Bagaimana langkahnya budidaya tanaman jahe dalam polybag

 

 

budidaya-jahe-gajah-budidaya-jahe-gajah-cara-budidaya-jahe-cara-tanam-jahe-merah-jahe-gajah-jahe-kuning-bibit-jahe-gajah-manfaat-jahe-gajah-budidaya-jahe-dalam-karung-panen-jahe-bibit-jahe-pembibitan-jahe-300x149

Media Untuk Tanaman Jahe
Media tanam yang akan kita pakai yakni polybag atau karung bekas. Apabila anda menggunakan karung, bisa gunakan karung bekas beras ataupun pakan ternak. Semakin besar ukuran karung, media pengisi yang kita butuhkan juga semakin banyak, selain itu produktifitas jahe bakal semakin besar. Namun disarankan untuk menggunakan polybag dengan ukuran minimal 40×50 cm.
Media yang kita butuhkan untuk isi polybag salah satunya : Tanah, pupuk organik dan pasir dengan perbandingan 2 : 1 : 1 atau dapatlah 3 : 2 : 1.

A. Tanah
Tanah yang baik utuk digunakan yakni tanah yang gembur dan subur. Gembur ini bermakna tanah yang remah dengan komposisi pada tanah liat, pasir dan debunya seimbang. Subur berarti, tanah yang kaya akan unsur hara. Apabila tanah yang kita gunakan yakni tanah yang gembur dan subur kita tidak membutuhkan banyak menambahkan bahan lain seperti pasir dan pupuk.

B. Pasir
Media pasir demikian dibutuhkan apabila tanah yang kita gunakan memiliki kandungan fraksi simak yang lumayan tinggi. Pasir yang digunakan juga juga harus pasir ladu atau pasir yang mempunyai kandungan lumpur. Kecuali harga nya yang murah, pasir tipe ini bisa mengandung banyak bahan mineral endapan yang demikian dibutuhkan oleh tanaman.

C. Pupuk Organik
Untuk pupuk organik, kita bisa gunakan pupuk kandang, kompos atau bokashi (pupuk hasil fermentasi dari mikroorganisme). Apabila kita akan menggunakan pupuk kandang, lebih baik gunakan pupuk kandang yang sudah dihancurkan dan difermentasi. Hal semacam itu memiliki maksud agar lebih mudah untuk diserap oleh tanaman.
Semua media itu campur lewat cara rata sambil bersihkan dari benda-benda yang lebih kurang akan mengganggu, seperti palastik, batu dan lain sebagainya. lantas input dalam karung atau polybag yang sudah kita siapkan tadi. Pengisian karung/polybag cukup 15-20 cm segi saja, karena selama hidup perubahan tanaman nantinya akan ditangani memberikan pupuk organik yang pasti akan berikan volume dari polybag.

System Pembibitan Jahe
Persiapan pembibitan
Prasyarat tentukan bibit jahe yang bagus untuk ditanam :
– Datang dari tanaman jahe yang sudah tua, biasanya hal semacam itu ditandai dengan judul yang sudah kering, lebih kurang berumur 9-10 bln..
– Rimpang jahe sudah lewat waktu dormansi (1-1, 5 bln.), jahe masih tetap fresh dengan tidak ada tanda bibit penyakit serta pembusukan.
– Kulit rimpang tidak lecet atau memar karena bekas galian.
Tetapkan rimpang subur dan subur.
– Bibit yang bermutu yakni bibit yang baik (tidak disimpan begitu lama).
Penuhi prasyarat akan mutu genetik, mutu fisiologis (persentase tumbuh tinggi) serta mutu fisik yang bagus dan tahan pada hama penyakit.
– Rimpang yang akan untuk jadikan bibt, sebaiknya dipotong-potong dengan cutter yang steril atau dapatlah dipotong selekasnya dengan tersisa 2-3 bakal mata tunas dengan bobot sekitaran 25-60 gr untuk jahe putih besar, 20-40 jahe putih kecil dan jahe merah.
– Estimasi kepentingan benih untuk tempat per hektar untuk jahe putih besar (panen tua) membutuhkan benih sekitaran 2-3 ton dan 5 ton untuk jahe putih besar (panen muda). Tengah jahe merah dan jahe emprit sekitaran 1-1, 5 ton.

 

jahe1

*Baca Juga Cara Membuat Media Tanam Untuk Tanaman Sayuran Dalam Polybag

Step Pengecambahan
Bila kuatir dengan akan ada serangan jamur, bibit bisa kita rendam lebih dulu dalam larutan fungisida (misalnya Dithane M-45) selama kurang lebih 15 menit (untuk budidaya konvensional). Apabila tidak, benih cukup direndam atau dibasahi dengan air, lantas letakkan di tempat yang lembab agar bisa berkecambah dengan baik. Selain itu, kita juga harus mengontrolnya keseharian melalui langkah membasahinya apabila bibit sudah mulai jadi kering. Bibit akan mulai berkecambah lebih kurang sekitaran 2 minggu.

Step Penyemaian
Satu di antara langkah untuk menyemaikan jahe yakni dengan menggunakan peti kayu dengan urutan kerja sebagai berikut.
1. Dibagian basic peti letakkan bakal bibit selapis
2. Berikanlah sekam padi atau abu gosok, lantas bibit jahe itu berikanlah abu gosok lagi. Senantiasa sekian sampai yang paling atas yakni sekam padi atau abu gosok (berlapis, bibit, abu gosok, bibit, abu gosok).
3. Benih itu akan mulai bertumbuh dalam kurun waktu 2-4 minggu. Apabila sudah tumbuh dengan ketinggian sekitaran 10 cm (3-5 daun). Apabila sudah sekian bisa kita ambil bibit itu dari rimpangnya lalu lantas kita tanam dalam karung atau polybag.
4. Rimpang yang tersisa bisa kita tanam kembali di tempat penyemaian agar tumbuh bibit yang lain. (satu buah rimpang bisa menghasilkan sekitaran 2-4 bibit).
5. Setelah bibit kita tanam, tanaman jahe itu jangan sampai selekasnya kita tempatkan pada ruang yang terbuka dengan paparan sinar matahari lewat cara selekasnya. Namun harus kita adaptasikan lebih dulu di tempat yang memiliki naungan (bisa menggunakan paranet) hingga berumur sekitaran 1, 5-2 bln..

Step Menanam
Penanaman bibit jahe dalam polybag atau karung baiknya demikian hati-hati. Buat lubang pada polybag, lebih kurang sebesar ukuran bibit, lantas input medianya (tanah, pasir dan pupuk) beserta bibitnya dalam polybag. Lalu tutup tutup dengan media di sekitarnya dan padatkan ala kandungannya saja. Setelah system penanaman selesai, media dan bibit harus sering dengan air sekedarnya agar kebutuhannya untuk bertumbuh tercukupi dengan baik.

Step Pemeliharaan
Pemeliharaan tanaman jahe dalam polybag atau karung begitu mudah, pemeliharaan itu biasanya meliputi : penyiangan, penyiraman penggemburan media, pemupukan serta ingindalian hama dan penyakit.

Step Pemanenan
Tanaman jahe yang sudah kita bududayakan itu bisa kita panen setelah berumur kurang lebih sekitaran 10 bln.. Tanaman yang sudah tua dan siap panen yakni tanaman yang sudah lewat waktu jadi kering, di mana daun dan batangnya berpindah jadi kuning dan sudah jadi kering. System panen jahe yang kita tanam di polybag begitu mudah, karena kita tidak butuh susah payah untuk menggali. Kita hanya perlu menggunakan cetok atau merobek kantung polybag yang sudah mulai lapuk.
Angkat rimpang jahe dengan hati-hati supaya tidak rusak, kemudaion bersihkan dari tanah dan kotoran yang menempel (jika memang perlu bersihkan dengan air bersih). Satu rumpun tanaman jahe yang ada pada satu media tanam karung ukuran 50 kg bisa menghasilkan rimpang jahe sekitaran 2-5 kg.

CV LIM CORPORATION menyediakan polybag untuk budidaya tanaman salh satunuya adalah jahe, jika anda berminat silahkan hubungi di Info harga polybag SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277
Email: limcorporation2009@gmail.com.
www.polybag99.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s