Tips Sukses Budidaya Selada dalam Polybag

5-manfaat-menakjubkan-selada-bagi-kesehatan

Jual Plastik Polybag Murah – Lim Corporation

Selada merupakan sayuran daun yang sering dimakan mentah. Suhu optimal pertumbuhan selada adalah antara 15 – 25°C. Jenis tanah yang cocok adalah lempung berdebu, lempung berpasir, dan tanah yang memiliki kandungan humus. Meski demikian, selada masih bisa ditanam pada tanah yang miskin hara asalkan diberikan pengairan dan pupuk organik yang cukup saat ditanam.

Ingin Dapat Info Pertanian & Perkebunan Terkini? Kunjungi DISINI

Penyiapan bibit selada
Rendam benih menggunakan larutan zat pengatur tumbuh 2 cc/L selama 2 jam. Media semai selada berupa campuran pasir dan tanah dengan perbandingan 1 : 1. Setelah itu siapkan nampan dengan media tanah ditambahkan urea 1 gram, SP-36 0,5 gram, KCL 0,25 gram. Lalu bibit siap dipindahkan jika jumlah daun sudah 3 – 4 helai kedalam polybag.

polybag 222

Penanaman selada
Penanaman dilakukan dengan menanam 1 tanaman selada per polybagnya. Baiknya penanaman dilakukan saat pagi atau sore hari. Penyulaman dikerjakan saat tanaman yang mati maksimal 1 hst. Penyiraman juga dilakukan setiap harinya dengan melihat kondisi lahan taman. Penyiangan dikerjakan setiap 2 minggu sekali atau melihat kondisi pertumbuhan gulma dulu. Pupuk organik cair diaplikasi secara disemprot dengan dosis 2 cc/L setiap 1 minggu sekali.

Panen selada
Pemanenan selada dapat dilakukan setelah 20 – 30 hari setelah bibit ditanam. Jadi, apa bila dihitung mulai dari penyemaian sampai panen, kira-kira membutuhkan 40 – 60 hari. Produktivitas tanaman selada keriting dapat mencapai 15 – 20 ton per hektarnya. Panen dikerjakan dengan mencabut tanaman sampai akarnya. Setelah selada dipanen, bagian akar selada kriting kemudian dicuci dan daun – daun yang mulai rusak dibuang. Kemudian kelompokkan daun selada keriting berdasarkan dengan ukuran. Proses Pengerjaan pasca panen harus dikerjakan dengan cepat dan segera sebab tanaman selada keriting tak tahan terhadap panas dan penguapan. Apabila pengangkutan selada ke pasar ada jeda waktu yang lama, sebaiknya simpanlah sayuran tersebut di tempat yang lembab dan dekat dengan air atau secara rutin diciprati dengan air bersih.

Banner Polybag 18

Jika anda membutuhkan dan ingin memesan Polybag untuk membudidayakan tanaman dan sayuran atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP).

Customer service :
Telp : 031-8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email : limcorporation2009@gmail.com
WA : Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

Catatan :
– Harga netto ( tidak termasuk PPN )
– Harga franco Surabaya, belum Termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah Setiap waktu

Advertisements

Tips Budidaya Tanaman Hias Dengan Polybag

bunga matahari

Produsen & Distributor Polybag – Lim Corporation

Media polybag untuk media tanam budidaya dipengaruhi oleh beberapa faktor antarannya tahan karat, tahan lama, ringan, tidak mudah kotor, dan mudah sekali untuk diperoleh. Polybag juga sangat baik untuk drainase, aerasi sehingga tanaman yang ditanam dimedia ini akan cepat subur.

Ingin Dapat Info Pertanian & Perkebunan Terkini? Kunjungi DISINI

Bila anda ingin menanam tanaman dengan media polybag, anda harus mengenali karakteristik tumbuhan dan media tanamnya. Contohnya tumbuhan buah yang membutuhkan media tanam yang solid sedangkan sayuran daun justru membutuhkan media tanam yang gembur dan mudah tertembus akar.

polybag 222

Berikut ini syarat media yang baik yang dapat anda pakai untuk bertanam dipolybag :

1. Bisa menyediakan ruang tumbuh akar sekaligus untuk penopang tanaman.
2. Media harus menyediakan unsur hara yang cukup baik makro dan mikro
3. Tidak mengandung bibit – bibit penyakit yang dapat memmbunuh tanaman, pastikan bahwa media tanam bersih dari hama dan penyakit

Ada beberapa ragam material yang dapat dimanfaatkan dalam memakai media polybag mulai yang alami hingga yang sintetis. Contoh material yang dapat dipakai dan sangat mudah didapatkan adalah tanah, kompos, humus, pasir, arang sekam dan sabut kelapa.

Memakai media polybag untuk media tanam anda tidak perlu lagi mengolah tanah yang akan ditanami, anda cukup mencampurkan tanah kebun, kompos dan pasir dengan perbandingan yang sama anda juga dapat memulai menanam tanaman dengan media polybag.

polybag 2

Jika anda membutuhkan dan memerlukan Polybag untuk budidaya tanaman dan sayuran dengan harga murah atau untuk lainnya silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja. (Minggu dan Hari Besar Kami Tutup)

Customer Service :
Telp : 031 – 8830487
Mobile : 0852 3392 5564 | 0877 0282 1277 | 0812 3258 4950
Email : limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp : Admin 1 | Admin 2 | Admin 3

Catatan :
– Harga netto ( tidak termasuk PPN )
– Harga franco Surabaya, Termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah Setiap waktu

Inilah Keunggulan Budidaya Dengan Polybag

media-tanam (1)

Jual Polybag Murah – Lim Corporation

Sebagian orang yang mempunyai lahan yang sempit di pekarangan rumah membuat sebagian kalangan enggan mempunyai tanaman. Alasannya karena tidak mempunyai lahan yang luas. Sebenarnya saat anda ingin mempunyai suasana rumah yang asri dengan di hiasi oleh berbagai macam tanaman, saat ini dengan lahan seadanya di area pekarangan rumah, Anda bisa mempunyai tanaman. Anda bisa memanfaatkan budidaya tanaman dengan memakai teknik tanam menggunakan polybag, sebab selain menghemat ruang tanam juga mempunyai lebih murah dibandingkan dengan media yang lainnya.

Ingin Dapat Info Pertanian & Perkebunan Terkini? Kunjungi DISINI

Inilah keunggulan budi daya tanaman dengan polybag :
Pemilihan polybag untuk media tanam untuk budidaya tanaman dianggap sangat tepat. Hal ini dipengaruhi oleh faktor seperti tahan karat, tahan lama, ringan, dan mudah sekali untuk diperoleh. Selain itu polybag juga sangat baik untuk drainase, dan aerasi sehingga tanaman yang ditanam dalam media ini akan mudah sekali subur.

polybag 222

Jika anda ingin berbudidaya tanaman dengan media ini, anda harus mengenali karakteristik tumbuhan dan media tanamnya. Contohnya tumbuhan buah membutuhkan media tanam yang berkualitas sedangkan sayuran daun justru membutuhkan media tanam yang sangat gembur dan mudah tertembus pada akar. Berikut ini beberapa syarat media yang baik yang bisa anda pakai untuk tanaman polybag.

Mampu memiliki ruang tumbuh untuk akar sekaligus untuk penopang tanaman artinya ialah jangan memilih media yang terlalu gembur, sehingga tumbuhan bisa tumbuh dengan kokoh. Medianya harus menyediakan unsur hara yang baik makro ataupun mikro, ini bisa dipenuhi dengan penambahan pupuk kompos dan pupuk kandang sesuai dengan takaran.

Keuntungan yang akan anda miliki jika budidaya tanaman dengan memakai media polybag ialah tanaman yang anda budidayakan tidak mengenal musim, dan dapat juga dipastikan adalah anda dapat memanen tanaman ditaman sesuai dengan yang anda butuhkan.

Banner Polybag 23
Jual Polybag Daerah Sidoarjo

Jika anda membutuhkan dan memerlukan Polybag untuk budidaya tanaman dan sayuran dengan harga murah atau untuk lainnya silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja. (Minggu dan Hari Besar Kami Tutup)

Customer Service :
Telp : 031 – 8830487
Mobile : 0852 3392 5564 | 0877 0282 1277 | 0812 3258 4950
Email : limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp : Admin 1 | Admin 2 | Admin 3

Catatan :
– Harga netto ( tidak termasuk PPN )
– Harga franco Surabaya, Termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah Setiap waktu

Teknik Mudah Pembibitan Tanaman Kelapa Sawit Dengan Polybag

Bibit Sawit Indonesia

Tanaman ini termasuk jenis komoditas kebun yang nilai ekonomisnya cukup tinggi di pasaran. Pembibitan kelapa sawit tak bisa dipisahkan karena secara signifikan bisa mempengaruhi kualitas dan kuantitas pada hasil produksi tanaman kelapa sawit tersebut. Kelapa sawit dengan nama latin Elaeis Guineensis Jacq ini tak hanya berorientasi di pasar lokal tetapi juga pasar global jadi para pengusaha kelapa sawit dituntut untuk bisa menghasilkan kualitas produk yang tinggi tanpa mengganggu kelestarian lingkungan.

Cara Pembibitan Kelapa Sawit dan Syarat Tumbuhnya

Sebelum pembibitan kelapa sawit, wajib mengetahui syarat tumbuh dan media tanam yang diperlukan tanaman kelapa sawit yaitu faktor yang paling penting. Sebab meskipun pembibitan dilaksanakan dengan cara yang benar, akan tetapi lahan yang dipakai tak sesuai dengan syarat tumbuhnya maka tanaman kelapa sawit tak bisa tumbuh secara optimal dan hasil buah tak akan berkualitas. Tanaman kelapa sawit memerlukan lama penyinaran sekitar 5-7 jam sehari.

Tanaman akan tumbuh dengan optimal pada daerah dengan curah hujan rata-rata sekitar 1.500-4.000mm per tahun dengan temperatur optimal sekitar 24-280 derajat celsius. Tempat yang ideal untuk kelapa sawit yaitu yang mempunyai ketinggian 1-500mdpl dan kecepatan angin rata-rata sekitar 5-6 km/jam.

Media tanam yang baik untuk kelapa sawit yaitu tanah yang mempunyai sistem drainase baik dan permukaan air tanah yang dalam. Kelapa sawit bisa tumbuh dengan sangat baik pada tanah yang mengandung lempung banyak, aerasi yang baik serta subur. Kedalaman solum untuk tanaman kelapa sawit juga cukup dalam yaitu 80cm.

Sebaiknya tanah yang dipakai tak berbatu dan mempunyai pH sekitar 4-6. Lahan yang bisa dijadikan untuk perkebunan kelapa sawit yaitu yang mempunyai tanah Aluvial, Ultisol, Latosol, dataran pantai, muara sungai serta tanah gambut.

Cara Pembibitan Kelapa Sawit yang Perlu Anda Ketahui Yaitu :

Umumnya perkebunan kelapa sawit menyiapkan proses pembibitannya sendiri. Hal ini dilaksanakan untuk menekan biaya produksi. Dalam proses pembibitan, ada beberapa cara pembibitan kelapa sawit yang harus dikerjakan. Berikut ini penjelasan proses pembibitan kelapa sawit.

Baca Juga :

1. Tahap Persiapan

Tahapan paling awal yang harus dikerjakan yaitu pemilihan lokasi pembibitan. Untuk pertama pilihlah lokasi yang datar atau mempunyai kemiringan maksimal 30. Dengan itu pembuatan bedengan prenursery berikutnya akan rata. Di bagian atas bedengan dianjurkan untuk mempunyai naungan berupa pohon atau atap buatan seperti pemberian jaring paranet. Dan jangan lupa buatlah pagar prenursery yang fungsinya untuk melindungi tanaman dari hama pengganggu yang bisa merusak bibit kelapa sawit. Sebaiknya untuk lokasi pembibitan tak terlalu jauh dari sumber air.

Pemilihan kecambah pada proses persiapan yaitu suatu hal yang cukup penting juga. Karena benih yang kualitasnya bagus akan menghasilkan buah yang berkualitas bagus juga tentunya. Pada pembibitan kelapa sawit pemakaian benih juga harus bisa mencukupi keperluan tanah dan lahan yang tersedia. Contohnya saja untuk 1 hektar lahan, maka kepadatan tanaman kelapa sawit yaitu sekitar 143 pohon, maka memerlukan kecambah sekitar 220 biji.

Untuk benih yang mati sekitar 25% sedangkan 10% benih yang lainnya dipakai untuk keperluan menyulam nantinya. Sebaiknya benih yang dipakai asalnya dari indukan yang bagus dan berkualitas baik. Sekarang ini ada banyak perusahaan yang menjual benih kelapa sawit sesuai dengan keperluan Anda.

2. Tahap Pengecambahan

Tahapan yang berikutnya yaitu proses pengecambahan. Pada tahap ini ada banyak sekali metode yang bisa dipakai yaitu seperti melepaskan tangkai kelapa sawit dari bagian spikeletnya. Waktu ideal yang tepat ketika proses pengeraman tandan buah kelapa sawit yaitu selama 3 hari. Dalam jangka waktu tersebut, tandan buah disiram sesekali supaya kelembabannya tetap terjaga. Berikutnya buah kelapa sawit kembali dipisahkan dari tandannya untuk kemudian diperam lagi dengan jangka waktu sekitar 3 hari.

Dalam tahap pengecambahan ini pemisahan biji kelapa sawit dari dagingnya supaya lebih efektif bisa dikerjakan dengan memakai mesin khusus. Sesudah itu biji yang sudah dipisahkan dicuci bersih kemudian direndam pada larutan Dithane M-45 dengan dosis 0,2% sekitar 3 menit. Cara pembibitan kelapa sawit berikutnya yaitu keringkan biji kelapa sawit dan laksanakan proses penyeleksian dalam memilih biji yang akan ditanam. Pilihlah biji yang mempunyai bentuk seragam.

Simpanlah biji yang sudah dipilih dalam ruangan tertutup dengan suhu 27 derajat celcius dan kelembaban antara 60%-70%. Proses ini dilaksanakan dengan memasukkan biji ke dalam kaleng khusus untuk pengecambahan. Kemudian letakkan pada ruangan dengan sekitar 39 derajat celcius, untuk proses ini umumnya berlangsung sekitar 60 hari. Angin-anginkan biji setiap 7 hari sekali selama 3 menit. Kemudian rendamlah benih di dalam air supaya biji terdapat kandungan air sekitar 20%-30% kemudian angin-anginkan kembali.

Cara pembibitan kelapa sawit berikutnya yaitu biji direndam kembali memakai larutan Dithane M-45 dengan dosis 0,2% sekitar 2 menit dan letakkan biji pada ruangan dengan suhu 27 derajat celcius. Biji mulai berkecambah sekitar 10 hari sesudah tanam dan bisa dipakai untuk menjadi benih kelapa sawit.

3. Pembibitan

Teknik pembibitan kelapa sawit pada dasarnya bisa dikerjakan dengan dua cara yaitu langsung dan dederan. Jika memakai teknik pendederan sebaiknya lahan untuk pembibitan dibersihkan dahulu kemudian aturlah perataannya supaya bisa dipasangkan sistem instalasi penyiraman pada tanaman. Jarak pembibitan benih tanaman kelapa sawit yang ideal yaitu 50cm x 50 cm sampai 100cm x 100cm. Jarak ini tergantung dengan kondisi lahan dan jenis benih. Keperluan benih untuk perkebunan kelapa sawit sekitar 12.500-25.000 benih setiap hektar. Benih kelapa sawit dimasukkan ke dalam polybag dengan ukuran 15cm x 23cm atau 12cm x 23cm.

Isikan polybag dengan tanah top soil sebanyak 1,5kg-2kg yang sudah diayak sebelum benih dimasukkan. Sesudah itu kecambah ditanam dalam polybag dengan kedalaman 2cm. Kemudian polybag disimpan di dalam bedengan dengan diameter sekitar 120cm. Hal ini dilaksanakan supaya tingkat kelembaban kecambah tetap terjaga. Apabila usianya sudah sekitar 3-4 bulan dan terdapat 4-5 helai daun, maka benih sudah bisa dipindahkan untuk proses pembibitan berikutnya.

Teknik berikutnya dalam pembibitan kelapa sawit yaitu benih tanaman dipindahkan ke dalam polybag dengan ukuran yang lebih besar sekitar 45cm x 60cm atau sekitar 40cm x 50cm yang didalamnya sudah terisi tanah top soil sekitar 15kg-30kg. Sebelum penanaman siram tanah terlebih dulu supaya polybag menjadi basah dan bibit kelapa sawit bisa beradaptasi dengan baik dengan lingkungan barunya. Sesudah itu susunlah polybag pada lahan tanam yang sudah disediakan dengan pola segitiga supaya bisa dipantau secara gampang.

4. Pemeliharaan

Tahap akhir dari pembibitan yaitu pemeliharaan bibit tanaman kelapa sawit. Pemeliharaan yang dimaksud yaitu seperti pembersihan lahan, penyiraman, pengendalian hama dan penyakit serta pemupukan.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu
tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya
pengiriman (ekspedisi)

Ingin Budidaya Jahe Gajah? Berikut Trik Suksesnya Budidaya Jahe Gajah Dengan Polybag

jahe gajah

Jahe dengan nama ilmiahnya Zingiber Officinale yaitu salah satu tanaman rimpang yang bentuknya yang menggelembung pada bagian tengah ruasnya. Ada beberapa macam jenis jahe, yaiut seperti jahe merah, jahe emprit serta jahe gajah. Rasa yang dominan pada jahe yaitu pedas, rasa pedas tersebut dihasilkan oleh sebuah senyawa keton yang disebut zingeron. Tak hanya dipakai untuk bahan bumbu dapur, ternyata jahe memiliki banyak khasiat serta manfaat, seperti bisa mengobati migrain serta sakit kepala, bisa menurunkan kadar kolesterol, bisa menyembuhkan perut kembung atau gangguan pencernaan serta lain sebagainya.

Dengan khasiatnya yang begitu banyak, membuat banyak orang yang mulai membudidayakan tanaman ini. Budidaya tanaman jahe ini bisa menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan.

Ada Beberapa Cara Budidaya Jahe Gajah Dalam Karung Atau Polybag, Yaitu :

Pemilihan dan Penyemaian Bibit Jahe Gajah

Pilihlah bibit jahe gajah yang memiliki kualitas baik karena bibit nantinya akan memengaruhi hasil yang diperoleh. Pilihlah bibit jahe yang asalnya dari tanaman induk yang tua ataupun minimal berumur sekitar 10 bulan. Ambillah rimpang jahe gajah paling tidak yang sudah mempunyai 2 mata tunas, segar, tak lecet dan tak berpenyakit.

Proses penyemaian bisa dikerjakan dengan 2 cara yaitu dengan memakai peti atau dengan bedengan. Dengan memakai peti kayu. Kemudian rimpang jahe yang akan dibuat bibit dijemur tetapi jangan terlalu kering, kemudian disimpan dalam peti kayu sekitar 1-1,5 bulan sampai mempunyai mata tunas. Sesudah itu, potonglah rimpang menjadi beberapa bagian dengan setiap bagian memiliki 3-5 mata tunas kemudian jemur ulang sekitar 1 hari.

Potongan rimpang calon bibity terbebut kemudian dimasukkan ke dalam karung beranyaman jarang, kemudian dicelupkan dalam larutan fungisida dan zat pengatur tumbuh sekitar 1 menit. Jika sudah letakkan rimpang bibit tersebut pada bagian dasar peti kayu dengan mata tunas berada di atas, kemudian berikan abu gosok atau sekam padi pada bagian atasnya, dan juga seterusnya. Jika umurnya sudah sekitar 2-4 minggu, rimpang bibit jahe tersebut sudah bisa ditanam.

Jika memakai bedengan, maka perlu dibuatkan rumah semai dengan ukuran sekitar 10m x 8m untuk menyemai sekitar 1 ton bibit. Dalam rumah semai buatlah bedengan dari jerami, kemudian susun rimpang bibit di bagian atasnya kemudian tutup kembali dengan jerami dan juga seterusnya sampai bagian paling atas yaitu jerami. Jangan lupa laksanakan poses perawatan yaitu penyiraman setiap harinya dan sesekali disemprot dengan fungisida, sesudah penyemaian selama 2 minggu rimpang bibit mulai bertunas kemudian potonglah menjadi beberapa bagian dengan setiap bagian mempunyai sekitar 3-5 mata tunas. Sebelum ditanam bibit tersebut diletakan dalam karung kemudian direndam dalam larutan fungisida selama 8 jam kemudian dijemur sekitar 2-4 jam. Barulah bibit bisa ditanam.

Baca Juga :

Persiapan Tempat Tanam Dan Media Tanam Jahe Gajah

Sediakan tempat tanam berupa karung bekas ataupun plastik polybag berukuran besar dengan ukuran minimal 40cm x 50cm. Siapkan juga media tanam yaitu campuran tanah gembur, pasir dan pupuk kandang atau pupuk kompos. Berikutnya, masukkan media tanam ke dalam polybag/pot atau karung bekas yang akan dipakai untuk tempat tanam.

Penanaman Jahe Gajah Dalam Karung atau Polybag

Jika semuanya sudah siap, segera laksanakan proses penanaman. Tanam bibit dalam karung atau polybag/pot. Kemudian siramlah tanaman jika sudah selesai menanamnya.

Pemeliharaan Tanaman Jahe Gajah Dalam Karung

Proses penggantian rimpang yang mati atau rusak dengan tanaman atau rimpang baru ketika 2-3 minggu sesudah penanaman. Dan jangan lupa laksanakan proses penyiangan pada gulma atau tanaman pengganggu yang tumbuh pada sekitar tanaman jahe gajah.

Supaya nutrisi yang diperlukan tanaman tersebut terpenuhi, laksanakan pemberian pupuk. Pemberian pupuk tersebut bisa dikerjakan dengan memakai pupuk organik atau konvensional, pemupukan ini bisa dikerjakan 2 bulan 1 kali. Untuk penyiraman, tanaman Jahe tak memerlukan air yang terlalu banyak untuk pertumbuhannya.

Pemanenan Jahe Gajah

Pemanenan jahe bisa dikerjakan tergantung pada pemakaian, apabila jahe dipakai untuk kebutuhan bumbu penyedap masakan, maka ketika umur kurang lebih sekitar 4 bulan jahe sudah bisa dipanen. Tetapi umumnya jahe dipanen pada umur sekitar 10-12 bulan, dengan ciri-ciri yang siap panen yaitu daun berubah warna dari hijau menjadi kuning dan batangnya semua sudah mengering.

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Polybag untuk membudidayakan tanaman di lahan yang kecil atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

5 Teknik Jitu Budidaya Kacang Panjang Dengan Polybag, Ternayata Menguntungkan

kacang-panjang

Tanaman kacang panjang yaitu suatu jenis tanaman sayur yang paling banyak di cari serta di minati oleh orang banyak. Untuk jenis tanaman sayur kacang panjang ini juga tak terlalu sulit dijumpai di tempat mana pun. Karena jenis tanaman sayur kacang ini sangat gampang untuk di tanam di tempat lokasi apa pun.

Untuk melaksanakan penanaman budidaya kacang panjang ini juga tak terlalu sulit, asalkan tempat lokasi penanaman tersebut mempunyai tingkat kesuburan yang tinggi, maka pertumbuhan tanaman sayur kacang panjang akan berjalan dengan baik dan optimal.

Sayuran kacang panjang ini mempunyai nilai gizi yang sangat tinggi, maka untuk itu tak perlu diragukan lagi tentang manfaat dari mengkonsumsi sayuran kacang panjang ini.

Tetapi umumnya untuk jenis sayuran kacang panjang ini hanya bisa di panen 4 kali ketika penanaman, sesudah 4 kali sayuran kacang panjang ini tak bisa lagi mengeluarkan buahnya kembali.

Adapun Beberapa Cara Mudah Budidaya Kacang Panjang Di Polybag :

1. Pemilihan Bibit

Tak hanya menentukan media tanam yang tepat, pemilihan bibit juga penting dilaksanakan. Karena bibit akan mempengaruhi hasil panen nantinya. Ciri bibit kacang panjang yang baik yaitu tingkat berkecambahnya diatas 90% dan penampilan kacang bernas tak kusam, bibit tak rusak dan tak mengandung hama serta penyakit. Berbeda dengan budidaya tanaman lainnya. Kacang panjang ini tak memerlukan penyemaian bibit. Bibit yang sudah dipilih bisa langsung Anda tanam pada media tanam yang sudah disiapkan.

Baca Juga :

2. Persiapan Media Tanam

Tahap awal yang harus anda laksanakan yaitu siapkan tanah yang subur serta gembur. Kemudian ayak tanah menjadi butiran tanah yang halus dan pastikan tak ada tanah yang menggumpal. Sesudah itu siapkan kompos dan arang sekam. Jika semua bahan sudah siap kemudian campurkan semua bahan dengan perbandingan 2:1:1 dan Anda bisa memasukkannya ke dalam polybag.

3. Proses Penanaman Kacang Panjang

Waktu yang tepat untuk proses penanaman kacang panjang yaitu pada awal musim hujan. Tujuannya supaya tanaman kacang panjang anda memperoleh pengairan yang cukup. Sebaiknya untuk penanaman lebih baik 1 polybag di isi dengan 2 biji bibit kacang panjang supaya nantinya kacang panjang bisa tumbuh lebih baik. Masukan bibit kacang di dalam lubang, untuk lubang tanam tak perlu terlalu dalam, jika sudah tutup kembali dengan tanah.

4. Perawatan Kacang Panjang

Untuk menghasilkan kacang panjang yang berkualitas dan bermutu maka anda juga harus melaksanakan perawatan. Apabila tanaman yang anda tanam terkena hama penyakit maka segeralah mengganti tanaman tersebut dengan tanaman yang baru supaya tanaman yang lain tak tertular hama dan tanaman bisa tumbuh secara bersamaan. Ini dilaksanakan ketika tanaman menginjak umur sekitar 5-7 hari. Dan jangan lupa untuk melaksanakan penyiangan tanaman. Bersihkan juga gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh di sekitar polybag tanaman kacang panjang anda.

5. Proses Panen

Ketika ukuran polong kacang panjang sudah optimal maka ini yaitu ciri apabila tanaman kacang panjang siap untuk dipanen. Apabila dihitung dari masa tanam yaitu sekitar 3-4 bulan. Waktu yang pas untuk memanen yaitu ketika pagi hari sebelum matahari terlalu panas. Karena waktu ini lah kacang masih dalam kondisi masih sangat segar. Cara memanen kacang panjang sangat lah gampang, cukup potong bagian ujung pangkal kacang panjang. 1 tanaman kacang panjang bisa menghasilkan beberapa buah kacang panjang.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Ini Dia Trik Jitu Budidaya Lemon Dengan Pot/Polybag, Ladang Rupiah Yang Menggiurkan

lemon

Jeruk lemon atau bisa disebut dengan sitrun ini termasuk salah satu jenis jeruk yang banyak tumbuh dan tumbuhnya bisa optimal pada daerah yang mempunyai iklim tropis dan sub-tropis, tanaman lemon ini tak tahan dengan cuaca yang dingin, pohonnya mempunyai ukuran sedang dengan ketinggian bisa sekitar 6m. Buah ini sering dipakai untuk penyedap dan penyegar dalam seni tata boga, untuk dibuat minuman dan masih banyak lagi yang lainnya. Lemon mempunyai banyak kandungan seperti vit C yang tinggi, kalium, natrium dan lain-lainnya.

Karena kandungan serta manfaat yang ada dalam jeruk lemon membuat banyak orang yang mulai menanam atau membudidayakan jeruk lemon tersebut, tak hanya di lahan jeruk lemon juga ditanam di pot atau polybag. Berikut ini cara menanam jeruk lemon dalam pot atau polybag :

1. Persiapan Bibit Jeruk Lemon
Tanaman lemon bisa dibudidayakan dengan cara generatif ataupun dengan cara vegetatif. Tetap sebaiknya memakai cara yang vegetatif karena bibit akan mewarisi sifat unggul dari indukannya dan waktu panen pun lebih singkat.

2. Persiapan Media Tanam Jeruk Lemon
Beberapa hari sebelum menanam bibit tanaman lemon, pot atau polybag tanam yang sudah disiapkan diisi dengan media tanam berupa campuran tanah top soil dengan pupuk kandang atau pupuk kompos. Media tanam tersebut dimasukan dalam pot atau polybag kemudian diletakkan pada tempat terbuka.

3. Penanaman Jeruk Lemon
Sesudah semuanya siap dan bibit sudah mempunyai umur sekitar 4-5 bulan, laksanakan proses penanaman. Lepaskan polybag bibit dengan hati-hati kemudian letakkan bibit tepat di bagian tengah pot atau polybag yang lebih besar, timbun kembali dengan media tanam dan kemudian padatkan. Sesudah itu laksanakan penyiraman secukupnya.

Baca Juga :

4. Perawatan Tanaman Lemon

– Penyiraman
Proses penyiraman dikerjakan sebanyak 2 kali dalam 1 hari secara rutin sampai tanaman berumur 1-2 bulan karena pada umur tersebut adalah fase kritis untuk pertumbuhan.

– Penyiangan dan Pembubunan
Jangan lupa untuk melaksanakan penyiangan pada gulma dan tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh pada sekitar tanaman di pot atau polybag, bukan itu saja laksanakan juga proses pembubunan yang tujuannya untuk mengemburkan tanah serta menaikan tanah ke arah batang tanaman jeruk.

5. Pemupukan Tanaman Jeruk Lemon
Berikan pupuk sebanyak 3 kali yaitu ketika tanaman berumur sekitar 1 bulan, 6 bulan dan 1 tahun dengan memakai pupuk NPK. Dosis yang diberikan yaitu sekitar 5gr-10gr per tanaman untuk tanaman yang berumur 1 bulan dan untuk tanaman yang berumur6-12 bulan berikan pupuk dengan dosis 15gr-20gr per tanaman.

f. Pemanenan Jeruk Lemon
Tanaman jeruk lemon yang berasal dari bibit vegetatif bisa dipanen sesudah mempunyai umur sekitar 2-3 tahun dan untuk tanaman jeruk yang berasal dari bibit generatif bisa dipanen sesudah mencapai umur sekitar 5-6 tahun. Ciri-ciri jeruk lemon yang sudah siap untuk dipanen yaitu buahnya sudah berubah warna menjadi kuning cerah. Proses pemanenan buah jeruk lemon bisa dilaksanakan dengan tangan ataupun memakai gunting.

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Polybag untuk membudidayakan tanaman di lahan yang kecil atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Budidaya Buncis Di Polybag, Bisa Jadi Peluang Usaha Tanpa Modal Banyak

menanam-buncis-di-pot-atau-polybag

Kacang Buncis atau nama ilmiahnya Phaseolus Vulgaris L. yaitu jenis tanaman sayuran yang asalnya dari Meksiko Selatan, Amerika Selatan dan juga daratan Cina. Tetapi pembudidayaan tanaman sayuran ini meluas ke Indonesia, Malaysia, Karibia, Afrika Barat dan juga Afrika Timur. Tanaman buncis ini tergolong dalam famili Leguminoceae atau kacang-kacangan dan merupakan tanaman semusim berbentuk perdu.

Ada 2 tipe pertumbuhan tanaman buncis yaitu tipe merambat dan tipe tegak. Banyak orang yang mulai menanam buncis di kebun, pekarangan, sawah atau ladang mereka untuk memenuhi kebutuhan sayuran mereka atau dijual. Apabila tak mempunyai lahan yang luas, Anda bisa menanamnya dalam polybag. Berikut ini adalah cara menanam buncis di polybag tanam.

Persiapan Bibit Buncis

Pilihlah bibit buncis yang mempunyai kualitas baik, genjah dan sesuai selara. Bibit bincis bisa diperoleh dari buah buncis yang sudah tua kemudian dijemur selama 3 hari dan kemudian disemaikan atau bila tak ingin repot Anda bisa membeli bibit buncis di toko pertanian.

Baca Juga :

Persiapan Polybag Tanam

Siapkan polibag tanam berukuran sedang dengan diameter sekitar 25cm dan tinggi sekitar 30cm. Tak hanya itu, Anda juga bisa memakai ember bekas ataupun yang lainnya.

Persiapan Media Tanam

Media tanam yang dipakai untuk menanam buncis di polybag yaitu campuran tanah dengan bokashi atau pupuk kompos, kemudian beri tambahan furadan sebanyak 4-5 sdm atau sesuaikan dengan ukuran polybag yang dipakai. Selanjutnya aduk dengan memakai sekop sampai semua bahan media tanam tercampur merata. Tahap selanjutnya, masukkan media tanam tersebut ke dalam polybag kemudian siram dengan air sampai merata.

Penanaman

Sesudah semua siap segera laksanakan penanaman. Benamkan benih buncis sebanyak 3-4 biji dalam 1
polybag dengan kedalaman sekitar 3cm kemudian tutup kembali dengan tanah tipis saja.

Penyiraman

Laksanakan proses penyiraman setiap hari secara rutin yaitu pada pagi hari dan sore hari pada awal tanam dan apabila sudah tumbuh maka penyiraman dilaksanakan sebanyak 1 kali 1 hari.

Pemupukan

Laksanakan tahap pemupukan pertama pada tanaman buncis sesudah tanaman berumur 2 minggu dengan memakai pupuk NPK dengan dosis sekitar 2 sdm dan juga pupuk bokashi. Apabila sudah tumbuh tambahkan sampai 3 sdm.

Apabila tanaman sudah berbunga dan berbuah maka pemupukan bisa dikerjakan 1 mingggu 1 kali. Cara pemberian pupuk yaitu dengan membuat parit melingkar kemudian sebarkan pupuk dan tutup kembali dengan tanah kemudian siram sampai basah merata.

Penyiangan

Kerjakan proses penyiangan atau pembersihan gulma setiap 2 minggu 1 kali atau disesuaikan dengan frekuensi pertumbuhan gulma supaya tanaman buncis tak terganggu.

Pemasangan Ajir

Tujuan dari pemasangan ajir atau tajuk ini untuk merambatkan batang atau golor tanaman supaya tanaman tumbuh keatas dan pakailah tajuk atau pasangkan tali kawat.

Pemanenan Buncis

Buncis yang siap untuk dipanen yaitu ketika berumur 45 hari sesudah tanam, tergantung varietas dan perawatan tanamannya. Buncis yang siap panen mempunyai ciri-ciri ukuran buah maksimal dan padat, warnanya berubah bila dibandingkan dengan buncis muda. Proses pemanenan bisa dikerjakan dengan interval 3-4 hari dan pemanenan tersebut bisa dikerjakan dalam jangka waktu yang lama.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

5 Cara Mudah dan Sukses Pembibitan Pohon Kurma Dengan Polybag Di Rumah

kurma 3

Kurma yaitu jenis buah yang mempunyai habitat di tanah Timur Tengah yang iklimnya sangat panas. Karena tumbuhnya di daerah padang pasir membuat orang berpikir pohon kurma tak begitu cocok ditanam di Indonesia. Buktinya di Indonesia sudah ada pohon kurma yang tumbuh, bahkan ada juga menghasilkan buah yang melimpah.

Pohon kurma yaitu tergolong jenis pohon palem-paleman, yang mempunyai nama latin yaitu Phoenix Dactylifera. Pembudidayaan untuk pohon kurma bisa dikerjakan dengan mengecambahkan bijinya. Karena setiap butir kurma mengandung biji yang berpotensi baik untuk tumbuh menjadi pohon kurma tentunya. Asalkan mengerti caranya, Anda sebetulnya bisa menanam kurma dari biji di rumah sendiri.

Sekilas Tentang Pohon Kurma

Apabila sudah tumbuh, pohon kurma tergolong pohon yang hidupnya bisa sampai puluhan tahun. Pohon kurma tergolong pohon yang terbagi menjadi jantan dan betina. Pohon yang menghasilkan buah kurma yaitu pohon betina. Tak perlu heran jika ternyata ada yang berhasil membudidayakan kurma tetapi tak bisa berbuah, artinya pohon kurma tersebut termasuk jenis pohon kurma jantan.

Memang dari keseluruhan biji kurma yang dikonsumsi manusia, lebih banyak porsinya untuk tumbuh menjadi pohon kurma jantan. Biji yang akan tumbuh untuk calon pohon kurma jantan dan pohon betina yaitu sekitar 60%-80%. Apabila Anda ingin menanamnya sebaiknya mengecambahkan biji yang banyak supaya kemungkinan memperoleh pohon kurma betina lebih tinggi. Tak perlu khawatir apabila pohon kurma yang tumbuh kemudian digolongkan sebagai pohon jantan, karena pohon kurma juga tergolong jenis pohon yang bisa dijadikan hiasan dengan harga yang cukup mahal tentunya.

Cara Menanam Pohon Kurma

Untuk menanam pohon kurma Anda memerlukan sekitar 5 tahapan, yaitu persiapan biji kurma, proses pembersihan biji kurma, perendaman, pengecambahan, dan pemindahan bibit yang sudah berkecambah. Berikut ini penjelasan tentang menanam pohon kurma.

Baca Juga :

1. Persiapan Biji Kurma

Kurma bisa ditanam dengan memanfaatkan biji yang ada di dalam buahnya. Biji kurma bisa Anda peroleh dari sisa memakan kurma atau membeli bibit unggul yang dijual di toko yang terpercaya. Perlu juga Anda mengerti, untuk kurma sendiri ada beberapa jenis varian yang termasuk bibit unggul serta mempunyai nilai jual tinggi, seperti kurma Ajwa, Zahidi, Khalas, Khenaizi, Khadrawi, Medjool, serta Deglet Nour. Tak hanya itu, beberapa jenis kurma yang umum dikonsumsi di Indonesia antara lain kurma Sekki, Barhi, Silaj, serta Sokari.

Setiap jenis kurma mempunyai penampilan fisik yang berbeda. Contohnya untuk kurma Ajwa, warnanya cenderung hitam gelap, dengan tekstur lembut yang tak terlalu manis dan rasanya sama seperti kismis. Kurma ajwa ini banyak tumbuh di Madinah dan dinamakan kurma nabi karena kurma ini yaitu jenis kurma yang sering dikonsumsi Nabi Muhammad SAW.

Tak sama dengan kurma Medjool atau Majol karena mempunyai bentuk buah yang lebih lonjong dibandingkan dengan kurma ajwa, mempunyai warna kecokelatan dan mempunyai rasa yang sangat manis dengan tekstur yang cukup kenyal. Berbeda juga dengan kurma Deglet Noor karena memang kurma ini mempunyai warna kuning cerah sampai dengan cokelat muda, lebih cerah dibandingkan warna kurma Medjool atau kurma Ajwa, dengan rasa yang manis dan tekstur yang tak terlalu kenyal dan tak juga terlalu keras.

Langkah awal yaitu siapkan biji kurma dalam jumlah yang banyak. Apabila Anda membeli sekotak kurma untuk dikonsumsi, pakai saja semua bijinya untuk calon bibit pohon kurma. Dan ingat, semakin banyak biji yang Anda tanam, semakin besar kemungkinan tumbuhnya pohon kurma betina yang rajin berbuah.

2. Pembersihan Biji dari Sisa Daging Kurma

Untuk Anda yang sering dan suka memakan kurma tentu sudah hafal bahwa biji kurma umumnya akan mengandung sedikit sisa daging kurma. Apabila Anda memperoleh biji kurma dari sisa memakan kurma, maka terlebih dulu biji kurma dibersihkan sampai bebas dari daging kurma.

Kebersihan dari biji kurma mampu meningkatkan kemungkinan berkecambahnya biji lebih tinggi. Tahap pembersihan biji kurma juga bertujuan untuk menghindarkan biji dari binatang seperti semut ataupun kutu putih untuk hinggap pada permukaan biji kurma yang bisa membuat biji kurma rusak sebelum dikecambahkan karena tumbuhnya jamur.

Ketika membersihkan biji kurma Anda bisa memakai air yang diberi campuran pasir halus, kemudian gosoklah dengan pasir halus di rendaman air tersebut. Sesudah itu, pisahkan biji yang sudah kering pada suatu wadah untuk proes selanjutnya.

3. Proses Perendaman Biji Kurma

Tahap perendaman dilaksanakan untuk membuat biji kurma lebih cepat berkecambah. Untuk proses perendaman, diperlukan waktu sekitar 5 hari untuk memperoleh biji yang lebih gampang berkecambah. Proses perendaman dilaksanakan memakai air mineral (lebih baik memakai air mineral dalam kemasan) dan setiap 24 jam, air diganti dengan air yang baru.

Jumlah air tak perlu terlalu banyak, yang terpenting biji kurma bisa terendam seluruhnya. Apabila sudah sampai pada hari ke-4 perendaman, beri tambahan larutan ZPT untuk membuat biji lebih gampang lagi berkecambah.

4. Pengecambahan Biji Kurma

Cara pengecambahan ini dikerjakan dengan media yaitu campuran antara sabut kelapa dengan pasir ataupun bisa juga memakai tisu basah yang disimpan pada tempat gelap. Berikan jarak setiap biji sekitar 5cm pada media pengecambahan.

Anda harus menunggu sekitar 2-4 minggu sampai biji kurma akhirnya berhasil berkecambah dan tumbuh dengan tinggi sekitar 5cm-10cm. Umumnya akan muncul 1 helai daun pada masa awal perkecambahan. Ketika sudah mencapai tinggi 10cm, barulah bibit kurma bisa dipindahkan ke dalam polibag untuk ditumbuhkan sendiri-sendiri.

5. Pemindahan Bibit yang Sudah Berkecambah

Langkah selanjutnya yaitu ketika berhasil dikecambahkan, dengan hati-hati pindahkanlah bibit kurma ke dalam polibag yang sudah diisikan dengan media tanam. Media tanam terbaik untuk pohon kurma yaitu campuran antara pasir, kompos, serta arang sekam dengan perbandingan 2:1:1. Perhatikan bahwa pasir menjadi media yang cukup dominan untuk pohon kurma, mengikuti habitatnya yang memang dari tanah padang pasir. Kompos dan arang sekam ditambahkan jadi media tanam mempunyai prositas yang baik juga.

Apabila pohon kurma tumbuh semakin besar maka Anda harus memindahkan juga ke polibag yang lebih besar, atau bahkan Anda harus memindahkan pohon pada lahan terbuka apabila sudah tak lagi cocok untuk ukuran polibag. Harus selalu diperhatikan untuk kebutuhan unsur hara pohon kurma yang diperoleh dari kompos sebagai media tanam. Pohon kurma memang tak perlu sering disiram, tetapi kebutuhan nutrisinya harus selalu dijaga supaya bisa tumbuh sampai berbuah.

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Polybag untuk membudidayakan tanaman di lahan yang kecil atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Cara Mudah Budidaya Lidah Buaya Tanpa Akar, Agar Tumbuh Subur

lidah buaya

Membudidayakan lidah buaya tanpa akar bukanlah hal yang mustahil. Anda bahkan bisa melaksanakannya sendiri di rumah. Lidah buaya atau aloe vera terkenal dengan manfaatnya yang bisa membantu pertumbuhan rambut. Banyak orang yang ingin membudidayakan tanaman ini tetapi masih saja terkendala dengan pengetahuan yang kurang.

Maka untuk itu, berikut ini cara mudah menanam lidah buaya tanpa akar yang mungkin saja masih belum Anda ketahui.

Menyiapkan Polibag

Pastinya Anda memerlukan sebuah media tanam yang nanti akan dipakai untuk menanam lidah buaya dan salah satunya dengan memakai media polibag. Anda bisa pakai polibag berukuran kecil, sedang, ataupun besar.

Tetapi, sebaiknya Anda memilih polibag ukuran sedang sampai dengan besar yang mempunyai diameter sekitar 20cm. Dengan seperti itu, nantinya akan sangat bagus untuk pertumbuhan dari tanaman lidah buaya.

Menyiapkan Tanah (untuk media tanam)

Selanjutnya yang wajib Anda perhatikan, yaitu menyiapkan tanah yang nantinya akan Anda masukkan ke polibag. Tanah haruslah kering. Dengan kata lain, tanaman lidah buaya ini sedikit berbeda dengan tanaman jenis lain yang memerlukan tanah basah. Sementara, untuk lidah buaya, Anda harus menyiapkan tanah yang kering.

Baca Juga :

Selain itu, Anda juga bisa memakai tanah campuran. Tanah campuran di sini, yaitu bisa berupa tanah kering yang dicampurkan dengan pupuk kandang. Selain memakai campuran tanah dengan pupuk kandang, Anda juga bisa memakai campuran tanah dengan batu apung, perlit, atau yang lainnya.

Menanam Lidah Buaya Tanpa Akar

Anda wajib memilih tanaman lidah buaya anakan atau lidah buaya yang ukurannya masih kecil. Dalam memilih tanaman lidah buaya, Anda harus memilih tanaman lidah buaya anakan dengan kualitas unggul yang masih segar serta tanpa adanya bintik ataupun noda hitam.

Membudidayakan lidah buaya tanpa akar tersebut seperti halnya menanam tanaman lidah buaya biasa. Anda harus menancapkan lidah buaya ke media tanam yang sudah Anda siapkan. Tetapi dengan itu, Anda tak disarankan untuk menancapkannya terlalu dalam ataupun terlalu dangkal. Karena bisa mengakibatkan tanaman lidah buaya jadi busuk. Dan apabila Anda menanamnya terlalu dangkal, tanaman lidah buaya bisa saja roboh.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk penyemaian atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)