Apa Itu Perkebunan??

78KELAPA
Yang dimaksud perkebunan yakni semuanya kesibukan yang mengusahakan tanaman khusus pada tanah atau media tumbuh yang lain dalam ekosistem yang sama seperti. Dengan pertolongan pengetahuan & teknologi, kesibukan dalam perkebunan meliputi : mengolah dan memasarkan barang hasil tanaman itu. Juga memasukkan permodalan serta manajemen untuk mewujudkan kesejahteraan untuk pelaku usaha perkebunan dan beberapa orang.

Untuk membedakan perkebunan dengan pola tanam umum, biasanya dalam perkebunan, tanaman yang ditanam tidaklah tanaman sebagai makanan pokok maupun sayuran atau bunga. Tanaman yang ditanam umumnya mempunyai ukuran besar dengan waktu penanaman yang relatif lama, biasanya semakin lebih setahun.

Beberapa Tipe Perkebunan

Lebih jelasnya pengertian perkebunan dapat diambil kesimpulan lebih luas menurut syarat-syarat : faedah, pengelolaan, tipe tanaman, dan product yang dihasilkan. Berdasarkan pada faedahnya, perkebunan dapat diambil kesimpulan sebagai usaha untuk bikin lapangan kerja, tingkatkan pendapatan dan devisa negara, dan memelihara kelestarian sumber daya alam.

Berdasarkan pada pengelolaannya, perkebunan dibedakan jadi :
1. Perkebunan rakyat, yaitu budidaya tanaman yang ditangani oleh rakyat.
2. Perkebunan besar, yaitu budidaya tanaman yang dikelola oleh badan usaha miliki negara (BUMN) atau perusahaan swasta.
3. Perkebunan Inti Rakyat (PIR). Yaitu perkebunan yang melibatkan badan usaha miliki negara (BUMN) atau perusahaan swasta sebagai INTI, tengah rakyat sebagai PLASMA.
4. Perkebunan Unit Pelaksana Proyek (Perkebunan PUPP). Yaitu perkebunan yang dalam pembinaannya ditangani oleh pemerintah, tengah pengusahaannya tetaplah ditangani oleh rakyat, pemerintah ataupun swasta.

Berdasarkan pada ciri-ciri intensifnya, perkebunan dibedakan jadi perkebunan agroforestri dan silvikultur (budidaya rimba). Dalam perkebunan pemeliharaan memegang manfaat paling utama ; sebentar dalam agroforestri dan silvikultur, tanaman cenderung ditinggalkan untuk tumbuh sama seperti kondisi alam. Karena sifatnya intensif, perkebunan hampir selalu menerapkan langkah budidaya monokultur, kecuali untuk komoditas khusus, seperti lada dan vanili. Penciri sekunder, yg tidak selama-lamanya berlaku, yakni ada instalasi pemrosesan atau pengemasan pada hasil panen dari tempat perkebunan itu, terlebih dulu produknya dipasarkan.

Tanaman-Belum-Menghasilkan-300x215

*Baca Juga Cara Tepat Pembibitan Sawit dengan Polybag

Ukuran luas perkebunan demikian relatif dan tergantung volume komoditas yang dihasilkan. Namun, satu perkebunan memerlukan satu luas minimum membuat perlindungan keuntungan melalui sistem produksi yang diterapkannya. Kepemilikan tempat tidaklah yaitu prasyarat mutlak dalam perkebunan, sampai untuk beberapa komoditas berkembang sistem sewa-menyewa tempat atau sistem pembagian usaha, seperti Perkebunan Inti Rakyat (PIR).

Sejarah perkebunan di banyak negara kerap terkait dengan sejarah penjajahan/kolonialisme dan pembentukan satu negara. Di Indonesia sendiri, perkebunan mulai dikenal sejak mulai pemerintahan kolonial Belanda. Baru setelah merdeka pemerintah Indonesia menukar perkebunan itu. Beberapa tipe tanaman perkebunan sebagai komoditas ekspor nonmigas Indonesia salah satunya : cengkih, kakao, karet, kopi, teh, Jati, kelapa sawit, dan sebagainya.
(dirangkum dari bermacam sumber).

 

Lim Corporation – Sebuah perusahaan di bidang agriculture yg menyediakan berbagai macam plastik untuk pertanian maupun perkebunan. Untuk info harga dan prodak silahkan  SMS/Call/WA : 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277
Email: limcorporation2009@gmail.com
www.Polybag99.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s