Budidaya Tanaman Paprika

paprika-1

Sayuran berbentuk bulat,terdapat warna hijau, merah serta kuning cerah ini dapat ditanam didalam pot. Saat berbuah, tampak cantik cocok untuk jadikan sebagai tanaman hias.

Paprika masih merupakan satu famili dengan cabe besar,hanya tidak sama varietas. Nama ilmiahnya mirip dengan nama ilmiah cabe besar, Capsicum annum. Lantaran memiliki bentuk yang indah serta menarik berikut paprika dapat dijadikan tanaman hias dalam pot.

Pada intinya semuanya tanaman sayuran bisa ditanam didalam pot, tak kecuali tanaman paprika. Walau umumnya pengusaha pertanian bertanam paprika pilih dataran tinggi untuk kebun produksinya lantaran hawanya yang sejuk bikin hasil serta produksinya optimal. Namun bagi hobiis ,mungkin menanam sebagian pot paprika di dataran rendah.

Berikut ini cara penanaman buah paprika :

 

1. Penanaman

Sebelum saat mananam paprika,pastikan benih yang berkualitas serta saat benih belum kadaluarsa, benih mempunyai vigor (daya kecambah tinggi).

Kecambahkan benih dalam media tanah yang lembut. Dapat pula memakai cocopeat (serbuk sabut kelapa).

Cara menanam benih paprika dengan mencampurkan benih dengan tanah lembut atau pasir. Taburkan kombinasi benih serta tanah/pasir tersebut diatas tanah gembur serta subur dengan membuat alur serta tutuplah kembali dengan pasir atau tanah halus diatasnya. Tempatkan ditempat yang teduh serta jagalah supaya keadaan senantiasa lembab. Siram memakai sprayer. 4 hingga 6 hari benih telah berkecambah menjadi bibit.

Sesaat menanti bibit tumbuh besar,sediakan media tanam. Media berbentuk campuran pupuk kandang, kompos/bokashi serta tanah dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Pupuk kandang datang dari kotoran kambing atau dapat pula memakai kotoran ayam yang ditambah sekam padi supaya lebih porus.Dapat pula memakai pupuk bokashi yang di campur dengan tanah dengan perbandingan 3 : 1. Media digabung rata lalu dimasukkan kedalam polybag.

Untuk transplanting atau pemindahan bibit kedalam media tanam mesti menanti bibit berusia 30 hari. Tujuannya supaya bibit kuat serta peluang bibit tumbuhnya semakin besar. Transplanting tambah baik dikerjakan pada sore hari lantaran suhu rendah atau tak terlalu panas hingga bibit tak layu lantaran respirasi yang tinggi.

Sesudah ditanam, siram serta tempatkan bibit ditempat yang teduh. Bila tanaman sudah segar,bisa dipindah ditempat terbuka.

 
2. Pemeliharaan
Perawatan serta pemeliharaan tanaman paprika dalam pot nyatanya lebih efektif serta gampang. Didalam pot, lingkungan mikro yakni lingkungan di sekitar tanaman lebih gampang dikendalikan. Umpamanya bila tanaman kering, tinggal disiram. Tanaman tak memerlukan banyak air seperti bila menanam sayuran ditempat.

Penyiraman dikerjakan teratur saat pagi serta sore hari. Bergantung kondisi cuaca. Bila kondisi cuaca mendung serta hujan, cukup satu hari satu kali.

Dalam pemupukan, lebih gampang mengontrolnya. Pemupukan dapat dikerjakan 20 hari sesudah transplanting serta 20 hari sekali dikerjakan pemupukan sampai tanaman siap panen. Pemupukan bisa memakai pupuk organik,umpamanya pupuk kompos, pupuk bokashi, pupuk kandang dan lain-lain. Dapat pula memakai pupuk kimia N-P-K. Untuk pot dengan diameter 15 cm dapat ditaburkan 10 butir. Pemupukan dikerjakan sesudah tanaman berusia sebulan. Setelah itu teratur sebulan sekali sampai tanaman berbuah.

 
3. Pemanenan
Bunga nampak setelah tanaman berumur 2, 5 sampai 3 bulan. Bunganya kecil-kecil berwarna putih. Usia sehari, bunga bakal layu serta nampak akan buah. Buah Paprika siap dipanen serta dipetik sesudah 2 minggu dari akan buah nampak. Tandanya buah berwarna merah, kuning atau hijau jelas bergantung varietas.

 

Hama serta Penyakit
Hama serta penyakit tanaman paprika sama juga dengan hama serta penyakit pada tanaman cabai. Diantaranya, ulat pemakan daun serta buah,pengendaliannya cukup dengan cara mekanis atau manual. Bisa pula dikendalikan dengan memakai pestisida buatan. Resep membuat insektisida buatan/herbal. Bahan, 3 siung bawang putih ditumbuk serta digabung dengan 1 cangkir air tembakau. Langkah pemakaian/aplikasi, bahan yang telah digabung tadi ditambahkan dengan 15 liter air lantas disemprotkan pada daun atau buah yang ada ulatnya. Pasti ulat bakal kabur serta akan tidak ingin makan tanaman paprika.

Trips pada tanaman paprika begitu susah pengendaliannya. Ciri tanaman diserang trips, daun serta pucuk tanaman keriput lantaran cairan tanaman dihisap oleh hama ini. Bila tanaman telah diserang namun belum kronis, sisi yang terserang dipotong/dipetik serta dibuang jauh dari tanaman. Namun bila telah kronis, jadi tambah baik tanaman yang diserang dibuang serta ditukar dengan tanaman baru yang sehat serta media juga mesti ditukar.

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s