Ini Tips Agar Sukses Budidaya Mangga Alpukat Dengan Pot

mangga alpukat pasuruan

Perkembangan zaman sudah menyediakan berbagai cara untuk budidaya tanaman. Salah satunya contohnya, budidaya tanaman dengan memakai media pot/polybag. Ada banyak tanaman buah yang bisa dibudidayakan dengan memakai pot/polybag, contohnya mangga alpukat. Sukses bertanam mangga alpukat dalam pot tentunya menjadi impian setiap pembudidaya.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat Anda mau menjadikan mangga alpukat sebagai tabulampot (tanaman buah dalam pot). Berikut ini tips untuk budidaya mangga alpukat.

1. Pemilihan Bibit

Pilihlah bibit yang berasal dari perbanyakan dengan cara vegetatif seperti cangkok, okulasi, dan sambung pucuk. Umumnya, bibit tersebut akan lebih cepat berbuah. Jangan memilih bibit yang sedang berbunga atau berbuah, sementara percabangannya belum terbentuk. Hal tersebut bisa mengakibatkan terhentinya pertumbuhan vegetatif yang dibutuhkan untuk awal pembentukan tanaman dalam pot.

2. Pemilihan Pot

Pilihan bahan pot yang bisa dipakai untuk menanam mangga alpukat di antaranya pot plastik yang diameternya sekitar 40—80cm, pot dari drum bekas yang dibelah menjadi 2, pot dari tanah liat, atau pot semen. Pilihlah pot yang ukurannya sesuai dengan tinggi tanaman buah mangga.

Pot yang dipakai harus mempunyai lubang di bagian bawah atau dasarnya berukuran sekitar 1-2cm dengan jumlah sekitar 4—6 lubang. Usahakan pot mempunyai kaki. Jika tidak, maka bisa diganjal memakai batu bata atau yang lainnya.

Baca Juga :

3. Pemilihan Media Tanam dan Penanaman

Tanaman mangga alpukat dapat tumbuh subur pada media yang gembur dan banyak mengandung pupuk organik. Media tanamnya berupa campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam.

Sebelum penanaman, pastikan dasar pot telah dilubangi. Selanjutnya, isi bagian dalam pot dengan serutan gergaji atau pecahan genteng sekitar 5—10cm. Masukkan media tanam hingga setengah bagian pot. Lepaskan bibit tanaman dari polibag, kemudian masukkan ke pot dan atur posisinya. Usahakan supaya posisinya tegak.

Tutup kembali dengan media tanam, tapi jangan terlalu penuh, kemudian padatkan. Usahakan bekas dari sambungan tanaman masih terlihat sekitar 10—15cm di atas permukaan media tanam. Sesudah penanaman selesai, lakukan penyiraman.

4. Pemeliharaan

Penanaman mangga alpukat dalam pot membutuhkan pemeliharaan yang intensif supaya dapat berbuah secara optimal. Kegiatan pemeliharaan meliputi penyiraman, penyiangan, pemupukan, serta pemangkasan.

5. Penjarangan dan Pembungkusan Buah

Penjarangan buah dilaksanakan pada buah yang pertama. Hal ini dilakukan supaya buah dapat tumbuh dengan maksimal. Sementara, pembungkusan buah dapat dilakukan untuk mencegah dari serangan hama. Biasanya memakai kantong semen atau plastik dipakai untuk membungkus buah.

Jika Anda membutuhkan atau ingin budidaya dengan Polybag ataupun untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Advertisements

4 Cara Jitu Budidaya Bunga Lavender Dengan Polybag

Cara-Menanam-Bunga-Lavender

Apakah Anda menyukai tanaman hias seperti lavender contohya? Anda ingin membudidayakannya tapi tak mempunyai lahan yang cukup luas untuk itu? Solusi untuk itu, Anda bisa membudidayakannya dengan memakai pot atau polybag. Teknik menanam bunga lavender cukup gampang, namun Anda perlu mengerjakannya dengan ulet.

Tentunya akan sangat menggembirakan jika menghasilkan bunga lavender dengan usahanya sendiri, yaitu dengan membudidaya bunga lavender secara mandiri di rumah. Berikut ini tahapan yang bisa Anda kerjakan saat membudidayakan bunga lavender di pot atau polybag.

Pemilihan bibit bunga lavender

Tahap awal yang perlu Anda kerjakan saat membudidaya bunga lavender yaitu memilih bibit bunga lavender yang kualitasnya baik. Bunga lavender mempunyai jenis yang sangat banyak dan tersebar di berbagai negara. Jenis bunga lavender yang sudah ada dapat dipastikan berjumlah 25—30 jenis bunga. Untuk itu, Anda harus memilih jenis bunga lavender sesuai dengan keinginan Anda tentunya.

Anda perlu mencari info dahulu mengenai kelemahan dan kelebihan dari jenis bibit bunga tersebut. Anda harus mengetahui jenis bunga lavender seperti apa yang cocok tumbuh di daerah lingkungan Anda.

Bagaimana cara untuk menentukan bibit tersebut berkualitas atau tidak?

Pertama, Anda harus membeli bibit tersebut di toko khusus untuk menjual bibit saja. Selain itu, Anda juga perlu melakukan seleksi pada bibit lavender yang ada. Pilihlah bibit yang secara kasat mata terlihat bersih dan terbebas dari serangga parasit seperti kutu, semut, dan lain-lain.

Jangan lupa untuk perhatikan tanggal kadaluarsa dari bibit tersebut. Perlu Anda tahu bahwa bibit juga mempunyai masa aktif yang terbatas sehingga penting untuk memperhatikan tanggal kadaluarsanya.

Persiapan media tanam bunga lavender

Pemilihan media untuk membudidaya bibit bunga lavender merupakan hal penting dan juga menentukan tumbuhnya bibit yang telah Anda tanam. Kesalahan media tanam akan mengakibatkan bibit tak berkecambah.

Anda harus persiapkan bahan seperti pot ataupun polybag yang sudah diberi lubang di bagian bawahnya serta styrofoam dengan ketebalan sekitar 5 cm dan diameter sesuaikan dengan pot atau polybag. Selain itu, Anda juga harus persiapkan tanah gembur, pupuk kompos jika tak ada bisa diganti dengan sekam padi, pasir, batu kerikil putih, dan sekoop kecil.

Baca Juga :

Menguntungkan, 4 Trik Budidaya Buah Kiwi
Plastik UV Untuk Budidaya Ikan, Lebih Untung Dan Menjanjikan!!
Budidaya Cabai Sangat Menguntungkan Dengan Mulsa Plastik

banner-polybag

Penyemaian bibit bunga lavender

Tahapan penumbuhan bibit bunga menjadi kecambah yaitu tahapan yang sangat penting. Beri styrofoam ke pot atau polybag bertujuan untuk lapisan terbawah. Campurkan tanah, pupuk kompos atau sekam padi, dan pasir dengan perbandingan yang sama. Masukkan campuran tersebut ke pot atau polybag. Buatlah lubang di bagian tengahnya dengan sekoop kecil.

Letakkan bibit bunga lavender, setiap pot atau polybag isi dengan 1 bibit saja. Tutuplah dengan tanah. Padatkan tanah. Siramkan air secukupnya. Letakkan di tempat yang dapat terkena sinar matahari yang cukup. Pantau pertumbuhan kecambah pada bibit bunga lavender.

Pemindahan bibit bunga lavender

Pemindahan media tanam dapat dikerjakan apabila bibit sudah berkecambah. Berdasarkan perhitungan hari, biasanya bibit sudah siap dipindahkan pada saat usia sekitar 1 bulan dengan tinggi tanaman sekitar 15 cm. Buatlah jarak tanam bunga lavender sekitar 30—45 cm.

Sediakan tempat terbuka yag dapat terkena sinar matahari secara langsung sebagai calon lahan bunga lavender. Pastikan tanah mempunyai sirkulasi udara yang baik. Siramlah bibit bunga yang tumbuh tersebut, tepat saat 1 jam sebelum tanaman dipindah. Setelah 1 jam dibiarkan, sobek polybag atau pecahkan pot dengan perlahan.

Pastikan media tanam masih menempel dengan akar dan tanah tak pecah. Pindahkan ke lahan permanen yang sudah disiapkan. Padatkan dengan tanah. Pastikan posisi tanaman berdiri dengan tegak. Tahap terakhir, siramkan air secukupnya.

Jika anda membutuhkan Polybag untuk bercocok tanam dengan harga yang lebih murah, silahkan hubungi kami melalui sms/call pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

5 Cara Jitu Budidaya Buah Naga Dengan Polybag

b567

Buah naga saat ini masuk kedalam jenis buah yang sangat disukai oleh mesyarakat Indonesia, karena buah ini mempunyai rasa asam manis yang lezat. Tidak hanya itu, buah naga ini pun juga memiliki banyak sekali kandungan vitamin yang sangat baik bagi tubuh Anda. Buah naga termasuk jenis tanaman yang tergolong ke dalam keluarga kaktus. Buah naga ini juga identik dengan buah dari Asia, padahal fakta aslinya buah naga ini berasal dari negara Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan juga Meksiko.

Membudidayakan buah naga sendiri dirasa amat cocok untuk Anda kerjakan di daerah yang beriklim tropis contohnya di Indonesia.

Adapun Cara Membudidayakan Buah Naga, Antara Lain :

1. Pemilihan Bibit

Ada 2 cara menanam buah naga didalam polybag yaitu bisa memakai bijinya secara generatif serta memakai polybagongan batangnya secara vegetatif. Cara penanaman buah naga didalam polybag memakai bijinya jarang dikerjakan sebab memakan waktu produksi yang sedikit lebih lama. Cara penanaman buah naga didalam polybag memakai polybagongan batangnya dikerjakan dengan cara memangkas batang pohon induk yang keadaannya sehat, tua serta telah berbuah sebanyak 3-4 kali. Batang tersebut warnanya hijau gelap kelabu dengan tingkat ukuran ideal sepanjang 20 – 30 cm. polybagongan dari batang tumbuhan induk itu lalu didiamkan hingga getahnya mengering supaya tidak mudah busuk.

2. Persiapan Media Tanam

Untuk melakukan budidaya buah naga di polybag, Anda bisa memakai polybag apa saja dengan diameter sekitar 40-50 cm, tetapi lebih baik jika polybag ukurannya pas. Polybag dipilih karena sudah terdapat beberapa lubang untuk tempat keluarnya air yang berlebih dari atas tanaman, hal itu juga memudahkan Anda untuk memantau tanah dalam polybag. Guna media tanamnya, Anda bisa memakai campuran tanah, bubuk bata merah, pasir, kompos serta juga pupuk kandang.

3. Penanaman Bibit

Masukkan campuran pada media tanam sampai 80 persen dari volume polybag. Buat 3 lubang tanam dengan ukuran diameter sekitar 6 cm serta kedalaman sekitar 10 cm. Isikan setiap lubang tanam dengan beberapa potongan batang yang telah disiapkan. Kemudian padatkan media tanam tersebut pada setiap pangkal bibit buah naga. Sirami secukupnya, jangan sampai menggenangi pangkal dari batang. Pakailah tiang panjat guna mengikat bibit maka bibit buah naga tak akan gampang roboh. Taruh polybag buah naga di tempat yang terkena sinar matahari terutama ketika di pagi hari.

polybag 2

4. Perawatan Tanaman

Proses penyulaman yakni penggantian tanaman buah naga yang mati ataupun busuk pangkal batang. Penyulaman tanaman buah naga ini lebih baik dilakukan seminggu setelah menanam bibit buah naga didalam polybag.

Siram tanaman buah naga dengan teratur dengan secukupnya setelah hari ke-10 setelah masa penanaman atau sesuai keadaan lahan. Penyiraman bisa Anda lakukan seminggu sekali hingga usia 6 bulan atau jika keadaan tanah kering ataupun ketika musim kemarau maka penyiraman bisa dikerjakan 5 – 7 hari sekali. Ketika tanaman buah naga telah mulai berbunga, lakukan penyiraman setiap 10 – 14 hari sekali. Penyiraman lebih baik dilakukan waktu pagi. Penyiraman tidak dilakukan lagi jika buah telah membesar seukuran kepalan tangan, meskipun masih hijau sedikit kemerahan di bagian kulitnya.

Baca Juga :

Paranet Untuk Lapangan Futsal, Lebih Awet & Murah!
8 Jenis Tumbuhan Terunik & Langka Di Dunia
Woww!! Budidaya Lidah Buaya Dengan Mulsa Plastik, Hasil Lebih Bagus Dan Menguntungkan

Pemangkasan tanaman buah naga ini diperlukan untuk membentuk cabang baru serta cabang yang produktif, umumnya dilakukan sejak tanaman sudah berusia 2-3 bulan. Kerjakan pemangkasan pada ujung batang hingga menyisakan 40-60 cm dari media tanam. Kelebihan tinggi tumbuhan lebih dari 140-170 cm perlu dipangkas. Umumnya dari batang pokok akan tumbuh sebanyak 3-4 tunas cabang baru, pilih salah satu tunas yang perkembangannya paling baik serta cepat, serta juga buang tunas lainnya.

5. Pemanenan Buah

Tumbuhan buah naga didalam polybag umumnya bakal mulai berbunga pada usia kurang lebih 6 bulan. Diperlukan juga waktu selama 50-55 hari untuk memperoleh buah yang siap petik dari bagian kuncup bunga. Petiklah buah yang ditandai dengan warna merah di seluruh bagian kulit buah. Rekahan akan timbul pada buah yang sudah terlambat dipetik yang bisa menyebabkan buah cepat rusak. Proses panen dilakukan dengan cara memotong bagian tangkainya dengan memakai gunting ataupun pisau tanpa harus merusak kulit dari buah. Ukuran dari buah yang Anda panen dari buah naga di polybag akan bergantung dari beberapa hal, yaitu meliputi jenis tumbuhan buah naga, pengaturan media tanam yang baik, penyiraman air secukupnya, pemupukan, pemangkasan, dan juga yang lainnya.

Jika anda membutuhkan Polybag untuk bercocok tanam dengan harga yang lebih murah, silahkan hubungi kami melalui sms/call pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564.

8 Teknik Jitu Menanam Bunga Hias Dengan Polybag, Lebih Menguntungkan!!

bunga-mawar-kolaborasi

Saat ini orang lagi ramai dalam hal berkebun, banyak yang sudah senior dan tidak sedikit pula yang pemula. Bagi yang sudah lama memiliki hobi berkebun bercocok tanam adalah sesuatu yang mudah dan menyenangkan. Tetapi berbeda lagi dengan orang yang akan memulai dari awal, berkebun mungkin dianggap sesuatu yang sulit. Padahal tidak demikian.

Bagi Anda pecinta tanaman atau bunga hias yang tak mempunyai lahan luas untuk berkebun, salah satu solusi yang bisa dilakukan untuk memuaskan anda bertanam adalah dengan menggunakan media alternatif, seperti polybag atau pot.

Ada beberapa hal yang harus jadi catatan ketika hendak menanam bunga hias dalam polybag

1. pastikan Anda memilih polybag dan media tumbuh yang sesuai dengan jenis bunga yang akan ditanam. polybag harus disesuaikan dengan tempat dan bagaimana menaruhnya.

2. Jika polybag dan media yang telah disiapkan tersedia, pastikan polybag memiliki lubang drainase yang cukup. Isikan media sekitar 1/3 bagian polybag. Taruhlah bunga hias, usahakan media awal yang menempel pada tanaman masih ada, agar tanaman tidak mati atau layu

3. Tambahkan lagi media tanam, sambil tanaman dipegang terus dengan sebelah tangan. jika hampir penuh, tekan media secara perlahan dengan ibu jari supaya tanaman dapat berdiri kokoh. polybag jangan dipenuhi dengan tanah, sisakan sekitar 2 cm dari bibir polybag agar mudah waktu melakukan penyiraman.

4. Setelah pada tahap menaruh tanaman di polybag selesai, siramlah

bunga hias secukupnya. Bagian luar dan dasar polybag dibersihkan dari kotoran dan media tanam yang masih menempel sebelum diletakkan pada tempat yang diinginkan.

poly bag

Baca Juga :

Inilah Manfaat Daun Seledri Bagi Kesehatan!!
Paranet Untuk Lapangan Futsal, Lebih Awet & Murah!
Metode, Cara Pemasangan Plastik Mulsa Pada Tambak

5. Untuk menyiram tanaman yang ada di polybag, air sebaiknya diberikan dari alas polybag. Dengan cara tersebut air akan meresap ke atas pada media tanam

dengan melalui sistem kapiler.

6. Keuntungan media tidak terlalu basah, tapi ketersediaan air cukup terjamin. Untuk membantu peresapan air ke media tanam sebaiknya dipasang tali dari media ke alas polybag melewati lubang drainase.

7. Janganlah secara langsung menyiram air pada tanaman. Lakukan dengan cara, siramkan air di bagian permukaan media tanam.

8. Usahakan air yang disiramkan tidak mengenai tanaman secara langsung. Waktu yang terbaik untuk melakukan penyiraman tanaman hias adalah di pagi hari dan sore hari.

Untuk Anda yang sedang membutuhkan polybag murah untuk bercocok tanam atau untuk yang lainnya, silahkan hubungi kami melalui SMS/Call/WA : 0852.3392.5564 / 0812.3258.4950 / 0877.0282.1277

Inilah Buah Fenomenal Tangan Dewa Kaya Manfaat

 

Buah bernama tangan Buddha berasal dari China serta sekitar Myanmar. Mempunyai bentuk mirip jari tangan yang panjang serta berisi. Meskipun tak bisa dimakan langsung. Buah yang asam dan sedikit getir ini kaya khasiat.

Buah warna kuning ini memiliki julukan latin Citrus Medica var. sarcodactylis ini memiliki aneka macam sebutan di beberapa tempat daerah, seperti bushukan (Jepang), tangan dewa (Jakarta), kuku macan (Aceh), dan hiong-I (China dan Myanmar). Buah jari panjang ini masih golongan keluarga jeruk. Pohon si buah ini termasuk dalam pohon perdu yang tumbuh di semak-semak.

Berbentuk seperti jari-jari tangan manusia dan berwarna kuning cerah. Jumlah jarinya sangatlah beragam, mulai 5 sampai 25 jari. Konon katanya, semakin banyak jumlah jarinya, semakin beruntung pemilik buah ini.

Harga Polybag All Size Termurah klik di DISINI

Sebenarnya, bentuk jari ini adalah penonjolan dari kulit buah yang tebal dan berbenjol-benjol, lalu memanjang menjadi sebuah bentuk yang menyerupai tangan.

Padahal tangan buddha ini hampir tidak memiliki daging buah. Sering juga tidak memiliki air dan biji. Secara keseluruhan, isi buah ini hanya berupa kulit. Kulit ini mengandung minyak atsiri sehingga baunya sangat tajam dan rasanya getir. Daging buahnya sangat sedikit, berwarna putih, serta rasanya asam.

Meski tidak bisa dimakan langsung, buah ini memiliki berbagai kegunaan. Kulit buah bisa dipotong dan diiris. Dijadikan campuran salad atau hidangan ikan. Bisa juga dipakai untuk melumuri ikan agar tidak berbau amis. Selain itu, buah ini juga sering digunakan sebagai campuran dalam pembuatan permen, es krim, dan yoghurt untuk memberikan sentuhan rasa asam.

Di China dan Jepang, buah ini sering digunakan sebagai pengharum ruangan atau pengharum pakaian karena bau segarnya. Bisa pula dijadikan sebagai manisan dan hiasan kue, seperti sukade (manisan kulit jeruk sitrus).

Sering juga digunakan sebagai bahan obat tradisional, seperti menyembuhkan maag, memperbaiki pencernaan makanan, dan menghilangkan masuk angin. Rebusan kuncup daunnya bisa untuk mengobati cacingan.

Selain sebagai campuran masakan dan obat, tangan buddha juga sering dipakai untuk upacara keagamaan. Namun, banyak dari para penggemar tanaman mengoleksinya sebagai tanaman hias karena bentuknya yang unik dan warnanya yang cantik.

 

Solusi tepat!!! Jika tidak mempunyai halaman luas, cukup gunakan polybag sebagai wadah menanam. Itu lebih mempermudah anda dalam perawatan tanaman. Polybag ori, kw super, kw biasa tersedia di Lim Corporation. Info update harga silahkan call/sms: 081232584950 | 085233925564. Chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
klikwa.com/adminlc1
klikwa.com/adminlc2

klikwa.com/adminlc3

www.polybag99.com | www.agrobis99.com

 

 

Mengenal Mentega Kokoa Dengan Beragam Manfaatnya!!

Apa itu Cocoa Butter?
Kakao mentega adalah sejenis lemak nabati yang diekstraksi dari biji kakao. Mungkin ini adalah sesuatu yang pernah Anda dengar di berbagai aplikasi, termasuk kosmetik, cokelat, salep, dan beberapa obat-obatan, namun Anda mungkin tidak sadar akan hal itu sebenarnya.

Karena aroma biji kakao yang kuat, kakao mentega memiliki rasa dan aroma yang sangat mirip. Ini bisa dimakan, tapi sangat tinggi kalori, jadi meski mendapat manfaat kesehatan, ketahuilah bahwa hal itu dapat menyebabkan obesitas jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Nama lain untuk mentega kakao adalah minyak theobroma, jadi di beberapa belahan dunia, bisa disebut seperti itu.

Salah satu kualitas paling penting dari mentega kakao adalah stabilitasnya yang tinggi dibandingkan dengan lemak lainnya. Aspek unik ini memberikan antioksidan yang ditemukan dalam mentega kakao, sehingga mengurangi kemungkinan minyak menjadi tengik. Anda bisa menemukannya dalam berbagai bentuk, tapi masih banyak dikonsumsi dalam coklat. Stabilitasnya pada suhu kamar namun titik lelehnya relatif rendah juga menjadikannya minyak dasar yang ideal untuk supositoria dan krim obat lainnya. Mari kita lihat lebih dekat beberapa manfaat kesehatan dari mentega kakao.

Manfaat Kesehatan Kakao
Mentega kakao membantu mengatasi banyak masalah kesehatan. Beberapa manfaat indah meliputi:

Cocoa butterAnti-Aging: Salah satu alasan mengapa mentega kakao sangat berharga adalah konsentrasi senyawa antioksidannya yang tinggi, termasuk asam oleat, asam palmitat, dan asam stearat. Meskipun secara teknis asam lemak ini bermanfaat bagi tubuh, dan membantu menetralkan radikal bebas di seluruh tubuh, terutama di kulit. Dengan mengurangi terjadinya stres oksidatif, mentega kakao dapat membantu mengurangi tanda-tanda penuaan, termasuk keriput .

Menghapus Guratan: Penelitian juga menunjukkan mentega kakao untuk mengurangi munculnya bekas luka pada kulit dan membantu meningkatkan kesehatan kulit secara keseluruhan.
Meningkatkan Kualitas Rambut: Selain aroma kakao yang lezat, mentega kakao juga bisa membantu melembabkan rambut Anda, membantu memperbaiki penampilan dan kekuatannya secara umum.
Anti Ketombe: Mentega kakao juga telah dikaitkan dengan insidensi ketombe yang lebih rendah dan folikel rambut sehat, sehingga mengurangi kerontokan rambut dan mencegah timbulnya pola kebotakan pada pria.
Kesehatan Kulit: Kualitas antioksidan mentega kakao tentu saja sangat memperhatikan tanda-tanda penuaan, namun mentega kakao juga memberi penghalang bagi kulit yang akan melindunginya dari agen luar juga. Antioksidan dan molekul organik yang menguntungkan melindungi kulit dari kekuatan lingkungan, internal, dan eksternal yang dapat menyebabkan iritasi atau kerusakan pada kulit.
Kurangi Peradangan: Campuran kaya asam lemak dan antioksidan dalam mentega kakao menjadikannya pilihan ideal bagi orang yang ingin mengurangi peradangan pada kulit. Entah Anda mengoleskan mentega kakao ke psoriasis, eksim, ruam, atau jenis lain pada peradangan pada tubuh, Anda bisa menemukan kelegaan yang cepat dan menenangkan, dikombinasikan dengan aroma yang lezat. Hal ini juga bisa dicapai melalui konsumsi cocoa butter dalam bentuk coklat, begitulah cara kebanyakan orang memilih untuk mengakses manfaat kesehatan ini. Meskipun ada dampak negatif yang dapat dialami kelebihan lemak pada sistem kardiovaskular, beberapa penelitian awal menunjukkan perbaikan kondisi peradangan di jantung saat diobati dengan jumlah mentega kakao dalam jumlah sedikit.
Peringatan!
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, mentega kakao sangat tinggi lemaknya, dan beberapa di antaranya bermanfaat untuk berbagai bagian tubuh, masih ada konsentrasi kalori yang tinggi dalam mentega kakao, dan karenanya tidak dapat diandalkan. Terlalu banyak oleh orang yang menderita obesitas atau mencoba mengurangi asupan kalori mereka. Minyak nabati dan lemak lainnya juga bisa memberi manfaat kesehatan ini tanpa bahaya bertambahnya berat badan.

Inilah Cara Rahasia Bertanam Kakao Di Polybag!!

Tanaman Kakao atau Theobroma Cacao merupakan tanaman yang berasal dari negara Amerika Serikat yang konon ditemukan pertamakali oleh suku Indian Maya dan suku Aztec Amerika Tengah, yang berfungsi sebagai mata uang kala itu dan merambah Spanyol untuk pertamakalinya sebagai minuman khusus para raja.

Tanaman Kakao pun berkembang hingga kini menjadi bahan makanan minuman tersohor yang bisa dinikmati masyarakat luas. Benar sekali, biji tanaman Kakao akan bertransformasi menjadi makanan/minuman yang digandrungi banyak orang khususnya anak-anak dan remaja, yaitu Cokelat.

Selain enak, manis dan dapat dinikmati dalam berbagi kudapan dan minuman pelepas dahaga dalam bentuk segar ataupun hangat, Tanaman kakao juga memberikan sejuta manfaat yang baik bagi kesehatan dan kecantikan khususnya sebagai penurun stress. Sentra Tanaman Kakao di Indonesia berada di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.

Prospek Tanaman kakao tidak diragukan lagi dan cukup menggiurkan seiring meningkatnya permintaan kakao di tingkat domestik maupun lokal. Terlebih lagi, tanaman Kakao merupakan tanaman yang tidak mengenal musim, yang berarti dapat dipetik kapan saja.

Jika anda penasaran bagaimana cara menanam tanaman kakao, maka anda harus membaca uraian dibawah ini, sebab uraian dibawah ini akan mengupas tentang syarat tumbuh dan langkah budidaya tanaman Kakao.

Syarat tumbuh tanaman kakao adalah sebagai berikut :
1. Kemiringan tanah < 45%
2. Kedalaman efektif > 150cm
3. Tekstur tanah (50% pasir, 10-20% debu, 30-40% lempung)
4. pH optimal 6,0-7,0
5. Garis lintang 100C LS-100C LU dengan tinggi tempat s.d 600mdpl
6. Curah Hujan 1.500-2.500 mm/tahun
7. Suhu maksimum 30-320C dan suhu minimum 18-210C.
8. Tidak ada angin kencang terus menerus

Langkah-langkah budidaya tanaman Kakao adalah sebagai berikut :
1. Persiapan lahan
Bersihkan lahan dari alang-alang dan gulma serta gunakan tanaman penutup (Cover corp) dan tanaman pelindung yang ditanam setahun sebelumnya.

2. Pembibitan
Benih diambil dari bagian tengah yang masak dan dibersihkan. Siapkan polybag ukuran 30×20 cm dan campurkan tanah dengan pupuk kandang (1:1) dan tambahkan 1 gram pupuk TSP/Sp-36 ke tiap polybag. Jarak tanam antar polybag 20×20 cm dengan lebar barisan 100cm. Pemupukan dilakkan dengan NPK (2:1:2) dan lakukan pemantaun terhadap serangan hama.

3. Penanaman
Buat ajir ukuran 80-100 cm dan jarak tanam 2,5 mx 2,5m apabila dilakukan penjarangan jika tidak maka jarak tanamnya 5×5 m. Ukuran lubang tanam 60 x 60 x 60 cm. Bibit dipindahkan saat umur 4-6 bulan tergantung jenisnya. Saat pemindahan sebaiknya bibit kakao tidak tengah membentuk daun muda.

BACA JUGA : Inilah Khasiat Tanaman Lidah Mertua Untuk Kesehatan

4. Pemeliharaan Tanaman
Ada beberapa kegiatan pemeliharaan, yaitu :
a. Pemangkasan Buah
Tujuannya adalah untuk memacu pertumbuhan dan perkembangan cabang-cabang sekunder yang akan memunculkan buah yanglebih banyak.

b. Pemangkasan Tunas Air
Fungsinya membentuk struktur yang kuat serta menghindari pertumbuhan cabang berlebihan dan meningkatkan nutrisi.

c. Pemangkasan Sanitasi dan Struktural
Tujuannya mencegah dan mengurangi resiko serangan hama sehingga tanaman dapat tumbuh optimal.

d. Penyiangan dan Pemupukan
Penyiangan dilakukan satu bulan sekali. Dan pemupukan mulai dari umur 2 bulan dan jeda 4 bulan, begitu seterusnya sampai umur 42 bulan. Pupuk yang bisa diberikan adalah Urea, TSP, KCI dan Kieserite.

e. Pengendalian Hama dan Penyakit
Pengendalian yang umum dilakukan dalam mengatasi serangan hama dan penyakit adalah Sanitasi, pemangkasan, pemeliharaan ataupun penyemprotan. Hama yang berpotensi menyerang adalah penggerek buah, kepik penghisap buah, penggerek batang, tikus dan sebagainya. Adapun penyakit yang biasa menyerang : penyakit vascular stek, busuk buah, jamur akar, antraknose dan sebagainya.

5. Panen dan Pasca Panen
Untuk memanen Kakao bisa digunakan pisau tajam. Potong tangkai buah dengan menyisakan 1/3 bagian tangkai buah. Pemetikan sampai pangkal buah akan merusak bantalan bunga. Buah yang bisa dipetik adalah umur 5,5 – 6 bulan dari yang telah berbunga, berwarna kuning atau merah.

Inilah Khasiat Tanaman Lidah Mertua Untuk Kesehatan

  • Menyerap Radiasi
    Manfaat ini begitu unik lantaran tidak sering dipunyai tanaman lain. Lidah mertua dapat menyerap radiasi dari benda-benda elektronik yang ada dirumah Anda. Misalnya tv. Untuk memperoleh manfaat ini Anda dapat menaruh tanaman ini didalam tempat tinggal, seperti di ruangan tamu atau ruangan keluarga.

 

  • Menyerap Polusi
    Terkecuali menyerap radiasi, tanaman ini dapat dapat menyerap polusi. Sejumlah 107 polutan bisa diserap tanaman ini lalu nanti di keluarkan kembali jadi oksigen. Tanaman ini dapat dapat menyerap asap rokok hingga tempat tinggal semakin lebih aman serta sehat.

 

  • Turunkan Diabetes
    Ada demikian banyak tanaman yang bisa turunkan resiko diabetes, satu diantaranya daun ini. Untuk menetralisir jumlah gula dalam darah Anda dapat merebus sedikit daunnya lalu diminum waktu telah dingin.

 

  • Pulihkan Sakit Kepala
    Walau penyakit enteng namun sakit kepala dapat bikin semua kesibukan Anda terganggu jadi mesti selekasnya diobati. Langkah konsumsi daun ini untuk menyembuhkannya yaitu dibakar.

 

  • Mengobati Wasir
    Bila Anda alami sakit wasir percayakan penyembuhannya pada tanaman ini. Wasir yaitu penyakit sulit buang air besar yang bakal bikin rasa kembung pada perut. Tanaman lidah mertua ini memiliki banyak serat hingga ampuh untuk menyembuhkannya.

*Baca Juga Inilah Cara Budidaya Tanaman Hias Yang Tepat Dan Benar

  • Dapat Dijadikan Hair Tonic
    Rambut yang halus tentunya dikehendaki kebanyakan orang. Dengan memakai lidah mertua tentu rambut Anda dapat lembut, halus, fresh, serta tampak lebih sehat.

 

  • Dapat Menjadi Antiseptik
    Zat antiseptik pada tanaman ini dapat bikin toksin serta kuman yang ada pada badan hilang. Misalnya waktu Anda jatuh dapat bersihkan lukanya dengan daun ini. Lantaran waktu jatuh debu dapat masuk kedalam luka serta mengakibatkan infeksi. Mesti selekasnya dibikin bersih agar tak menyebabkan permasalahan yang serius.

 

  • Dapat Dijadikan Aromaterapi
    Daun ini umumnya mempunyai bunga. Bunga-bunga itu miliki bau yang begitu khas. Ketika sore tiba bunga itu bakal mekar serta baunya bakal tercium, waktu tersebut dampak menentramkan bakal diperoleh. Maka dari itu satu diantara manfaat tanaman lidah mertua yaitu jadi aromaterapi.

 

  • Dapat Dipakai Menjadi Bahan Anyaman
    Didalam tanaman ini ada serat yang dapat membuahkan kain bila di proses. Di Jepang tanaman ini bahkan juga jadikan bahan untuk bikin anyaman.

 

  • Dapat Dijadikan Pagar Rumah
    Oleh lantaran karakter daun lidah mertua yang keras, kokoh, serta miliki ujung lancip membuatnya dapat jadikan pagar tempat tinggal alternatif.

 

  • Memiliki Banyak Kandungan Oksigen
    Jumlah kandungan oksigen pada tanaman ini sangat banyak. Daun ini dapat lakukan fotosintesis dengan baik serta cepat lantaran mempunyai klorofil maka dari itu kandungan oksigennya begitu banyak.

 

  • Mengurangi Kandungan Sick Building Syndrome Yang Ada Dalam Tubuh
    Tanda-tanda sick building syndrome bukanlah penyakit namun kondisi di mana didalam ruang ada orang yang memiliki kandungan nikotin atau perokok, serta menanggung derita dampak dari pemakaian AC yang sangat tinggi. Tanaman ini bakal menyerap beberapa zat itu.

 

Bukan hanya itu, Tanaman ini juga dapat dapat mengobati, beberapa penyakit seperti :

  1. Gigitan Ular Berbisa.
  2. Mencegah Radang Usus.
  3. Mengobati Radang Lambung.
  4. Mengatasi Flu.
  5. Mengobati Radang Saluran Pernafasan.

 

Nah, itu dia apa sajakah sebagai manfaat tanaman lidah mertua. Sungguh banyak manfaat tanaman lidah mertua ini. Mudah-mudahan artikel ini berguna untuk Anda hingga miliki pengetahuan yang lebih.

5 Tips Menanam Lidah Mertua di Pot agar Tumbuh Subur

Untuk menanam lidah mertua di pot, sagaknya gampang-gampang susah, dikarenakan pemilik lidah mertua harus rajin untuk merawatnya. Berikut Tips danTriknya :

1. Pakai Media Tanam yang Ideal

Lidah mertua memiliki daun yang tidak tipis serta memiliki kandungan air sukulen. Tanaman hias ini dapat bertahan hidup di tanah yang kering serta tumbuh subur waktu dipelihara di keadaan yang lembab. Tetapi, lidah mertua paling suka pada media tanam yang agak berpasir.

*Baca Juga Inilah Cara Budidaya Tanaman Hias Yang Tepat Dan Benar

Oleh karena itu, anda dapat memakai media tanam dari kombinasi tanah berhumus, pasir, sekam padi, serta pupuk organik dengan perbandingan 1 : 1 : 1 : 1. Komposisi media tanam yang seimbang memungkinkannya mampu mengikat kandungan air dalam jumlah yang cukup.

2. Penentuan Pot yang Sesuai

Tidak jadi masalah bila anda pelihara lidah mertua segera di taman. Walau demikian, pesona tumbuhan ini bakal tampak lebih menarik waktu ditanam di pot. Supaya tanaman bisa tumbuh dengan cara normal, penentuan pot mesti memerhatikan segi keselarasan dengan varietas tanaman, keindahan tampilan, serta kecenderungan karakter material pot. Dianjurkan menggunakan pot yang terbuat dari keramik lantaran berbahan mempunyai pori-pori, berestetika tinggi, serta kokoh. Masukan alas berbentuk pecahan genteng atau sabut kelapa kedalam pot untuk menahan media tanam supaya tak gampang tenggelam.

3. Kerjakan Perkembangbiakan Dengan cara Berkala

Lidah mertua termasuk juga satu diantara tanaman hias yang gampang berkembang biak. Dalam tempo satu tahun saja, dapat di pastikan pot terisi penuh dengan tanaman-tanaman ini. Karenanya, sekurang-kurangnya perpindahan pot dikerjakan tiap-tiap 2 x satu tahun hingga populasi tanaman per pot tetaplah teratasi. Perbanyakan lidah mertua umumnya bisa dikerjakan dengan system tunas serta stek daun, dimana system tunas relatif lebih gampang dibanding dengan system stek daun yang cuma dapat dikerjakan pada varietas spesifik.

*Baca Juga : Harus Tahu!! Begini Cara Menanam Mengkudu Di Dalam Pot

4. Pemupukan Dengan cara Teratur

Sebagai tanaman yang tahan pada keadaan kering, sesungguhnya lidah mertua tidaklah terlalu memerlukan pemupukan dengan cara teratur. Tetapi bila anda menginginkan sansevieria yang ditanam tumbuh lebih maksimal, tak ada kelirunya memberi pupuk dengan teratur tiap-tiap tiga bln. sekali. Pupuk yang didapatkan cukup pupuk organik, seperti pupuk kompos serta pupuk kandang. Spesial untuk lidah mertua dari varietas variegata, anda dapat memberinya pupuk guano organik.

5. Penyiraman Waktu Dibutuhkan

Frekwensi penyiraman lidah mertua bisa dikerjakan cukup ketika dibutuhkan mengingat tanaman ini dipelihara di pot. Pola penyiraman terlalu berlebih malah bakal menyebabkan system perakarannya membusuk. Umumnya, penyiraman dikerjakan tiap-tiap tiga hari sekali dengan jumlah air seperlunya. Sambil menyiram, dianjurkan juga untuk bersihkan daun tanaman supaya tetaplah tampak indah.

Melinjo, Pohon Besar, Mudah Penanamanya

Melinjo, tanaman bergenus Gymnospermae yang berasal dari asia tropik, Melanesia dan Pasifik barat. Tanaman dengan nama ilmiah Gnetum gnemon ini memiliki banyak nama seperti belinjo, mlinjo, bago, khalet dan lain sebagainya. Melinjo biasanya dimanfaatkan untuk membuat emping, daun mudanya digunakan untuk sayuran, dan kayunya dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuat kertas.

Kini mulai banyak orang menanam melinjo ini untuk dijadikan usaha mereka. Berikut adalah Cara Budidaya Melinjo:

a. Syarat Tumbuh
Tanaman melinjo dapat tumbuh pada daerah dengan ketinggian sekitar 0-1200 mdpl. Tanah yang digunakan untuk budidaya tanaman ini yaitu tanah liat atau tanah lempung dan berkapur.

b. Pembibitan Melinjo
Bibit melinjo dapat diperoleh dengan cara generatif dan vegetatif , generetif menggunakan biji dan vegetatif menggunakan cangkok, okulasi dan sambung.

ini melinjoo

c. Persiapan Lahan Tanam
Gemburkan tanah dengan cara dicangkul atau di bajak. 2-4 minggu sebelum tanam, sebelum menggemburkan lahan tanam, lahan tanam perlu dibersihkan terlebih dahulu dari gulma penganggu. Selanjutnya g buatlah lubang tanam dengan ukuran sekitar 60 cm x 60 cm x 75 cm, selanjutnya lakukan pemupukan dasar menggunakan pupuk kandang dengan dosis sekitar 10 kg per lubang tanam.

d. Penanaman Tanaman Melinjo
Setelah semua siap, lakukan penanaman. Buka dahulu polybag semai bibit selanjutnya tanam bibit dalam lubang tanam yang telah dibuat dan kemudian timbun kembali. Setelah penanaman beri tanaman penyangga dengan menggunakan bambu.

*Baca Juga : Menanam Mengkudu Di Dalam Pot

e. Pemeliharaan Tanaman Melinjo

  • Penyiraman
    Selama 2 minggu setelah tanam, lakukan penyiraman sebanyak 2 kali sehari yaitu pada pagi dan sore hari. Setelah itu, penyiraman dilakukan cukup sekali sehari yaitu pagi atau sore. Penyiraman tersebut dilakukan secukupnya jangan terlalu berlebihan karena dapat membuat tanaman layu dan mati.
  • Pemupukan
    Pemberian pupuk dilakukan menggunakan pupuk organilk maupun non organik. Pemupukan tersebut dilakukan setiap 2 tahun sekali. Cara pemberian pupuk dilakukan dengan cara membuat lubang disekitar tanaman atau mengelilingi tanaman. Berikut adalah daftar pemberian dosis pada tanaman melinjo :
    – Saat tanaman berumur 1 tahun beri sekitar 50 gram Urea, 40 gram TSP, dan 40 gram KCl
    – Saat tanaman berumur 2 tahun beri sekitar 100 gram Urea, 85 gram TSP, dan 80 gram KCl
    – Saat tanaman berumur 3 tahun beri sekitar 150 gram Urea, 85 gram TSP, dan 120 gram KCl
    – Saat tanaman berumur 4 tahun beri sekitar 200 gram Urea, 85 gram TSP, dan 160 gram KCl
    – Saat tanaman berumur 5-10 tahun beri sekitar 400 gram Urea, 175 gram TSP, dan 320 gram KCl
    – Saat tanaman berumur 11 tahun beri sekitar 800 gram Urea, 500 gram TSP, dan 750 gram KCl
  • Penyulaman
    Apabila ada tanaman yang mati atau tumbuh tidak optimal segera sulam dan ganti dengan tanaman yang baru. Agar pertumbuhan tanaman serentak dengan tanaman yang lainnya maka penyulaman tersebut harus segera dilakukan.
  • Pembersihan
    Lakukan pembersihan terhadap gulma-gulma atau tanaman-tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh disekitar tanaman. Agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal tanpa berebut nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhannya.
  • Pemangkasan
    Setelah tanaman telah tumbuh tinggi, lakukan pemangkasan. Pemangkasan ini memiliki tujuan agar waktu pemanenan mudah diambil dan juga akan lebih mudah mengontrol hama dan penyakit yang menyerang.

melinjooooooooo

f. Pemanenan dan Pasca Panen
Melinjo dapat dipanen setelah berumur sekitar 5 hingga 6 tahun. Melinju akan berbuah sebanyak dua kali dalam setahun. Pengambilan melinjo tersebut dapat anda lakukan dengan cara memanjat pohon atau menggunakan galah. Buah yang dipanen dipilih buah yang sudah tua.

Sekian dari artikel kami semoga bermanfaat.