytis cinerea
Gejala bercak-bercak kelabu-kecoklatan atau hitam pada daun.

4. Antraknose
Penyebab : jamur Gloesporium melongena
Gejala bercak-bercak melekuk dan bulat pada buah lalu membesar berwarna coklat dengan titik-titik hitam

5.Busuk Leher akar
Penyebab ; Sclerotium rolfsii
Gejala pangkal batang membusuk berwarna coklat

6.Rebah Semai
Penyebab : Jamur Rhizoctonia solani dan Pythium spp.
Gejalanya adalah batang bibit muda kebasah-basahan, mengkerut dan akhirnya rusak dan mati

cropped-banner-polybag1.jpg

Cara pengendalian Penyakit:
Tanam varietas ,atur jarak tanam dan pergiliran tanaman, perbaikan drainase, atur kelembaban dengan jarak tanam agak lebar, cabut dan buang tanaman sakit Rendam benih dengan POC NASA dosis 2 cc / lt + Natural GLIO dosis 1 gr/lt,untuk  Pencegahan taburkan Natural GLIO yang telah dicampur pupuk kandang sebelum tanam ke lubang tanam.

Catatan : Jika pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi, sebagai alternatif terakhir bisa menggunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan merata serta tidak luntur oleh air hujan tambahkan Perekat AERO 810 dengan dosis 0,5 l per tangki
*Jangan Kuper Baca Juga:Panduan dan Cara Budidaya Bunga Krisan Untuk Para Pemula
H A M A

b0070071_851749

1. Kumbang Daun (Epilachna spp.)
Gejala serangan adanya bekas gigitan pada permukaan daun sebelah bawah
Bila serangan berat dapat merusak semua jaringan daun dan tinggal tulang-tulang daun saja
Cara pengendalian; kumpulkan dan musnahkan kumbang, atur waktu tanam, pencegahan dengan PESTONA atau PENTANA + AERO 810 setiap 1-2 minggu sekali.

Kutu Daun Aphis Gossypii

2. Kutu Daun
Menyerang dengan cara menghisap cairan sel, terutama pada bagian pucuk atau daun-daun yang masih muda.
Daun tidak normal, keriput atau keriting atau menggulung
Sebagai vektor atau perantara virus
Cara pengendalian : mengatur waktu tanam dan pergiliran tanaman, untuk pencegahan semprot PENTANA + AERO 810 atau Natural BVR setiap 1-2 minggu sekali.

foto-tempat-tidur-pun-bisa-jadi-sumber-penyakit

3.Tungau ( Tetranynichus spp.)
Serangan hebat musim kemarau.
Menyerang dengan cara menghisap sel tanaman, sehingga menimbulkan gejala bintik-bintik merah,kecoklat-coklatan atau hitam di permukaan daun sebelah atas ataupun sebelah bawah.
Cara pengendalian sama seperti pada  kutu daun.

ulat-tanah_thumb[2]

4. Ulat Tanah ( Agrotis ipsilon Hufn.)
Bersifat polifag, aktif senja atau malam hari
Menyerang dengan cara memotong titik tumbuh tanaman yang masih muda, sehingga terkulai dan roboh
Cara pengendalian : kumpulkan dan musnahkan ulat,untuk  pencegahan semprotkan PESTONA atau PENTANA + AERO 810.

download (7)

5.Ulat Grayak (Spodoptera litura, F.)
Bersifat polifag.
Menyerang dengan cara merusak (memakan) daun hingga berlubang-lubang.
Cara pengendalian : mengatur waktu tanam dan pergiliran tanaman, semprot dengan Natural VITURA.

download (8)

6.Ulat Buah ( Helicoverpa armigera Hubn.)
Bersifat polifag, menyerang buah dengan cara menggigit dan melubanginya, sehingga bentuk buah tidak normal, dan mudah terserang penyakit busuk buah.
Cara pengendalian : kumpulkan & hancurkan buah yang tercemar,lakukan perpindahan tanaman & lakukan waktu tanam sanitasi kebun, untuk pencegahan semprotkan PESTONA atau PENTANA + AERO 810 setiap 1-2 minggu sekali

Silahkan mencoba semoga bermanfaat & semoga berhasil.

GOOD LUCK!

Advertisements

About Lim Mulyono

Entrepreneur
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s