Keuntungan Menanam Lada di Dalam Polybag

Tanaman Lada yaitu tanaman yang sejenis merambat. Tanaman Lada dapat diperbanyak dengan cara vegetatif (secara stek batang) atau dengan generatif (dengan biji).

Lada juga merupakan salah satu sumber bahan penyedap rasa masakan yang rasanya pedas mirip dengan cabai dan harganya yang semakin tinggi, Budidaya lada dapat meningkatkan nilai ekonomi dalam keluarga apabila dilakukan sesuai dengan prosedur yang benar. Si kecil pedas ini juga sudah di budidayakan sejak jaman dulu. di samping itu lada juga memiliki khasiat tersendiri untuk kesehatan tubuh kita.

 

Keuntungan yang dapat diperoleh apabila menanam Lada di dalam polybag antara lain:

1. Mengurangi terjadinya keterbatasan bibit atau kelangkaan bibit lada
2. Mengoptimalkan pertumbuhan pada saat penanaman di lahan perkebunan
3. Menambah lapangan pekerjaan bagi pelaku usaha pembenihan
4. Perawatannya mudah dan murah
5. Usia tanaman 3 tahun 1 batang tanaman lada menghasilkan 8-10kg biji lada.
6. Tahan terhadap cuaca.
Seru dan menarik bukan? Langsung saja berikut ini cara penanamannya:

1. Berasal dari sulur panjat yang tumbuhnya keatas serta menempel pada pohon sandaran.
2. Sulur yang baik untuk bahan stek yaitu yang sudah berusia 5-9 bulan.
3. Stek tanaman lada sebaiknya di ambil dari sisi yang mempunyai akar serta tunas tidur antara helaian serta ruas daun.
4. Pohon induk harus kuat, mempunyai perkembangan yang bagus, serta daunnya berwarna hijau tua.

 

Baca Juga Penjualan Polybag Murah

 

 
Beberapa langkah pembibitan dengan stek pendek satu ruas :

1.  Potong sulur pada setiap ruas tanaman lada yang mempunyai satu helai daun, mata telur serta akar lekat dengan memakai pisau yang tajam dan harus steril. Stek yg tidak mempunyai akar lekat lebih baik dipisahkan dari stek yang mempunyai akar lekat.
2.  Setelah itu stek yang telah dipotong-potong serta mempunyai akar lekat tadi disemaikan kedalam bak persemaian yang sudah di isi dengan pasir.
3.  Sedang stek yg tidak punya akar lekat, sebelum disemaikan, terlebih dulu pangkalnya di celupkan kedalam hormone tumbuh, seperti Rhizopon AA.
4.  Kemudian, semaikan stek tadi kedalam persemaian, lalu tutup tempat persemaian tadi dengan sungkup plastik, yang berfungsi untuk memperoleh kelembapan yang tinggi dan suhu yang rendah. Kelembapan yang tinggi serta suhu yang rendah ini akan membantu perkembangan stek.
5.  Bila stek sudah berusia 3-4 minggu, buka plastik sungkup yang menutupi tempat persemaian.
6.  Setelah itu stek dipindahkan kedalam polybag (kantong plastik hitam) yang sudah berisi media tanam yakni kombinasi tanah serta pupuk kandang dengan perbandingan 2 : 1. Lebih baik tiap-tiap polybag itu di beri pupuk buatan, umpamanya, urea masing-masing 0, 5 gram.
7.  Langkah selanjutnya kerjakan pemeliharaan pada tanaman. Susun polybag yang sudah diisi stek tadi dengan teratur, tempatkan ditempat yang teduh, dapat di bawah pohon-pohon maupun tempat teduh khusus yang di buat dari pelepah kelapa, alang-alang dsb.
8.  Kerjakan penyiraman seperlunya setiap pagi serta sore hari, kecuali pada musim penghujan.
9.  Bila terlihat ada tanda-tanda serangan hama serta penyakit yang menyerang segera lakukan penyemprotan dengan pestisida. Bila terjadi serangan hama serangga dapat menggunakan insektisida. Tetapi kerap juga terjadi serangan cendawan hingga pengendaliannya mesti menggunakan fungisida.
10. Janganlah lupa bersihkan juga tanaman dari serangan gulma di sekitaran tanaman lada yang bisa mengganggu sistem perkembangan.
11. Bila tanaman tumbuh pada polybag, pembersihan gulma dapat dikerjakan dengan mencabuti gulma yang tumbuh di sekitar polybag dengan memakai tangan dan jika pada tanah tempat penyimpanan polybag harus memakai arit serta semacamnya. Pemeliharaan itu mesti dikerjakan dengan teratur serta terus menerus hingga bibit lada siap ditanam di tempat perkebunan maupun di pasarkan.

Lihat Juga : Peluang Usaha Yang Menjajikan Dengan Tanaman Cengkeh

Advertisements

Budidaya Wortel di Dalam Polybag

wortel (1)

Penanaman sayuran dalam polybag atau pot mempunyai penggemar yang cukup banyak lantaran sayuran ini mudah untuk ditanam, dengan media tanam yang bagus subur serta penuh nutrisi membuat wortel tumbuh dengan baik.

Syarat tumbuhnya wortel yang terpenting yaitu bukanlah di dataran tinggi ataupun rendah yang terpenting keadaannya lembab, serta cukupnya sinar matahari. Walapun pada umunya wortel semakin bagus di dataran tinggi tetapi dapat juga di dataran rendah walapun mungkin saja akhirnya tidak semaksimal di dataran tinggi.

Penentuan benih wortel

Bibit wortel yang ada dipasaran memiliki banyak merk, tetapi dibedakan menjadi 2 jenis yakni type lokal serta type hibrida yang berasal dari luar yakni Thailand, Jepang serta China. Banyak merk yang menjadi pilihan untuk orang-orang, dengan pilihan itu dapat ditemukan benih yang unggul serta bagus untuk di tanam.

Tetapi kami merekomendasikan untuk anda yang menginginkan menanam wortel sebaiknya pilih benih lokal, mengapa? lantaran benih yang datang dari lokal pasti telah teruji dari sisi kwalitas serta hasil yang di dapat.

Penyemaian Benih Wortel

Penyemaian benih wortel dalam menanam wortel ini memiliki manfaat supaya bisa di tentukan dari wortel yang memiliki kwalitas bagus serta tak ini dapat di kerjakan saat step penyemaian. Karenanya bagian tahapan yang perlu dikerjakan yakni persiapan media penyemaian yang umumnya memakai kombinasi tanah, kotoran hewan serta EM4 ini ditujukan untuk membuat media yang bagus serta cukup nutrisi dalam sistem penyemaian.

Sesudah menyiapkan kantong polybag khusus penyemaian dengan ukuran 7-9 cm, setelah itu media dipadatkan pada kantong penyemaian. Setelah itu benih unggul di input ke air hangat ditujukan untuk memfilter benih yang bagus atau tdk dengan cara benih yang bagus keadaan terbenam serta benih yang jelek keadaan mengapung. Sesudah melakukan cara ini, taburlah benih pada tanah penyemaian kedalaman 3-5 cm. Sesudah semua dipersiapkan, jadi kerjakan perawatan serta pemeliharaan penyemaian, bibit yang bagus umumnya berumur 1-2 minggu sudah tumbuh 3-4 daun serta siap di pindahkan ke media tanam.

Persiapan pembuatan media Tanam wortel dalam polybag.

Penggunaan media tanam untuk menanam wortel di butuhkan media yang bagus supaya hasil yang didapat semakin bagus, maka keperluan nutrisi pada wortel pasti akan terpenuhi. Karena itu bahan bahan yang dibutuhkan yakni tanah, kotoran hewan, sisa sayuran, air kelapa, dedak, kapur serta EM4. Lantas campur semuanya untuk hasil yang semakin bagus jadi baiknya semuanya campur di kompos dalam beberapa hari, makin lama makin bagus untuk pembusukan.
Sesudah pembuatan media, langkah persiapan yg tidak kalah penting adalah mempersiapkan kantong polybag untuk menanam dengan ukuran sekitar 30 cm, semakin besar semakin bagus, lalau isikan media ke kantong polybag dengan padat. Serta media tanam siap di beri bibit penyemaian.

Perpindahan Bibit Wortel dalam Polybag

Step perpindahan bibit ini dikerjakan dengan syarat sistem penyemaian sukses dengan di tandai nampaknya 3-4 daun abadi, sesudah syarat di cukupi lalu bibit penyemaian siap di geser ke media tanam, masukkan beserta media penyemaian serta potong plastiknya. Melakukan pemindahan sebaiknya dilakukan pada sore hari lantaran, saat pagi hari akan terkena cahaya matahari terlalu banyak dibanding pada sore hari.

Perawatan serta Pemeliharan Wortel dalam polybag.

Sistem perawatan serta pemeliharaan wortel dalam polybag adalah bagian akhir sebelum pemanenan, dengan perawatan serta pemeliharan yang cukup akan membuahkan wortel yang unggul serta bagus. Bagian yang perlu di kerjakan yakni :

  • Pemupukan : baiknya kerjakan pemupukan teratur setiap minggu untuk membuahkan tanaman wortel yang unggul. Serta pemupukan dengan kotoran hewan serta organik lain.
  • Penyiraman : kerjakan penyiraman selama 2-3 hari tergantung cuaca, sesekali kerjakan penyiraman dengan dberi pupuk cair untuk memberi nutrisi pada tanaman wortel itu.

 

 

Kami juga menyediakan Penjualan Polybag kuantiti sesuai permintaan, untuk info lebih lengkap silahkan buka saja Jumlah Lembar Polybag Per kg

3 Keunggulan Menanam Di Dalam Polybag

cea75-caramenanamsayurandenganmenggunakanpolibagataupot

Menanam sayuran dengan media pot, awal mulanya cuma untuk mengisi saat sekalian hoby di saat senggang. Dari segi jumlah, tentunya begitu terbatas karena sekedar untuk penuhi apa yang menjadi keperluan sendiri. Meskipun sekarang ini sudah banyak yang memperlihatkan, bertanam dalam polybag dalam taraf besar juga menguntungkan.

Di bawah ini yaitu plus – minus dalam bertanam dalam polybag :

1. Cost pengolahan tanah bisa ditekan

Menanam di polybag, tak perlu lagi memproses tanah sebagai tempat penanaman. Anda cukup mencari sebagian media tanam seperti tanah, pupuk kompos/kandang serta pasir lantas digabung dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Lalu pada polybag diatur, agar berdiri dengan tegak. Saat sebelumnya tanahnya dimasukkan, lubangi dahulu ruang bawah polybag supaya air yang berlebih dapat selekasnya mengalir keluar. Pada polybag, pengisian tanahnya ditata sampai setinggi 5 cm dari permukaan polybag.

2. Harga nya lebih murah

Bila di banding memakai media pot, jelas pemakaian polybag bakal tambah lebih murah serta sederhana.

3. Gampang untuk dipindah

Pada varian sayuran yang sudah ditanam di polybag, bakal gampang dipindah pada tempat yang kita kehendaki seumpama ada serangan hama maupun penyakit tanaman yang demikian ganas.

Terkecuali tiga keuntungan bertanam di polybag, kerugiannya ada juga. Di bawah ini salah satunya :

1. Tumbuh kembang tanaman terbatas

Hal semacam ini lumrah bila perubahan akar pada tanaman, terbatas sebatas dibagian potnya saja. Ini jelas tidak sama bila tanaman ada di tanah.

2. Pola perawatan harus intensif serta rutin

Ini dikerjakan dalam rencana memperoleh hasil yang sebaik-baiknya. Hingga, kadang-kadang ada yang terasa kurang dapat. Terlebih bila masuk musim yg tidak bersahabat.

3. Intensitas pemupukan harus lebih banyak

Keadaan dari tanaman yang serba terbatas, harus disertai dengan kandungan pemupukan semakin banyak agar akhirnya jadi lebih memuaskan. Bila tak lakukan hal yang sekian, mungkin saja menanam didalam polybag ini dapat tidak berhasil.

Pola bertanam dengan cara hidroponik sesungguhnya jadi jawaban atas segi kurang menguntungkan dari penanaman di polybag bermedia tanah. Dimana masalah perawatan, pemupukan serta tumbuh kembangnya dapat lebih maksimal lantaran persediaan air lebih memenuhi.

 

 

Baca Juga : Penanaman Sawi Di Polybag

Pembudidayaan Kentang Dengan Polybag

Halaman atau lahan sempit bukanlah rintangan untuk menanam kentang. Dengan memakai polybag, karung atau tong kayu juga karung bisa dihasilkan kentang yang tidak kalah banyak serta bagusnya dibanding dengan ditanam di kebun-kebun.

Menanam kentang biasanya memanglah dikerjakan di kebun atau di ladang. Namun apabila menginginkan juga menanam kentang dalam taraf kecil untuk dikonsumsi sendiri atau cuma untuk hiasan, tidak perlu bingung lagi. Sebab dengan memakai polybag/karung atau tong kayu kita dapat pula bertanam kentang dengan hasil yang tidak mengecewakan.

Keunggulannya mungkin saja lebih praktis serta murah dan tidak bergantung musim. Syaratnya penanaman mesti dikerjakan di dataran tinggi (diatas 700 m dpl). Di dataran rendah kentang tidak bisa tumbuh dengan baik atau tidak bisa membuahkan umbi dengan baik. Namun apa salahnya dicoba untuk dataran rendah. Namun tak ada kelirunya mencoba.

Persiapan Tanam

Polybag Pembibitan Tanaman 3

Yang perlu kita persiapkan yaitu polybag atau karung bekas memiliki ukuran 50 x 80 cm. Banyaknya bergantung jumlah kentang yang bakal kita tanam. Lalu bibit kentang yang akan kita tanam yang sudah bertunas. Setelah itu sudah pasti media tanam berupa pupuk kandang serta tanah yang sudah digabung Trichokompos. Banyak media di cocokkan dengan jumlah pot, karung atau polybag yang akan kita isi.

Lalu sisi atas kantung plastik hitam dilipat keluar dengan rapi. Sisi bawah di sekitar kantong di buat lubang 3 – 4 buah untuk masing-masing sisi, untuk saluran drainase. Meskipun kentang untuk pertumbuhannya membutuhkan tanah dengan kelembaban tinggi namun dia takut pada media becek. Apabila itu terjadi umbi kentang bakal mengalami pembusukan.

Penanaman serta Perawatan

Sebelumnya ditanam, kentang bisa kita bibitkan terlebih dulu dalam polybag dengan media trichokompos. Untuk pembibitan, polybag cukup kita isi dengan media setinggi 20 – 30 cm saja. Lalu kentang yang mempunyai banyak mata kita tempatkan di atasnya. Saat tunas-tunas mulai bermunculan sepanjang 2 cm, tunas bisa kita tentukan sebagian yang terbagus. Sesaat tunas yang lain dipotong atau dimatikan. Bibit kentang sudah siap untuk ditanam.

Dalam satu polybag bisa ditanam 3 – 4 bibit kentang. Bibit ditanam sedalam 7 cm. Sebelumnya polybag diisi dengan media sebanyak 2/3 dari volume. Sisa polybag yang tidak terpakai dilipat keluar dengan rapi.

Sepuluh hari sesudah tanam, bibit kentang umumnya telah mulai rata pertumbuhannya. Saat usia tanaman meraih sebulan, media tanam (pupuk kandang + Trichokompos) ditambahkan lagi sedikit-sedikit mengikuti tinggi tanaman. Penambahan media butuh dikerjakan supaya umbi tak terserang cahaya matahari dengan cara langsung. Sebab umbi yang terkena cahaya matahari warnanya jadi kehijauan serta beracun.

Disamping itu tanaman disiram setiap hari atau sesuai dengan keadaan kelembapan tanahnya. Sepanjang penyiraman, harus di perhatikan apakah drainasenya lancar atau tidak. Apabila drainasenya tak lancar perlu dikerjakan penyodokan dengan memakai kayu atau lidi sampai drainasenya lancar kembali.

Untuk perkembangan lebih baik siramkan dengan ZPT organik. Lalu taburkan Trichoderma sejumlah 10 gram per minggu per polybag. Trichoderma akan melindungi tanaman kentang dari serangan penyakit oleh beberapa jamur patogen. Sedangkan untuk mengatur serangan hama gunakan ramuan pestisida nabati.

Panen

Pada usia 3 – 4 bulan umumnya umbi sudah dapat dipanen. Pemanenan umbi baiknya dikerjakan satu minggu setelah tanaman mati semuanya, ditandai dengan keringnya daun dan ujung batang serta kulit umbi yang kuat.

Apabila daun serta ujung batangnya belum kering, kualitas umbinya rendah serta kulitnya akan mudah lecet.

Langkah penennya yaitu, polybag cukup disobek dari atas hingga bawah dengan memakai pisau yang tajam. Penyobekan dikerjakan dengan hati-hati supaya tak memotong umbi kentangnya. Saat polybag sudah terbuka serta tanahnya dipecah akan tampak umbi-umbi yang siap untuk dikonsumsi.

 

Anda dapat memesan polybag dengan harga murah dapat menghubungi di kami Menjual Polybag Murah Dengan Mutu Terjamin

3 Jenis Tanaman Yang Cepat Panen

Bercocok tanam dengan memakai pekarangan rumah sekarang ini tengah disukai oleh banyak orang. Selain sebagai sarana pemenuhan keperluan pangan sehat, bercocok tanam dapat juga jadi hobi yang dikerjakan untuk menyingkirkan kejenuhan akibat kebiasaan yang monoton sehari-harinya. Serta menanam sayur di pekarangan tempat tinggal adalah salah satu contoh nyatanya, lantaran sayuran adalah jenis bahan pangan utama yang perlu dipenuhi sehari-hari sebagai untuk memperoleh konsumsi gizi cukup.

Media Tanam

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Walau tak mempunyai tempat luas, bercocok tanam di pekarangan tempat tinggal tetap dapat dikerjakan, yakni cuma dengan pilih jenis media tanam yang akan dipakai. Tanah sudah pasti jadi pilihan paling utama dalam bercocok tanam lantaran gampang diperoleh serta gampang pengolahannya, sedang pemakaian polybag yaitu salah satu langkah supaya tanah tetap dapat dipakai sebagai media tanam walau tempat yang dipunyai tidak demikian luas.

Selain itu, kebutuhan pupuk manfaat menumbuh-suburkan tanaman dapat juga kita peroleh dengan gampang. Sebagai contoh yaitu sampah dapur –yang juga adalah sampah organik– dari beberapa bekas bahan pangan, dapat kita manfaatkan sebagai pupuk kompos. Di samping hemat, pupuk kompos juga memiliki kelebihan untuk tanaman lantaran tak mengandung bahan kimia. Begitu jenis tanaman bakal terjamin kesehatannya serta aman untuk dikonsumsi.

Hal yang paling utama dalam bercocok tanam yaitu penentuan jenis tanaman, yakni sebaiknya dapat menyesuaikan dengan kekuatan kita dalam soal menjaga tanaman itu, baik saat maupun tenaga. Umpamanya jika akan menanam sayuran, untuk Anda yang berkemauan serba cepat, silahkan pilih jenis tanaman sayuran yang gampang dalam perawatannya hingga panen pun bakal cepat. Begitu kita akan tidak terbebani akibat kerja penambahan menjaga tanaman itu.

Jenis Sayur Gampang Ditanam serta Cepat Panen

1. Sawi Hijau/Caisim

Sawi hijau atau dikenal juga dengan nama caisim yaitu jenis sayuran yang dapat tumbuh di daerah dataran tinggi ataupun dataran rendah, dimana terkecuali akarnya, semua sisi tanaman ini tetap dapat digunakan untuk dikonsumsi.

Untuk pembudidayanya, sawi hijau termasuk juga jenis sayuran yang gampang, lantaran ketika pembibitan yang kita perlukan hanya biji yang datang dari bunganya. Biji sawi hijau itu disemai sampai tumbuh membuat 3 hingga 4 daun, lalu silahkan dipindah pada media tanam yang sudah disediakan dengan memerhatikan jarak tanamnya. Biji sawi hijau dapat juga segera ditanam pada media tanam, dengan catatan tetap memerhatikan jarak antar biji yang bakal tumbuh jadi tanaman.

Mengenai perawatannya juga tidak begitu sulit, kita cuma butuh mengatur saat penyiraman tanaman serta pemupukan yang sesuai dengan keperluan tanaman. Sawi hijau telah dapat mulai dipanen pada usia 25 – 30 hari dari sistem tanam bibit dari sistem penyemaian, atau 40 – 50 hari dari tanam biji.

2. Bayam

Bayam mempunyai dua jenis, yakni bayam hijau serta bayam merah. Tetapi yang paling banyak dibudidayakan oleh orang-orang Indonesia yaitu jenis bayam hijau. Para petani mengenal bayam jadi dua jenis, yakni bayam petik serta bayam cabut. Bayam petik dapat tumbuh lebih tinggi serta besar, langkah panennya dengan menuai daun mudanya. Sesaat bayam cabut bakal tumbuh pendek serta langkah panennya mencabut segera semua tanaman dengan akarnya. Sisi tanaman yang digunakan sebagai bahan pangan dari tanaman bayam yaitu daun serta batang mudanya.

Menanam bayam diawali dari bijinya, tanam segera biji bayam pada media tanam. Kemudian tutupi biji dengan tanah halus seperlunya hingga bijinya tak tampak. Langkah perawatannya cukup hanya mengatur saat penyiraman sesudah biji tumbuh serta membuat daun. Bayam telah mulai dapat dipanen pada usia 25 hari, untuk bayam petik dapat dipanen 4 – 5 hari sekali. Sedang bayam cabut cuma dapat satu kali panen, dipanen dengan segera mencabut semua tanaman dengan akarnya.

3. Kangkung

Kangkung jadi salah satu sayuran favorite banyak orang, bahkan juga kangkung jadi salah satu menu andalan yang dihidangkan di banyak restoran serta tempat tinggal makan. Ada dua jenis kangkung yang di kenal oleh beberapa petani, yakni kangkung darat serta kangkung air. Terkecuali perbedaan media tanam untuk kangkung air yang ditanam pada media tanam berair, kangkung air memiliki daun yang lebih lebar serta agak membulat dengan bunga berwarna keunguan. Sedang kangkung darat, memiliki daun yang lebih runcing serta bunganya berwarna putih.

Jenis kangkung yang paling banyak ditanam di pekarangan tempat tinggal yaitu jenis kangkung darat. Kangkung darat ditanam dengan memakai biji yang yang langsung disebar pada media tanam. Kangkung darat akan tumbuh tegak serta perawatannya cukup dengan mengatur saat penyiramannya. Kangkung darat bisa dipanen sesudah berusia 30 hari hingga 45 hari. Pemanenan dikerjakan dengan mencabut semua tanaman dengan akarnya.

Kebutuhan biji tanaman sawi hijau, bayam serta kangkung, mudah didapatkan di toko-toko pertanian. Terkecuali perawatan dengan mengatur saat penyiraman, pemberian pupuk tambahan dapat dikerjakan sesuai dengan keperluan tanaman. Setelah panen, tanah didalam polybag bisa diproses kembali dengan perbaikan unsur hara memakai pupuk kompos. Begitu bercocok tanam di pekarangan tempat tinggal bakal dapat dikerjakan dengan cara berkelanjutan.

 

Klik web ini : Peremajaan Perkebunan Karet, Produktifitas Dapat Meningkat 30% !!!

Cara Penanaman Buah Kedondong Di Dalam Polybag

Kedondong yaitu tanaman buah yang juga dikenal dengan nama Amberella. Tanaman ini masuk dalam jenis mangga-mangga an. Buah kedondong digunakan untuk hidangan buah atau asinan serta di buat selai. Daun kedondong dapat juga dipakai untuk penyedap masakan pepes.

Menanam buah kedondong begitu mudah, lantaran kedondong bisa tumbuh di semua tempat ketinggian, media tanah dari mulai yang lempeng hingga berpasir. Asal kan memiliki unsur hara yang cukup untuk perkembangan. Curah hujan tengah, cahaya matahari 80%, suhu hawa untuk perkembangan sekitaran 20-32 derajat C.

Langkah menanam/budidaya kedondong di polybag
Yang perlu disiapkan untuk melakukan penanaman/budidaya kedondong di polybag yaitu :

1. Media tanam yakni tanah serta polybag

2. Sediakan tanah, bokashi serta aduk secara rata dengan perbandingan 1:1, kemudian berikan furadan 3g (Insektisida untuk mencegah hama dari tanah) campur secara rata.

3. Lalu persiapkan polybag dengan diameter kurang lebih 50 cm serta tinggi 50 cm.

Polybag Pembibitan Tanaman 3

4. Bibit kedondong disediakan yang dari perbanyak secara vegetatif (Stek, cangkok, sambung pucuk) lantaran lebih cepat berbuah serta sama dengan induknya. Bibit harus sehat serta bukan dari tanaman yang terkena penyakit.

 

 

Menanam kedondong di polybag

Masukan tanah yang bercampur bokashi dalam polybag setinggi 25 cm lalu siram hingga basah, lantas masukan bibit kedondong serta atur akarnya menebar rata serta setelah itu timbun dengan tanah serta kerjakan pengairan dengan cara rata, kemudian pasang tajuk serta ikat dengan tali supaya tanaman tak bergerak.

 

 

Perawatan Tanaman Kedondong

Penyiraman tanaman yang masih baru dikerjakan pagi serta sore, apabila sudah hidup dapat dikerjakan 2 hari sekali apabila telah mulai besar bisa dikerjakan 4-6 hari sekali melihat keadaan tanah.

Penyulaman dikerjakan dengan mengganti tanaman yang mati atau kurang sehat dengan tanaman yang baru serta sehat.

Pembersihan gulma dikerjakan apabila rumput pengganggu sudah tumbuh, pekerjaan ini dikerjakan 2 minggu sekali

Pemupukan tanaman kedondong dikerjakan pertama kalinya pada usia 2 minggu, untuk pertumbuhan pakai pupuk yang memiliki kandungan Nitrogen tinggi seperti Urea/NPK, dapat juga pupuk cair, dosis awal pemupukan yakni 20 gram/1 sendok makan, sebar di sekitar batang tanaman lalu kerjakan pengairan hingga pupuk larut. Lalu pemupukan setelah itu dikerjakan pada usia 1 bulan, 2 bulan, 4 bulan, 8 bulan dan sebagainya serta butuh ditambahkan pupuk bokashi setiap kali pemupukan, untuk dosis pemupukan ditambahkan sesuai dengan usia tanaman. Serta tiap-tiap sesudah pemupukan mesti dikerjakan pengairan/penyiraman hingga pupuk larut dalam tanah.

 

 

Pemanenan Kedondong

Panen tanaman kedondong dapat dikerjakan sesudah tanaman usia 1-1, 5 tahun sesudah penanaman, buah yang siap dipetik apabila telah tua di pohon cirinya diantaranya : warna kulit buah telah hijau tua, serta telah beraroma harum. Langkah panen dengan dipetik tangkainya serta dihimpun dalam keranjang.

 

 

Apabila anda ingin memesan polybag dengan ukuran khusus dapat memesan pada kami selaku CV Lim Corporation sebagai distributor dan produsen polybag. Klik website berikut Cara Order/Pemesanan Barang

 

Ini Loh Penanaman Kemangi Di Polybag

manfaat-daun-kemangi-untuk-kesehatan-pria-dan-wanita

CARA MENANAM/BUDIDAYA KEMANGI DI POT/POLIBAG, Kemangi yaitu tumbuhan perdu yang gampang hidup di dataran rendah serta tinggi, tumbuhan ini memiliki bau yang khas, kuat seperti mint, daunnya di gunakan untuk campuran lalapan bersama dengan timun serta kubis pada hidangan ayam serta bebek goreng, serta nasi pecel. Tumbuhan kemangi juga dipakai untuk bahan obat hebal yang memiliki berbagai macam manfaat untuk kesehatan badan.
Tumbuhan kemangi berguna untuk lalapan serta obat herbal, lantaran memiliki banyak guna serta manfaat, kita butuh untuk membudidayakan tanaman ini, untuk menanam bisa dikerjakan di tanah pekarangan atau pot dan polibag yang diletakkan di rack kayu disamping rumah.
Di bawah ini langkah menanam/budidaya kemangi dipot/polibag.
Beberapa bahan yang butuh disediakan untuk membudidayakan kemangi di pot/polibag diantaranya :

Polybag Pembibitan Tanaman 3

Pot/polibag
Pakai pot/polibag ukuran sedang, kurang lebih diameter 30 cm.

 

 

Tanah serta bokashi/kompos
Bokashi serta tanah digabung jadi satu dengan perbandingan 1 : 1, lalu tambahkan insektisida furadan 3g 2 sendok makan setiap polibag. ini untuk mengatur hama dari tanah. lalu masukan campuran tanah serta bokashi kedalam polibag.

 

 

 

 

 

Bibit kemangi
Bibit kemangi bisa di beli ditoko pertanian atau pusat pembibitan tanaman, dapat juga bikin sendiri, cari tanaman kemangi yang telah tua ambillah bunga yang sudah tua lalu gosok dengan tangan jadi bibitnya bakal terlihat hitam kecil, lalu kumpulkan.
Air, sekop kecil, slang serta sprayer yang lembut.

 

 

LANGKAH MENANAM KEMANGI DI POT/POLYBAG

Siram tanah di polibag/pot hingga basah rata, kemudain taburkan biji kemangi ke pot/polibag, setelah itu tutup dengan tanah yang lembut.

 

 

PERAWATAN TANAMAN KEMANGI

 

Penyiraman dikerjakan setiap hari untuk tanaman yang baru dengan memakai air yang tidak deras, apabila sudah tumbuh penyiraman dapat dikurangi jadi 2 hari sekali.

Penyulaman serta penjarangan dikerjakan apabila ada tanaman yang terlalu padat atau sebaliknya, supaya pertumbuhannya merata.

Pembersihan gulma/rumput dilakukan 2 minggu sekali atau apabila rumput telah tumbuh.
Pemupukan dikerjakan 2- 3 minggu sekali, pakai pupuk kompos/bokashi, sebarkan rata pada polibag lalu siram hingga larut. Dapat pula pakai pupuk organik cair (POC).

 

 

PEMANENAN KEMANGI

 

Tanaman kemangi mulai bisa dipetik umur 55 hari tergantung kesuburan tanah tempat tumbuh, tanah yang subur bakal mempengarui perkembangan daun tanaman cepat vigor serta cepat bercabang hingga cepat rimbun serta mempercepat umur panen tanaman.

 

Begitulah cara menanam kemangi di polybag/pot, semoga dapat membantu anda sekalian.

 

Baca Juga : Budidaya Strawberry di dalam Polybag

 

Budidaya Tanaman Paprika

paprika-1

Sayuran berbentuk bulat,terdapat warna hijau, merah serta kuning cerah ini dapat ditanam didalam pot. Saat berbuah, tampak cantik cocok untuk jadikan sebagai tanaman hias.

Paprika masih merupakan satu famili dengan cabe besar,hanya tidak sama varietas. Nama ilmiahnya mirip dengan nama ilmiah cabe besar, Capsicum annum. Lantaran memiliki bentuk yang indah serta menarik berikut paprika dapat dijadikan tanaman hias dalam pot.

Pada intinya semuanya tanaman sayuran bisa ditanam didalam pot, tak kecuali tanaman paprika. Walau umumnya pengusaha pertanian bertanam paprika pilih dataran tinggi untuk kebun produksinya lantaran hawanya yang sejuk bikin hasil serta produksinya optimal. Namun bagi hobiis ,mungkin menanam sebagian pot paprika di dataran rendah.

Berikut ini cara penanaman buah paprika :

 

1. Penanaman

Sebelum saat mananam paprika,pastikan benih yang berkualitas serta saat benih belum kadaluarsa, benih mempunyai vigor (daya kecambah tinggi).

Kecambahkan benih dalam media tanah yang lembut. Dapat pula memakai cocopeat (serbuk sabut kelapa).

Cara menanam benih paprika dengan mencampurkan benih dengan tanah lembut atau pasir. Taburkan kombinasi benih serta tanah/pasir tersebut diatas tanah gembur serta subur dengan membuat alur serta tutuplah kembali dengan pasir atau tanah halus diatasnya. Tempatkan ditempat yang teduh serta jagalah supaya keadaan senantiasa lembab. Siram memakai sprayer. 4 hingga 6 hari benih telah berkecambah menjadi bibit.

Sesaat menanti bibit tumbuh besar,sediakan media tanam. Media berbentuk campuran pupuk kandang, kompos/bokashi serta tanah dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Pupuk kandang datang dari kotoran kambing atau dapat pula memakai kotoran ayam yang ditambah sekam padi supaya lebih porus.Dapat pula memakai pupuk bokashi yang di campur dengan tanah dengan perbandingan 3 : 1. Media digabung rata lalu dimasukkan kedalam polybag.

Untuk transplanting atau pemindahan bibit kedalam media tanam mesti menanti bibit berusia 30 hari. Tujuannya supaya bibit kuat serta peluang bibit tumbuhnya semakin besar. Transplanting tambah baik dikerjakan pada sore hari lantaran suhu rendah atau tak terlalu panas hingga bibit tak layu lantaran respirasi yang tinggi.

Sesudah ditanam, siram serta tempatkan bibit ditempat yang teduh. Bila tanaman sudah segar,bisa dipindah ditempat terbuka.

 
2. Pemeliharaan
Perawatan serta pemeliharaan tanaman paprika dalam pot nyatanya lebih efektif serta gampang. Didalam pot, lingkungan mikro yakni lingkungan di sekitar tanaman lebih gampang dikendalikan. Umpamanya bila tanaman kering, tinggal disiram. Tanaman tak memerlukan banyak air seperti bila menanam sayuran ditempat.

Penyiraman dikerjakan teratur saat pagi serta sore hari. Bergantung kondisi cuaca. Bila kondisi cuaca mendung serta hujan, cukup satu hari satu kali.

Dalam pemupukan, lebih gampang mengontrolnya. Pemupukan dapat dikerjakan 20 hari sesudah transplanting serta 20 hari sekali dikerjakan pemupukan sampai tanaman siap panen. Pemupukan bisa memakai pupuk organik,umpamanya pupuk kompos, pupuk bokashi, pupuk kandang dan lain-lain. Dapat pula memakai pupuk kimia N-P-K. Untuk pot dengan diameter 15 cm dapat ditaburkan 10 butir. Pemupukan dikerjakan sesudah tanaman berusia sebulan. Setelah itu teratur sebulan sekali sampai tanaman berbuah.

 
3. Pemanenan
Bunga nampak setelah tanaman berumur 2, 5 sampai 3 bulan. Bunganya kecil-kecil berwarna putih. Usia sehari, bunga bakal layu serta nampak akan buah. Buah Paprika siap dipanen serta dipetik sesudah 2 minggu dari akan buah nampak. Tandanya buah berwarna merah, kuning atau hijau jelas bergantung varietas.

 

Hama serta Penyakit
Hama serta penyakit tanaman paprika sama juga dengan hama serta penyakit pada tanaman cabai. Diantaranya, ulat pemakan daun serta buah,pengendaliannya cukup dengan cara mekanis atau manual. Bisa pula dikendalikan dengan memakai pestisida buatan. Resep membuat insektisida buatan/herbal. Bahan, 3 siung bawang putih ditumbuk serta digabung dengan 1 cangkir air tembakau. Langkah pemakaian/aplikasi, bahan yang telah digabung tadi ditambahkan dengan 15 liter air lantas disemprotkan pada daun atau buah yang ada ulatnya. Pasti ulat bakal kabur serta akan tidak ingin makan tanaman paprika.

Trips pada tanaman paprika begitu susah pengendaliannya. Ciri tanaman diserang trips, daun serta pucuk tanaman keriput lantaran cairan tanaman dihisap oleh hama ini. Bila tanaman telah diserang namun belum kronis, sisi yang terserang dipotong/dipetik serta dibuang jauh dari tanaman. Namun bila telah kronis, jadi tambah baik tanaman yang diserang dibuang serta ditukar dengan tanaman baru yang sehat serta media juga mesti ditukar.